Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Waaqi’ah (Hari Kiamat) – surah 56 ayat 36 [QS. 56:36]

فَجَعَلۡنٰہُنَّ اَبۡکَارًا
Faja’alnaahunna abkaaran;
lalu Kami jadikan mereka perawan-perawan,
―QS. Al Waaqi’ah [56]: 36

And made them virgins,
― Chapter 56. Surah Al Waaqi’ah [verse 36]

فَجَعَلْنَٰهُنَّ maka Kami jadikan mereka

And We have made them
أَبْكَارًا gadis-gadis perawan

virgins,

Tafsir

Alquran

Surah Al Waaqi’ah
56:36

Tafsir QS. Al Waaqi’ah (56) : 36. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat-ayat ini, lebih diperinci kesenangan dan kegembiraan yang dinikmati oleh para penghuni surga tersebut ialah bahwa mereka akan duduk di atas kasur tebal berlapis-lapis, empuk dan halus yang isinya terbuat dari sutra, di atas ranjang kencana yang bertahtakan emas dan permata, dengan diciptakan pasangannya ialah bidadari-bidadari yang cantik jelita dan suci tak pernah haid dan hamil selama-lamanya, yang selalu dalam keadaan perawan sepanjang masa;
bidadari-bidadari yang cantik jelita dan lemah gemulai itu berpakaian serba sutra yang halus dan sangat menarik, dengan hiasan gelang, kalung, dan anting-anting yang menambah kecantikannya yang asli, ditambah lagi dengan semerbak harum wanginya yang sangat menggiurkan.

Tafsir QS. Al Waaqi’ah (56) : 36. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sesungguhnya Kami yang memulai penciptaan bidadari dalam bentuk gadis-gadis perawan.
Bidadari tersebut sangat dicintai oleh pasangan-pasangan mereka.


Masing-masing dengan umur yang berdekatan.
Mereka itu disediakan untuk golongan kanan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sesungguhnya Kami menciptakan bidadari-bidadari surga secara langsung, penciptaan sempurna yang tidak akan fana, tidak seperti penciptaan di dunia.
Kami menjadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya.


Kami menciptakan mereka untuk golongan kanan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan) yakni perawan semuanya, setiap kali suami-suami mereka menggaulinya, para suami itu menjumpai mereka dalam keadaan perawan kembali, dan tidak ada rasa sakit dikala menggaulinya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Tafsir ayat ini tidak diterangkan secara terpisah pada kitab aslinya.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Waaqi’ah (56) Ayat 36

ABKARA
أَبْكَارً

Lafaz ini berbentuk jamak, mufradnya adalah bikr, artinya "perawan" bentuk masdar atau kata asalnya adalah bikarah, artinya "keperawanan" Seorang gadis dinamakan bikr karena keadaannya adalah sebagaimana pada awal penciptaannya.
Bikr juga bermakna "permulaan setiap sesuatu atau setiap perbuatan yang belum pernah dibuat sebelumnya.
Ia juga bermakna seekor sapi betina atau seorang wanita yang belum mengandung.
Demikian pula kata bikr berarti seorang wanita yang melahirkan anak pertama baik itu anak lelaki maupun perempuan, dan juga berarti anak pertama dari seekor unta.
Apabila lafaz bikr dikaitkan dengan pukulan, atau dikatakan darbah al-bikr, maknanya ialah pukulan yang mematikan.

Kata ini dalam bentuk jamak (abkara) disebut dua kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah :
-Al Waaqi’ah (56), ayat 36;
At Tahrim (66), ayat 5.
Dalam bentuk mufrad (bikr) disebut sekali yaitu dalam surah Al Baqarah, ayat 68.
Ad Dahhak meriwayatkan makna abkara dalam surah Al Waaqi’ah adalah "perawan" Ummu Salamah, salah seorang isteri nabi pernah bertanya makna kata abkar dalam surah Al Waaqi’ah itu kepada Rasulullah.
Beliau berkata,
"Mereka adalah para wanita yang dimatikan di dunia dalam keadaan lemah (tua), kotor dan beruban rambutnya, lalu Allah menciptakan mereka semula menjadi perawan atau gadis setelah mereka dewasa dan tua""

Sedangkan dalam surah At Tahrim, berdasarkan riwayat At Tabrani dan Ibn Mardawih dari Buraidah, Allah berjanji mengawinkan nabi dalam surah ini.
Yang dimaksudkan dengan ath thaib adalah Asiyah wanita Fir’aun dan al bikr adalah Maryam binti Imran.

Imam At Tabari berpendapat, makna kata bikr (dalam bentuk mufrad) yang terdapat dalam surah Al Baqarah adalah sapi yang berukuran seddang dan tidak terlalu kecil yang belum melahirkan.

Kesimpulannya, makna abkaaraa ialah wanita-wanita yang masih perawan, gadis suci lagi bersih, sebagaimana kesucian Maryam binti Imran yang belum disentuh oleh lelaki manapun, walaupun dia melahirkan Nabi ‘Isa.
a.s.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal: 13-14

Unsur Pokok Surah Al Waaqi’ah (الواقعة)

Surat Al Waaqi’ah terdiri atas 96 ayat, termasuk golongan-golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Thaa Haa.

Dinamai "Al Waaqi’ah" (Harl kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi’ah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Huru hara di waktu terjadinya hari kiamat.
▪ Manusia di waktu berhisab terbagi atas tiga golongan, yaitu golongan yang bersegera menjalankan kebaikan, golongan kanan dan golongan yang celaka serta balasan yang diperoleh oleh masing-masing golongan.
▪ Bantahan Allah terhadap keingkaran orang yang mengingkari adanya Tuhan, hari berbangkit, dan adanya hisab.
Alquran berasal dari Lauh Mahfuuzh.

Lain-lain:

▪ Gambaran tentang surga dan neraka

Audio

QS. Al-Waaqi'ah (56) : 1-96 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 96 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Waaqi'ah (56) : 1-96 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 96

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Waaqi'ah ayat 36 - Gambar 1 Surah Al Waaqi'ah ayat 36 - Gambar 2
Statistik QS. 56:36
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Waaqi’ah.

Surah Al-Waqi’ah (Arab: الواقعه, “Hari Kiamat”) adalah surah ke-56 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 96 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamai dengan Al Waaqi’ah (Hari Kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi’ah yang terdapat pada ayat pertama.

Nomor Surah56
Nama SurahAl Waaqi’ah
Arabالواقعة
ArtiHari Kiamat
Nama lainIdza waqa’at
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu46
JuzJuz 27
Jumlah ruku’3 ruku’
Jumlah ayat96
Jumlah kata370
Jumlah huruf1756
Surah sebelumnyaSurah Ar-Rahman
Surah selanjutnyaSurah Al-Hadid
Sending
User Review
4.8 (10 votes)
Tags:

56:36, 56 36, 56-36, Surah Al Waaqi'ah 36, Tafsir surat AlWaaqiah 36, Quran Al Waqiah 36, AlWaqiah 36, Al-Waqi'ah 36, Surah Al Waqiah ayat 36

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Haaqqah (Hari kiamat) – surah 69 ayat 8 [QS. 69:8]

6-8. sedangkan kaum ‘Ad, mereka telah dibinasakan dengan angin topan yang sangat dingin dan memiliki daya rusak yang sangat kuat. Allah menimpakan angin itu sebagai bentuk siksa kepada mereka dengan k … 69:8, 69 8, 69-8, Surah Al Haaqqah 8, Tafsir surat AlHaaqqah 8, Quran Al Haqqah 8, AlHaqqah 8, Al-Haqqah 8, Surah Al Haqah ayat 8

QS. Ad Dukhaan (Kabut) – surah 44 ayat 24 [QS. 44:24]

23-24. Allah menyambut permohonan Nabi Musa dengan berfirman kepadanya, “Karena itu berjalanlah pada malam hari dengan hamba-hamba-Ku, sesungguhnya kamu, wahai Musa dan pengikut-pengikutmu, akan di ik … 44:24, 44 24, 44-24, Surah Ad Dukhaan 24, Tafsir surat AdDukhaan 24, Quran AdDukhan 24, Ad Dukhan 24, Ad-Dukhan 24, Surah Ad Dukhan ayat 24

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang tersebut?

Benar! Kurang tepat!

Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan ...

Benar! Kurang tepat!

Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
أَفْضَلُ الْجِهَادِ أَنْ يُجَاهَدَ الرَّجُلُ نَفْسَهَ وَ هَوَاهُ

(Jihad yang paling utama adalah seseorang berjihad [berjuang] melawan dirinya dan hawa nafsunya),
Hadits ini derajatnya shahih. Diriwayatkan oleh Ibnu An-Najjar dari Abu Dzarr Radhiyallahu anhu. Juga diriwayatkan oleh Abu Nu'aim dan Ad-Dailami. Hadits ini juga dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Shahih Al-Jami'ush-Shaghîr, no 1099, dan beliau menjelaskannya secara rinci dalam Silsilah Ash-Shâhihah, no. 1496.

Dalam Islam, teladan yang baik disebut juga dengan istilah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #14
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #14 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #14 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #11

Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka

Pendidikan Agama Islam #9

Era ketidaktahuan juga disebut zaman … jahiliyah madaniyah abu jahal makiyah sanawiyah Benar! Kurang tepat! Pengertian ijtihad menurut istilah adalah

Pendidikan Agama Islam #4

Fungsi pakaian adalah … sebagai penutup aurat tingkatkan gensi untuk munjukkan model terbaru menghindari tubuh agar tidak kotor agar tidak

Instagram