Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Qiyaamah (Kiamat) – surah 75 ayat 35 [QS. 75:35]

ثُمَّ اَوۡلٰی لَکَ فَاَوۡلٰی
Tsumma aula laka fa-aul(a);
Sekali lagi, celakalah kamu (manusia)! Maka celakalah!
―QS. Al Qiyaamah [75]: 35

Then woe to you, and woe!
― Chapter 75. Surah Al Qiyaamah [verse 35]

ثُمَّ kemudian

Then
أَوْلَىٰ lebih utama/kecelakaan

woe
لَكَ bagimu

to you,
فَأَوْلَىٰٓ maka lebih utama/kecelakaan

and woe!

Tafsir

Alquran

Surah Al Qiyaamah
75:35

Tafsir QS. Al Qiyaamah (75) : 35. Oleh Kementrian Agama RI


Ancaman ini diulang sekali lagi untuk memperkuatnya,
"Kecelakaanlah bagi orang kafir dan kecelakaan baginya."
Diriwayatkan oleh ahli-ahli tafsir dari Qatadah bahwa pada suatu hari Rasulullah ﷺ memegang erat-erat lengan Abu Jahal sambil menghardik musuh Allah itu,
"Celaka engkau hai Abu Jahal, celaka engkau!"
Abu Jahal menjawab dengan sombong,
"Muhammad, engkau mengancamku?
Demi Allah, tak sanggup engkau berbuat sesuatu terhadapku, bahkan Tuhan yang engkau sembah juga tidak! Demi Allah, saya ini lebih perkasa dari segala orang yang berjalan antara bukit ini, dari segala penduduk Mekah.
"
Tetapi di hari pertempuran Badar, Allah membinasakan Abu Jahal dengan kematian yang buruk sekali.
Ketika berita tewasnya Abu Jahal disampaikan kepada Rasulullah, beliau bersabda,
"Sesungguhnya setiap umat itu ada Fir’aunnya (ada orang yang paling sombong), maka Fir’aun dari umat ini adalah Abu Jahal.
"


Sa’id bin Jubair bertanya kepada Ibnu ‘Abbas tentang perkataan
"aula laka fa aula"
ini, apakah sesuatu yang diucapkan Nabi ini berasal dari dirinya atau memang Allah yang menyuruhnya?
Ibnu ‘Abbas menjawab,
"Benar beliau yang mengucapkannya, kemudian Allah menurunkan wahyu sama dengan ucapan beliau itu."
Kutukan Allah ini berlaku bagi orang yang berwatak seperti Abu Jahal yang akan muncul pada setiap masa.

Tafsir QS. Al Qiyaamah (75) : 35. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Celaka, dan celakalah kamu, wahai pendusta! Lalu celaka, dan celakalah kamu selamanya!

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Orang kafir itu tidak mau beriman kepada Rasulullah dan kepada Alquran, tidak mau menunaikan kewajiban shalat kepada Allah, tetapi ia mendustakan Alquran dan berpaling dari iman.
Lalu ia pergi kepada keluarganya dengan berlaku sombong.


Kecelakaanlah bagimu kemudian kecelakaanlah bagimu dan kecelakaanlah bagimu kemudian kecelakaanlah bagimu.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Kemudian kecelakaanlah bagimu dan kecelakaanlah bagimu) mengukuhkan makna ayat di atas.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Kemudian disebutkan dalam firman berikutnya:

Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu, kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu.
(QS. Al-Qiyaamah [75]: 34-35)

Ini merupakan ancaman yang keras dari Allah subhanahu wa ta’ala, ditujukan kepada orang yang kafir kepada-Nya lagi angkuh dalam berjalan.
Dengan kata lain, sudah sepantasnya kamu berjalan demikian, karena kamu kafir kepada Tuhan yang telah menciptakanmu.
Ungkapan seperti ini mengandung nada cemoohan dan ancaman, sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Rasakanlah, sesungguhnya kamu orang yang perkasa lagi mulia.
(QS. Ad-Dukhaan [44]: 49)

(Dikatakan kepada orang-orang kafir),
"Makanlah dan bersenang-senanglah kamu (di dunia dalam waktu) yang pendek:
sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang berdosa."
(QS. Al-Mursalat [77]: 46)

Maka sembahlah olehmu (hai orang-orang musyrik) apa yang kamu kehendaki selain Dia.
(QS. Az-Zumar [39]: 15)

Dan firman-Nya yang lain:

Perbuatlah apa yang kamu kehendaki! (QS. Fushshilat [41]: 40)

Masih banyak lagi ayat lainnya yang semakna.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnu Sinan Al-Wasiti, telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman (yakni Ibnu Mahdi), dari Israil, dari Musa ibnu Abu Aisyah yang mengatakan bahwa ia pernah bertanya kepada Sa’id ibnu Jubair tentang makna firman-Nya:
Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu, kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir), dan kecelakaanlah bagimu.
(QS. Al-Qiyaamah [75]: 34-35)

Sa’id ibnu Jubair menjawab, bahwa hai ini dikatakan oleh Nabi ﷺ kepada Abu Jahal, kemudian turunlah ayat yang bersesuaian dengannya.


Abu Abdur Rahman An-Nasai mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ya’qub ibnu Ibrahim, telah menceritakan kepada kami Abun Nu’man, telah menceritakan kepada kami Abu Uwwanah, dan telah menceritakan kepada kami Abu Daud, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Sulaiman, telah menceritakan kepada kami Abu Uwwanah, dari Musa ibnu Abu Aisyah, dari Sa’id ibnu Jubair yang mengatakan bahwa ia pernah bertanya kepada Ibnu Abbas tentang firman-Nya:
Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu, kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir), dan kecelakaanlah bagimu.
(QS. Al-Qiyaamah [75]: 34-35)

Ibnu Abbas menjawab bahwa itu dikatakan oleh Rasulullah ﷺ kepada Abu Jahal, kemudian Allah subhanahu wa ta’ala menurunkan wahyu yang bersesuaian dengannya.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Hisyam ibnu Khaiid, telah menceritakan kepada kami Syu’aib, dari Ishaq, telah menceritakan kepada kami Sa’id, dari Qatadah sehubungan dengan makna firman-Nya:
Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu, kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir), dan kecelakaanlah bagimu.
(QS. Al-Qiyaamah [75]: 34-35)

Ini merupakan ancaman sesudah ancaman lainnya.


Menurut suatu riwayat, Nabi ﷺ memegang kerah baju musuh Allah (yaitu Abu Jahal), kemudian berkata kepadanya:
Kecelakaanlah bagimu dan kecelakaanlah bagimu, kemudian kecelakaanlah bagimu dan kecelakaanlah bagimu.
Maka musuh Allah alias Abu Jahal menjawab,
"Apakah engkau mengancamku, hai Muhammad?
Demi Tuhan, kamu tidak akan mampu dan begitu pula Tuhanmu untuk berbuat sesuatu pun terhadap diriku, karena sesungguhnya aku benar-benar orang yang paling perkasa yang menghuni lembah di antara kedua bukit ini."

Unsur Pokok Surah Al Qiyaamah (القيامة)

Surat Al Qiyaamah terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-Qari‘ah.

Dinamai "Al Qiyaamah" (hari kiamat) diambil dari perkataan "Al Qiyaamah" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Kepastian terjadinya hari kiamat dan huru-hara yang terjadi padanya.
▪ Jaminan Allah terhadap ayat-ayat Alquran dalam dada Nabi sehingga Nabi tidak lupa tentang urutan arti dan pembacaannya.
▪ Celaan Allah kepada orang-orang musyrik yang lebih mencintai dunia dan meninggalkan akhirat.
▪ Keadaan manusia di waktu sakaratul maut.

Ayat-ayat dalam Surah Al Qiyaamah (40 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40

Lihat surah lainnya

Audio

QS. Al-Qiyaamah (75) : 1-40 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 40 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Qiyaamah (75) : 1-40 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 40

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Qiyaamah ayat 35 - Gambar 1 Surah Al Qiyaamah ayat 35 - Gambar 2
Statistik QS. 75:35
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Al Qiyaamah.

Surah Al-Qiyamah (Arab: القيمة , “Hari Kiamat”) adalah surah ke-75 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-Qari’ah.
Kata Al-Qiyamah (hari kiamat) diambil dari perkataan Al-Qiyamah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah75
Nama SurahAl Qiyaamah
Arabالقيامة
ArtiKiamat
Nama lainLa uqsimu bi yaumil qiyamah
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu31
JuzJuz 29
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat40
Jumlah kata144
Jumlah huruf676
Surah sebelumnyaSurah Al-Muddassir
Surah selanjutnyaSurah Al-Insan
Sending
User Review
4.3 (21 votes)
Tags:

75:35, 75 35, 75-35, Surah Al Qiyaamah 35, Tafsir surat AlQiyaamah 35, Quran Al Qiyamah 35, Al-Qiyamah 35, Surah Al Qiyamah ayat 35

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Ayat Lainnya

QS. Al Baqarah (Sapi Betina) – surah 2 ayat 121 [QS. 2:121]

Orang-orang Yahudi dan Nasrani yang telah Kami beri Kitab Suci, yakni Taurat dan Injil, mere ka membacanya dan mengikuti ajarannya sebagaimana mestinya. Mereka tidak melakukan perubahan apa pun terhad … 2:121, 2 121, 2-121, Surah Al Baqarah 121, Tafsir surat AlBaqarah 121, Quran Al-Baqarah 121, Surah Al Baqarah ayat 121

QS. Al Anbiyaa (Nabi-Nabi) – surah 21 ayat 69 [QS. 21:69]

69. Orang-orang kafir di Kota Ur dan Kaldea melemparkan Ibrahim ke dalam api yang menyala, namun Allah hendak meyelamatkan Ibrahim dengan mengubah sifat api. Kami, berfirman kepada api, “Wahai api! Ja … 21:69, 21 69, 21-69, Surah Al Anbiyaa 69, Tafsir surat AlAnbiyaa 69, Quran Al-Anbya 69, Al Anbiya 69, Alanbiya 69, Al-Anbiya’ 69, Surah Al Anbiya ayat 69

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hadis Mu’allaq adalah bila sanad sebuah hadits terputus pada penutur 5 hingga penutur 1, alias tidak ada sanadnya.
Contoh:

'Seorang pencatat hadis mengatakan, telah sampai kepadaku bahwa Rasulullah mengatakan....'

tanpa ia menjelaskan sanad antara dirinya hingga Rasulullah.

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Orang yang menceritakan hadits disebut ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #8
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #8 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #8 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #22

Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah … bersikap sabar menyadari dan menerima keadaan bersikap santai

Pendidikan Agama Islam #25

أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti … berbukalah binasalah bukankah baiklah biarlah Benar! Kurang tepat! Penjelasan:أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ a lam

Instagram