QS. Al Qiyaamah (Kiamat) – surah 75 ayat 15 [QS. 75:15]

وَّ لَوۡ اَلۡقٰی مَعَاذِیۡرَہٗ
Walau alqa ma’aadziirah(u);

meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
―QS. 75:15
Topik ▪ Hisab ▪ Manusia bersaksi atas dirinya ▪ Azab orang kafir
75:15, 75 15, 75-15, Al Qiyaamah 15, AlQiyaamah 15, Al Qiyamah 15, Al-Qiyamah 15

Tafsir surah Al Qiyaamah (75) ayat 15

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Qiyaamah (75) : 15. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini dijelaskan bahwa biarpun manusia berusaha mengajukan berbagai alasan guna menutupi segala kesalahannya, dan menyembunyikan segala perbuatan jeleknya, namun semua itu tidak akan berguna karena anggota tubuhnya akan menjadi saksi atas dirinya.

Dalam ayat lain disebutkan:

Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada hari ini sebagai penghitung atas dirimu.
(Q.S. Al Israa [17]: 14)

Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.
(Q.S. Yasin [36]: 65)

Dari isyarat ayat di atas dapat pula kita mengambil pelajaran bahwa keyakinan orang musyrik mempersekutukan Allah dan menyembah patung atau berhala, serta ketidakpercayaan mereka pada hari kebangkitan adalah kepercayaan yang salah.
Hati kecil mereka sendiri sesungguhnya tidak mengakui yang demikian.
Oleh karena itu, segala alasan yang mereka kemukakan guna menolak kebenaran, sebenarnya adalah alasan palsu.
Mereka mengucapkan sesuatu yang bertentangan dengan kehendak hati nurani sendiri.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Bahkan manusia itu sendiri akan menjadi saksi yang jelas bagi semua yang dilakukan maupun yang ditinggalkannya.
Kendati saat itu manusia berusaha melontarkan berbagai alasan, semua itu tidak akan dapat menyelamatkan dirinya.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya) lafal Ma’aadziir bentuk jamak dari lafal Ma’dzirah, akan tetapi tidak menurut cara yang beraturan.

Makna ayat, seandainya dia mengemukakan semua alasannya, niscaya alasan-alasannya itu tidak akan diterima.

Allah berfirman kepada Nabi-Nya:

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Dalam firman berikutnya disebutkan:

Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.
(Q.S. Al-Qiyaamah [75]: 13)

Yakni diberitahukan kepadanya semua amal perbuatan yang telah dikerjakannya, baik yang di masa lalu maupun di masa yang baru, dan baik yang pertama maupun yang terakhir; semuanya tidak ada yang ketinggalan, yang besarnya dan juga yang kecilnya.
Sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis).
Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang jua pun.
(Q.S. Al-Kahfi [18]: 49)

Hal yang sama disebutkan dalam surat ini melalui firman-Nya:

Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri, meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
(Q.S. Al-Qiyaamah [75]: 14-15)

Yaitu dia menyaksikan sendiri perbuatan dirinya dan mengetahui apa yang telah dikerjakannya, sekalipun dia beralasan dan mengingkarinya.
Seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab terhadapmu.
(Q.S. Al Israa [17]: 14)

Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri.
(Q.S. Al-Qiyaamah [75]: 14) Pendengarannya, penglihatannya, kedua tangannya, dan kedua kakinya semuanya berbicara, begitu pula anggota tubuh yang lainnya—menurut Qatadah—menjadi saksi terhadap dirinya sendiri.
Menurut riwayat yang lain, Qatadah mengatakan bahwa apabila engkau berkeinginan, demi Allah, engkau akan melihatnya dalam keadaan melihat semua aib orang lain dari dosa-dosa mereka, sedangkan dia melupakan dosa-dosanya sendiri.

Dikatakan pula bahwa di dalam kitab Injil disebutkan, “Hai anak Adam, engkau melihat tahi mata yang ada di mata saudaramu, sedangkan engkau tidak melihat yang lebih parah daripada itu di matamu!”

Mujahid mengatakan sehubungan dengan firman-Nya: meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
(Q.S. Al-Qiyaamah [75]: 15) Yakni sekalipun dia mendebat dalam rangka membela dirinya, tetapi dia melihat semua kesalahan dan dosa-dosanya itu.

Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
(Q.S. Al-Qiyaamah [75]: 15) Yakni betapapun alasan yang dikemukakannya di hari itu.
tidak akan diterima darinya.

As-Saddi mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
(Q.S. Al-Qiyaamah [75]: 15) Maksudnya, alasan pembelaan dirinya.
Hal yang sama dikatakan oleh Ibnu Zaid dan Al-Hasan Al-Basri serta lain-lainnya, lalu dipilih oleh Ibnu Jarir.

Qatadah telah meriwayatkan dari Zurarah, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
(Q.S. Al-Qiyaamah [75]: 15) Bahwa meskipun dia menanggalkan pakaian-pakaiannya.
Ad-Dahhak mengatakan bahwa sekalipun dia menanggalkan kain penutupnya; penduduk Yaman menyebut tirai atau kain penutup dengan sebutan al-mi’zar yang bentuk jamaknya ma’azir.
tetapi pendapat yang sahih adalah yang dikatakan oleh Mujahid dan murid-muridnya, semakna dengan firman-Nya:

Kemudian tiadalah fitnah mereka, kecuali mengatakan.”Demi Allah, Tuhan kami, tiadalah kami mempersekutukan Allah.” (Q.S. Al-An’am [6]: 23)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

(Ingatlah) hari (ketika) mereka semua dibangkitkan Allah, lalu mereka bersumpah kepada-Nya (bahwa mereka bukan orang musyrik) sebagaimana mereka bersumpah kepadamu; dan mereka menyangka bahwa sesungguhnya mereka akan memperoleh sesuatu (manfaat).
Ketahuilah, bahwa sesungguhnya merekalah orang-orang pendusta.
(Q.S. Al-Mujadilah [58]: 18)

Al-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: Meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
(Q.S. Al-Qiyaamah [75]: 15) Yaitu permintaan maaf.
Tidakkah engkau mendengar Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman: (yaitu) hari yang tidak berguna bagi orang-orang zalim permintaan maafnya.
(Q.S. Al-Mu’min [40]: 52); Dan mereka menyatakan ketundukannya kepada Allah pada hari itu.
(Q.S. Al-Hijr [15]: 87) Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala: lalu mereka menyerah diri (sambil berkata), “Kami sekali-kali tidak ada mengerjakan sesuatu kejahatan pun.” (Q.S. Al-Hijr [15]: 28) Juga ucapan mereka yang diceritakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala melalui firman-Nya: Demi Allah, Tuhan kami, tiadalah kami mempersekutukan Allah.
(Q.S. Al-An’am [6]: 23)


Informasi Surah Al Qiyaamah (القيامة)
Surat Al Qiyaamah terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Qaari’ah.

Dinamai “Al Qiyaamah” (hari kiamat) diambil dari perkataan “Al Qiyaamah” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

Kepastian terjadinya hari kiamat dan huru-hara yang terjadi padanya
jaminan Allah terhadap ayat-ayat Al Qur’an dalam dada Nabi sehingga Nabi tidak lupa tentang urutan arti dan pembacaannya
celaan Allah kepada orang-orang musyrik yang lebih mencintai dunia dan meninggalkan akhirat
keadaan manusia di waktu sakaratul maut.

Ayat-ayat dalam Surah Al Qiyaamah (40 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Qiyaamah (75) ayat 15 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Qiyaamah (75) ayat 15 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Qiyaamah (75) ayat 15 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Qiyamah (75) ayat 1-40 - Barsena Bestandhi (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-Qiyamah (75) ayat 1-40 - Barsena Bestandhi (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Qiyaamah - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 40 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 75:15
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Qiyaamah.

Surah Al-Qiyamah (Arab: القيمة , "Hari Kiamat") adalah surah ke-75 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-Qari'ah.
Kata Al-Qiyamah (hari kiamat) diambil dari perkataan Al-Qiyamah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 75
Nama Surah Al Qiyaamah
Arab القيامة
Arti Kiamat
Nama lain La uqsimu bi yaumil qiyamah
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 31
Juz Juz 29
Jumlah ruku' 2 ruku'
Jumlah ayat 40
Jumlah kata 144
Jumlah huruf 676
Surah sebelumnya Surah Al-Muddassir
Surah selanjutnya Surah Al-Insan
4.7
Ratingmu: 4.7 (15 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta