Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Qiyaamah (Kiamat) – surah 75 ayat 26 [QS. 75:26]

کَلَّاۤ اِذَا بَلَغَتِ التَّرَاقِیَ
Kalaa idzaa balaghatittaraaqiy(a);
Tidak! Apabila (nyawa) telah sampai ke kerongkongan,
―QS. Al Qiyaamah [75]: 26

Daftar isi

No! When the soul has reached the collar bones
― Chapter 75. Surah Al Qiyaamah [verse 26]

كَلَّآ sekali-kali tidak

No!
إِذَا apabila

When
بَلَغَتِ ia telah sampai

it reaches
ٱلتَّرَاقِىَ kerongkongan

the collar bones

Tafsir Quran

Surah Al Qiyaamah
75:26

Tafsir QS. Al-Qiyamah (75) : 26. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini, Allah menyerukan manusia supaya sekali-kali tidak melupakan akhirat.
Apabila napas seseorang telah sampai ke kerongkongan maka pertobatan tidak ada lagi gunanya.

Jangan sekali-kali terpengaruh dengan kehidupan duniawi dan ingatlah bahwa pada waktunya, jiwa manusia akan dicabut oleh malaikat maut.
Bila nyawa bercerai dengan tubuh, maka hubungan manusia dengan segala apa yang dimilikinya terputus dan ia akan menghadapi babak baru dari kehidupannya yang kekal dan abadi.

Dalam ayat lain, Allah ﷻ berfirman:

فَلَوْلَآ اِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُوْمَ .
وَاَنْتُمْ حِيْنَىِٕذٍ تَنْظُرُوْنَ

Maka kalau begitu mengapa (tidak mencegah) ketika (nyawa) telah sampai di kerongkongan, dan kamu ketika itu melihat.
(Al-Waqi’ah [56]: 83-84)

Tafsir QS. Al Qiyaamah (75) : 26. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Terjegallah kalian dari cinta dunia yang akan kalian tinggalkan apabila ruh telah mencapai tulang kerongkongan.
Mereka yang menyaksikan saling bertanya,
"Adakah yang dapat menyembuhkan rasa sakit yang dideritanya?"
Orang yang tengah sekarat itu telah menduga bahwa apa yang dialaminya adalah perpisahan dengan dunia yang dicintainya.


Rasa sakit pun semakin memuncak.
Maka bertautlah betis dengan betis lainnya saat ruh dicabut.


Hari itu, kepada Tuhanmulah para hamba akan digiring, baik ke surga maupun ke neraka.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sungguh benar, apabila nyawa seseorang telah mendesak sampai di kerongkongan, sebagian yang hadir akan berkata kepada sebagian lainnya,
"Adakah seseorang yang dapat menyembuhkan apa yang sedang dialaminya?"
Sementara itu, orang-orang yang hadir pun yakin bahwa sesungguhnya itulah waktu perpisahan dengan dunia karena sedang bertemu dengan malaikat maut.
Bertautlah kedahsyatan akhir dunia dengan awal akhirat.


Hanya kepada Allah kalian akan dikembalikan pada hari kiamat:
ke surga ataukah ke neraka.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Sekali-kali jangan) bermakna Alaa, yakni ingatlah.


(Apabila telah sampai) napas


(pada tenggorokan) atau kerongkongan.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan keadaan saat meregang nyawa dan hal-hal mengerikan yang terjadi di dalamnya, semoga Allah meneguhkan kita dengan kalimah yangteguh.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala Berfirman:

Sekali-kali jangan.
Apabila napas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan.
(QS. Al-Qiyamah [75]: 26)

Jika kita anggap kalla sebagai kata sanggahan, berarti makna ayat ini ialah ‘tiadalah engkau, hai anak Adam, di saat itu dapat mendustakan apa yang telah diberitakan kepadamu, bahkan hal itu dapat
"engkau saksikan dengan terang-terangan olehmu sendiri’.
Dan jika kita menganggapnya sebagai suatu pernyataan kebenaran, maka sudah jelas, yakni benar apabila roh telah sampai di kerongkongan, yakni rohmu dicabutdari jasadmu dan sampai di kerongkongan.
Taraqi adalah bentuk jamak dari tarquwah, artinya tulang rawan yang ada antara pangkal sampai ujung leher.
Ayat ini semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya dalam ayat lain:

Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan, padahal kami ketika itu melihat, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu.
Tetapi kamu tidak melihat, maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah)?
Kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar?
(QS. Al-Waqi’ah [56]: 83-87)

Hal yang sama disebutkan dalam surat ini melalui firman-Nya:

Sekali-kali jangan.
Apabila napas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan.
(QS. Al-Qiyamah [75]: 26)

Hadis yang berkaitan dengan makna ini telah disebutkan di dalam tafsir surat Yasin, diriwayatkan melalui Bisyr ibnu Hajjaj.


At-taraqi adalah bentuk jamak dari tarquwah, artinya sama dengan tenggorokan.

Dan dikatakan (kepadanya),
"Siapakah yang dapat menyembuhkan?"
(QS. Al-Qiyamah [75]: 27)

Ikrimah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa makna yang dimaksud ialah dukun manakah yang dapat menyembuhkanmu?
Hal yang sama telah dikatakan oleh Abu Qilabah sehubungan dengan makna firman-Nya:
dan dikatakan (kepadanya),
"Siapakah yang dapat menyembuhkan?"
(QS. Al-Qiyamah [75]: 27)
Maksudnya, adakah tabib yang dapat menyembuhkanmu?
Hal yang sama dikatakan oleh Qatadah, Ad-Dahhak, dan Ibnu Zaid.

ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Nasr ibnu Ali, telah menceritakan kepada kami Rauh ibnul Musayyab alias Abu Raja Al-Kalabi, telah menceritakan kepada kami Amr ibnu Malik, dari Abul Jauza, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:
dan dikatakan (kepadanya),
"Siapakah yang dapat menyembuhkan?"
(QS. Al-Qiyamah [75]: 27)

Dikatakan bahwa siapakah yang akan membawa naik rohnya, apakah malaikat rahmat ataukah malaikat azab?
Dengan demikian, berarti ayat ini adalah menceritakan ucapan para malaikat.

Disebutkan pula dengan sanad yang sama dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:
dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan), (QS. Al-Qiyamah [75]: 29)
Yakni bertautlah baginya dunia dan akhirat.


Hal yang sama telah dikatakan oleh Ali ibnu Abu Talhah, dari Ibnu Abbas:
dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan), (QS. Al-Qiyamah [75]: 29)
Yaitu akhir hari dunianya bertemu dengan awal hari akhiratnya.
sehingga bertemulah keadaan yang sangat berat dengan keadaan sangat berat lainnya terkecuali bagi orang yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta’ala (maka dia melewatinya dengan mudah dan tenang).

Ikrimah telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan), (QS. Al-Qiyamah [75]: 29)
Artinya, perkara yang besar dengan perkara yang besar lainnya bertemu.
Mujahid mengatakan bahwa bencana bertemu dengan bencana lainnya.

Al-Hasan Al-Basri telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan).
(QS. Al-Qiyamah [75]: 29)
Bahwa keduanya adalah betismu apabila ditautkan.
Menurut riwayat lain yang bersumber darinya, kedua kakinya telah mati dan tidak lagi mampu menahan dirinya, padahal sebelumnya dia banyak berjalan dengan keduanya.
Hal yang sama dikatakan oleh As-Saddi dari Abu Malik.
Dan menurut riwayat lainnya lagi yang bersumber dari Al-Hasan, apabila kedua betis itu ditautkan dan dibungkus dalam kain kafan.


Ad-Dahhak mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan).
(QS. Al-Qiyamah [75]: 29)
Terhimpunkan baginya dua perkara, manusia mempersiapkan jenazahnya, dan para malaikat mempersiapkan rohnya.

Unsur Pokok Surah Al Qiyaamah (القيامة)

Surat Al Qiyaamah terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-Qari’ah.

Dinamai "Al Qiyaamah" (hari kiamat) diambil dari perkataan "Al Qiyaamah" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Kepastian terjadinya hari kiamat dan huru-hara yang terjadi padanya.
▪ Jaminan Allah terhadap ayat-ayat Alquran dalam dada Nabi sehingga Nabi tidak lupa tentang urutan arti dan pembacaannya.
▪ Celaan Allah kepada orang-orang musyrik yang lebih mencintai dunia dan meninggalkan akhirat.
▪ Keadaan manusia di waktu sakaratul maut.

Ayat-ayat dalam Surah Al Qiyaamah (40 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Qiyaamah (75) : 1-40 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 40 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Qiyaamah (75) : 1-40 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 40

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Qiyaamah ayat 26 - Gambar 1 Surah Al Qiyaamah ayat 26 - Gambar 2
Statistik QS. 75:26
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Al Qiyaamah.

Surah Al-Qiyamah (Arab: القيمة , “Hari Kiamat”) adalah surah ke-75 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-Qari’ah.
Kata Al-Qiyamah (hari kiamat) diambil dari perkataan Al-Qiyamah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 75
Nama Surah Al Qiyaamah
Arab القيامة
Arti Kiamat
Nama lain La uqsimu bi yaumil qiyamah
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 31
Juz Juz 29
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 40
Jumlah kata 144
Jumlah huruf 676
Surah sebelumnya Surah Al-Muddassir
Surah selanjutnya Surah Al-Insan
Sending
User Review
4.2 (12 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

75:26, 75 26, 75-26, Surah Al Qiyaamah 26, Tafsir surat AlQiyaamah 26, Quran Al Qiyamah 26, Al-Qiyamah 26, Surah Al Qiyamah ayat 26

Video Surah

75:26


Load More

Kandungan Surah Al Qiyaamah

۞ QS. 75:3 • Cobaan kubur • Mengingkari hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 75:4 • Kekuasaan Allah • Al Qaadir (Maha Kuasa)

۞ QS. 75:5 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 75:6 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 75:7 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 75:8 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 75:9 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 75:10 • Kedahsyatan hari kiamat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka

۞ QS. 75:11 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 75:12 Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 75:13 • Sifat hari penghitungan • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 75:14 • Manusia bersaksi atas dirinya • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 75:15 • Manusia bersaksi atas dirinya • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 75:19 Al Qur’an terpelihara dari penyelewengan

۞ QS. 75:21 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 75:22 • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Sifat ahli surga

۞ QS. 75:23 • Melihat Allah di surga • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 75:24 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 75:25 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 75:26 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Saat kematian seorang mukmin • Saat kematian orang kafir

۞ QS. 75:27 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Saat kematian seorang mukmin • Saat kematian orang kafir

۞ QS. 75:28 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Saat kematian seorang mukmin • Saat kematian orang kafir

۞ QS. 75:29 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Saat kematian seorang mukmin • Saat kematian orang kafir

۞ QS. 75:30 Ar Rabb (Tuhan) • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Masa cepat berlalu

۞ QS. 75:31 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 75:32 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 75:33 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 75:34 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 75:35 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 75:36 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 75:40 • Kekuasaan Allah • Al Muhyi – Al Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

Ayat Pilihan

Musa berkata
“Mohonlah pertolongan kepada Allah & bersabarlah, sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah,
dipusakakan-Nya kepada siapa yang dihendaki-Nya dari hamba-hamba-Nya.
Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa”
QS. Al-A’raf [7]: 128

Dan taatilah Allah & Rasul,
supaya kamu diberi rahmat.
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu & kepada Surga yang luasnya seluas Langit & Bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.
QS. Ali ‘Imran [3]: 132-133

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu dengan ...

Correct! Wrong!

Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
العدل

Allah itu Al-Adl, artinya adalah Allah itu Maha Adil kepada seluruh makhluk-makhluk-Nya. Keadilan Allah bersifat sempurna dan berlaku untuk semua ciptaan-Nya.

Jangan pernah sedikit pun terbesit dalam hati kita untuk berfikir bahwa 'hidup ini tidak adil.' Karena semua telah ditentukan Allah dengan keadilan-Nya. Siapa pun manusia yang murka dengan ketentuan Allah maka Allah pun akan murka kepadanya, dan siapa pun manusia yang ridho maka Allah pun akan ridho kepadanya. Dan siapa pun manusia yang telah diridhoi Allah, maka senantiasa dibukakan jalan keluar yang tidak pernah terduga dalam pikiran manusia.

Dalam surah Alquran, At-Tin artinya ...

Correct! Wrong!

+

Array

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
البصير

Allah itu Al-Bashir, artinya adalah Allah itu Maha Melihat segala sesuatu. Kita sebagai manusia hanya memiliki penglihatan yang terbatas. Namun Allah bisa melihat segala sesuatu baik dimasa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang.

Allah selalu mengawasi kita semua, sehingga jangan pernah kita berfikir jika kita melakukan kejahatan yang tidak orang lain lihat maka tidak ada yang bisa mengetahui kejahatan itu. Karena Allah itu Maha Melihat.

Tata cara membaca Alquran dimulai dengan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Isti'adzah atau juga biasa dikenal dengan istilah ta'awwudz secara bahasa adalah memohon perlindungan, pemeliharaan dan penjagaaan.

Basmalah berarti mengucapkan kalimat 'Bismillahirrahmanirrahim', terjemahannya yaitu 'Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang'.

Pendidikan Agama Islam #24
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #24 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #24 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Pendidikan Agama Islam #11

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah … Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah … Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara … Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan … Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah …

Pendidikan Agama Islam #1

Arti fana adalah … Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah … Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang … Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al Matiin yang tercantum dalam Alquran surah …

Kamus Istilah Islam

Al Samii’

Apa itu Al Samii’? Allah itu As-Sami’ ◀ Allah itu As-Sami’, yaitu artinya Allah itu Maha Mendengar. Allah Maha Mendengar segala sesuatu, meskipun itu hanyalah sebuah niat dan hanya kita ucapkan di dalam hati. &128161; Untuk itu, kita harus menjauhkan diri dari segala prasangka-prasangka dan niat buruk, karena Allah pasti mendengar segala sesuatu yang kita ucap … • Al-Samii’, Al Sami’, Al Sami’, Sama’

Gharar

Apa itu Gharar? Gharar atau taghrir adalah istilah dalam kajian hukum Islam yang berarti keraguan, tipuan, atau tindakan yang bertujuan untuk merugikan orang lain. Garar dapat berupa suatu akad yang mengandung unsur penipuan karena tidak adanya kepastian, baik mengenai ada atau tidaknya objek akad, besar kecilnya jumlah, maupun kemampuan menyerahkan objek yang dis … •

Al ‘Azhiim

Apa itu Al ‘Azhiim? Allah itu Al-Azhim ◀ Artinya adalah Allah itu adalah Yang Maha Agung. Bahkan keagungan Allah ini sungguh tidak terkira. &128161; Jika kita melihat alam semesta ini pasti kita akan sangat kagum dengan keagungan Allah ini. Bagaimana kita melihat langit seolah-olah tidak bertepi, bintang-bintang yang berhamburan di angkasa, serta begitu luasnya … • Al-‘Azhiim, Al Azhim