QS. Alam Nasyrah (Melapangkan) – surah 94 ayat 8 [QS. 94:8]

وَ اِلٰی رَبِّکَ فَارۡغَبۡ
Wa-ila rabbika faarghab;

dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.
―QS. 94:8
Topik ▪ Takwa ▪ Ikhlas dalam berbuat ▪ Ayat yang berhubungan dengan Abu Lahab
94:8, 94 8, 94-8, Alam Nasyrah 8, AlamNasyrah 8, Al Insirah 8, Al Insyirah 8, Al-Insyirah 8

Tafsir surah Alam Nasyrah (94) ayat 8

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Alam Nasyrah (94) : 8. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini Allah menegaskan agar Nabi-Nya jangan mengharapkan pahala dan hasil amal perbuatannya hanya menuntut keridaan Allah semata-mata karena Dialah yang sebenarnya yang dituju dalam amal ibadat dan pada-Nyalah tempat merendahkan diri

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Dan hendaknya hanya kepada Tuhanmulah kamu menghadap dan mengadukan segala permasalahan dan kebutuhanmu.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan hanya kepada Rabbmulah hendaknya kamu berharap) atau meminta dengan merendahkan diri.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.
(Q.S. Alam Nasyrah [94]: 7-8)

Yakni apabila kamu telah merampungkan urusan-urusan duniamu dan kesibukannya dan telah kamu selesaikan semua yang berkaitan dengannya, maka bulatkanlah tekadmu untuk ibadah dan bangkitlah kamu kepadanya dalam keadaan bersemangat.
Curahkanlah hatimu dan ikhlaskanlah niatmu dalam beribadah kepada-Nya dan berharap kepada-Nya.

Termasuk pula ke dalam pengertian ini sebuah hadis yang telah disepakati kesahihannya, yaitu yang mengatakan:

Tiada salat di hadapan makanan, dan tiada salat pula sedangkan yang bersangkutan menahan keinginan membuang kedua air (buang air kecil dan buang air besar).

Dan sabda Nabi ﷺ yang mengatakan:

Apabila salat diiqamahkan, sedangkan makan malam telah disediakan, maka mulailah dengan menyantap makan malam dahulu.

Mujahid telah mengatakan sehubungan dengan makna ayat ini, bahwa apabila kamu telah merampungkan urusan duniamu, lalu kamu berdiri untuk salat, maka kerjakanlah salatmu dengan sungguh-sungguh dengan menghadap kepada Tuhanmu.
Dalam riwayat lain yang bersumber dari Qatadah disebutkan pula bahwa apabila berdiri untuk salat, maka berdoalah dengan sungguh-sungguh untuk keperluanmu.

Diriwayatkan pula dari Ibnu Mas’ud, bahwa apabila engkau telah mengerjakan salat-salat fardumu, maka kerjakanlah qiyamul lail dengan sungguh-sungguh.
Dan telah diriwayatkan dari Ibnu Iyad hal yang semisal dengan pendapat Ibnu Mas’ud.

Menurut riwayat lain yang bersumber dari Ibnu Mas’ud sehubungan dengan makna firman-Nya: kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.
(Q.S. Alam Nasyrah [94]: 7-8) Yakni sesudah engkau selesaikan salatmu, sedangkan engkau masih dalam keadaan duduk.

Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.
(AlamNasyrah: 7) Yaitu dalam berdoa.

Zaid ibnu Aslam dan Ad-Dahhak telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: Maka apabila kamu telah selesai.
(AlamNasyrah: 7) Maksudnya, dari melakukan jihad.
kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.
(Q.S. Alam Nasyrah [94]: 7) Yakni kerjakanlah ibadah dengan sungguh-sungguh.

dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.
(Q.S. Alam Nasyrah [94]: 8)

As-Sauri mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah jadikanlah niatmu dan harapanmu hanya tertuju kepada Allah subhanahu wa ta’ala semata.


Informasi Surah Alam Nasyrah (الإنشراح‎‎)
Surat ini terdiri atas 8 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah dan diturunkan sesudah surat Adh Dhuhaa.

Nama “Alam Nasyrah” diambil dari kata “Alam Nasyrah” yang terdapat pada ayat pertama, yang berarti:
bukankah Kami telah melapangkan.

Keimanan:

Penegasan tentang ni’mat-ni’mat Allah subhanahu wa ta’ala yang diberikan kepada Nabi Muhammad ﷺ, dan pernyataan Allah bahwa di samping kesukaran ada kemudahan karena itu diperintahkan kepada Nabi agar tetap melakukan arnal-amal saleh dan bertawakkal kepada-Nya

Lain-lain:

Penegasan tentang ni’mat-ni’mat Allah subhanahu wa ta’ala yang diberikan kepada Nabi Muhammad ﷺ, dan pernyataan Allah bahwa di samping kesukaran ada kemudahan karena itu diperintahkan kepada Nabi agar tetap melakukan arnal-amal saleh dan bertawakkal kepada-Nya

Ayat-ayat dalam Surah Alam Nasyrah (8 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Alam-Nasyrah (94) ayat 8 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Alam-Nasyrah (94) ayat 8 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Alam-Nasyrah (94) ayat 8 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Insyirah (94) ayat 1-8 - Ryan Adriandhy (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-Insyirah (94) ayat 1-8 - Ryan Adriandhy (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Alam-Nasyrah - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 8 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 94:8
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Alam Nasyrah.

Surah Al-Insyirah (bahasa Arab:الانشراح, "Kelapangan") adalah surah ke-94 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Ad-Duha.

Nomor Surah 94
Nama Surah Alam Nasyrah
Arab الإنشراح‎‎
Arti Melapangkan
Nama lain Syarh, Alam Nasyrah
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 12
Juz Juz 30
Jumlah ruku' 1 ruku'
Jumlah ayat 8
Jumlah kata 27
Jumlah huruf 102
Surah sebelumnya Surah Ad-Duha
Surah selanjutnya Surah At-Tin
4.5
Ratingmu: 4.3 (15 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/94-8







Pembahasan ▪ Dan hanya ▪ QS Alam-Nasyrah 94:8

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta