Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. An Nabaa (Berita besar) – surah 78 ayat 38 [QS. 78:38]

یَوۡمَ یَقُوۡمُ الرُّوۡحُ وَ الۡمَلٰٓئِکَۃُ صَفًّا ؕ٭ۙ لَّا یَتَکَلَّمُوۡنَ اِلَّا مَنۡ اَذِنَ لَہُ الرَّحۡمٰنُ وَ قَالَ صَوَابًا
Yauma yaquumur-ruuhu wal malaa-ikatu shaffan laa yatakallamuuna ilaa man adzina lahur-rahmanu waqaala shawaaban;
Pada hari, ketika ruh dan para malaikat berdiri bersaf-saf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pengasih dan dia hanya mengatakan yang benar.
―QS. An Nabaa [78]: 38

Daftar isi

The Day that the Spirit and the angels will stand in rows, they will not speak except for one whom the Most Merciful permits, and he will say what is correct.
― Chapter 78. Surah An Nabaa [verse 38]

يَوْمَ hari

(The) Day
يَقُومُ berdiri

will stand
ٱلرُّوحُ ruh

the Spirit
وَٱلْمَلَٰٓئِكَةُ dan malaikat

and the Angels
صَفًّا berbaris

(in) rows,
لَّا tidak

not
يَتَكَلَّمُونَ merekaberkata-kata

they will speak
إِلَّا kecuali

except
مَنْ siapa/orang

(one) who –
أَذِنَ memberi izin

permits
لَهُ kepadanya

[for] him
ٱلرَّحْمَٰنُ Yang Maha Pengasih

the Most Gracious,
وَقَالَ dan berkata

and he (will) say
صَوَابًا yang benar

(what is) correct.

Tafsir Quran

Surah An Nabaa
78:38

Tafsir QS. An-Naba’ (78) : 38. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini, Allah menerangkan bahwa pada hari Kiamat itu Malaikat Jibril dan para malaikat lainnya berdiri bersaf-saf menunggu perintah Allah.
Mereka tidak berkata apa pun kecuali setelah diberi izin oleh Allah Yang Maha Pemurah.

Kata-kata yang mereka ucapkan pun ketika itu hanya kata-kata yang benar.

Tafsir QS. An Nabaa (78) : 38. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Pada hari ketika Jibril dan para malaikat berbaris dengan khusyuk.
Tak satu pun di antara mereka yang berbicara, kecuali malaikat yang dizinkan oleh Sang Maha Penyayang untuk berbicara secara benar.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Mereka mendapatkan semua itu sebagai balasan dan karunia dari Allah, serta sebagai pemberian yang besar dan mencukupi mereka, Tuhan langit dan bumi serta apa yang ada diantara keduanya, Tuhan yang maha pengasih di dunia dan akhirat, mereka tidak punya kewenangan untuk bertanya kepada-Nya kecuali dalam apa yang Dia izinkan.
Hari itu jibril dan para malaikat berdiri berbaris, mereka tidak memberi syafaat kecuali bagi siapa yang Allah yang maha pengasih izinkan untuknya dan dia hanya mengatakan yang benar dan lurus.


Itu adalah haq yang tidak ada keraguan bahwa ia pasti terjadi.
Maka barangsiapa ingin selamat dari ketakutan ketakutannya,hendaknya dia mengambil jalan untuk menuju kepada tuhannya dengan melakukan amal shalih.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Pada hari itu) lafal Yauma merupakan Zharaf bagi lafal Laa Yamlikuuna


(ketika ruh berdiri) yakni malaikat Jibril atau bala tentara Allah subhanahu wa ta’ala


(dan para malaikat dengan bershaf-shaf) lafal Shaffan menjadi Haal artinya dalam keadaan berbaris bershaf-shaf


(mereka tidak berkata-kata) yakni makhluk semuanya


(kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah) untuk berbicara


(dan ia mengucapkan) perkataan


(yang benar) mereka terdiri dari orang-orang yang beriman dan para Malaikat, seumpamanya mereka memberikan syafaat kepada orang-orang yang diridai oleh-Nya untuk mendapatkan syafaat.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Pada hari ketika roh dan para malaikat berdiri bersaf-saf, mereka tidak berkata-kata.
(QS. An-Naba’ [78]: 38)

Ulama tafsir berbeda pendapat sehubungan dengan makna yang dimaksud dengan roh dalam ayat ini;
ada beberapa pendapat di kalangan mereka mengenainya.

Pertama, menurut apa yang diriwayatkan oleh Al-Aufi, dari Ibnu Abbas, bahwa yang dimaksud dengan roh adalah arwah Bani Adam (anak-anak Adam).

Kedua, mereka adalah anak-anak Adam, menurut Al-Hasan dan Qatadah.
Qatadah mengatakan bahwa hal ini merupakan sesuatu yang disembunyikan oleh Ibnu Abbas.

Ketiga, mengatakan bahwa mereka adalah suatu makhluk Allah yang bentuknya seperti Bani Adam, tetapi mereka bukan malaikat dan bukan pula manusia, mereka juga makan dan minum.
Demikianlah menurut Ibnu Abbas, Mujahid, Abu Saleh, dan Al-A’masy.

Keempat, menyebutkan bahwa dia adalah Jibril.
Ini menurut apa yang dikatakan oleh Asy-Sya’bi, Sa’id ibnu Jubair, dan Ad-Dahhak.
Hal ini berdalilkan dengan firman Allah subhanahu wa ta’ala yang menyebutkan:
dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril) ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan.
(QS. Asy-Syu’ara’ [26]: 193 — 194).
Muqatil ibnu Hayyan mengatakan bahwa Ar-Ruh adalah malaikat yang paling mulia dan paling dekat dengan Allah subhanahu wa ta’ala Serta penyampai wahyu.


Kelima, bahwa yang dimaksud dengan Ar-Ruh adalah Alquran.
Ini menurut Ibnu Zaid, yang berarti semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:
Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al Qur’an) dengan perintah Kami.
(QS. Asy Shyuura [42]: 52), hingga akhir ayat.

Keenam, mengatakan bahwa Ar-Ruh adalah malaikat yang besarnya sama dengan seluruh makhluk bila digabungkan menjadi satu.


Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:
Pada hari ketika Ruh berdiri.
(QS. An-Naba’ [78]: 38), Bahwa makna yang dimaksud dengan Ruh ialah malaikat yang paling besar tubuhnya.


Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepadaku Muhammad ibnu Khalaf Al-Asqalani, telah menceritakan kepada kami Rawwad ibnul Jarrah, dari Abu Hamzah, dari Asy-Sya’bi, dari Alqamah, dari Ibnu Mas’ud yang mengatakan bahwa Ar-Ruh berada di langit yang keempat, dia lebih besar daripada semua langit, semua gunung, dan semua malaikat;
setiap harinya ia bertasbih kepada Allah sebanyak dua belas ribu kali tasbih.
Dan dari setiap tasbih yang dibacanya Allah menciptakan malaikat yang kelak di hari kiamat akan datang membentuk satu saf tersendiri.
Pendapat ini garib sekali.

Imam Tabrani mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Abdullah ibnu Aus Al-Masri, telah menceritakan kepada kami Wahbullah ibnu Rauq ibnu Hubairah, telah menceritakan kepada kami Bisyr ibnu Bakr, telah menceritakan kepada kami Al-Auza’i, telah menceritakan kepadaku Ata, dari Abdullah ibnu Abbas, bahwa ia pernah mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:
Sesungguhnya Allah mempunyai seorang malaikat seandainya diperintahkan,
"Telanlah tujuh langit dan bumi sekali telan!"
Tentulah malaikat itu dapat melakukannya, dan bacaan tasbihnya ialah,
"Mahasuci Engkau di mana pun Engkau berada."

Tetapi hadis ini garib sekali, mengenai predikat marfu’-nya masih perlu diteliti.
Barang kali hadis ini mauquf hanya sampai pada Ibnu Abbas saja, yang berarti bersumber dari apa yang diterimanya dari berita-berita Israiliyat;
hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.

Ibnu Jarir tidak berani memutuskan dengan salah satu dari pendapat-pendapat tersebut.
Tetapi menurut hemat saya, pendapat yang lebih mendekati kepada kebenaran —hanya Allah jualah Yang Maha Mengetahui— ialah yang mengatakan Ruh adalah Bani Adam alias manusia.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah.
(QS. An-Naba’ [78]: 38)

Semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

Di kala datang hari itu, tidak ada seorang pun yang berbicara, melainkan dengan izin-Nya.
(QS. Hud [11]: 105)

Dan sebagaimana yang disebutkan dalam hadis sahih:

Dan tiada yang berbicara di hari itu kecuali hanya para rasul.


Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan ia mengucapkan kata yang benar.
(QS. An-Naba’ [78]: 38)

Yakni perkataan yang hak, dan termasuk perkataan yang hak ialah kalimah
"Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah."
Demikianlah menurut apa yang dikatakan oleh Abu Saleh dan Ikrimah.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Itulah hari yang pasti terjadi.
(QS. An-Naba’ [78]: 39)


Artinya, pasti terjadinya dan tidak terelakkan lagi.

Maka barang siapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.
(QS. An-Naba’ [78]: 39)

Yaitu jalan untuk kembali yang menghantarkan dia kepada-Nya dan yang akan ditempuhnya untuk sampai kepada-Nya.

Unsur Pokok Surah An Nabaa (النبأ)

Surat An Naba’ terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Ma’aarij.

Dinamai An Naba’ (berita besar), diambil dari perkataan An Naba’ yang terdapat pada ayat 2 surat ini.

Dinamai juga ‘"Amma yatasaa aluun" diambil dari perkataan "Amma yatasaa aluun" yang terdapat pada ayat 1 surat ini.

Keimanan:

▪ Pengingkaran orang-orang musyrik terhadap adanya hari berbangkit dan ancaman Allah terhadap sikap mereka itu.
▪ Kekuasaan-kekuasaan Allah yang terlihat dalam alam sebagai bukti adanya hari berbangkit.
▪ Peristiwa-peristiwa yang terjadi pada hari berbangkit.
▪ Azab yang diterima orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah serta kebahagiaan yang diterima orang-orang mukmin di hari kiamat.
▪ Penyesalan orang kafir di hari kiamat.

Ayat-ayat dalam Surah An Nabaa (40 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. An-Nabaa (78) : 1-40 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 40 + Terjemahan Indonesia



QS. An-Nabaa (78) : 1-40 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 40

Gambar Kutipan Ayat

Surah An Nabaa ayat 38 - Gambar 1 Surah An Nabaa ayat 38 - Gambar 2
Statistik QS. 78:38
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah An Nabaa.

Surah An-Naba’ (Arab: النّبا , “Berita Besar”) adalah surah ke-78 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 40 ayat.
Dinamakan An Naba’ yang berarti berita besar di ambil dari kata An Naba´ yang terdapat pada ayat 2 surat ini.
Dinamai juga Amma yatasaa aluun diambil dari perkataan Amma yatasaa aluun yang terdapat pada ayat 1 surat ini.

Nomor Surah 78
Nama Surah An Nabaa
Arab النبأ
Arti Berita besar
Nama lain Amma, Tasa’ul dan Mu’shirat, Amma Yatasa’alun
(Tentang Apakah Mereka Saling Bertanya-Tanya)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 80
Juz Juz 29
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 40
Jumlah kata 174
Jumlah huruf 797
Surah sebelumnya Surah Al-Mursalat
Surah selanjutnya Surah An-Nazi’at
Sending
User Review
4.7 (29 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

78:38, 78 38, 78-38, Surah An Nabaa 38, Tafsir surat AnNabaa 38, Quran An Naba 38, AnNaba 38, An-Naba’ 38, Surah An Naba ayat 38

Video Surah

78:38


Load More

Kandungan Surah An Nabaa

۞ QS. 78:1 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 78:2 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 78:3 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 78:4 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 78:5 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 78:6 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 78:7 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 78:8 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 78:10 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 78:11 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 78:12 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 78:13 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 78:14 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 78:15 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 78:17 • Nama-nama hari kiamat • Waktu kiamat tidak diketahui • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 78:18 • Peniupan sangkakala • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka

۞ QS. 78:19 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 78:20 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 78:21 • Nama-nama neraka • Memasuki neraka • Sifat neraka • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 78:22 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 78:23 • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 78:24 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 78:25 • Azab orang kafir

۞ QS. 78:26 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Azab orang kafir

۞ QS. 78:27 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 78:28 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 78:29 • Lembaran catatan amal perbuatan • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 78:30 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 78:31 • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 78:32 • Sifat surga dan kenikmatannya • Makanan dan minuman ahli surga

۞ QS. 78:33 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat wanita penghuni surga

۞ QS. 78:34 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 78:35 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 78:36 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Keutamaan iman • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 78:37 Tauhid Rububiyyah • Segala sesuatu milik Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahman (Maha Pengasih) • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka

۞ QS. 78:38 Al Rahman (Maha Pengasih) • Tugas-tugas malaikat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Sifat hari penghitungan •

۞ QS. 78:39 Ar Rabb (Tuhan) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 78:40 • Kiamat telah dekat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan • Menghitung amal kebaikan •

Ayat Pilihan

Sesungguhnya barang siapa yang bertakwa & bersabar,
maka sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.
QS. Yusuf [12]: 90

“Ya Tuhan kami,
berilah kami kebaikan di dunia & kebaikan di akhirat & peliharalah kami dari siksa neraka”
[Do’a Sapu Jagad] ― QS. Al-Baqarah [2]: 201

Allahlah yang menciptakan malam,
siang,
matahari & bulan.
Semua itu berjalan pada tempat yang telah ditentukan Allah & beredar pada porosnya masing-masing yang tidak akan pernah melenceng dari garis edarnya.
QS. Al-Anbiya [21]: 33

Allah menjadikan kamu “cinta” kepada keimanan & menjadikan keimanan itu indah di dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran,
kefasikan,
dan kedurhakaan.
Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus,
QS. Al-Hujurat [49]: 7

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

There is no question

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #4

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah … Setelah Yakin, dalam surah Al-A’raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah … Aurat dari tubuh pria adalah mulai … Fungsi pakaian adalah … Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang …

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #16

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya … Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah … Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai … Yang berarti ”menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti …

Kamus Istilah Islam

talbiah

Apa itu talbiah? tal.bi.ah pengucapan kalimat Labbaika Allahumma labbaik ‘aku menyerahkan diri kpd-Mu, ya Allah’, diucapkan waktu memulai ihram haji dan/atau umrah … •

Al ‘Aliim

Apa itu Al ‘Aliim? Allah itu Al-Alim ◀ Apa sih di dunia ini yang tidak diketahui oleh Allah? Hal itulah yang membuat Allah disebut sebagai Al-Alim, yang memiliki makna sebagai Yang Maha Mengetahui. &128161; Allah mengetahui segalanya, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat. Ilmu Allah itu tidak terbatas, sedangkan manusia hanya memiliki pengetahuan yang … • Al-Alim • Al-‘Aliim, Al Alim, Al ‘Alim

Ibnu Abbas

Siapa itu Ibnu Abbas? Abdullah bin Abbas ) adalah seorang sahabat Nabi Muhammad sekaligus saudara sepupunya. Nama Ibnu Abbas juga digunakan untuknya untuk membedakannya dari Abdullah yang lain. Ibnu Abbas merupakan salah satu sahabat yang berpengetahuan luas, dan banyak hadis sahih yang diriwayatkan melalui … • Ibnu ‘Abbas, Ibnu `Abbas, Ibnu ‘Abbas , ibn abbas, Abas