QS. An Nahl (Lebah) – surah 16 ayat 9 [QS. 16:9]

وَ عَلَی اللّٰہِ قَصۡدُ السَّبِیۡلِ وَ مِنۡہَا جَآئِرٌ ؕ وَ لَوۡ شَآءَ لَہَدٰىکُمۡ اَجۡمَعِیۡنَ
Wa’alallahi qashdussabiili waminhaa jaa-irun walau syaa-a lahadaakum ajma’iin(a);

Dan hak Allah menerangkan jalan yang lurus, dan di antaranya ada (jalan) yang menyimpang.
Dan jika Dia menghendaki, tentu Dia memberi petunjuk kamu semua (ke jalan yang benar).
―QS. 16:9
Topik ▪ Iman ▪ Hidayah (petunjuk) dari Allah ▪ Keluasan ilmu Allah
16:9, 16 9, 16-9, An Nahl 9, AnNahl 9, An-Nahl 9
English Translation - Sahih International
And upon Allah is the direction of the (right) way, and among the various paths are those deviating.
And if He willed, He could have guided you all.
―QS. 16:9

 

Tafsir surah An Nahl (16) ayat 9

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. An Nahl (16) : 9. Oleh Kementrian Agama RI

Allah ﷻ menyebutkan nikmat-Nya yang berguna untuk kepentingan jiwa manusia, agar mereka mengetahui dan mensyukuri Pencipta alam semesta dan nikmat yang sangat luas ini.
Allah menjelaskan bahwa Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi untuk membimbing manusia melalui wahyu kepada para rasul-Nya dan memerintahkan mereka untuk menaatinya.
Ini bertujuan agar manusia sampai pada kebenaran.
Dengan demikian, barang siapa mengikuti bimbingan itu berarti ia akan memperoleh kebahagiaan yang sangat berguna bagi dirinya.
Akan tetapi, barang siapa yang menempuh jalan sesat maka akibatnya akan diderita dan dirasakannya sendiri.
Allah ﷻ berfirman:

وَاَنَّ هٰذَا صِرَاطِيْ مُسْتَقِيْمًا فَاتَّبِعُوْهُ وَلَا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيْلِهٖ ذٰلِكُمْ وَصّٰىكُمْ بِهٖ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ

Dan sungguh, inilah jalan-Ku yang lurus.
Maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan (yang lain) yang akan mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya.
Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu bertakwa.
(al-An’am [6]: 153)

Dan firman-Nya:

قَالَ هٰذَا صِرَاطٌ عَلَيَّ مُسْتَقِيْمٌ

Dia (Allah) berfirman,
“Ini adalah jalan yang lurus (menuju) kepada-Ku.”
(al-Hijr [15]: 41)

Dan firman-Nya:

اِنَّ عَلَيْنَا لَلْهُدٰى

Sesungguhnya Kamilah yang memberi petunjuk. (al-Lail [92]: 12)

Di samping jalan lurus itu, ada jalan yang menyimpang dari kebenaran.
Apabila manusia melalui jalan itu, mereka tidak akan mencapai kebahagiaan.
Jalan itu adalah jalan kesesatan, yang membawa manusia pada perpecahan dan kehancuran.
Menurut ayat ini, jalan lurus yang mengantarkan manusia untuk mem-peroleh kebahagiaan hanyalah agama Islam, yaitu agama yang hanif, disyariatkan Allah dan diwahyukan-Nya kepada Nabi Muhammad ﷺ, serta sesuai dengan fitrah manusia.
Allah ﷻ berfirman:

فَاَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّيْنِ حَنِيْفًا فِطْرَتَ اللّٰهِ الَّتِيْ فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا لَا تَبْدِيْلَ لِخَلْقِ اللّٰهِ ذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُوْنَ

Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam);
(sesuai) fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu.
Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah.
(Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
(ar-Rum [30]: 30)

Sesungguhnya Allah berkuasa untuk membimbing manusia seluruhnya untuk beragama tauhid.
Akan tetapi, Allah ﷻ Maha Bijaksana.
Ia memberi hak pilih kepada manusia karena mereka memiliki akal dan pikiran untuk digunakan sebagaimana mestinya.
Allah juga memberikan bimbingan wahyu kepada manusia melalui rasul-Nya, agar mereka melaksanakan tuntunan itu berdasarkan pilihannya.
Firman Allah:

وَلَوْ شَاۤءَ رَبُّكَ لَاٰمَنَ مَنْ فِى الْاَرْضِ كُلُّهُمْ جَمِيْعًا اَفَاَنْتَ تُكْرِهُ النَّاسَ حَتّٰى يَكُوْنُوْا مُؤْمِنِيْنَ

Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang di Bumi seluruhnya.
Tetapi apakah kamu (hendak) memaksa manusia agar mereka menjadi orang-orang yang beriman?
(Yunus [10]: 99)

Untuk mendorong minat manusia melakukan amal yang baik, Allah ﷻ menjanjikan pahala.
Sebagai upaya menghilangkan kecenderungan mereka melakukan amal yang jelek, Allah juga memberi peringatan dengan ancaman yang pedih.
Hal ini dimaksudkan agar manusia mau mengikuti petunjuk-Nya dan menghindari larangan-Nya.





URL singkat: risalahmuslim.id/16-9







16:9, 16 9, 16-9, An Nahl 9, tafsir surat AnNahl 9, An-Nahl 9



Iklan



Ikuti RisalahMuslim
               






Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta