Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Waaqi’ah (Hari Kiamat) – surah 56 ayat 47 [QS. 56:47]

وَ کَانُوۡا یَقُوۡلُوۡنَ ۬ۙ اَئِذَا مِتۡنَا وَ کُنَّا تُرَابًا وَّ عِظَامًا ءَاِنَّا لَمَبۡعُوۡثُوۡنَ
Wakaanuu yaquuluuna a-idzaa mitnaa wakunnaa turaaban wa’izhaaman a-innaa lamab’uutsuun(a);
dan mereka berkata,
“Apabila kami sudah mati, menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kami benar-benar akan dibangkitkan kembali?
―QS. Al Waaqi’ah [56]: 47

And they used to say,
"When we die and become dust and bones, are we indeed to be resurrected?
― Chapter 56. Surah Al Waaqi’ah [verse 47]

وَكَانُوا۟ dan adalah mereka

And they used (to)
يَقُولُونَ mereka mengatakan

say,
أَئِذَا apakah apabila

"When
مِتْنَا kami telah mati

we die
وَكُنَّا dan kami adalah/menjadi

and become
تُرَابًا tanah

dust
وَعِظَٰمًا dan tulang-belulang

and bones,
أَءِنَّا apakah sesungguhnya kami

will we
لَمَبْعُوثُونَ sungguh akan dibangkitkan

surely be resurrected?

Tafsir

Alquran

Surah Al Waaqi’ah
56:47

Tafsir QS. Al Waaqi’ah (56) : 47. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat-ayat ini Allah ﷻ menjelaskan apa sebabnya mereka golongan kiri itu menerima siksa yang sedemikian pedihnya.
Dahulu, sewaktu mereka hidup di dunia semestinya mereka wajib beriman kepada Allah dengan menjalankan pelbagai amal saleh serta menjauhkan larangan Tuhannya, tetapi yang mereka jalankan adalah sebaliknya, yaitu:



a.

Mereka hidup bermewah-mewah.
b.

Mereka tidak berhenti-hentinya mengerjakan dosa besar.
c.

Mereka mengingkari adanya hari kebangkitan.

Tafsir QS. Al Waaqi’ah (56) : 47. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Dengan mengingkari kebangkitan, mereka berkata,
"Apakah, apabila kami mati dan sebagian badan kami menjadi tanah dan sebagian yang lainya menjadi tulang belulang, kami benar-benar akan dibangkitkan kembali?

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Mereka selalu mengatakan pengingkaran terhadap kebangkitan.
Mereka berkata,
"Apabila kami mati kemudian menjadi tanah dan tulang belulang, apakah benar-benar akan dibangkitkan kembali?"
Ini adalah pernyataan yang membuktikan jauhnya keyakinan mereka terhadap urusan kebangkitan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan mereka selalu mengatakan,
"Apabila kami mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kami benar-benar akan dibangkitkan?) kedua huruf Hamzah pada dua tempat dapat dibaca Tahqiq dan dapat pula dibaca Tas-hil.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Mereka mengatakan demikian dengan nada mendustakan dan menganggap mustahil kejadian hari berbangkit.
Maka dijawab oleh Allah subhanahu wa ta’ala melalui firman selanjutnya:

Katakanlah,
"Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang terkemudian benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal.

(QS. Al-Waqi’ah [56]: 49-50)

Artinya, beritakanlah kepada mereka—hai Muhammad— bahwa orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang terkemudian dari Bani Adam kelak akan dikumpulkan di Padang Mahsyar pada hari kiamat nanti;
tiada seorang pun dari mereka yang ketinggalan.
Sebagaimana yang disebutkan dalam firman-Nya:

Hari kiamat itu adalah suatu hari yang semua manusia dikumpulkan untuk (menghadapi)nya, dan hari itu adalah suatwhari yang disaksikan (oleh segala makhluk).
Dan Kami dadulah mengundur­kannya, melainkan sampai waktu yang tertentu.
Di kala datang hari itu, tidak ada seorang pun yang berbicara, melainkan dengan seizin­nya;
maka di antara mereka ada yang celaka dan ada yang berbahagia.

(QS. Hud [11]: 103-105)

Karena itulah dalam surat ini disebutkan:

benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal.
(QS. Al-Waqi’ah [56]: 50)

Yakni telah ditetapkan waktunya, tidak dapat dimajukan dan tidak dapat pula diundurkan, juga tidak dapat ditambahi serta tidak dapat dikurangi.

Unsur Pokok Surah Al Waaqi’ah (الواقعة)

Surat Al Waaqi’ah terdiri atas 96 ayat, termasuk golongan-golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Thaa Haa.

Dinamai "Al Waaqi’ah" (Harl kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi’ah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Huru hara di waktu terjadinya hari kiamat.
▪ Manusia di waktu berhisab terbagi atas tiga golongan, yaitu golongan yang bersegera menjalankan kebaikan, golongan kanan dan golongan yang celaka serta balasan yang diperoleh oleh masing-masing golongan.
▪ Bantahan Allah terhadap keingkaran orang yang mengingkari adanya Tuhan, hari berbangkit, dan adanya hisab.
Alquran berasal dari Lauh Mahfuuzh.

Lain-lain:

▪ Gambaran tentang surga dan neraka

Audio

QS. Al-Waaqi'ah (56) : 1-96 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 96 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Waaqi'ah (56) : 1-96 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 96

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Waaqi'ah ayat 47 - Gambar 1 Surah Al Waaqi'ah ayat 47 - Gambar 2
Statistik QS. 56:47
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Al Waaqi’ah.

Surah Al-Waqi’ah (Arab: الواقعه, “Hari Kiamat”) adalah surah ke-56 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 96 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamai dengan Al Waaqi’ah (Hari Kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi’ah yang terdapat pada ayat pertama.

Nomor Surah56
Nama SurahAl Waaqi’ah
Arabالواقعة
ArtiHari Kiamat
Nama lainIdza waqa’at
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu46
JuzJuz 27
Jumlah ruku’3 ruku’
Jumlah ayat96
Jumlah kata370
Jumlah huruf1756
Surah sebelumnyaSurah Ar-Rahman
Surah selanjutnyaSurah Al-Hadid
Sending
User Review
4.3 (21 votes)
Tags:

56:47, 56 47, 56-47, Surah Al Waaqi'ah 47, Tafsir surat AlWaaqiah 47, Quran Al Waqiah 47, AlWaqiah 47, Al-Waqi'ah 47, Surah Al Waqiah ayat 47

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. An Nuur (Cahaya) – surah 24 ayat 42 [QS. 24:42]

42. Itulah contoh kecil dari kekuasaan dan kepemilikan Allah. Dan sesungguhnya hanya milik Allah-lah kerajaan langit dan bumi; Dia yang menciptakan, memiliki, dan mengaturnya. Dengan demikian, Allah a … 24:42, 24 42, 24-42, Surah An Nuur 42, Tafsir surat AnNuur 42, Quran An Nur 42, An-Nur 42, Surah An Nur ayat 42

QS. Al Israa (Perjalanan Malam) – surah 17 ayat 100 [QS. 17:100]

Ayat ini merupakan lanjutan dari jawaban terhadap tuntutan kaum musyrik. Katakanlah wahai Nabi Muhammad, “Sekiranya kamu menguasai perbendaharaan rahmat Tuhanku, berupa harta benda atau apa saja yang … 17:100, 17 100, 17-100, Surah Al Israa 100, Tafsir surat AlIsraa 100, Quran Al Isra 100, Al-Isra’ 100, Surah Al Isra ayat 100

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Orang yang menceritakan hadits disebut ...

Benar! Kurang tepat!

Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hadis Mu’allaq adalah bila sanad sebuah hadits terputus pada penutur 5 hingga penutur 1, alias tidak ada sanadnya.
Contoh:

'Seorang pencatat hadis mengatakan, telah sampai kepadaku bahwa Rasulullah mengatakan....'

tanpa ia menjelaskan sanad antara dirinya hingga Rasulullah.

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #8
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #8 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #8 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #18

Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah….. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah SWT tidak akan meninggalkan Allah

Pendidikan Agama Islam #5

Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … seperti yang kamu inginkan kebenaran aku yang paling benar bahwa kita hidup di

Instagram