Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Waaqi’ah (Hari Kiamat) – surah 56 ayat 64 [QS. 56:64]

ءَاَنۡتُمۡ تَزۡرَعُوۡنَہٗۤ اَمۡ نَحۡنُ الزّٰرِعُوۡنَ
Aantum tazra’uunahu am nahnuzzaari’uun(a);
Kamukah yang menumbuhkannya ataukah Kami yang menumbuhkan?
―QS. Al Waaqi’ah [56]: 64

Is it you who makes it grow, or are We the grower?
― Chapter 56. Surah Al Waaqi’ah [verse 64]

ءَأَنتُمْ apakah kamu

Is it you (who)
تَزْرَعُونَهُۥٓ kamu menanamnya

cause it to grow
أَمْ atau

or
نَحْنُ Kami

(are) We
ٱلزَّٰرِعُونَ penanam(nya)

the Ones Who grow?

Tafsir

Alquran

Surah Al Waaqi’ah
56:64

Tafsir QS. Al Waaqi’ah (56) : 64. Oleh Kementrian Agama RI


Dengan cara mengemukakan pertanyaan, Allah mengungkapkan kepada manusia bahwa sebagian besar dari mereka lupa akan keagungan nikmat yang diungkapkan tersebut, walaupun mereka merasakan kelezatan nikmat-nikmat tersebut sepanjang masa.
Allah menyampaikan pertanyaan kepada manusia, untuk dipikirkan dan direnungkan mengenai berbagai tanaman yang ditanam oleh manusia, baik tanaman yang di sawah, ladang, maupun bibit pohon-pohonan yang ditanam di perkebunan.

Diungkapkan bahwa bagi semua tanaman tersebut di atas, kedudukan manusia hanya sekadar sebagai penanamnya, memupuk dan memeliharanya dari berbagai gangguan yang membawa kerugian.
Tetapi kebanyakan manusia lupa terhadap siapakah yang menumbuhkan tanaman tersebut.

Siapakah yang menambah panjang akarnya menembus ke dalam tanah, sehingga pohon tersebut dapat berdiri tegak?
Siapakah yang menumbuhkan daun dan dahannya?
Siapa pula yang menumbuhkan bunga dan buahnya?
Pertanyaan-pertanyaan yang dikumpulkan dalam ayat ini adalah soal-soal yang penting yang sering diabaikan oleh manusia.
Bukankah manusia sekedar mencangkul dan menggemburkan tanahnya?
Bukankah manusia sekedar menanamkan bibit yang telah dipilihnya sebagai bibit yang terbaik?
Dan bukankah manusia sekedar menyiram, mengairinya, dan membersihkannya dari berbagai rumput dan hama yang mengganggu pertumbuhannya dan bukankah manusia sekedar memupuknya?
Tetapi yang terang dan jelas serta tidak ragu-ragu lagi adalah bahwa Allah menumbuhkan tanaman tersebut, menumbuhkan tunas membesarkan pohon-pohonnya, menambah dahan dan ranting serta memekarkan bunga sampai menjadi buah yang bisa dinikmati manusia.

Tafsir QS. Al Waaqi’ah (56) : 64. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Tidakkah kalian melihat apa yang kalian tanam?
Kaliankah yang menumbuhkannya, atau hanya Kami?

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Apakah kalian tidak memperhatikan tanaman yang kalian tebar, apakah kalian menumbuhkannya di muka Bumi itu?
Kamilah yang menetapkan ketetapannya dan menumbuhkannya di muka Bumi.
Kalau Kami menghendaki, benar-benar Kami bisa menjadikannya kering, tidak bermanfaat untuk dijadikan makanan.


Jadilah kalian heran tercengang seraya berkata, “Sesungguhnya, kami benar-benar menderita kerugian juga siksaan, bahkan kami menjadi orang yang tidak mendapat hasil apa-apa.”

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Kaliankah yang menumbuhkannya) suatu pertanyaan, apakah kalian yang telah menumbuhkannya


(ataukah Kami yang menumbuhkannya?)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Maka terangkanlah kepadaku tentang yang kamu tanam?
(QS. Al-Waqi’ah [56]: 63)

Yaitu mencangkul tanah, membajaknya, dan menaburkan benih padanya.
Singkatnya, bertani atau bercocok tanam.

Kamukah yang menumbuhkannya?
(QS. Al-Waqi’ah [56]: 64)


Yakni kaliankah yang menumbuhkannya dari tanah?

ataukah Kami yang menumbuhkannya?
(QS. Al-Waqi’ah [56]: 64)

Tidak, bahkan Kamilah yang menetapkannya di tempatnya dan Kamilah yang menumbuhkannya di dalam tanah.

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepadaku Ahmad ibnul Walid Al-Qurasyi, telah menceritakan kepada kami Muslim ibnu Abu Muslim Al-Jurmi, telah menceritakan kepada kami Makhlad ibnul Husain, dari Hisyam, dari Muhammad, dari Abu Hurairah yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Jangan sekali-kali kamu katakan, ‘aku telah menanam, ‘ tetapi katakanlah, ‘aku telah bertani.
Abu Hurairah memberikan komentarnya, bahwa tidakkah engkau mendengar firman Allah subhanahu wa ta’ala yang menyebutkan:
Maka terangkanlah kepada-Ku tentang yang kamu tanam?
Kamukah yang menumbuhkannya ataukah Kami yang menumbuhkannya?
(QS. Al-Waqi’ah [56]: 63-64)

Al-Bazzar telah meriwayatkan hadis ini dari Muhammad ibnu Abdur Rahim, dari Muslim Al-Jurmi dengan sanad yang sama.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Musa ibnu Ismail, telah menceritakan kepada kami Hammad, dari Ata, dari Abu Abdur Rahman yang mengatakan, ”Jangan kamu katakan, ‘Kami telah bertanam.’ Tetapi katakanlah, ‘Kami telah bertani’."


Telah diriwayatkan pula dari Hajar Al-Madari, bahwa ia membaca firman-Nya:Maka terangkanlah kepada-Ku tentang yang kamu tanam?
Kamukah yang menumbuhkannya ataukah Kami yang menumbuhkannya.
(QS. Al-Waqi’ah [56]: 63-64)
dan ayat-ayat lainnya yang semakna.
Lalu ia mengatakan,
"Tidak, Engkaulah yang melakukan semuanya, ya Tuhanku."

Unsur Pokok Surah Al Waaqi’ah (الواقعة)

Surat Al Waaqi’ah terdiri atas 96 ayat, termasuk golongan-golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Thaa Haa.

Dinamai "Al Waaqi’ah" (Harl kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi’ah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Huru hara di waktu terjadinya hari kiamat.
▪ Manusia di waktu berhisab terbagi atas tiga golongan, yaitu golongan yang bersegera menjalankan kebaikan, golongan kanan dan golongan yang celaka serta balasan yang diperoleh oleh masing-masing golongan.
▪ Bantahan Allah terhadap keingkaran orang yang mengingkari adanya Tuhan, hari berbangkit, dan adanya hisab.
Alquran berasal dari Lauh Mahfuuzh.

Lain-lain:

▪ Gambaran tentang surga dan neraka

Audio

QS. Al-Waaqi'ah (56) : 1-96 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 96 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Waaqi'ah (56) : 1-96 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 96

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Waaqi'ah ayat 64 - Gambar 1 Surah Al Waaqi'ah ayat 64 - Gambar 2
Statistik QS. 56:64
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Al Waaqi’ah.

Surah Al-Waqi’ah (Arab: الواقعه, “Hari Kiamat”) adalah surah ke-56 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 96 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamai dengan Al Waaqi’ah (Hari Kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi’ah yang terdapat pada ayat pertama.

Nomor Surah56
Nama SurahAl Waaqi’ah
Arabالواقعة
ArtiHari Kiamat
Nama lainIdza waqa’at
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu46
JuzJuz 27
Jumlah ruku’3 ruku’
Jumlah ayat96
Jumlah kata370
Jumlah huruf1756
Surah sebelumnyaSurah Ar-Rahman
Surah selanjutnyaSurah Al-Hadid
Sending
User Review
4.4 (10 votes)
Tags:

56:64, 56 64, 56-64, Surah Al Waaqi'ah 64, Tafsir surat AlWaaqiah 64, Quran Al Waqiah 64, AlWaqiah 64, Al-Waqi'ah 64, Surah Al Waqiah ayat 64

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Qalam (Pena) – surah 68 ayat 16 [QS. 68:16]

14-16. Di antara faktor yang menyebabkan orang tersebut berperangai buruk adalah karena dia merasa diri sebagai pemilik harta yang banyak, kaya dan juga memiliki banyak anak. Namun dia mengingkari aja … 68:16, 68 16, 68-16, Surah Al Qalam 16, Tafsir surat AlQalam 16, Quran Al-Qalam 16, Surah Al Qolam ayat 16

QS. Al Hadid (Besi) – surah 57 ayat 13 [QS. 57:13]

13. Balasan bagi orang yang memberi Allah pinjaman yang baik juga akan terlihat pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman, “Tunggulah dan jan … 57:13, 57 13, 57-13, Surah Al Hadid 13, Tafsir surat AlHadid 13, Quran Al-Hadid 13, Surah Al Hadid ayat 13

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Berikut ulama yang berasal dari Indonesia adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Sesuatu yang dipercaya dan diyakini kebenaranya oleh hati nurani manusia dinamakan ...

Benar! Kurang tepat!

Ilmu yang bermanfaat adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Menyampaikan ajaran Alquran dan sunnah Nabi Muhammad kepada orang lain yang belum mengetahui disebut dengan ...

Benar! Kurang tepat!

Umat Islam yang mengajarkan ilmunya dengan ikhlas akan memperoleh pahala amal jariyah. Amal jariyah artinya ...

Benar! Kurang tepat!

Kuis Agama Islam #31
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Kuis Agama Islam #31 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Kuis Agama Islam #31 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #29

Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta? Nabi Musa Nabi Isa Nabi Nuh Nabi Ibrahim Nabi Sulaiman Benar! Kurang

Pendidikan Agama Islam #27

Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah … ar-Rahman Hud an-Naml at-Taubah Yusuf Benar! Kurang tepat! Surah yang

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Maha Penguasa Hari Kiamat Maha Pemberi Balasan Maha Kuasa Maha

Instagram