Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Waaqi’ah (Hari Kiamat) – surah 56 ayat 48 [QS. 56:48]

اَوَ اٰبَآؤُنَا الۡاَوَّلُوۡنَ
Awaaabaa’unaal au-waluun(a);
Apakah nenek moyang kami yang terdahulu (dibangkitkan pula)?”
―QS. Al Waaqi’ah [56]: 48

And our forefathers (as well)?"
― Chapter 56. Surah Al Waaqi’ah [verse 48]

أَوَءَابَآؤُنَا nenek moyang kita?

And also our fathers
ٱلْأَوَّلُونَ terdahulu

former?

Tafsir

Alquran

Surah Al Waaqi’ah
56:48

Tafsir QS. Al Waaqi’ah (56) : 48. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat-ayat ini Allah ﷻ menjelaskan apa sebabnya mereka golongan kiri itu menerima siksa yang sedemikian pedihnya.
Dahulu, sewaktu mereka hidup di dunia semestinya mereka wajib beriman kepada Allah dengan menjalankan pelbagai amal saleh serta menjauhkan larangan Tuhannya, tetapi yang mereka jalankan adalah sebaliknya, yaitu:



a.

Mereka hidup bermewah-mewah.
b.

Mereka tidak berhenti-hentinya mengerjakan dosa besar.
c.

Mereka mengingkari adanya hari kebangkitan.

Tafsir QS. Al Waaqi’ah (56) : 48. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Apakah kami dan nenek moyang kami terdahulu yang telah mati dan telah menjadi tanah yang berserakan di bumi akan dibangkitkan?"

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


"Apakah kami dan nenek moyang kami terdahulu yang sudah menjadi tanah dan bercerai berai di bumi akan dibangkitkan?"

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Apakah bapak-bapak kami yang terdahulu dibangkitkan pula?") lafal Awa huruf Wawunya dibaca Fat-hah, sedangkan huruf Hamzahnya menunjukkan kata tanya, Hamzah atau kata tanya pada ayat ini dan pada ayat sebelumnya mengandung arti Istib’ad, artinya jauh dari kemungkinan, ini berdasarkan keyakinan mereka yang tidak mempercayainya.
Tetapi menurut suatu qiraat huruf Wawu dibaca Sukun sehingga bacaannya menjadi Au karena di’athafkan kepada Inna dan Isimnya secara Mahall.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Mereka mengatakan demikian dengan nada mendustakan dan menganggap mustahil kejadian hari berbangkit.
Maka dijawab oleh Allah subhanahu wa ta’ala melalui firman selanjutnya:

Katakanlah,
"Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang terkemudian benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal.

(QS. Al-Waqi’ah [56]: 49-50)

Artinya, beritakanlah kepada mereka—hai Muhammad— bahwa orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang terkemudian dari Bani Adam kelak akan dikumpulkan di Padang Mahsyar pada hari kiamat nanti;
tiada seorang pun dari mereka yang ketinggalan.
Sebagaimana yang disebutkan dalam firman-Nya:

Hari kiamat itu adalah suatu hari yang semua manusia dikumpulkan untuk (menghadapi)nya, dan hari itu adalah suatwhari yang disaksikan (oleh segala makhluk).
Dan Kami dadulah mengundur­kannya, melainkan sampai waktu yang tertentu.
Di kala datang hari itu, tidak ada seorang pun yang berbicara, melainkan dengan seizin­nya;
maka di antara mereka ada yang celaka dan ada yang berbahagia.

(QS. Hud [11]: 103-105)

Karena itulah dalam surat ini disebutkan:

benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal.
(QS. Al-Waqi’ah [56]: 50)

Yakni telah ditetapkan waktunya, tidak dapat dimajukan dan tidak dapat pula diundurkan, juga tidak dapat ditambahi serta tidak dapat dikurangi.

Unsur Pokok Surah Al Waaqi’ah (الواقعة)

Surat Al Waaqi’ah terdiri atas 96 ayat, termasuk golongan-golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Thaa Haa.

Dinamai "Al Waaqi’ah" (Harl kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi’ah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Huru hara di waktu terjadinya hari kiamat.
▪ Manusia di waktu berhisab terbagi atas tiga golongan, yaitu golongan yang bersegera menjalankan kebaikan, golongan kanan dan golongan yang celaka serta balasan yang diperoleh oleh masing-masing golongan.
▪ Bantahan Allah terhadap keingkaran orang yang mengingkari adanya Tuhan, hari berbangkit, dan adanya hisab.
Alquran berasal dari Lauh Mahfuuzh.

Lain-lain:

▪ Gambaran tentang surga dan neraka

Audio

QS. Al-Waaqi'ah (56) : 1-96 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 96 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Waaqi'ah (56) : 1-96 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 96

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Waaqi'ah ayat 48 - Gambar 1 Surah Al Waaqi'ah ayat 48 - Gambar 2
Statistik QS. 56:48
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Waaqi’ah.

Surah Al-Waqi’ah (Arab: الواقعه, “Hari Kiamat”) adalah surah ke-56 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 96 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamai dengan Al Waaqi’ah (Hari Kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi’ah yang terdapat pada ayat pertama.

Nomor Surah56
Nama SurahAl Waaqi’ah
Arabالواقعة
ArtiHari Kiamat
Nama lainIdza waqa’at
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu46
JuzJuz 27
Jumlah ruku’3 ruku’
Jumlah ayat96
Jumlah kata370
Jumlah huruf1756
Surah sebelumnyaSurah Ar-Rahman
Surah selanjutnyaSurah Al-Hadid
Sending
User Review
4.4 (8 votes)
Tags:

56:48, 56 48, 56-48, Surah Al Waaqi'ah 48, Tafsir surat AlWaaqiah 48, Quran Al Waqiah 48, AlWaqiah 48, Al-Waqi'ah 48, Surah Al Waqiah ayat 48

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Baqarah (Sapi Betina) – surah 2 ayat 86 [QS. 2:86]

Mereka melanggar perjanjian, memutarbalikkan ayat-ayat Allah, mengimani sebagian isi Kitab Suci dan mengingkari sebagian lainnya karena mereka itulah orang-orang yang membeli kehidupan yang fana di du … 2:86, 2 86, 2-86, Surah Al Baqarah 86, Tafsir surat AlBaqarah 86, Quran Al-Baqarah 86, Surah Al Baqarah ayat 86

QS. Thaa Haa (Ta Ha) – surah 20 ayat 59 [QS. 20:59]

59. Nabi Musa tidak gentar menghadapi tantangan Fir‘aun. Dia berkata, “Kesepakatan yang menyangkut waktu untuk pertemuan kami dengan para penyihirmu itu ialah pada hari raya, di tempat kamu dan rakyat … 20:59, 20 59, 20-59, Surah Thaa Haa 59, Tafsir surat ThaaHaa 59, Quran Thoha 59, Thaha 59, Ta Ha 59, Surah Toha ayat 59

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hadis Mu’allaq adalah bila sanad sebuah hadits terputus pada penutur 5 hingga penutur 1, alias tidak ada sanadnya.
Contoh:

'Seorang pencatat hadis mengatakan, telah sampai kepadaku bahwa Rasulullah mengatakan....'

tanpa ia menjelaskan sanad antara dirinya hingga Rasulullah.

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Orang yang menceritakan hadits disebut ...

Benar! Kurang tepat!

Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #8
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #8 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #8 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Abu Bakar Usman bin Affan Ali bin Abi Thalib Umar bin Khattab Abu

Pendidikan Agama Islam #19

Berakhirnya seluruh kehidupan di dunia dinamakan … kiamat kecil kiamat duniawi alam akhir kiamat kubra kiamat sugra Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #1

Arti fana adalah … selamanya sementara selalu tidak ada akhir fanatik Benar! Kurang tepat! Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat

Instagram