Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Alam Nasyrah (Melapangkan) – surah 94 ayat 5 [QS. 94:5]

فَاِنَّ مَعَ الۡعُسۡرِ یُسۡرًا ۙ
Fa-inna ma’al ‘usri yusran;
Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan,
―QS. Alam Nasyrah [94]: 5

For indeed, with hardship (will be) ease.
― Chapter 94. Surah Alam Nasyrah [verse 5]

فَإِنَّ maka sesungguhnya

So indeed,
مَعَ beserta

with
ٱلْعُسْرِ kesulitan

the hardship
يُسْرًا kemudahan

(is) ease.

Tafsir

Alquran

Surah Alam Nasyrah
94:5

Tafsir QS. Alam Nasyrah (94) : 5. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini, Allah mengungkapkan bahwa sesungguhnya di dalam setiap kesempitan, terdapat kelapangan, dan di dalam setiap kekurangan sarana untuk mencapai suatu keinginan, terdapat pula jalan keluar.
Namun demikian, dalam usaha untuk meraih sesuatu itu harus tetap berpegang pada kesabaran dan tawakal kepada Allah.

Ini adalah sifat Nabi ﷺ, baik sebelum beliau diangkat menjadi rasul maupun sesudahnya, ketika beliau terdesak menghadapi tantangan kaumnya.


Walaupun demikian, beliau tidak pernah gelisah dan tidak pula mengubah tujuan, tetapi beliau bersabar menghadapi kejahatan kaumnya dan terus menjalankan dakwah sambil berserah diri dengan tawakal kepada Allah dan mengharap pahala daripada-Nya.

Begitulah keadaan Nabi ﷺ sejak permulaan dakwahnya.
Pada akhirnya, Allah memberikan kepadanya pendukung-pendukung yang mencintai beliau sepenuh hati dan bertekad untuk menjaga diri pribadi beliau dan agama yang dibawanya.

Mereka yakin bahwa hidup mereka tidak akan sempurna kecuali dengan menghancurleburkan segala sendi kemusyrikan dan kekufuran.
Lalu mereka bersedia menebus pahala dan nikmat yang disediakan di sisi Allah bagi orang-orang yang berjihad pada jalan-Nya dengan jiwa, harta, dan semua yang mereka miliki.

Dengan demikian, mereka sanggup menghancurkan kubu-kubu pertahanan raja-raja Persi dan Romawi.


Ayat tersebut seakan-akan menyatakan bahwa bila keadaan telah terlalu gawat, maka dengan sendirinya kita ingin keluar dengan selamat dari kesusahan tersebut dengan melalui segala jalan yang dapat ditempuh, sambil bertawakal kepada Allah.

Dengan demikian, kemenangan bisa tercapai walau bagaimanapun hebatnya rintangan dan cobaan yang dihadapi.


Dengan ini pula, Allah memberitahukan kepada Nabi Muhammad bahwa keadaannya akan berubah dari miskin menjadi kaya, dari tidak mempunyai teman sampai mempunyai saudara yang banyak dan dari kebencian kaumnya kepada kecintaan yang tidak ada taranya.

Tafsir QS. Alam Nasyrah (94) : 5. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Itu adalah sebagian nikmat Kami padamu.
Maka yakinlah dengan kasih sayang Kami, karena sesungguhnya kesulitan itu selalu disertai dengan banyak kemudahan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Gangguan musuh-musuhmu jangan sampai membuatmu berhenti dari menyebarkan risalah.
Karena sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan.


Sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu) atau kesukaran itu


(ada kelapangan) yakni kemudahan.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
(QS. Alam Nasyrah [94]: 5-6)

Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan bahwa sesungguhnya sesudah kesulitan pasti ada kemudahan, kemudian berita ini diulangi-Nya lagi.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Zar‘ah, telah menceritakan kepada kami Mahmud ibnu Gailan, telah menceritakan kepada kami Hamid ibnu Hammad ibnu Abu Khuwar alias Abu Jahm, telah menceritakan kepada kami Aiz ibnu Syuraih yang mengatakan bahwa Anas ibnu Malik pernah menceritakan bahwa Nabi ﷺ duduk dan di hadapannya terdapat sebuah batu, maka beliau ﷺ bersabda:
Seandainya kesulitan datang, lalu masuk ke dalam batu ini, niscaya kemudahan akan datang dan masuk ke dalamnya, lalu mengusirnya.
Dan Allah subhanahu wa ta’ala menurunkan firman-Nya:
Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
(QS. Alam Nasyrah [94]: 5-6)

Abu Bakar Al-Bazzar meriwayatkan hadis ini di dalam kitab musnadnya, dari Muhammad ibnu Ma’mar, dari Humaid ibnu Hammad dengan sanad yang sama yang lafaznya seperti berikut:


Seandainya kesulitan datang, lalu masuk ke dalam batu ini, niscaya kemudahan akan datang dan mengusirnya.
KemudianNabi ﷺ membacakan firman-Nya:
Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
(QS. Alam Nasyrah [94]: 5-6)

Al-Bazzar mengatakan bahwa kami tidak mengetahui hadis ini diriwayatkan dari Anas kecuali oleh Aiz ibnu Syuraih.

Menurut hemat kami, Abu Hatim Ar-Razi telah mengatakan sehubungan dengan hadis yang diriwayatkan oleh Aiz, bahwa dia berpredikat lemah.
Tetapi Syu’bah telah meriwayatkannya dari Mu’awiyah ibnu Qurrah, dari seorang lelaki, dari Abdullah ibnu Mas’ud secara mauquf.
Dan Ibnu Abu Hatim mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Al-Hasan ibnu Muhammad ibnus Sabah, telah menceritakan kepada kami Abu Qatn, telah menceritakan kepada kami Al-Mubarak ibnu Fudalah, dari Al-Hasan yang mengatakan bahwa mereka (para sahabat) mengatakan bahwa satu kesulitan tidak dapat mengalahkan dua kemudahan.

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abdul A’la, telah menceritakan kepada kami Ibnu Saur, dari Ma’mar, dari Al-Hasan yang mengatakan bahwa di suatu hari Nabi ﷺ keluar dalam keadaan senang dan riang seraya tersenyum, lalu bersabda:
Satu kesulitan tidak akan dapat mengalahkan dua kemudahan, satu kesulitan tidak akan dapat mengalahkan dua kemudahan.
Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Ibnu Jarir melalui hadis Auf Al-A’rabi dan Yunus ibnu Ubaid, dari Al-Hasan secara mursal.

Sa’id telah meriwayatkan dari Qatadah, bahwa telah diceritakan kepada kami bahwa Rasulullah ﷺ menyampaikan berita gembira kepada para sahabatnya dengan ayat ini, lalu beliau ﷺ bersabda:


Satu kesulitan tidak akan dapat mengalahkan dua kemudahan.

Yang beliau maksudkan adalah firman Allah subhanahu wa ta’ala:
Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
(QS. Alam Nasyrah [94]: 5-6)

Dikatakan demikian karena al-‘usr yang pertama sama dengan al-‘usr yang kedua.
Lain halnya dengan yusr, ia berbilang (yakni dua) karena yang pertama lain dengan yang kedua.

Al-Hasan ibnu Sufyan mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Yazid ibnu Saleh, telah menceritakan kepada kami Kharijah, dari Abbad ibnu Kasir, dari Abuz Zanad, dari Abu Saleh, dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Pertolongan diturunkan dari langit sesuai dengan kadar pembiayaan, dan kesabaran diturunkan sesuai dengan kadar musibah.

Dan termasuk di antara nasihat yang bersumber dari Imam Syafii disebutkan sebagai berikut:


Bersabarlah dengan kesabaran yang baik, maka alangkah dekatnya jalan kemudahan itu.
Barang siapa yang merasa dirinya selalu berada dalam pengawasan Allah dalam semua urusan, niscaya ia akan selamat.


Dan barang siapa yang membenarkan janji Allah, niscaya tidak akan tertimpa oleh musibah.
Dan barang siapa yang berharap kepada Allah, maka akan terjadilah seperti apa yang diharapkan.

Ibnu Duraid mengatakan bahwa Abu Hatim As-Sijistani telah membacakan bait-bait syair berikut kepadanya, yaitu:


Bilamana hati dipenuhi oleh rasa putus asa, dan dada yang luas menjadi terasa scmpit, dan hal-hal yang tidak disukai datang menimpa diri, serta banyak musibah yang dialaminya, sehingga ia tidak melihat adanya celah untuk melepaskan diri dari bahaya yang sedang menimpa diri, dan tiada gunanya lagi semua upaya untuk menanggulanginya.
Maka akan datanglah kepadamu pertolongan bila hatimu berserah diri kepada-Nya, yaitupertolongan dari Tuhan Yang Mahalembut lagi Maha Memperkenankan doa.
Semua musibah apabila telah mencapai puncaknya pasti berhubungan langsung denganjalan keluarnyayang tidak lama.

Penyair lainnya mengatakan dalam bait-bait syairnya:

Betapa banyak musibah yang menimpa diri seseorang hingga membuatnya terasa sempit, sedangkan di sisi Allah adajalan keluar darinya.


Bilamana musibah mencapai puncaknya, maka pastilah adajalan keluarnya, padahalyang bersangkutan mengira tiada jalan keluar darinya.

Unsur Pokok Surah Alam Nasyrah (الإنشراح‎‎)

Surat ini terdiri atas 8 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah dan diturunkan sesudah surat Adh Dhuhaa.

Nama "Alam Nasyrah" diambil dari kata "Alam Nasyrah" yang terdapat pada ayat pertama, yang berarti:
bukankah Kami telah melapangkan.

Keimanan:

▪ Penegasan tentang nikmat-nikmat Allah subhanahu wa ta’ala yang diberikan kepada Nabi Muhammad ﷺ, dan pernyataan Allah bahwa di samping kesukaran ada kemudahan karena itu diperintahkan kepada Nabi agar tetap melakukan amalamal saleh dan bertawakkal kepada-Nya.

Audio

QS. Alam-Nasyrah (94) : 1-8 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 8 + Terjemahan Indonesia

QS. Alam-Nasyrah (94) : 1-8 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 8

Gambar Kutipan Ayat

Surah Alam Nasyrah ayat 5 - Gambar 1 Surah Alam Nasyrah ayat 5 - Gambar 2
Statistik QS. 94:5
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Alam Nasyrah.

Surah Al-Insyirah (bahasa Arab:الانشراح, “Kelapangan”) adalah surah ke-94 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Ad-Duha.

Nomor Surah94
Nama SurahAlam Nasyrah
Arabالإنشراح‎‎
ArtiMelapangkan
Nama lainSyarh, Alam Nasyrah
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu12
JuzJuz 30
Jumlah ruku’1 ruku’
Jumlah ayat8
Jumlah kata27
Jumlah huruf102
Surah sebelumnyaSurah Ad-Duha
Surah selanjutnyaSurah At-Tin
Sending
User Review
4.8 (12 votes)
Tags:

94:5, 94 5, 94-5, Surah Alam Nasyrah 5, Tafsir surat AlamNasyrah 5, Quran Al Insirah 5, Al Insyirah 5, Al-Insyirah 5, Surah Alam Nasyrah ayat 5

▪ 94:5 ▪ qs 94 5 ▪ tafsir Qs 94:5
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Ash Shaffaat (Barisan-barisan) – surah 37 ayat 120 [QS. 37:120]

115-120. Selain itu, Kami beri mereka enam kenikmatan lain. Kami selamatkan keduanya dan kaumnya dari Fir’aun yang menindas, memperbudak, dan membunuh bayi laki-laki mereka agar keturunan me-reka pun … 37:120, 37 120, 37-120, Surah Ash Shaffaat 120, Tafsir surat AshShaffaat 120, Quran Al-Shaffat 120, AshShaffat 120, Ash Shafat 120, Ash Shaffat 120, Surah Ash Shaffat ayat 120

QS. Yunus (Nabi Yunus) – surah 10 ayat 89 [QS. 10:89]

Menjawab doa Nabi Musa sebagaimana tersebut pada ayat di atas, Dia yakni Allah berfirman, “Sungguh, telah diperkenankan permohonan kamu berdua, sebab itu tetaplah kamu berdua pada jalan yang lurus yan … 10:89, 10 89, 10-89, Surah Yunus 89, Tafsir surat Yunus 89, Quran Yunus 89, Surah Yunus ayat 89

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al 'Adl, yang berarti bahwa Allah ...

Benar! Kurang tepat!

Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah ...

Benar! Kurang tepat!

Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya ...

Benar! Kurang tepat!

Sifat adil Allah berlaku untuk ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #2
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #2 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #2 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #30

بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةًArti dari hadist diatas adalah … Carilah ilmu walau satu ayat Sampaikanlah kepadaku walau satu ayat. Carilah

Pendidikan Agama Islam #19

Tempat berkumpulnya manusia di akhirat di sebut padang … rembulan ilalang mahsyar pasir savanna Benar! Kurang tepat! Berakhirnya seluruh kehidupan

Pendidikan Agama Islam #9

Pengertian ijtihad menurut istilah adalah … berkorban demi bangsa dan negara mencurahkan seluruh tenaga dan pikiran dengan sungguh-sungguh dalam menetapkan

Instagram