QS. Al Qiyaamah (Kiamat) – surah 75 ayat 3 [QS. 75:3]

اَیَحۡسَبُ الۡاِنۡسَانُ اَلَّنۡ نَّجۡمَعَ عِظَامَہٗ ؕ
Ayahsabu-insaanu allan najma’a ‘izhaamah(u);

Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya?
―QS. 75:3
Topik ▪ Hari Kebangkitan ▪ Manusia dibangkitkan dari kubur ▪ Ayat yang berhubungan dengan Akhnas bin Syariq al Thaqofi
75:3, 75 3, 75-3, Al Qiyaamah 3, AlQiyaamah 3, Al Qiyamah 3, Al-Qiyamah 3

Tafsir surah Al Qiyaamah (75) ayat 3

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Qiyaamah (75) : 3. Oleh Kementrian Agama RI

Apakah manusia mengira bahwa Allah tidak akan mengumpulkan kembali tulang-belulangnya?
Apakah manusia mengira bahwa tulangnya yang telah hancur di dalam kubur, setelah berserakan di tempat yang terpisah-pisah tidak dapat dikumpulkan Allah kembali?
Ayat yang diungkapkan dengan nada pertanyaan ini mengandung makna agar manusia memikirkan persoalan mati dan adanya hari kebangkitan itu secara serius.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Aku bersumpah dan Kutegaskan sumpah-Ku ini demi kebenaran hari kiamat.
Aku bersumpah dan Kutegaskan sumpah-Ku ini demi jiwa yang mencela pemiliknya akibat melakukan dosa dan kesalahan, bahwa kalian akan dibangkitkan setelah tulang belulang kalian dikumpulkan.
Apakah manusia mengira–setelah ia Kami ciptakan dari ketiadaan–bahwa Kami tidak dapat mengumpulkan kembali tulang belulangnya yang hancur berserakan?

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Apakah manusia mengira) yakni, orang kafir (bahwa Kami tidak akan mengumpulkan kembali tulang belulangnya) untuk dibangkitkan menjadi hidup kembali.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya?
(Q.S. Al-Qiyaamah [75]: 3)

Yaitu di hari kiamat nanti, apakah dia mengira bahwa Kami tidak mampu mengembalikan tulang belulangnya, lalu menghimpunkannya kembali dari tempat-tempatnya yang berserakan.

Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.
(Q.S. Al-Qiyaamah [75]: 4)

Sa’id ibnu Jubair dan AL-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa makna yang dimaksud ialah kuku atau teracaknya.
Hal yang sama telah dikatakan oleh Mujahid, Ikrimah, Al-Hasan, Qatadah, Ad-Dahhak, dan Ibnu Jarir.

Ibnu Jarir mengemukakan alasannya, bahwa sesungguhnya jika Allah menghendaki, bisa saja Dia melakukan hal itu di dunia ini.
Makna lahiriah ayat menunjukkan bahwa firman-Nya: Kami kuasa.
(Q.S. Al-Qiyaamah [75]: 4) merupakan kata keterangan keadaan dari firman-Nya “Najma’a.” Makna yang dimaksud ialah apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan kembali tulang belulangnya?
Bukan demikian, sebenarnya Kami akan mengumpulkannya kembali, dan Kami mampu untuk menyusun kembali jari jemarinya.
Yakni Kekuasaan Kami mampu untuk menghimpunkannya, dan seandainya Kami kehendaki, niscaya Kami membangkitkannya dengan lebih sempurna dari sebelumnya, maka Kami menjadikan jari jemarinya dalam keadaan rata alias sama panjangnya.
Demikianlah pengertian dari pendapat Ibnu Qutaibah dan Az-Zujaj.


Informasi Surah Al Qiyaamah (القيامة)
Surat Al Qiyaamah terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Qaari’ah.

Dinamai “Al Qiyaamah” (hari kiamat) diambil dari perkataan “Al Qiyaamah” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

Kepastian terjadinya hari kiamat dan huru-hara yang terjadi padanya
jaminan Allah terhadap ayat-ayat Al Qur’an dalam dada Nabi sehingga Nabi tidak lupa tentang urutan arti dan pembacaannya
celaan Allah kepada orang-orang musyrik yang lebih mencintai dunia dan meninggalkan akhirat
keadaan manusia di waktu sakaratul maut.

Ayat-ayat dalam Surah Al Qiyaamah (40 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Qiyaamah (75) ayat 3 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Qiyaamah (75) ayat 3 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Qiyaamah (75) ayat 3 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Qiyamah (75) ayat 1-40 - Barsena Bestandhi (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-Qiyamah (75) ayat 1-40 - Barsena Bestandhi (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Qiyaamah - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 40 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 75:3
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Qiyaamah.

Surah Al-Qiyamah (Arab: القيمة , "Hari Kiamat") adalah surah ke-75 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-Qari'ah.
Kata Al-Qiyamah (hari kiamat) diambil dari perkataan Al-Qiyamah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 75
Nama Surah Al Qiyaamah
Arab القيامة
Arti Kiamat
Nama lain La uqsimu bi yaumil qiyamah
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 31
Juz Juz 29
Jumlah ruku' 2 ruku'
Jumlah ayat 40
Jumlah kata 144
Jumlah huruf 676
Surah sebelumnya Surah Al-Muddassir
Surah selanjutnya Surah Al-Insan
4.7
Ratingmu: 4.3 (27 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/75-3









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta