QS. Al Waaqi’ah (Hari Kiamat) – surah 56 ayat 4 [QS. 56:4]

اِذَا رُجَّتِ الۡاَرۡضُ رَجًّا ۙ
Idzaa rujjatil ardhu rajjan;

apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya,
―QS. 56:4
Topik ▪ Hari Kiamat ▪ Kedahsyatan hari kiamat ▪ Perumpamaan nafkah dan amal kebaikan
56:4, 56 4, 56-4, Al Waaqi’ah 4, AlWaaqiah 4, Al Waqiah 4, AlWaqiah 4, Al-Waqi’ah 4

Tafsir surah Al Waaqi'ah (56) ayat 4

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Waaqi’ah (56) : 4. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menjelaskan bahwa pada hari Kiamat akan timbul gempa bumi yang sangat dahsyat dengan guncangan-guncangan yang hebat di segenap pelosok bumi, menghancurkan benteng-benteng dan gunung-gunung, merobohkan rumah-rumah dan bangunanbangunan, serta apa saja yang terdapat di permukaan bumi.
Dalam ayat lain, Allah berfirman:

Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat.
(Az Zalzalah: 1)

Dan firman-Nya:

Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu; sungguh, guncangan (hari) Kiamat itu adalah suatu (kejadian) yang sangat besar.
(Q.S. Al-Hajj [22]: 1).

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Ayat ini menjelaskan betapa dahsatnya bencana yang menimpa alam ini pada hari kiamat.
Di antaranya adalah bencana alam yang berdampak pada bumi dan lapisan-lapisannya.
Bumi yang kita huni ini pada hakikatnya tidak tetap dan seimbang.
Bumi terdiri atas lapisan-lapisan batu yang bertumpuk-tumpuk dan tidak teratur.
Terkadang lapisannya tidak sama dengan sebelahnya sehingga membentuk apa yang disebut dengan rongga geologi di banyak tempat.
Rongga-rongga inilah yang sejak dahulu, bahkan sampai sekarang, menjadi pusat terjadinya gempa berskala besar.
Itu dimungkinkan karena rongga-rongga itu berada di bawah pengaruh daya tarik-menarik yang sangat kuat yang terjadi saat lapisan-lapisan tanah itu terbelah.
Maka, apabila kekuatan ini tidak seimbang akibat pengaruh faktor-faktor eksternal lainnya, akan terjadi hentakan yang sangat kuat mengakibatkan goncangan bumi yang dapat menghancurkan permukaan bumi terdekat dari pusat gempa.
Penafsiran ayat ini melalui pendekatan sains tidak jauh dari sudut pandang agama.
Sebab, mungkin saja Allah menciptakan hukum alam yang demikian banyak dan beragam itu meyatu pada suatu hukum yang tidak pernah kita ketahui sebelumnya.
Dengan begitu, reaksinya yang dahsyat akan merupakan penyebab langsung bagi hancurnya dunia.
Dari situ, penafsiran ayat ini dengan menggunakan pendekatan ilmu pengetahuan berjalan seirama dengan ayat-ayat yang mengingatkan betapa besarnya bencana yang akan terjadi itu.
Semuanya akan terjadi bila Allah berkehendak memusnahkan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Apabila bumi diguncangkan dengan se dahsyat-dahsyatnya) yakni bilamana bumi mengalami gempa yang amat dahsyat.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

apabila bumi diguncangkan sedahsyat-dahsyatnya.
(Q.S. Al-Waqi’ah [56]: 4)

Yakni berguncang dengan guncangan yang dahsyat yang menimbulkan gempa dahsyat melanda seluruh kawasan bumi.

Karena itulah maka Ibnu Abbas, Mujahid, Qatadah, dan lain-lainnya yang bukan hanya seorang mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: apabila bumi diguncangkan sedahsyat-dahsyatnya.
(Q.S. Al-Waqi’ah [56]: 4), Maksudnya, diguncangkan dengan gempa yang sangat dahsyat.

Ar-Rabi’ ibnu Anas mengatakan bahwa gempa itu mengguncangkan semua yang ada pada bumi sebagaimana ayakan mengguncangkan barang yang diayaknya.

Hal ini semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

Apabila bumi diguncangkan dengan guncangannya (yang dahsyat).
(Q.S. Az-Zalzalah [99]: 1)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu, sesungguhnya keguncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar.
(Q.S. Al-Hajj [22]: 1)


Informasi Surah Al Waaqi'ah (الواقعة)
Surat Al Waaqi’ah terdiri atas 96 ayat, termasuk golongan-golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Thaa Haa.

Dinamai “Al Waaqi’ah” (Harl kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi’ah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

Huru hara di waktu terjadinya hari kiamat
manusia di waktu berhisab terbagi atas tiga golongan, yaitu golongan yang bersegera menjalankan kebaikan, golongan kanan dan golongan yang celaka serta balasan yang diperoleh oleh masing-masing golongan
bantahan Allah terhadap keingkaran orang yang mengingkari adanya Tuhan, hari berbangkit, dan adanya hisab
Al Qur’an berasal dari Lauh Mahfuuzh.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Lain-lain:

Gambaran tentang surga dan neraka

Ayat-ayat dalam Surah Al Waaqi'ah (96 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Waaqi'ah (56) ayat 4 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Waaqi'ah (56) ayat 4 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Waaqi'ah (56) ayat 4 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Waqiah (56) ayat (1-96) - Nong Niken (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Waaqi'ah - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 96 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 56:4
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Waaqi'ah.

Surah Al-Waqi'ah (Arab: الواقعه, "Hari Kiamat") adalah surah ke-56 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 96 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamai dengan Al Waaqi'ah (Hari Kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi'ah yang terdapat pada ayat pertama.

Nomor Surah 56
Nama Surah Al Waaqi'ah
Arab الواقعة
Arti Hari Kiamat
Nama lain Idza waqa'at
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 46
Juz Juz 27
Jumlah ruku' 3 ruku'
Jumlah ayat 96
Jumlah kata 370
Jumlah huruf 1756
Surah sebelumnya Surah Ar-Rahman
Surah selanjutnya Surah Al-Hadid
4.6
Ratingmu: 4.8 (20 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/56-4









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta