Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Qiyaamah (Kiamat) – surah 75 ayat 15 [QS. 75:15]

وَّ لَوۡ اَلۡقٰی مَعَاذِیۡرَہٗ
Walau alqa ma’aadziirah(u);
dan meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
―QS. Al Qiyaamah [75]: 15

Daftar isi

Even if he presents his excuses.
― Chapter 75. Surah Al Qiyaamah [verse 15]

وَلَوْ walaupun/meskipun

Even if
أَلْقَىٰ dia lemparkan/kemukakan

he presents
مَعَاذِيرَهُۥ uzurnya/alasan-alasannya

his excuses.

Tafsir Quran

Surah Al Qiyaamah
75:15

Tafsir QS. Al-Qiyamah (75) : 15. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini dijelaskan bahwa biarpun manusia berusaha mengajukan berbagai alasan guna menutupi segala kesalahannya, dan menyembunyikan segala perbuatan jeleknya, namun semua itu tidak akan berguna karena anggota tubuhnya akan menjadi saksi atas dirinya.
Dalam ayat lain disebutkan:

اِقْرَأْ كِتَابَكَ كَفٰى بِنَفْسِكَ الْيَوْمَ عَلَيْكَ حَسِيْبًا

Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada hari ini sebagai penghitung atas dirimu.
(Al Israa [17]: 14)

اَلْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلٰٓى اَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَآ اَيْدِيْهِمْ وَتَشْهَدُ اَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ

Pada hari ini Kami tutup mulut mereka;
tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.
(Yasin [36]: 65)

Dari isyarat ayat di atas dapat pula kita mengambil pelajaran bahwa keyakinan orang musyrik mempersekutukan Allah dan menyembah patung atau berhala, serta ketidakpercayaan mereka pada hari kebangkitan adalah kepercayaan yang salah.

Hati kecil mereka sendiri sesungguhnya tidak mengakui yang demikian.
Oleh karena itu, segala alasan yang mereka kemukakan guna menolak kebenaran, sebenarnya adalah alasan palsu.

Mereka mengucapkan sesuatu yang bertentangan dengan kehendak hati nurani sendiri.

Tafsir QS. Al Qiyaamah (75) : 15. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Bahkan manusia itu sendiri akan menjadi saksi yang jelas bagi semua yang dilakukan maupun yang ditinggalkannya.
Kendati saat itu manusia berusaha melontarkan berbagai alasan, semua itu tidak akan dapat menyelamatkan dirinya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri tentang apa yang telah dikerjakan atau ditinggalkannya, meskipun ia mengemukakan berbagai alasan atas dosa-dosanya tetapi hal itu tidak akan bermanfaat baginya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya) lafal Ma’aadziir bentuk jamak dari lafal Ma’dzirah, akan tetapi tidak menurut cara yang beraturan.
Makna ayat, seandainya dia mengemukakan semua alasannya, niscaya alasan-alasannya itu tidak akan diterima.
Allah berfirman kepada Nabi-Nya:

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Dalam firman berikutnya disebutkan:

Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.
(QS. Al-Qiyamah [75]: 13)

Yakni diberitahukan kepadanya semua amal perbuatan yang telah dikerjakannya, baik yang di masa lalu maupun di masa yang baru, dan baik yang pertama maupun yang terakhir;
semuanya tidak ada yang ketinggalan, yang besarnya dan juga yang kecilnya.
Sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis).
Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang jua pun.
(QS. Al-Kahfi [18]: 49)

Hal yang sama disebutkan dalam surat ini melalui firman-Nya:

Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri, meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
(QS. Al-Qiyamah [75]: 14-15)

Yaitu dia menyaksikan sendiri perbuatan dirinya dan mengetahui apa yang telah dikerjakannya, sekalipun dia beralasan dan mengingkarinya.
Seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab terhadapmu.
(QS. Al Israa [17]: 14)

Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:
Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri.
(QS. Al-Qiyamah [75]: 14)
Pendengarannya, penglihatannya, kedua tangannya, dan kedua kakinya semuanya berbicara, begitu pula anggota tubuh yang lainnya—menurut Qatadah—menjadi saksi terhadap dirinya sendiri.
Menurut riwayat yang lain, Qatadah mengatakan bahwa apabila engkau berkeinginan, demi Allah, engkau akan melihatnya dalam keadaan melihat semua aib orang lain dari dosa-dosa mereka, sedangkan dia melupakan dosa-dosanya sendiri.


Dikatakan pula bahwa di dalam kitab Injil disebutkan,
"Hai anak Adam, engkau melihat tahi mata yang ada di mata saudaramu, sedangkan engkau tidak melihat yang lebih parah daripada itu di matamu!"

Mujahid mengatakan sehubungan dengan firman-Nya:
meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
(QS. Al-Qiyamah [75]: 15)
Yakni sekalipun dia mendebat dalam rangka membela dirinya, tetapi dia melihat semua kesalahan dan dosa-dosanya itu.

Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
(QS. Al-Qiyamah [75]: 15)
Yakni betapapun alasan yang dikemukakannya di hari itu.
tidak akan diterima darinya.


As-Saddi mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
(QS. Al-Qiyamah [75]: 15)
Maksudnya, alasan pembelaan dirinya.
Hal yang sama dikatakan oleh Ibnu Zaid dan Al-Hasan Al-Basri serta lain-lainnya, lalu dipilih oleh Ibnu Jarir.


Qatadah telah meriwayatkan dari Zurarah, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:
meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
(QS. Al-Qiyamah [75]: 15)
Bahwa meskipun dia menanggalkan pakaian-pakaiannya.
Ad-Dahhak mengatakan bahwa sekalipun dia menanggalkan kain penutupnya;
penduduk Yaman menyebut tirai atau kain penutup dengan sebutan al-mi’zar yang bentuk jamaknya ma’azir.
tetapi pendapat yang sahih adalah yang dikatakan oleh Mujahid dan murid-muridnya, semakna dengan firman-Nya:

Kemudian tiadalah fitnah mereka, kecuali mengatakan."Demi Allah, Tuhan kami, tiadalah kami mempersekutukan Allah."
(QS. Al-An’am [6]: 23)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

(Ingatlah) hari (ketika) mereka semua dibangkitkan Allah, lalu mereka bersumpah kepada-Nya (bahwa mereka bukan orang musyrik) sebagaimana mereka bersumpah kepadamu;
dan mereka menyangka bahwa sesungguhnya mereka akan memperoleh sesuatu (manfaat).
Ketahuilah, bahwa sesungguhnya merekalah orang-orang pendusta.
(QS. Al-Mujadilah [58]: 18)

Al-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:
Meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
(QS. Al-Qiyamah [75]: 15)
Yaitu permintaan maaf.
Tidakkah engkau mendengar Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman:
(yaitu) hari yang tidak berguna bagi orang-orang zalim permintaan maafnya.
(QS. Al-Mu’min [40]: 52);
Dan mereka menyatakan ketundukannya kepada Allah pada hari itu.
(QS. Al-Hijr [15]: 87)
Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:
lalu mereka menyerah diri (sambil berkata),
"Kami sekali-kali tidak ada mengerjakan sesuatu kejahatan pun."
(QS. Al-Hijr [15]: 28)
Juga ucapan mereka yang diceritakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala melalui firman-Nya:
Demi Allah, Tuhan kami, tiadalah kami mempersekutukan Allah.
(QS. Al-An’am [6]: 23)

Unsur Pokok Surah Al Qiyaamah (القيامة)

Surat Al Qiyaamah terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-Qari’ah.

Dinamai "Al Qiyaamah" (hari kiamat) diambil dari perkataan "Al Qiyaamah" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Kepastian terjadinya hari kiamat dan huru-hara yang terjadi padanya.
▪ Jaminan Allah terhadap ayat-ayat Alquran dalam dada Nabi sehingga Nabi tidak lupa tentang urutan arti dan pembacaannya.
▪ Celaan Allah kepada orang-orang musyrik yang lebih mencintai dunia dan meninggalkan akhirat.
▪ Keadaan manusia di waktu sakaratul maut.

Ayat-ayat dalam Surah Al Qiyaamah (40 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Qiyaamah (75) : 1-40 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 40 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Qiyaamah (75) : 1-40 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 40

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Qiyaamah ayat 15 - Gambar 1 Surah Al Qiyaamah ayat 15 - Gambar 2
Statistik QS. 75:15
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Al Qiyaamah.

Surah Al-Qiyamah (Arab: القيمة , “Hari Kiamat”) adalah surah ke-75 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-Qari’ah.
Kata Al-Qiyamah (hari kiamat) diambil dari perkataan Al-Qiyamah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 75
Nama Surah Al Qiyaamah
Arab القيامة
Arti Kiamat
Nama lain La uqsimu bi yaumil qiyamah
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 31
Juz Juz 29
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 40
Jumlah kata 144
Jumlah huruf 676
Surah sebelumnya Surah Al-Muddassir
Surah selanjutnya Surah Al-Insan
Sending
User Review
4.7 (15 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

75:15, 75 15, 75-15, Surah Al Qiyaamah 15, Tafsir surat AlQiyaamah 15, Quran Al Qiyamah 15, Al-Qiyamah 15, Surah Al Qiyamah ayat 15

Video Surah

75:15


Load More

Kandungan Surah Al Qiyaamah

۞ QS. 75:3 • Cobaan kubur • Mengingkari hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 75:4 • Kekuasaan Allah • Al Qaadir (Maha Kuasa)

۞ QS. 75:5 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 75:6 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 75:7 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 75:8 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 75:9 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 75:10 • Kedahsyatan hari kiamat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka

۞ QS. 75:11 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 75:12 • Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 75:13 • Sifat hari penghitungan • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 75:14 • Manusia bersaksi atas dirinya • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 75:15 • Manusia bersaksi atas dirinya • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 75:19 • Al Qur’an terpelihara dari penyelewengan

۞ QS. 75:21 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 75:22 • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Sifat ahli surga

۞ QS. 75:23 • Melihat Allah di surga • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 75:24 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 75:25 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 75:26 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Saat kematian seorang mukmin • Saat kematian orang kafir

۞ QS. 75:27 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Saat kematian seorang mukmin • Saat kematian orang kafir

۞ QS. 75:28 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Saat kematian seorang mukmin • Saat kematian orang kafir

۞ QS. 75:29 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Saat kematian seorang mukmin • Saat kematian orang kafir

۞ QS. 75:30 • Ar Rabb (Tuhan) • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Masa cepat berlalu

۞ QS. 75:31 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 75:32 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 75:33 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 75:34 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 75:35 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 75:36 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 75:40 • Kekuasaan Allah • Al Muhyi – Al Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

Ayat Pilihan

Musa berdoa:
“Ya Tuhanku,
ampunilah aku & saudaraku & masukkanlah kami ke dalam rahmat Engkau,
dan Engkau adalah Maha Penyayang di antara para penyayang”.
QS. Al-A’raf [7]: 151

Laki-laki yang mencuri & perempuan yang mencuri,
potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan & sebagai siksaan dari Allah.
Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
QS. Al-Ma’idah [5]: 38

Timbangan pada hari itu ialah kebenaran (keadilan),
maka siapa berat timbangan kebaikannya,
maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.
QS. Al-A’raf [7]: 8

Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman,
(yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam salatnya,
dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan & perkataan) yang tiada berguna,
dan orang-orang yang menunaikan zakat,
QS. Al-Mu’minun [23]: 1-4

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Pengertian ijtihad menurut istilah adalah ...

Correct! Wrong!

Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Mujtahid (bahasa Arab: u0627u0644u0645u062cu062au0647u062f) atau fakih (u0627u0644u0641u0642u064au0647) adalah seseorang yang dalam ilmu fikih sudah mencapai derajat ijtihad dan memiliki kemampuan istinbath (inferensi) hukum-hukum syariat dari sumber-sumber muktabar dan diandalkan.

Arti hadits maudhu' adalah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Era ketidaktahuan juga disebut zaman ...

Correct! Wrong!

Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #9
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #9 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #9 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang … Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang …

Pendidikan Agama Islam #16

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya … Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah … Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai … Yang berarti ”menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti …

Pendidikan Agama Islam #29

Sebagai perumpamaan orang yang mengajak berbuat baik, tetapi dirinya sendiri tidak melakukan adalah … Berikut kedudukan orang yang menuntut ilmu, kecuali … potongan ayat di atas terdapat pada Alquran surah … Ilmuan muslim yang dalam bidang kedokteran yang berasal dari Persia yaitu … Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta?

Kamus Istilah Islam

Surga Ma’wa

Apa itu Surga Ma’wa? Surga Ma’wa diciptakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta`ala dari zamrud hijau. Kandidat penghuninya, adalah: Orang-orang yang bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta`ala. Or...

Muhammad Al Fatih

Siapa itu Muhammad Al Fatih? Mehmed II , juga dikenal secara luas dengan Muhammad Al Fatih merupakan penguasa Utsmani ketujuh dan berkuasa pada 1444 – 1446 dan 1451 – 1481. Capaiannya yang paling...

Bangsa Arab

Di mana itu Bangsa Arab? Bangsa Arab adalah salah satu dari suku bangsa Semitik yang mayoritas adalah penduduk di Dunia Arab, baik di Timur Tengah maupun Afrika Utara, serta sebagian minoritas pendud...