Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Waaqi’ah (Hari Kiamat) – surah 56 ayat 8 [QS. 56:8]

فَاَصۡحٰبُ الۡمَیۡمَنَۃِ ۬ۙ مَاۤ اَصۡحٰبُ الۡمَیۡمَنَۃِ ؕ
Fa-ashhaabul maimanati maa ashhaabul maimanat(i);
yaitu golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu,
―QS. Al Waaqi’ah [56]: 8

Daftar isi

Then the companions of the right – what are the companions of the right?
― Chapter 56. Surah Al Waaqi’ah [verse 8]

فَأَصْحَٰبُ maka kaum/golongan

Then (the) companions
ٱلْمَيْمَنَةِ kanan

(of) the right,
مَآ apa/siapa

what
أَصْحَٰبُ kaum/golongan

(are the) companions
ٱلْمَيْمَنَةِ kanan

(of) the right?

Tafsir Quran

Surah Al Waaqi’ah
56:8

Tafsir QS. Al-Waqi’ah (56) : 8. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menjelaskan bahwa
"golongan kanan"
adalah orang-orang yang menerima buku-buku catatan amal mereka dengan tangan kanan yang menunjukkan bahwa mereka adalah penghuni surga.
Tentulah keadaan mereka sangat baik dan sangat menyenangkan.

"golongan kiri"
ialah orang-orang yang menerima buku catatan amal mereka dengan tangan kiri yang menunjukkan bahwa mereka adalah penghuni neraka dan akan mendapat siksaan serta hukuman yang sangat menyedihkan.

Berkenaan dengan ayat ini Mu’adh bin Jabal meriwayatkan:
Nabi Muhammad ﷺ tatkala membaca ayat di atas, beliau menggenggam tangannya seraya berkata,
"Ini (yang digenggam dengan tangan kanan beliau) adalah ahli surga dan tidak perlu aku memperhatikan, dan (yang digenggam dengan tangan kiri beliau) ini adalah ahli neraka dan tidak perlu aku mempedulikannya."
(Riwayat Ahmad dari Mu’adh bin Jabal)

Tafsir QS. Al Waaqi’ah (56) : 8. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Pertama, golongan kanan yang mempunyai kedudukan tinggi.
Alangkah mulianya kedudukan golongan itu! Kedua, golongan kiri yang merupakan golongan terendah.


Alangkah buruknya keadaan mereka!

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Pertama adalah golongan kanan, yaitu mereka yang mendapatkan kedudukan tinggi.
Betapa agung tempat mereka.


Kedua adalah golongan kiri, yaitu mereka yang mendapatkan kedudukan hina, sungguh amat buruk keadaan mereka.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Yaitu golongan kanan) mereka adalah orang-orang yang kitab catatan amal perbuatan mereka diberikan kepadanya dari sebelah kanan.
Kalimat ayat ini menjadi Mubtada sedangkan Khabarnya ialah,


(Alangkah mulianya golongan kanan itu) kalimat ayat ini mengandung makna yang mengagungkan dan memuliakan kedudukan mereka, karena mereka dimasukkan ke dalam surga.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan kamu menjadi tiga golongan.
(QS. Al-Waqi’ah [56]: 7)

Yakni kelak di hari kiamat manusia terbagi menjadi tiga golongan, suatu golongan berada di sebelah kanan ‘Arasy.
Mereka adalah orang-orang yang dahulu keluar dari lambung kanan Adam, dan buku catatan amal mereka diberikan kepada mereka dari arah kanan mereka, lalu mereka digiring ke sebelah kanan.
Menurut As-Saddi, golongan ini seluruhnya adalah ahli surga.
Sedangkan golongan lainnya berada di sebelah kiri Arasy, mereka adalah orang-orang yang dahulunya keluar dari lambung kiri Adam;
buku catatan amal mereka diberikan kepada mereka dari arah kirinya, lalu mereka digiring ke arah kiri.
Mereka adalah seluruh penduduk neraka, semoga Allah melindungi kita dari perbuatan mereka.
Segolongan lainnya adalah orang-orang yang paling dahulu berada di hadapan Allah subhanahu wa ta’ala Mereka merupakan golongan yang lebih khusus, lebih beruntung dan lebih dekat kepada-Nya daripada Ashabul yamin, mereka adalah para pemimpin Ashabul yamin.
Di kalangan mereka terdapat para rasul, para nabi, para siddiqin, dan para syuhada;
jumlah mereka sedikit bila dibandingkan dengan jumlah Ashabul yamin.
Karena itulah disebutkan oleh firman-Nya:

Yaitu golongan kanan.
Alangkah mulianya golongan kanan itu.
Dan golongan kiri.
Alangkah sengsaranya golongan kiri itu.
Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dahulu (masuk surga).
(QS. Al-Waqi’ah [56]: 8-10)

Pembagian mereka dalam tiga klasifikasi disebutkan pula di akhir surat ini, yaitu di saat mereka dihadirkan di hari kiamat.
Hal yang semisal disebutkan juga di dalam firman-Nya:

Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri, dan di antara mereka ada yang pertengahan, dan di antara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah.
(QS. Faathir [35]: 32), hingga akhir ayat.

Pengertian ini berdasarkan-salah satu di antara dua pendapat sehubungan dengan golongan orang-orang yang menganiaya diri mereka sendiri, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

Sufyan As-Sauri telah meriwayatkan dari Jabir Al-Ju’fi, dari Mujahid, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:
dan kamu menjadi tiga golongan.
(QS. Al-Waqi’ah [56]: 7)
Bahwa makna yang dimaksud adalah seperti yang disebutkan di dalam firman-Nya:
Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri, dan di antara mereka ada yang pertengahan, dan di antara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan.
(QS. Faathir [35]: 32)

Ibnu Juraij telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa tiga golongan ini adalah orang-orang yang disebutkan di dalam akhir surat ini dan surat Fathir.


Yazid Ar-Raqqasyi mengatakan bahwa ia pernah bertanya kepada Ibnu Abbas tentang makna firman-Nya:
dan kamu menjadi tiga golongan.
(QS. Al-Waqi’ah [56]: 7)
Ibnu Abbas menjawab bahwa azwajan ialah golongan.


Mujahid mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
dan kamu menjadi tiga golongan.
(QS. Al-Waqi’ah [56]: 7)
Yakni tiga golongan, katanya.


Menurut Maimun ibnu Mahran, tiga gelombang.


Ubaidillah Al-Ataki telah meriwayatkan dari Usman ibnu Suraqah (anak lelaki bibinya Umar ibnul Khattab) tentang makna firman-Nya:
dan kamu menjadi tiga golongan.
(QS. Al-Waqi’ah [56]: 7)
Bahwa yang dua golongan masuk surga, sedangkan yang satu golongan masuk neraka.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnus Sabah, telah menceritakan kepada kami Al-Walid ibnu Abu Saur, dari Sammak, dari An-Nu’man ibnu Basyir yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ membaca firman-Nya:
dan apabila roh-roh dipertemukan (dengan tubuh).
(QS. At-Takwir [81]: 7)
Lalu beliau ﷺ bersabda bahwa mereka adalah orang-orang yang bersekutu;
tiap-tiap orang dari setiap kaum (golongan) mengerjakan amal perbuatan yang semisal dengan golongannya.
Demikian itu karena di dalam firman Allah subhanahu wa ta’ala telah disebutkan:
dan kamu menjadi tiga golongan.
Yaitu golongan kanan.
Alangkah mulianya golongan kanan itu.
Dan golongan kiri.
Alangkah sengsaranya golongan kiri itu.
Dan orang-orang yang dahulu beriman, merekalah yang paling dulu (masuk surga).
(QS. Al-Waqi’ah [56]: 7-10)
Bahwa mereka adalah para duraba (sekutu).

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Abdullah ibnul Musanna, telah menceritakan kepada kami Al-Barra Al-Ganawi, telah menceritakan kepada kami Al-Hasan, dari Mu’az ibnu Jabal, bahwa Rasulullah ﷺ membaca firman-Nya:
Yaitu golongan kanan.
Alangkah mulianya golongan kanan itu.
Dan golongan kiri.
Alangkah sengsaranya golongan kiri itu.
(QS. Al-Waqi’ah [56]: 8-9)
Lalu beliau ﷺ melakukan genggaman sebanyak dua kali seraya bersabda:
Golongan ini untuk surga dan aku tidak peduli, dan golongan ini untuk neraka dan aku tidak peduli.

Imam Ahmad mengatakan pula, telah menceritakan kepada kami Hasan, telah menceritakan kepada kami Ibnu Lahi’ah, telah menceritakan kepada kami Khalid ibnu Abu Imran, dari Al-Qasim ibnu Muhammad ibnu Aisyah, dari Rasulullah ﷺ yang telah bersabda:
Tahukah kalian, siapakah orang-orang yang paling terdahulu menuju naungan Allah di hari kiamat?
Para sahabat menjawab,
"Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui."
Rasulullah ﷺ bersabda:
Yaitu orang-orang yang apabila diberi hak, menerimanya;
dan apabila diminta hak, memberinya;
dan mereka memutuskan hukum bagi orang lain sebagaimana hukum yang mereka berlakukan terhadap diri mereka sendiri.

Muhammad ibnu Ka’b dan Abu Hirzah alias Ya’qub ibnu Mujahid telah mengatakan sehubungan dengan firman-Nya:
Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dulu (masuk surga).
(QS. Al-Waqi’ah [56]: 10)
Bahwa mereka adalah para nabi.


As-Saddi mengatakan bahwa mereka adalah orang-orang yang menghuni surga yang tertinggi.
Ibnu Abu Najih telah meriwayatkan dari Mujahid, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:
Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dulu(masuk surga).
(A)-Waqi’ah: 10)
Bahwa Yusya’ ibnu Nun adalah orang yang paling dahulu beriman kepada Musa dan orang yang beriman dari keluarga Yasin lebih dahulu beriman kepada Isa, serta Ali ibnu Abu Talib adalah orang yang paling dahulu beriman kepada Muhammad Rasulullah ﷺ

Ibnu Abu Hatim meriwayatkannya dari Muhammad ibnu Harun Al-Fallas, dari Abdullah ibnu Ismail Al-Madaini Al-Bazzar, dari Sufyan ibnud Dahhak Al-Madaini, dari Sufyan ibnu Uyaynah, dari Ibnu Abu Nujaih dengan sanad yang sama.

Ibnu Abu Hatim telah meriwayatkan dari Muhammad ibnu Abu Hammad, bahwa telah menceritakan kepada kami Mahran, dari Kharijah, dari Qurrah, dari Ibnu Sirin sehubungan dengan makna firman-Nya:
Orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dulu (masuk surga).
(QS. Al-Waqi’ah [56]: 10)
Yang dimaksud adalah orang-orang yang pernah salah menghadap ke arah dua kiblat.


Ibnu Jarir telah meriwayatkannya melalui hadis Kharijah.
Al-Hasan dan Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
Orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dulu (masuk surga).
(QS. Al-Waqi’ah [56]: 10)
Yakni dari tiap-tiap umat.


Al-Auza’i telah meriwayatkan dari Us’man ibnu Abu Saudah, bahwa ia membaca firman-Nya:
Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dahulu (masuk surga).
Mereka itulah orang yang didekatkan (kepada Allah).
(QS. Al-Waqi’ah [56]: 10-11)
Kemudian ia mengatakan bahwa mereka adalah orang-orang yang paling dahulu berangkat ke masjid dan orang-orang yang paling dahulu keluar untuk berjihad di jalan Allah.

Semua pendapat di atas sahih, karena sesungguhnya yang dimaksud dengan sabiqin ialah orang-orang yang paling bersegera dalam mengerjakan kebaikan sebagaimana yang diperintahkan kepada mereka, seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan bersegeralah kamu menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi.
(QS. Ali ‘Imran [3]: 133)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Berlomba-lombalah kamu untuk meraih ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi.
(QS. Al-Hadid [57]: 21)

Barang siapa yang paling dahulu berbuat kebajikan di dunia ini, maka di akhirat ia termasuk orang-orang yang paling dahulu mendapatkan kemuliaan, yaitu surga, karena sesungguhnya balasan itu sesuai dengan jenis amal perbuatannya;
dan sebagaimana engkau berbuat, maka engkau mendapat balasannya.

Unsur Pokok Surah Al Waaqi’ah (الواقعة)

Surat Al Waaqi’ah terdiri atas 96 ayat, termasuk golongan-golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Thaa Haa.

Dinamai "Al Waaqi’ah" (Harl kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi’ah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Huru hara di waktu terjadinya hari kiamat.
▪ Manusia di waktu berhisab terbagi atas tiga golongan, yaitu golongan yang bersegera menjalankan kebaikan, golongan kanan dan golongan yang celaka serta balasan yang diperoleh oleh masing-masing golongan.
▪ Bantahan Allah terhadap keingkaran orang yang mengingkari adanya Tuhan, hari berbangkit, dan adanya hisab.
Alquran berasal dari Lauh Mahfuuzh.

Lain-lain:

▪ Gambaran tentang surga dan neraka

Audio Murottal

QS. Al-Waaqi'ah (56) : 1-96 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 96 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Waaqi'ah (56) : 1-96 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 96

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Waaqi'ah ayat 8 - Gambar 1 Surah Al Waaqi'ah ayat 8 - Gambar 2
Statistik QS. 56:8
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al Waaqi’ah.

Surah Al-Waqi’ah (Arab: الواقعه, “Hari Kiamat”) adalah surah ke-56 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 96 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamai dengan Al Waaqi’ah (Hari Kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi’ah yang terdapat pada ayat pertama.

Nomor Surah 56
Nama Surah Al Waaqi’ah
Arab الواقعة
Arti Hari Kiamat
Nama lain Idza waqa’at
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 46
Juz Juz 27
Jumlah ruku’ 3 ruku’
Jumlah ayat 96
Jumlah kata 370
Jumlah huruf 1756
Surah sebelumnya Surah Ar-Rahman
Surah selanjutnya Surah Al-Hadid
Sending
User Review
4.4 (10 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

56:8, 56 8, 56-8, Surah Al Waaqi'ah 8, Tafsir surat AlWaaqiah 8, Quran Al Waqiah 8, AlWaqiah 8, Al-Waqi'ah 8, Surah Al Waqiah ayat 8

Video Surah

56:8


More Videos

Kandungan Surah Al Waaqi'ah

۞ QS. 56:1 • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 56:2 • Kewajiban beriman pada hari akhir • Kepastian hari kiamat

۞ QS. 56:3 • Derajat para pemeluk agama

۞ QS. 56:4 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 56:5 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 56:6 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 56:7 • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 56:8 • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Sifat ahli surga • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 56:9 • Derajat para pemeluk agama • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 56:10 • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Sifat ahli surga • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 56:11 • Sifat ahli surga • Perbedaan derajat di surga • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 56:12 • Pahala iman • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 56:13 • Abad terbaik umat Islam • Keutamaan iman

۞ QS. 56:14 • Abad terbaik umat Islam • Keutamaan iman

۞ QS. 56:15 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 56:16 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 56:17 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 56:18 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Makanan dan minuman ahli surga

۞ QS. 56:19 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 56:20 • Sifat surga dan kenikmatannya • Makanan dan minuman ahli surga

۞ QS. 56:21 • Sifat surga dan kenikmatannya • Makanan dan minuman ahli surga

۞ QS. 56:22 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat wanita penghuni surga

۞ QS. 56:23 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat wanita penghuni surga

۞ QS. 56:24 • Pahala iman • Keutamaan iman • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 56:25 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 56:26 • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 56:27 • Sifat ahli surga • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 56:28 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 56:29 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 56:30 • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 56:31 • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 56:32 • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 56:33 • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 56:34 • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 56:35 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat wanita penghuni surga

۞ QS. 56:36 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat wanita penghuni surga

۞ QS. 56:37 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat wanita penghuni surga

۞ QS. 56:38 • Sifat ahli surga

۞ QS. 56:39 • Abad terbaik umat Islam

۞ QS. 56:40 • Abad terbaik umat Islam

۞ QS. 56:41 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 56:42 • Sifat neraka

۞ QS. 56:43 • Sifat neraka

۞ QS. 56:44 • Sifat neraka

۞ QS. 56:45 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 56:46 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Keinginan untuk berbuat maksiat

۞ QS. 56:47 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 56:48 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 56:49 • Manusia dibangkitkan dari kubur • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 56:50 • Manusia dibangkitkan dari kubur • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 56:51 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 56:52 • Makanan dan minuman ahli neraka

۞ QS. 56:53 • Makanan dan minuman ahli neraka

۞ QS. 56:54 • Makanan dan minuman ahli neraka

۞ QS. 56:55 • Makanan dan minuman ahli neraka

۞ QS. 56:56 • Nama-nama hari kiamat • Azab orang kafir

۞ QS. 56:57 • Mengingkari hari kebangkitan • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 56:58 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 56:59 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Al Khaliq (Maha Pencipta)

۞ QS. 56:60 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 56:61 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 56:63 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 56:64 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 56:65 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 56:66 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 56:67 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 56:68 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 56:69 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 56:70 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 56:71 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 56:72 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 56:74 Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Azim (Maha Agung)

۞ QS. 56:80 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 56:81 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 56:83 • Cara pencabutan ruh

۞ QS. 56:84 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 56:85 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 56:86 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 56:87 • Keluarnya ruh orang kafir • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 56:88 • Saat kematian seorang mukmin

۞ QS. 56:89 • Pahala iman • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 56:90 • Saat kematian seorang mukmin • Sifat ahli surga

۞ QS. 56:91 • Pahala iman

۞ QS. 56:92 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 56:93 • Nama-nama neraka • Sifat neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 56:94 • Nama-nama neraka • Sifat neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 56:95 • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 56:96 Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Azim (Maha Agung)

Ayat Pilihan

dan kamu telah berada di tepi jurang Neraka,
lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya.
Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu,
agar kamu mendapat petunjuk.
QS. Ali ‘Imran [3]: 103

Orang bertakwa kepada Tuhan dibawa ke dalam surga, pintu-pintu telah terbuka & berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya:
“Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu. Berbahagialah kamu! maka masukilah surga ini, sedang kamu kekal di dalamnya”
QS. Az-Zumar [39]: 73

Dan sesungguhnya bagi kamu (Nabi Muhammad ﷺ) benar-benar pahala yang besar yang tidak putus-putusnya.
QS. Al-Qalam [68]: 3

Hendaknya kamu tak menggerakkan lidahmu untuk membaca Alquran karena didorong oleh keinginan untuk cepat membaca & menghafalnya.
Sesungguhnya Kamilah yang akan mengumpulkannya dalam dadamu & memantapkan bacaannya di lidahmu.
QS. Al-Qiyamah [75]: 17

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah ...

Correct! Wrong!

Sebelum berpakaian, kita harus ...

Correct! Wrong!

Dalam Islam, pakaian harus ...

Correct! Wrong!

+

Array

Pembatasan aurat wanita adalah ...

Correct! Wrong!

Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #3
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #3 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #3 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #7

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah … Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum … Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum … Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Pendidikan Agama Islam #20

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan. Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna …Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu … Setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut … Jasa khalifah Umar bin Khatab yang sampai saat ini masih dipergunakan, yaitu …

Pendidikan Agama Islam #6

Sifat dasar hukum Alquran adalah keseimbangan dalam hal aspek material dan psikologis, yang disebut sebagai … Alquran dimulai dengan surah Al Fatihah (pembukaan) dan berakhir dengan surah … Alquran adalah panduan dan pedoman manusia bagi mereka yang beriman. Ini dikonfirmasikan oleh Allah dalam surah … Alquran bertindak sebagai Hudan, yang artinya adalah … Dalam Surah Al-Baqarah ayat 2, Allah berfirman bahwa Alquran adalah pedoman untuk orang …

Kamus Istilah Islam

baiat

Apa itu baiat? bai.at pelantikan secara resmi; pengangkatan; pengukuhan; pengucapan sumpah setia kepada imam ─────────── ”Bai’at adalah janji untuk taat. Seolah ora...

raja’

Apa itu raja’? Makna raja’ adalah berharap. … •

An-Nashir

Siapa itu An-Nashir? An-Nashir Lidinillah bergelar Abu al-Abbas dengan nama asli Ahmad bin al-Mustadhi’ Biamrillah adalah Khalifah ke-34 Bani Abbasiyah di Baghdad dari 1180 hingga 1225. Adz-D...