Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. An Naazi’at (Malaikat-Malaikat Yang Mencabut) – surah 79 ayat 34 [QS. 79:34]

فَاِذَا جَآءَتِ الطَّآمَّۃُ الۡکُبۡرٰی
Fa-idzaa jaa-atith-thaammatul kubr(a);
Maka apabila malapetaka besar (hari Kiamat) telah datang,
―QS. An Naazi’at [79]: 34

Daftar isi

But when there comes the greatest Overwhelming Calamity –
― Chapter 79. Surah An Naazi’at [verse 34]

فَإِذَا maka apabila

But when
جَآءَتِ telah datang

comes
ٱلطَّآمَّةُ keributan/malapetaka

the Overwhelming Calamity
ٱلْكُبْرَىٰ besar

the great,

Tafsir Quran

Surah An Naazi’at
79:34

Tafsir QS. An-Nazi’at (79) : 34. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini dijelaskan bahwa apabila malapetaka yang sangat besar yaitu hari Kiamat telah datang yang menyebabkan rambut pemuda bisa beruban dan neraka dapat dilihat, maka setiap orang akan melupakan malapetaka-malapetaka lain yang pernah dialaminya.
Allah akan memisahkan antara orang-orang yang taat serta bertakwa, yang mana akan dimasukkan ke dalam surga, dengan orang-orang yang membangkang dan durhaka, yang mana akan dimasukkan ke dalam neraka.

Tafsir QS. An Naazi’at (79) : 34. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Jika datang hari kiamat dengan segala kedahsyatannya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Dan apabila hari kiamat kubra dengan kesulitannya yang berat telah tiba yang ditandai dengan tiupan sangkakala kedua, Saat itu diperlihatkan kepada manusia amal amalnya yang baik dan yang buruk, dia pun mengingatnya dan mengakuinya.
Neraka Jahanam diperlihatkan bagi setiap orang yang memandang yang dapat dilihat dengan mata kepala.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka apabila malapetaka yang sangat besar telah datang) yaitu tiupan sangkakala malaikat Israfil yang kedua.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:


Maka apabila malapetaka yang sangat besar telah datang.
(QS. An-Nazi’at [79]: 34)

Yang dimaksud dengannya adalah hari kiamat.
Ibnu Abbas mengatakan bahwa hari kiamat disebut demikian karena pada hari itu banyak terjadi semua peristiwa yang dahsyat lagi sangat mengerikan, sebagaimana yang disebutkan dalam firman-Nya:

dan hari kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit.
(QS. Al-Qamar [54]: 46)

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya.
(QS. An-Nazi’at [79]: 35)

Yakni pada hari itu manusia teringat semua kebaikan dan keburukan yang telah dikerjakannya, sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

dan pada hari itu ingatlah manusia, akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya.
(QS. Al-Fajr [89]: 23)

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap orang yang melihat.
(QS. An-Nazi’at [79]: 36)

Yaitu neraka ditampakkan, sehingga semua manusia dapat melihatnya dengan mata kepala mereka sendiri.

Adapun orang yang melampaui batas (QS. An-Nazi’at [79]: 37)


Maksudnya, membangkang dan berlaku sewenang-wenang.

dan lebih mengutamakan kehidupan dunia (QS. An-Nazi’at [79]: 38)

Yakni lebih memprioritaskannya daripada urusan agama dan bekal di akhiratnya.

maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya).
(QS. An-Nazi’at [79]: 39)

Maka tempat kembalinya adalah neraka Jahim, dan makanannya adalah buah zaqqum, sedangkan minumannya adalah air yang mendidih lagi sangat panas.

Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya.
(QS. An-Nazi’at [79]: 40)

Yaitu takut akan hari ia dihadapkan kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan takut akan keputusan Allah terhadap dirinya di hari itu, lalu ia menahan hawa nafsunya dan tidak memperturutkannya serta menundukkannya untuk taat kepada Tuhannya.

maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya).
(QS. An-Nazi’at [79]: 41)

Yakni sebagai tempat berpulangnya;
surga yang luaslah tempat kembalinya.
Kemudian disebutkan dalam firman berikutnya:

(Orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari berbangkit, kapankah terjadinya?
Siapakah kamu (sehingga) dapat menyebutkan (waktunya)?
Kepada Tuhanmulah dikembalikan kesudahannya (ketentuan waktunya).
(QS. An-Nazi’at [79]: 42-44)

Artinya, pengetahuan tentang waktunya bukan dikembalikan kepadamu dan bukan pula kepada seseorang makhluk, melainkan pengetahuan mengenainya hanyalah ada di tangan Allah subhanahu wa ta’ala Dialah Yang mengetahui waktunya dengan tepat.

Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi.
Kiamat itu tidak akan datang kepada kalian melainkan dengan tiba-tiba.
Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya.
Katakanlah,
"Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah."
(QS. Al-A’raf [7]: 187)

Dan dalam surat ini disebutkan oleh firman-Nya:


Kepada Tuhanmulah dikembalikan kesudahannya (ketentuan waktunya).
(QS. An-Nazi’at [79]: 44)

Karena itulah ketika Jibril ‘alaihis salam bertanya kepada Rasulullah ﷺ, maka beliau ﷺ menjawabnya dengan perkataan:

Tidaklah orang yang ditanya mengenai waktu kedatangannya lebih mengetahui daripada orang yang menanyakannya.

Firman Allah ﷺ:

Kamu hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya (hari berbangkit).
(QS. An-Nazi’at [79]: 45)

Yakni sesungguhnya Aku mengutusmu Muhammad hanyalah agar engkau memberi peringatan kepada manusia dan memperingatkan mereka akan pembalasan dan azab Allah.
Maka barang siapa yang takut kepada Allah dan takut akan kedudukan Allah dan ancaman-Nya, niscaya ia mengikutimu dan beruntunglah dia serta beroleh kemenanganlah dia.
Dan kerugian serta kekecewaan pasti akan menimpa orang-orang yang menentang dan mendustakanmu.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari.
(QS. An-Nazi’at [79]: 46)

Yaitu apabila mereka dibangkitkan dari kuburnya masing-masing, lalu digiring ke padang mahsyar, maka saat itulah mereka merasa amat pendek dan singkatnya masa tinggal mereka di dunia, sehingga seakan-akan menurut mereka hanya tinggal selama suatu pagi atau suatu sore hari saja.

Juwaibir telah meriwayatkan dari Ad-Dahhak, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman Allah subhanahu wa ta’ala Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari.
(QS. An-Nazi’at [79]: 46)
Bahwa yang dimaksud dengan sore hari ialah jarak waktu mulai dari lohor sampai dengan terbenamnya matahari.
Sedangkan yang dimaksud dengan pagi hari ialah jarak waktu antara terbitnya matahari sampai dengan pertengahan siang hari.

Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna ayat ini, bahwa ini menggambarkan tentang masa tinggal di dunia menurut pandangan manusia ketika mereka menyaksikan dengan nyata alam akhirat.

Kata Pilihan Dalam Surah An Naazi’at (79) Ayat 34

THAMMAH
لطَّآمَّة

Lafaz ini adalah ism fa’il mu’annats dari kata tamma.

Ibnu Faris berkata,
ta’ dan mim (i) yang merupakan asal lafaz ini menunjukkan makna menutupi sesuatu dengan sesuatu sehingga menjadi sama, bumi maupun yang lainnya.

Ar Razi berkata,
"Setiap sesuatu bila banyak sehingga melampau atau tinggi dan mengalahkan yang lain dinamakan at tamm." Bila disandarkan kepada air maknanya air sungai melimpah.

Lafaz tammah hanya disebut sekali saja di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah Al Naazi’aat (79), ayat 34.
Al Qurtubi berpendapat, at tammah berarti bencana yang besar yaitu pada tiupan kedua, seiring dengan terjadinya hari kiamat seperti yang dikatakan Ibnu ‘Abbas dalam riwayat Ad Dahhak dari beliau dan juga pendapat Al Hasan.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas dan Ad Dahhak juga, at tammah ialah hari kiamat, dinamakan begitu karena ia menutupi segala sesuatu sehingga menggamkan selainnya karena keadaan yang dahsyat, atau karena ia mengatasi dan menutupi segala perkara yang dahsyat dan menakutkan."

Al Qasim bin Al Walid Al Hamdani berkata,
"At tammah Al kubra yaitu ketika ahli syurga diiring ke dalam syurga dan ahli neraka pula diiring ke dalam neraka."

Sufyan berkata,
"Ia adalah hari kiamat di mana di dalamnya ahli neraka diserahkan kepada malaikat Zabaniyah bagi menyeksinya.

Begitu juga dengan pendapat Ibnu Katsir, ia adalah hari kiamat, dinamakan seperti itu, kata Ibnu Abbas karena ia mengatasi dan menggamkan segala perkara yang dahsyat dan mengerikan, sebagaimana firman Allah yang artinya :

"Dan (azab siksa) hari kiamat itu amat dahsyat dan amat sedih"

Kesimpulannya, lafaz at tammah di dalam Al Qur’an berarti hari kiamat.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:342-343

Unsur Pokok Surah An Naazi’at (النازعات)

Surat An Naazi’aat terdiri atas 46 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat An Naba’.

Dinamai "An Naazi’aat (Malaikat-malaikat yang mencabut) diambil dari perkataan "An Naazi’aat yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Dinamai pula "As Saahirah" yang diambil dari ayat 14, dan dinamai juga "Ath Thaammah" diambil dari ayat 34.

Keimanan:

▪ Penegasan Allah tentang adanya hari kiamat dan sikap orang-orang musyrik terhadapnya.
▪ Manusia dibagi 2 golongan di akhirat.
▪ Manusia tidak dapat mengetahui kapan terjadinya saat kiamat.

Kisah:

▪ Kisah Musa `alaihis salam dengan Fir’aun.

Ayat-ayat dalam Surah An Naazi’at (46 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. An-Naazi'at (79) : 1-46 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 46 + Terjemahan Indonesia



QS. An-Naazi'at (79) : 1-46 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 46

Gambar Kutipan Ayat

Surah An Naazi'at ayat 34 - Gambar 1 Surah An Naazi'at ayat 34 - Gambar 2
Statistik QS. 79:34
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah An Naazi’at.

Surah An-Nazi’at (bahasa Arab:النّازعات) adalah surah ke-79 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 46 ayat.
Dinamakan An Naazi’aat yang berarti Malaikat-malaikat yang mencabut berasal dari kata An Naazi’aat yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Dinamai pula as Saahirah yang diambil dari ayat 14, dinamai juga Ath Thaammah diambil dari ayat 34.

Nomor Surah 79
Nama Surah An Naazi’at
Arab النازعات
Arti Malaikat-Malaikat Yang Mencabut
Nama lain as-Sahirah (Permukaan Bumi)
at-Tammah (Malapetaka Besar)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 81
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 46
Jumlah kata 133
Jumlah huruf 553
Surah sebelumnya Surah An-Naba’
Surah selanjutnya Surah ‘Abasa
Sending
User Review
4.3 (13 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

79:34, 79 34, 79-34, Surah An Naazi'at 34, Tafsir surat AnNaaziat 34, Quran AnNaziat 34, An Naziat 34, An-Nazi’at 34, Surah An Naziat ayat 34

Video Surah

79:34


Load More

Kandungan Surah An Naazi’at

۞ QS. 79:1 • Tugas-tugas malaikat • Keluarnya ruh orang kafir

۞ QS. 79:2 • Tugas-tugas malaikat • Keluarnya ruh orang mukmin

۞ QS. 79:3 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 79:4 • Tugas-tugas malaikat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 79:5 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 79:6 • Peniupan sangkakala • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 79:7 • Peniupan sangkakala • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 79:8 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 79:9 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 79:10 • Mengingkari hari kebangkitan • Nama-nama neraka

۞ QS. 79:11 • Cobaan kubur • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 79:12 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 79:13 • Peniupan sangkakala • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 79:14 • Manusia dibangkitkan dari kubur • Nama-nama neraka

۞ QS. 79:16 • Sifat Kalam (berfirman) • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 79:19 • Tauhid Rububiyyah • Sifat Kalam (berfirman) • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 79:21 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 79:22 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 79:24 • Mendustai Allah

۞ QS. 79:25 • Azab orang kafir

۞ QS. 79:26 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 79:27 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 79:28 • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 79:29 • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 79:31 • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 79:32 • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 79:34 • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 79:35 • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 79:36 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan • Nama-nama neraka

۞ QS. 79:37 • Derajat para pemeluk agama • Azab orang kafir

۞ QS. 79:39 • Nama-nama neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 79:40 • Ar Rabb (Tuhan) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat

۞ QS. 79:41 • Pahala iman • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Keutamaan iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan •

۞ QS. 79:42 • Waktu kiamat tidak diketahui

۞ QS. 79:43 • Waktu kiamat tidak diketahui

۞ QS. 79:44 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Waktu kiamat tidak diketahui •

۞ QS. 79:45 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat

۞ QS. 79:46 • Kedahsyatan hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

Ayat Pilihan

Sekiranya bukan karena karunia dan rahmat Allah kepadamu, tentulah kamu mengikuti setan, kecuali sebagian kecil saja (di antara kamu).
QS. An-Nisa’ [4]: 83

Sesungguhnya ibadah yang dilaksanakan pada malam hari lebih merasuk ke dalam hati,
lebih berkesan serta lebih khusyuk bacaannya ketimbang ibadah di siang hari.
QS. Al-Muzzammil [73]: 6

Tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan.
Diturunkan dari Rabbil ‘Alamiin.
Maka apakah kamu menganggap remeh Alquran ini?
kamu mengganti rezeki (yang Allah berikan) dengan mendustakan Allah.
QS. Al-Waqi’ah [56]: 79-82

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Muhammad bin Musa al-Khawarizmi adalah seorang ahli dalam bidang matematika, astronomi, astrologi, dan geografi yang berasal dari Persia. Lahir sekitar tahun 780 di Khwarizm dan wafat sekitar tahun 850 di Baghdad.

بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً
Arti dari hadist diatas adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Rasulullah Shallalhu'alaihi wa sallam bersabda:

بَلِّغُوا عَنِّي وَلَوْ آيَةً

'Sampaikanlah dariku, meskipun satu ayat.'
(HR. Bukhari no. 3461)

كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا
Arti dari kalimat di atas adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Dari Anas bin Malik Radhiallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا

'Hampir-hampir kefakiran (kemiskinan) itu menjadi kekafiran'
--HR. Imam al-Baihaqi dalam kitab 'Syu’abul Iman' (no. 6612). Hadits ini adalah hadits yang lemah.

+

Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali ...

Correct! Wrong!

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Dalam hadits shahih disebutkan.

أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ

Barangsiapa di antara kalian melihat suatu kemungkaran maka hendaklah ia merubahnya dengan tangannya jika tidak bisa maka dengan lisannya, jika tidak bisa juga maka dengan hatinya, itulah selemah-lemahnya iman.'
[HR. Muslim dalam Al-Iman (49)]

Pendidikan Agama Islam #30
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #30 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #30 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Kuis Agama Islam #31

Umat Islam yang mengajarkan ilmunya dengan ikhlas akan memperoleh pahala amal jariyah. Amal jariyah artinya …Ilmu yang bermanfaat adalah …Menyampaikan ajaran Alquran dan sunnah Nabi Muhammad kepada orang lain yang belum mengetahui disebut dengan …Berikut ulama yang berasal dari Indonesia adalah …Sesuatu yang dipercaya dan diyakini kebenaranya oleh hati nurani manusia dinamakan …

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #15

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti …َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًا Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaituSalah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik … Tujuan utama diturunkannya Alquran kepada umat manusia adalah …

Kamus Istilah Islam

Al Muqiit

Apa itu Al Muqiit? Allah itu Al-Muqit ◀ ● Yang Maha Menjaga, yakni yang memberikan penjagaan terhadap sesuatu sesuai dengan kebutuhannya, al-Hafizh. Hal ini disebutkan oleh Ibnu Abbas, Qatadah, d...

Perang Khandaq

Apa itu Perang Khandaq? Sejarah Perang Khandaq. Pertempuran Khandaq juga dikenal sebagai Pertempuran Al-Ahzab, Pertempuran Konfederasi, dan Pengepungan Madinah terjadi pada bulan Syawal tahun 5 Hijri...

darwis

Apa itu darwis? dar.wis penganut sufi yang sengaja hidup miskin … •