Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Waaqi’ah (Hari Kiamat) – surah 56 ayat 32 [QS. 56:32]

وَّ فَاکِہَۃٍ کَثِیۡرَۃٍ
Wafaakihatin katsiiratin;
dan buah-buahan yang banyak,
―QS. Al Waaqi’ah [56]: 32

And fruit, abundant (and varied),
― Chapter 56. Surah Al Waaqi’ah [verse 32]

وَفَٰكِهَةٍ dan buah-buahan

And fruit
كَثِيرَةٍ yang banyak

abundant,

Tafsir

Alquran

Surah Al Waaqi’ah
56:32

Tafsir QS. Al Waaqi’ah (56) : 32. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini, secara terperinci diterangkan bahwa mereka golongan kanan, yang menerima catatan amalnya dengan tangan kanannya adalah penghuni surga yang akan bersenangsenang dan bergembira dalam taman surga yang di antara pohonpohonnya terdapat pohon bidara yang tidak berduri dan pohon pisang yang bersusun-susun buahnya.
Mereka bersuka-ria di bawah naungan berbagai macam pohon yang rindang, di mana tercurah air yang mengalir dan pohon-pohon yang lain dengan buahnya yang lezat serta berbuah sepanjang masa tanpa mengenal musim, dengan kelezatan cita rasanya dan pohon-pohon bunga yang wangi lagi semerbak harum baunya yang dapat menikmatinya kapan dan di mana pun mereka berada, tanpa ada yang melarang akan apa yang dikehendakinya.

Tafsir QS. Al Waaqi’ah (56) : 32. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Mereka berada di antara pohon bidara yang tidak berduri dan pohon pisang yang bersusun-susun buahnya, naungan yang terbentang luas, air yang dituangkan ke bejana sesuka mereka, buah-buahan yang banyak macam dan jenisnya yang tidak terputus-putus setiap masa dan tidak terlarang bagi yang menghendakinya dan kasur yang tebal dan empuk.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Dan golongan kanan (alangkah mulianya kedudukan golongan kanan itu).
Mereka berada dalam pohon bidara yang tak berduri, pohon pisang yang yang berrsusun buahnya, naungan yang terbentang luas, air mengalir tercurah tiada henti, buah-buahan yang banyak, tidak akan habis dan berhenti berbuah, tidak terlarang mengambilnya, dan kasur-kasur tebal lagi empuk.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan buah-buahan yang banyak).

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan buah-buahan yang banyak.
Yang tidak berhenti (buahnya) dan tidak terlarang mengambilnya.
(QS. Al-Waqi’ah:
32-33)

Yakni pada mereka terdapat buah-buahan yang banyak lagi beraneka ragam warnanya yang termasuk di antara apa yang belum pernah dilihat oleh mata, belum pernah terdengar oleh telinga, dan belum pernah terdetik dalam hati seorang manusia pun.


Dalam ayat lain disebutkan sebagai berikut, menggambarkan keadaan mereka dan buah-buahan yang mereka makan:

Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu.
mereka mengatakan,
"Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu."
Mereka diberi buah-buahan yang serupa.
(QS. Al-Baqarah [2]: 25)

Yaitu bentuk dan rupanya satu sama lainnya sama, tetapi rasanya berbeda-beda.


Di dalam kitab Sahihain ada hadis yang menceritakan tentang Sidratul Muntaha, yang antara lain disebutkan bahwa ternyata dedaunan­nya sebesar-besar telinga gajah, dan buahnya seperti gentong buatan negeri Hajar.


Di dalam kitab Sahihain telah disebutkan pula melalui hadis Malik, dari Zaid, dari Ata ibnu Yasar, dari Ibnu Abbas yang mengatakan bahwa matahari mengalami gerhana, lalu Rasulullah ﷺ melakukan salat gerhana dan orang-orang bermakmum kepadanya.
Kemudian disebutkan perihal salat Rasulullah ﷺ, antara lain mereka bertanya, ”Wahai Rasulullah, kami melihat engkau mengambil sesuatu di tempat salatmu ini, kemudian kami melihat engkau mundur."
Rasulullah ﷺ menjawab:

Sesungguhnya aku melihat surga, maka aku berusaha untuk memetik setangkai buah anggur darinya.
Seandainya aku dapat mengambilnya, niscaya kalian dapat memakannya selama dunia ini masih berputar.

Al-Hafiz Abu Ya’la mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Khaisamah, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnu Ja’far, telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami Abu Uqail, dari Jabir yang mengatakan bahwa ketika kami sedang melakukan salat Lohor, tiba-tiba Rasulullah ﷺ maju, maka kami pun ikut maju bersamanya.
Kemudian beliau seakan-akan meraih sesuatu yang hendak dipetiknya, tetapi beliau mundur kembali.
Setelah salat selesai.
Ubay ibnu Ka’b bertanya kepadanya,
"Wahai Rasulullah, di hari ini engkau melakukan dalam salatmu suatu perbuatan yang tidak pernah engkau kerjakan sebelumnya."
Maka Rasulullah ﷺ menjawab:
Sesungguhnya ditampakkan kepadaku surga dan semua perhiasan dan keindahannya, maka aku bermaksud memetik setangkai buah anggur darinya untuk kalian, tetapi ternyata ada penghalang antara aku dan buah anggur itu.
Sekiranya aku dapat mendatangkannya kepada kalian, tentulah dapat memakannya semua orang yang ada di antara langit dan bumi, sedangkan setangkai buah anggur surga itu tidak berkurang sedikit pun.

Imam Muslim telah meriwayatkan hal yang semisal melalui hadis Abuz Zubairdan Jabir.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ali ibnu Bahr, telah menceritakan kepada kami Hisyam ibnu Yusuf, telah menceritakan kepada kami Ma’mar, dari Abu Yahya ibnu Abu Kasir, dari Amir ibnu Zaid Al-Bakkali, bahwa ia mendengar Atabah ibnu Abdus Salma mengatakan bahwa pernah seorang Badui datang kepada Rasulullah ﷺ dan menanyakan kepada beliau tentang telaga dan gambaran tentang surga, dan orang Badui itu bertanya pula,
"Apakah di dalam surga terdapat buah-buahan?"
Rasulullah ﷺ menjawab,
"Ya, dan di dalam surga terdapat sebuah pohon yang diberi nama tuba."
Lalu Rasulullah ﷺ menyebutkan sesuatu yang tidak dimengerti oleh lelaki Badui itu, maka ia bertanya,
"Manakah di antara pepohonan tanah kami yang serupa dengannya?"
Rasulullah ﷺ menjawab,
"Tiada suatu pohon negerimu yang mirip dengan pohon surga."
Nabi ﷺ balik bertanya,
"Sudah pernahkah kamu ke Nabi ﷺ bersabda,
"Pohon tuba itu mirip dengan sebuah pohon yang ada di Nabi ﷺ menjawab,
"Sama dengan jarak perjalanan yang ditempuh oleh burung gagak yang berbulu belang selama satu bulan penuh tanpa berhenti."
Lelaki Badui itu bertanya,
"Seberapakah besar batangnya?"
Nabi ﷺ menjawab,
"Sekiranya engkau larikan seekor unta jaz’ah milik kaummu untuk mengelilingi batang pohon itu.
niscaya masih belum dapat mengelilinginya sampai tenggorokannya terputus karena terlalu tua."
Lelaki Badui itu bertanya,
"Apakah di dalam surga terdapat pohon anggur?"
Nabi ﷺ menjawab,
"Ya."
Lelaki Badui bertanya,
"Seperti apakah besarnya buah anggur surga itu?"
Nabi ﷺ balik bertanya,
"Apakah ayahmu pernah menyembelih pejantan yang paling besar dari ternak kambingnya?"
Lelaki Badui menjawab,
"Ya."Nabi ﷺ bersabda,
"Lalu ia mengulitinya dan memberikan kulitnya kepada ibumu seraya berkata, ‘Buatlah timba air dari kulit ini untuk kita’."
Lelaki Badui itu mengerti apa yang dimaksud oleh Nabi ﷺ, lalu ia berkata memberi komentar,
"Bila sebesar itu, berarti satu biji buah anggur benar-benar dapat membuat aku kenyang berikut seluruh ahli baitku."
Nabi ﷺ bersabda,
"Benar, dan juga seluruh handai tolanmu."

Unsur Pokok Surah Al Waaqi’ah (الواقعة)

Surat Al Waaqi’ah terdiri atas 96 ayat, termasuk golongan-golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Thaa Haa.

Dinamai "Al Waaqi’ah" (Harl kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi’ah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Huru hara di waktu terjadinya hari kiamat.
▪ Manusia di waktu berhisab terbagi atas tiga golongan, yaitu golongan yang bersegera menjalankan kebaikan, golongan kanan dan golongan yang celaka serta balasan yang diperoleh oleh masing-masing golongan.
▪ Bantahan Allah terhadap keingkaran orang yang mengingkari adanya Tuhan, hari berbangkit, dan adanya hisab.
Alquran berasal dari Lauh Mahfuuzh.

Lain-lain:

▪ Gambaran tentang surga dan neraka

Audio

QS. Al-Waaqi'ah (56) : 1-96 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 96 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Waaqi'ah (56) : 1-96 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 96

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Waaqi'ah ayat 32 - Gambar 1 Surah Al Waaqi'ah ayat 32 - Gambar 2
Statistik QS. 56:32
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al Waaqi’ah.

Surah Al-Waqi’ah (Arab: الواقعه, “Hari Kiamat”) adalah surah ke-56 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 96 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamai dengan Al Waaqi’ah (Hari Kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi’ah yang terdapat pada ayat pertama.

Nomor Surah56
Nama SurahAl Waaqi’ah
Arabالواقعة
ArtiHari Kiamat
Nama lainIdza waqa’at
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu46
JuzJuz 27
Jumlah ruku’3 ruku’
Jumlah ayat96
Jumlah kata370
Jumlah huruf1756
Surah sebelumnyaSurah Ar-Rahman
Surah selanjutnyaSurah Al-Hadid
Sending
User Review
4.4 (20 votes)
Tags:

56:32, 56 32, 56-32, Surah Al Waaqi'ah 32, Tafsir surat AlWaaqiah 32, Quran Al Waqiah 32, AlWaqiah 32, Al-Waqi'ah 32, Surah Al Waqiah ayat 32

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Balad (Negeri) – surah 90 ayat 20 [QS. 90:20]

20. Mereka berada dalam neraka yang ditutup rapat dari semua sisinya. Tidak ada jalan keluar bagi mereka dari neraka itu dan tidak pula mereka diberi kesempatan untuk sekadar beristirahat dari siksany … 90:20, 90 20, 90-20, Surah Al Balad 20, Tafsir surat AlBalad 20, Quran Al-Balad 20, Surah Al Balad ayat 20

QS. Al Maa’idah (Jamuan (hidangan makanan)) – surah 5 ayat 105 [QS. 5:105]

Dalam ayat ini ditegaskan agar orang-orang beriman memiliki keteguhan sikap dalam beragama. Wahai orang-orang yang beriman! Jagalah dirimu dari kebodohan dan pembangkangan dengan memperkuat ilmu dan a … 5:105, 5 105, 5-105, Surah Al Maa’idah 105, Tafsir surat AlMaaidah 105, Quran Al Maidah 105, AlMaidah 105, Al-Ma’idah 105, Surah Al Maidah ayat 105

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Dalam Surah Al-Baqarah ayat 2, Allah berfirman bahwa Alquran adalah pedoman untuk orang ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
ذٰلِکَ الۡکِتٰبُ لَا رَیۡبَ ۚۖۛ فِیۡہِ ۚۛ ہُدًی لِّلۡمُتَّقِیۡنَ

Kitab (Alquran) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang muttaqin (bertakwa),
--QS. 2:2

Alquran dimulai dengan surah Al Fatihah (pembukaan) dan berakhir dengan surah ...

Benar! Kurang tepat!

Alquran bertindak sebagai Hudan, yang artinya adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Alquran adalah panduan dan pedoman manusia bagi mereka yang beriman. Ini dikonfirmasikan oleh Allah dalam surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
ہٰذَا بَصَآئِرُ لِلنَّاسِ وَ ہُدًی وَّ رَحۡمَۃٌ لِّقَوۡمٍ یُّوۡقِنُوۡنَ

(Alquran) ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini.
--QS. 45:20

Sifat dasar hukum Alquran adalah keseimbangan dalam hal aspek material dan psikologis, yang disebut sebagai ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #6
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #6 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #6 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #6

Dalam Surah Al-Baqarah ayat 2, Allah berfirman bahwa Alquran adalah pedoman untuk orang … kafir mukhlisin mukminin muslim muttaqin Benar!

Kuis Agama Islam #31

Ilmu yang bermanfaat adalah … Ilmu yang bisa mendapatkan penghargaan dari orang lain. Ilmu yang menjadikan kaya. Ilmu yang diajarkan

Pendidikan Agama Islam #21

Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … riyadus shalihin lauh mahfudz lauh aswad

Instagram