QS. An Nahl (Lebah) – surah 16 ayat 128 [QS. 16:128]

اِنَّ اللّٰہَ مَعَ الَّذِیۡنَ اتَّقَوۡا وَّ الَّذِیۡنَ ہُمۡ مُّحۡسِنُوۡنَ
Innallaha ma’al-ladziina-attaqau waal-ladziina hum muhsinuun(a);

Sungguh, Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.
―QS. 16:128
Topik ▪ Takwa ▪ Keutamaan takwa ▪ Permusuhan antara syetan dan manusia
16:128, 16 128, 16-128, An Nahl 128, AnNahl 128, An-Nahl 128
English Translation - Sahih International
Indeed, Allah is with those who fear Him and those who are doers of good.
―QS. 16:128

 

Tafsir surah An Nahl (16) ayat 128

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. An Nahl (16) : 128. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini, Allah ﷻ menjelaskan alasan mengapa Nabi diperintahkan bersabar dan dilarang untuk cemas dan berkecil hati.
Allah ﷻ menegaskan bahwa Dia selalu ada bersama orang yang bertakwa dan orang yang berbuat kebaikan sebagai penolong mereka.
Allah selalu memenuhi permintaan mereka, memperkuat, dan memenangkan mereka melawan orang-orang kafir.

Orang-orang yang takwa selalu bersama Allah ﷻ karena mereka terus menyucikan diri untuk mendekatkan diri kepada-Nya dan melenyapkan kemasygulan yang ada pada jiwa mereka.
Mereka tidak pernah merasa kecewa jika kehilangan kesempatan, tetapi juga tidak merasa senang bila memperoleh kesempatan.
Demikian pula Allah selalu menyertai orang yang berbuat kebaikan, melaksanakan kewajiban mereka kepada-Nya, dan selalu menaati perintah dan menjauhi larangan-Nya.
Pernyataan Allah kepada mereka yang takwa dan berbuat ihsan (kebaikan) dalam ayat ini mempunyai pengertian yang sama dengan pernyataan Allah dalam firman-Nya kepada Nabi Musa dan Harun `alaihis salam:

قَالَ لَا تَخَافَآ اِنَّنِيْ مَعَكُمَآ اَسْمَعُ وَاَرٰى

Dia (Allah) berfirman,
“Janganlah kamu berdua khawatir, sesungguhnya Aku bersama kamu berdua, Aku mendengar dan melihat.
(Tha Ha [20]: 46)

Juga mempunyai pengertian yang sama dengan firman Allah kepada malaikat:

اِذْ يُوْحِيْ رَبُّكَ اِلَى الْمَلٰۤىِٕكَةِ اَنِّيْ مَعَكُمْ فَثَبِّتُوا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا

(Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat,
“Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah (pendirian) orang-orang yang telah beriman.”
(al-Anfal [8]: 12)