Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Ali Imran

Ali Imran (Keluarga ‘Imran) surah 3 ayat 58


ذٰلِکَ نَتۡلُوۡہُ عَلَیۡکَ مِنَ الۡاٰیٰتِ وَ الذِّکۡرِ الۡحَکِیۡمِ
Dzalika natluuhu ‘alaika minaaayaati wadz-dzikril hakiim(i);

Demikianlah (kisah Isa), Kami membacakannya kepada kamu sebagian dari bukti-bukti (kerasulannya) dan (membacakan) Al Quran yang penuh hikmah.
―QS. 3:58
Topik ▪ Keutamaan Al Qur’an ▪ Beberapa nama dan sifat Al Qur’an ▪ Bangsa Yahudi menyembunyikan kebenaran
3:58, 3 58, 3-58, Ali Imran 58, AliImran 58, Al Imran 58
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ali Imran (3) : 58. Oleh Kementrian Agama RI

Allah subhanahu wa ta’ala menerangkan bahwa berita yang disampaikan kepada Nabi Muhammad ﷺ, tentang Nabi Isa as, Maryam, Zakaria dan putranya Yahya, dan kisah-kisah orang-orang Hawariyyin dan orang Yahudi dari keturunan Israil, itulah kisah yang benar dan sebagai pembetulan terhadap kepercayaan-kepercayaan yang tersiar di kalangan ahil kitab pada waktu itu.

Dalam kisah ini terdapat berbagai macam contoh tauladan dan butir-butir hikmat yang sangat berharga, sehingga orang-orang yang beriman dapat mengambil petunjuk dari padanya dan memahami syariat Allah serta prinsip-prinsip tentang kehidupan bermasyarakat.

Dalam kisah tersebut terdapat pula bukti-bukti yang nyata untuk menolak pendapat utusan-utusan Nasrani dari penduduk Najran dan pendapat orang-orang Yahudi yang mendustakan risalah Muhammad ﷺ, dan kebenaran agama yang dibawanya.

Ali Imran (3) ayat 58 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Ali Imran (3) ayat 58 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Ali Imran (3) ayat 58 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Itulah beberapa bukti kebenaran risalahmu, Muhammad, yang Aku kisahkan kepadamu dari Al Quran yang mengandung ilmu yang bermanfaat.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Demikianlah) perihal Isa yang Kami sebutkan itu (Kami bacakan) Kami kisahkan (kepadamu) hai Muhammad (sebagian dari tanda-tanda) menjadi hal dari dhamir yang terdapat pada natluuhu sedangkan amilnya apa yang terkandung di dalamnya berupa isyarat (dan peringatan yang penuh hikmah) yakni Alquran.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Apa yang Kami kisahkan kepadamu tentang Isa termasuk bukti nyata atas kebenaran risalahmu dan keabsahan al-Quran yang bijaksana yang membedakan antara yang haq dan yang batil, tiada kebimbangan dan keragu-raguan padanya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Demikian (kisah Isa), Kami membacakannya kepada kamu sebagian dari bukti-bukti (kerasulannya) dan (membacakan) Al-Qur’an yang penuh hikmah.

Apa yang telah Kami ceritakan kepadamu, hai Muhammad, mengenai perkara Isa —permulaan kelahirannya dan urusan yang dialaminya— merupakan sebagian dari apa yang difirmankan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan diwahyukan-Nya kepadamu.
Ia diturunkan kepadamu dari lauh mahfuz, maka tiada kebimbangan dan tiada keraguan padanya.
Perihalnya sama dengan makna firman-Nya yang terdapat di dalam surat Maryam, yaitu:

Demikianlah kisah Isa putra Maryam, kisah yang sesungguhnya, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.
Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Mahasuci Dia.
Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya, “Jadilah.” Maka jadilah ia.
(Maryam:34-35)

Asbabun Nuzul
Sebab-Sebab Diturunkannya Surah Ali Imran (3) Ayat 58

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari al-Hasan, bahwa ada dua orang rahib (pastur) dari Najran menghadap Rasulullah ﷺ dan berkata: “Siapa bapak ‘Isa?” Rasulullah tidak cepat-cepat menjawab sebelum mendapat petunjuk Allah.
Maka turunlah ayat tersebut (Ali ‘Imraan: 58-60) kepadanya yang menjelaskan tentang siapa ‘Isa.

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari Al-‘Aufi, yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa segolongan kaum Nasrani Najran yang dipimpin langsung oleh kepala dan wakilnya, menghadap Rasulullah ﷺ dan berkata: “Mengapa tuan menyebut sahabat kami?” Nabi ﷺ menjawab:
“Siapakah dia ?” Mereka berkat: “’Isa, yang tuan anggap sebagai hamba Allah.” Maka Nabi menjawab:
“Benar.” Mereka berkata: “Apakah tuan tahu yang seperti ‘Isa, atau diberitahu tentang dia?” Kemudian mereka keluar dari Rasulullah ﷺ.
Dan tiada lama kemudian datanglah Jibril menyampaikan ayat ini (Ali ‘Imran: 59-60) yang menegaskan adanya orang yang seperti ‘Isa.

Diriwayatkan oleh al-Baihaqi di dalam kitab ad-Dalaa-il, dari Salamah bin Abi Yasyu’, dari bapaknya, yang bersumber dari datuknya.
Bahwa sebelum turun surah an-Naml ayat 31, Rasulullah ﷺ menulis surat kepada orang Najran seperti berikut: “Dengan Nama Rabb Ibrahim, Ishaq, dan Ya’qub, dari Muhammad, Nabi Allah,” sampai akhir hadits.
Selanjutnya dalam hadits itu dikemukakan bahwa kaum Najran mengutus Syurahbil bin Wada’ah al-Hamdani, ‘Abdullah bin Syuhrabil al-Ashbahi, dan Jabbar al-Haritsi untuk menghadap Rasulullah ﷺ.
Kemudian terjadi dialog, akan tetapi masih tertunda satu masalah, yaitu pertanyaan mereka: “Bagaimana pendapat tuan tentang ‘Isa.” Nabi menjawab:
“Belum ada isyarat padaku tentang itu.
Tapi cobalah kalian bermalam sampai besok, agar aku dapat menerangkan hal itu.” Keesokan harinya turunlah ayat ini (Ali ‘Imraan: 59-62) yang menegaskan siapa ‘Isa.

Diriwayatkan oleh Ibnu Sa’d di dalam Kitab ath-Thabaqaat, yang bersumber dari al-Azraq bin Qais.
Bahwa ketika Uskup Najran dan wakilnya menghadap Rasulullah ﷺ, beliau menjelaskan kepada keduanya tentang Islam.
Mereka berkata: “Kami telah lebih dahulu masuk Islam sebelum tuan.” Nabi ﷺ bersabda: “Kalian berdusta, karena ada tiga hal yang menghalangi kalian masuk Islam, yaitu 1.
Kalian mengatakan bahwa Allah mempunyai anak.
2.
Kalian memakan daging babi.
3.
Kalian bersujud kepada patung.” Kedua orang itu bertanya: ”Kalau begitu siapakah bapak ‘Isa?” Pada waktu itu Rasulullah tidak mengetahui bagaimana harus menjawabnya.
Maka turunlah ayat ini (Ali-‘Imraan: 59-62) sebagai tuntunan kepada Rasulullah ﷺ untuk menjawabnya.
Kemudian Rasulullah ﷺ mengajak mengadakan mulaa’anah*, akan tetapi mereka menolak dan memilih membayar jiyah (upeti), maka pulanglah mereka.

*Mulaa’anah artinya saling bersumpah untuk dilaknat oleh Allah subhanahu wa ta’ala, apabila ucapannya tidak benar.

Sumber : Asbabun Nuzul-K.H.Q.Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Informasi Surah Ali Imran (آل عمران)
Surat “Ali ‘lmran” yang terdiri dari 200 ayat ini adalah surat “Madaniyyah”.

Dinamakan Ali ‘lmran karena memuat kisah keluarga ‘lmran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi ‘Isa ‘alaihis salam, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam ‘alaihis salam, kenabian dan beberapa mu’jizat­ nya, serta disebut pula kelahiran Maryam puteri ‘lmran, ibu dari Nabi ‘Isa a .s.

Surat Al Baqarah dan Ali ‘lmran ini dinamakan “Az Zahrawaani” (dua yang cemerlang), karena kedua surat ini menyingkapkan hal-hal yang disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi ‘Isa ‘alaihis salam, kedatangan Nabi Muhammad ﷺ dan sebagainya.

Keimanan:

Dalil-dalil dan alasan-alasan yang membantah orang Nasrani yang mempertuhankan Nabi ‘Isa a.s. ketauhidan adalah dasar yang dibawa oleh seluruh nabi.

Hukum:

musyawarah
bermubahalah
larangan melakukan riba.

Kisah:

Kisah keluarga ‘lmran
perang Badar dan Uhud dan pelajaran yang dapat diambil dari padanya

Lain-lain:

Golongan-golongan manusia dalam memahami ayat-ayat mutasyaabihaat
sifat­ sifat Allah
sifat orang-orang yang bertakwa
Islam satu-satunya agama yang diri­dhai Allah
kemudharatan mengambil orang-orang kafir sebagai teman kepercayaan
pengambilan perjanjian para Nabi oleh Allah
perumpamaan-perumpamaan
peri­ngatan-peringatan terhadap Ahli Kitab
Ka’bah adalah rumah peribadatan yang tertua dan bukti-buktinya
faedah mengingati Allah dan merenungkan ciptaanNya.


Gambar Kutipan Surah Ali Imran Ayat 58 *beta

Surah Ali Imran Ayat 58



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Ali Imran

Surah Al Imran (Arab: سورة آل عمران, translit.
sūrah Āl ‘Imrān‎, Āl 'Imrān berarti "Keluarga 'Imran") adalah surah ke-3 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri dari 200 ayat dan termasuk surah Madaniyah.
Dinamakan Al-'Imran karena memuat kisah keluarga Imran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi Isa, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam, kenabian dan beberapa mukjizatnya, serta disebut pula kelahiran Maryam binti Imran.
Surah Al-Baqarah dan Al-'Imran ini dinamakan Az-Zahrawan (Dua Yang Cemerlang), karena kedua surah ini menyingkapkan hal-hal yang menurut Al-Qur'an disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi Isa kedatangan Nabi Muhammad.
Pada ayat 7 terdapat keterangan tentang "Pedoman Cara Memahami isi Al-Kitab."

Nomor Surah3
Nama SurahAli Imran
Arabآل عمران
ArtiKeluarga 'Imran
Nama lainAl-Thayyibah (Yang Suci) dan Al-Zahrawan (Dua yang Cemerlang)
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu89
JuzJuz 3 (ayat 1-91), juz 4 (ayat 92-200)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat200
Jumlah kata200
Jumlah huruf200
Surah sebelumnyaSurah Al-Baqarah
Surah selanjutnyaSurah An-Nisa'
4.6
Rating Pembaca: 4.8 (8 votes)
Sending







Anda perlu login mengelola Bookmark.

📖 Lihat Semua Bookmark-ku