QS. Al Waaqi’ah (Hari Kiamat) – surah 56 ayat 96 [QS. 56:96]

فَسَبِّحۡ بِاسۡمِ رَبِّکَ الۡعَظِیۡمِ
Fasabbih biismi rabbikal ‘azhiim(i);

Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu yang Maha Besar.
―QS. 56:96
Topik ▪ Perbuatan dan niat
56:96, 56 96, 56-96, Al Waaqi’ah 96, AlWaaqiah 96, Al Waqiah 96, AlWaqiah 96, Al-Waqi’ah 96

Tafsir surah Al Waaqi'ah (56) ayat 96

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Waaqi’ah (56) : 96. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat-ayat ini menerangkan bahwa segala sesuatu yang telah diungkapkan dalam surah ini, baik yang mengenai hal-hal yang berhubungan dengan hari kebangkitan yang mereka dustakan maupun yang bertalian dengan bukti-bukti yang menunjukkan kebenaran adanya hal-hal yang akan terjadi setelah hari kebangkitan, yaitu yang berkaitan dengan nikmat-nikmat Tuhan yang akan diterima oleh golongan (muqarrabin) Ashabul-yamin dan siksaan Tuhan yang akan menimpa golongan Ashabusy-syimal, semua itu adalah berita yang meyakinkan yang tidak mengandung sedikit pun hal-hal yang diragukan.
Berhubungan dengan itu, manusia diperintahkan oleh Allah supaya memperbanyak ibadah dan amal saleh, antara lain dengan membaca tasbih, untuk mengagungkan Allah, Tuhan Yang Mahaagung.
Dalam hubungan ayat ini terdapat hadis Nabi yang berbunyi: Tatkala turun ayat Fasabbih Bismirabbikal-‘Adzim, kepada Rasulullah, beliau bersabda, “Jadikanlah bacaan Tasbih pada saat kamu ruku’ (yaitu dengan membaca Subhanarabbial-‘Adzim)”,
dan tatkala turun ayat Sabbihismarabbikal A’la.
Rasulullah bersabda, “Jadikanlah bacaan Tasbih ini ketika kamu sujud (yaitu dengan membaca Subhanarabbial-A’la)”
(Riwayat Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah dari ‘Uqbah bin ‘Amir al-Juhani)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Maka bertasbihlah selalu dengan menyebut nama Tuhanmu Yang Mahaagung untuk menyucikan dan bersyukur atas karunia-karunia-Nya.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Maka bertasbihlah kamu dengan menyebut nama Rabbmu Yang Maha Besar) penafsirannya sebagaimana yang telah lalu.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Sesungguhnya (yang disebutkan ini) adalah suatu keyakinan yang benar.
(Q.S. Al-Waqi’ah [56]: 95)

Yaitu berita ini benar-benar hal yang pasti terjadi, tiada keraguan dan tiada kebimbangan padanya, dan tiada jalan lari bagi seorang pun darinya.

Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahabesar.
(Q.S. Al-Waqi’ah [56]: 96)

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Abdur Rahman, telah menceritakan kepada kami Musa ibnu Ayyub Al-Gafiqi, telah menceritakan kepadaku Iyas ibnu Amir, dari Uqbah ibnu Amir Al-Juhani yang mengatakan bahwa ketika diturunkan kepada Rasulullah ﷺ ayat ini, yaitu firman-Nya: Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahabesar.
(Q.S. Al-Waqi’ah [56]: 96) Maka beliau ﷺ bersabda: Jadikanlah bacaan tasbih ini dalam rukuk kalian.
Dan ketika turun kepada beliau ﷺ firman-Nya: Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Mahatinggi.
(Q.S. Al-A’la [87]: 1) Maka beliau ﷺ bersabda: Jadikanlah bacaan ini dalam sujud kalian.

Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Imam Abu Daud dan Imam Ibnu Majah melalui hadis Abdullah ibnul Mubarak, dari Musa ibnu Ayyub dengan sanad yang sama.

Rauh ibnu Ubadah mengatakan, telah menceritakan kepada kami Hajjaj As-Sawwaf dari Abuz Zubair, dari Jabir yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ telah bersabda: Barang siapa yang mengucapkan, “Mahasuci Allah Yang Mahabesar dan dengan memuji kepada-Nya, ” maka ditanamkan baginya sebuah pohon kurma di dalam surga.

Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Imam Turmuzi melalui hadis Rauh, dan Imam Nasai meriwayatkannya pula melalui hadis Hammad ibnu Salamah, dari hadis Abuz Zubair, dari Jabir, dari Nabi ﷺ dengan lafaz yang sama.
Imam Turmuzi mengatakan bahwa hadis ini hasan garib, kami tidak mengenalnya melainkan melalui hadis Abuz Zubair.

Imam Bukhari di dalam akhir kitabnya mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnu Isykab, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Fudail, telah menceritakan kepada kami Imarah ibnul Qa’qa’, dari Abu Zar’ah, dari Abu Hurairah yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ telah bersabda: Ada dua kalimah yang ringan di mulut, berat dalam timbangan amal perbuatan, lagi disukai oleh Tuhan Yang Maha Pemurah, yaitu: “Mahasuci Allah dan dengan memuji kepada-Nya, Mahasuci Allah Yang Maha Besar.”

Jamaah yang lainnya (selain Imam Bukhari) selain Abu Daud, telah meriwayatkan hadis ini melalui Muhammad ibnu Fudail dengan sanad yang semisal.


Informasi Surah Al Waaqi'ah (الواقعة)
Surat Al Waaqi’ah terdiri atas 96 ayat, termasuk golongan-golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Thaa Haa.

Dinamai “Al Waaqi’ah” (Harl kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi’ah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

Huru hara di waktu terjadinya hari kiamat
manusia di waktu berhisab terbagi atas tiga golongan, yaitu golongan yang bersegera menjalankan kebaikan, golongan kanan dan golongan yang celaka serta balasan yang diperoleh oleh masing-masing golongan
bantahan Allah terhadap keingkaran orang yang mengingkari adanya Tuhan, hari berbangkit, dan adanya hisab
Al Qur’an berasal dari Lauh Mahfuuzh.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Lain-lain:

Gambaran tentang surga dan neraka

Ayat-ayat dalam Surah Al Waaqi'ah (96 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Waaqi'ah (56) ayat 96 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Waaqi'ah (56) ayat 96 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Waaqi'ah (56) ayat 96 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Waqiah (56) ayat (1-96) - Nong Niken (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Waaqi'ah - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 96 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 56:96
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Waaqi'ah.

Surah Al-Waqi'ah (Arab: الواقعه, "Hari Kiamat") adalah surah ke-56 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 96 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamai dengan Al Waaqi'ah (Hari Kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi'ah yang terdapat pada ayat pertama.

Nomor Surah 56
Nama Surah Al Waaqi'ah
Arab الواقعة
Arti Hari Kiamat
Nama lain Idza waqa'at
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 46
Juz Juz 27
Jumlah ruku' 3 ruku'
Jumlah ayat 96
Jumlah kata 370
Jumlah huruf 1756
Surah sebelumnya Surah Ar-Rahman
Surah selanjutnya Surah Al-Hadid
4.8
Ratingmu: 4.4 (14 orang)
Sending







Pembahasan ▪ al waqiah 57-96

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta