Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Qashash (Kisah) – surah 28 ayat 88 [QS. 28:88]

وَ لَا تَدۡعُ مَعَ اللّٰہِ اِلٰـہًا اٰخَرَ ۘ لَاۤ اِلٰہَ اِلَّا ہُوَ ۟ کُلُّ شَیۡءٍ ہَالِکٌ اِلَّا وَجۡہَہٗ ؕ لَہُ الۡحُکۡمُ وَ اِلَیۡہِ تُرۡجَعُوۡنَ
Walaa tad’u ma’allahi ilahan aakhara laa ilaha ilaa huwa kullu syai-in haalikun ilaa wajhahu lahul hukmu wa-ilaihi turja’uun(a);
Dan jangan (pula) engkau sembah tuhan yang lain selain Allah.
Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia.
Segala sesuatu pasti binasa, kecuali Allah.
Segala keputusan menjadi wewenang-Nya, dan hanya kepada-Nya kamu dikembalikan.
―QS. Al Qashash [28]: 88

Daftar isi

And do not invoke with Allah another deity.
There is no deity except Him.
Everything will be destroyed except His Face.
His is the judgement, and to Him you will be returned.
― Chapter 28. Surah Al Qashash [verse 88]

وَلَا dan jangan

And (do) not
تَدْعُ kamu seru/sembah

invoke
مَعَ beserta/disamping

with
ٱللَّهِ Allah

Allah
إِلَٰهًا Tuhan

god
ءَاخَرَ yang lain

other.
لَآ tidak ada

(There is) no
إِلَٰهَ tuhan

god
إِلَّا melainkan

except
هُوَ Dia

Him.
كُلُّ segala

Every
شَىْءٍ sesuatu

thing
هَالِكٌ binasa

(will be) destroyed
إِلَّا kecuali

except
وَجْهَهُۥ wajah/dzat-Nya

His Face.
لَهُ bagi-Nya

To Him
ٱلْحُكْمُ hukum/penentuan

(is) the Decision,
وَإِلَيْهِ dan kepadaNya

and to Him
تُرْجَعُونَ kalian dikembalikan

you will be returned.

Tafsir Quran

Surah Al Qashash
28:88

Tafsir QS. Al-Qashash (28) : 88. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini, Allah melarang Nabi Muhammad menyembah sembahan lain selain Allah, karena tiada Tuhan yang patut disembah kecuali Allah, sebagaimana firman Nya:

رَبُّ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ فَاتَّخِذْهُ وَكِيْلًا

(Dialah) Tuhan timur dan barat, tidak ada tuhan selain Dia, maka jadikanlah Dia sebagai pelindung. (Al-Muzzammil [73]: 9)

Allah itu kekal abadi sekalipun semua makhluk yang ada sudah mati dan binasa.

Firman Allah:

كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ ﴿۲۶﴾ وَّيَبْقٰى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلٰلِ وَالْاِكْرَامِ ﴿۲۷﴾

Semua yang ada di bumi itu akan binasa, tetapi wajah Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan tetap kekal. (Ar-Rahman [55]: 26-27)

Dan sabda Nabi Muhammad ﷺ:

Ungkapan paling benar yang diucapkan penyair adalah yang diucapkan oleh Labid, yaitu:
"Ketahuilah setiap sesuatu selain dari Allah akan binasa."
(Riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah)

Allah-lah yang mempunyai kerajaan, dan berbuat sekehendak-Nya.
Dia-lah yang menentukan segala sesuatu yang akan berlaku kepada semua makhluk.

Kepada-Nyalah akan dikembalikan semuanya, dan dibalas menurut amal perbuatannya masing-masing.
Kalau ia beramal baik, taat, dan patuh kepada perintah Allah, akan dimasukkan ke dalam surga.

Sebaliknya kalau ia berbuat maksiat dan bergelimang dosa, akan dimasukkan ke dalam neraka.
Nabi ﷺ bersabda sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hurairah:

Semua umatku akan masuk surga kecuali yang tidak mau.

Barang siapa taat kepadaku, maka ia masuk ke dalam surga, dan barang siapa durhaka kepadaku, maka sungguh ia telah enggan.
(Riwayat Bukhari dari Abu Hurairah).

Tafsir QS. Al Qashash (28) : 88. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Janganlah kamu menyembah tuhan lain di samping menyembah Allah, karena tidak ada tuhan yang patut disembah selain Allah.
Segala sesuatu selain Allah adalah binasa dan fana.


Yang abadi hanyalah Allah semata yang memiliki ketentuan yang berlaku di dunia dan akhirat.
Tak diragukan lagi, hanya kepada- Nyalah tempat kembali seluruh makhluk.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Jangan menyembah sesembahan lain selain Allah, Karena tidak ada sesembahan yang benar kecuali Allah.
Segala sesuatu akan binasa dan fana kecuali wajah-Nya.


Dialah pemilik hukum, hanya kepada-Nya-lah kalian akan kembali setelah kematian kalian untuk menghadapi hisab dan menerima pembalasan.
Ayat ini menetapkan sifat wajah bagi Allah yang sesuai dengan keagungan dan kebesaran-Nya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Janganlah kamu seru) janganlah kamu sembah


(di samping Allah, tuhan apa pun yang lain.
Tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Dia.
Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Dia) kecuali Allah.


(Bagi-Nya-lah segala penentuan) yakni, keputusan yang terlaksana


(dan hanya kepada-Nya-lah kalian dikembalikan) setelah kalian dibangkitkan dari kubur masing-masing.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah.
(QS. Al-Qashash [28]: 88)

Ini merupakan kalimat berita yang menyatakan bahwa Allah adalah Zat Yang Kekal, Abadi, Hidup, Yang Maha Mengatur segalanya, semua makhluk mati, sedangkan Dia tidak mati.
Ayat ini semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Semua yang ada di bumi itu akan binasa.
Dan tetap kekal Zat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
(QS. Ar-Rahman [55]: 26-27)

Kata wajah dalam ayat ini dimaksudkan Zat, begitu pula yang terdapat di dalam surat Al-Qashash ini, yaitu firman-Nya:

Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Zat Allah.
(QS. Al-Qashash [28]: 88)

Yakni kecuali hanya Allah.


Di dalam kitab sahih disebutkan melalui jalur Abu Salamah, dari Abu Hurairah yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

Kalimat yang paling benar yang dikatakan oleh penyair adalah kata-kata Labid, yaitu:
"Ingatlah, segala sesuatu selain Allah pasti binasa."

Mujahid dan As-Sauri mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah.
(QS. Al-Qashash [28]: 88)
Yaitu terkecuali sesuatu yang dimaksudkan demi Dia, Imam Bukhari meriwayatkan pendapat ini di dalam kitab sahihnya seakan-akan dia menyetujuinya.


Menurut Ibnu Jarir, orang yang berpendapat demikian berpegang kepada perkataan seorang penyair yang mengatakan:

Aku memohon ampun kepada Allah atas dosa-dosa yang aku tidak dapat menghitungnya, Dia adalah Tuhan semua hamba, hanya kepada-Nyalah dihadapkan (ditujukan) wajah (niat) dan amal perbuatan.

Pendapat ini tidak bertentangan dengan pendapat pertama,, karena pendapat ini menyatakan bahwa semua amal perbuatan itu sia-sia, terkecuali amal perbuatan yang dikerjakan demi Zat Allah semata, yaitu amal-amal saleh yang sesuai dengan kaidah syariat.

Sedangkan kesimpulan pendapat pertama menyatakan bahwa eksistensi segala sesuatu pasti binasa kecuali hanya Zat Allah subhanahu wa ta’ala Yang Mahasuci, karena sesungguhnya Dia Yang Pertama dan Dia pula Yang Akhir, dengan pengertian ‘pertamanya Dia tidak ada awalnya, dan terakhirnya Dia tidak ada akhirnya.’ Dia ada sebelum segala sesuatu ada, dan Dia tetap ada sesudah segala sesuatu tiada.

Abu Bakar Abdullah ibnu Muhammad ibnu Abud Dunia mengatakan di dalam kitab Tafakkur wai I’tibar, bahwa telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnu Muhammad ibnu Abu Bakar, telah menceritakan kepada kami Muslim ibnu Ibrahim, telah menceritakan kepada kami Umar ibnu Sulaim Al-Bahili, telah menceritakan kepada kami Abul Walid yang mengatakan bahwa Ibnu Umar r.a. apabila hendak membersihkan hatinya, ia mendatangi tempat yang telah ditinggalkan oleh para penghuninya, lalu berdiri di depan pintunya dan berseru dengan suara yang sedih."Kemanakah para penghunimu?"
Kemudian merenungkan dirinya dan membaca firman-Nya:
Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Zat Allah.
(QS. Al-Qashash [28]: 88)


Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Bagi-Nyalah segala penentuan.
(QS. Al-Qashash [28]: 88)

Artinya, Dialah Raja dan Yang Memerintah, tiada yang mempertanyakan terhadap ketentuan yang telah diputuskan-Nya.

dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan.
(QS. Al-Qashash [28]: 88)

Yakni kelak di hari kemudian, lalu Dia akan membalas semua amal perbuatan kalian.
Jika amal kalian baik, maka balasannya baik, dan jika amal perbuatan kalian buruk, maka balasannya buruk pula

Unsur Pokok Surah Al Qashash (القصص)

Surat Al Qashash terdiri atas 88 ayat termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai dengan "Al Qashash",
karena pada ayat 25 surat ini terdapat kata "Al Qashash" yang berarti "cerita".

Ayat ini menerangkan bahwa setelah Nabi Musaalaihis salam bertemu dengan Nabi Syu’aib ‘alaihis salam ia menceritakan cerita yang berhubungan dengan dirinya sendiri, yakni pengalamannya dengan Fir’aun, sampai waktu ia diburu oleh Fir’aun karena membunuh seseorang dari bangsa Qibthi tanpa disengaja, Syu’aib ‘alaihis salam menjawab bahwa Musaalaihis salam telah selamat dari pengejaran orang-orang zalim.

Turunnya ayat 25 surat ini amat besar artinya bagi Nabi Muhammad ﷺ dan bagi sahabat-sahabat yang melakukan hijrah ke Madinah, yang menambah keyakinan mereka, bahwa akhirnya orang-orang Islamlah yang menang, sebab ayat ini menunjukkan bahwa barang siapa yang berhijrah dari tempat musuh untuk mempertahankan keimanan, pasti akan berhasil dalam perjuangannya menghadapi musuh-musuh agama.

Kepastian kemenangan bagi kaum muslimin itu, ditegaskan pada bagian akhir surat ini yang mengandung bahwa setelah hijrah ke Madinah kaum muslimin akan kembali ke Mekah sebagai pemenang dan penegak agama Allah.
Surat Al-Qashash ini adalah surat yang paling lengkap memuat cerita Nabi Musaalaihis salam sehingga menurut suatu riwayat, surat ini dinamai juga surat Musa.

Keimanan:

▪ Allah Yang menentukan segala sesuatu dan manusia harus ridha dengan ketentuan itu.
▪ Alam adalah fana, hanyalah Allah saja Yang Kekal dan semuanya akan kembali kepada Allah.
▪ Allah mengetahui isi hati manusia baik yang dilahirkan ataupun yang disembunyikannya.

Kisah:

▪ Kekejaman Fir’aun dan pertolongan serta karunia Allah kepada Bani Israil.
Musa `alaihis salam dilemparkan ke sungai Nil.
▪ Seorang Qibthi terbunuh oleh Musa `alaihis salam.
Musa `alaihis salam di Mad-yan.
Musa `alaihis salam menerima perintah Allah menyeru Fir’aun di bukit Thur.
▪ Kisah Karun.

Lain-lain:

Alquran menerangkan kisah nabi-nabi dan umat-umat dahulu sebagai bukti kerasulan Muhammad ﷺ.
▪ Akhli kitab yang beriman dengan Nabi Muhammad ﷺ diberi pahala dua kali lipat.
Hikmah Alquran diturunkan secara berangsur-angsur.
▪ Hanya Allah-lah yang memberi taufik kepada hamba-Nya untuk beriman.
▪ Allah menghancurkan penduduk sesuatu negeri adalah karena kezaliman penduduknya sendiri.
▪ Allah tidak mengazab sesuatu umat sebelum diutus rasul kepadanya.
▪ Keadaan orang-orang kafir dan sekutu-sekutu mereka di hari kiamat.
▪ Pergantian siang dan malam adalah rahmat dari Allah bagi manusia.
▪ Allah membalas kebaikan dengan berlipat ganda, sedang balasan kejahatan adalah seimbang dengan apa yang telah dilakukan.
▪ Janji Allah akan kemenangan Nabi Muhammad ﷺ

Audio Murottal

QS. Al-Qashash (28) : 1-88 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 88 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Qashash (28) : 1-88 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 88

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Qashash ayat 88 - Gambar 1 Surah Al Qashash ayat 88 - Gambar 2
Statistik QS. 28:88
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Al Qashash.

Surah Al-Qasas (Arab: القصص ,”Cerita-Cerita”) adalah surah ke-28 dalam Alquran.
Surah ini diturunkan di Makkah setelah Surah An-Naml dan terdiri dari 88 ayat.
Surah ini diberi nama surah Al-Qasas karena mengambil kata dari ayat 25 yang berarti:

“Kemudian salah seorang dari perempuan dua beradik itu datang mendapatkannya dengan berjalan dalam keadaan tersipu-sipu sambil berkata: Sebenarnya ayahku menjemputmu untuk membalas budimu memberi minum binatang ternak kami.
Maka ketika Musa datang mendapatkannya dan menceritakan kepadanya kisah-kisah kejadian yang berlaku (mengenai dirinya) berkatalah orang tua itu kepadanya: ‘Janganlah engkau bimbang, engkau telah selamat dari kaum yang zalim itu.’”

Surah ini diturunkan ketika kaum muslimin masih dalam keadaan lemah ketika mereka masih dibelenggu kekejaman kaum Musyrikin Makkah sebagai kuasa besar, mewah dan kuat.
Maka, Allah menurunkan surah ini sebagai perbandingan dengan riwayat hidup Nabi Musa dengan kekejaman Fir’aun dan akibat dari kemewahan Qarun serta memberikan janji akan kemenangan Nabi Muhammad kelak.

Nomor Surah 28
Nama Surah Al Qashash
Arab القصص
Arti Kisah
Nama lain Musa dan Fir’aun
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 49
Juz Juz 20
Jumlah ruku’ 9 ruku’
Jumlah ayat 88
Jumlah kata 1443
Jumlah huruf 5933
Surah sebelumnya Surah An-Naml
Surah selanjutnya Surah Al-‘Ankabut
Sending
User Review
4.5 (15 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

28:88, 28 88, 28-88, Surah Al Qashash 88, Tafsir surat AlQashash 88, Quran AlQasas 88, Al Qasas 88, AlQasas 88, Al-Qasas 88, Surah Al Qasas ayat 88

Video Surah

28:88

cURL error 28: Resolving timed out after 5000 milliseconds

Kandungan Surah Al Qashash

۞ QS. 28:2 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 28:6 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin

۞ QS. 28:7 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 28:9 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 28:13 • Allah menepati janji

۞ QS. 28:15 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 28:16 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) •

۞ QS. 28:17 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:20 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 28:21 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:22 Ar Rabb (Tuhan) • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 28:24 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:25 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 28:28 • Al Wakil (Maha Penolong)

۞ QS. 28:30 Tauhid Rububiyyah • Sifat Kalam (berfirman) • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:31 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Sifat Kalam (berfirman)

۞ QS. 28:32 • Sifat Kalam (berfirman) • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:33 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:34 • Sifat Kalam (berfirman)

۞ QS. 28:35 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 28:36 • Mendustai Allah

۞ QS. 28:37 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 28:38 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 28:39 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 28:40 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 28:41 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Penghinaan orang kafir terhadap Allah • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 28:42 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 28:43 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 28:46 • Sifat Kalam (berfirman) • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:47 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 28:48 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 28:49 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 28:50 • Al Hadi (Maha Pemberi petunjuk) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Allah menggerakkan hati manusia • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 28:52 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 28:53 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:54 • Amal shaleh sebagai pelebur dosa-dosa kecil • Pelebur dosa kecil • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 28:56 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Hadi (Maha Pemberi petunjuk) • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 28:57 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 28:58 • Al Warits (Yang mewariskan alam) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 28:59 Ar Rabb (Tuhan) • Keadilan Allah dalam menghakimi • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 28:60 • Sifat surga dan kenikmatannya • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 28:61 • Allah menepati janji • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 28:62 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 28:63 Ar Rabb (Tuhan) • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 28:64 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 28:65 • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 28:66 • Kedahsyatan hari kiamat • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 28:67 • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 28:68 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Al Muta’ali (Maha Luhur)

۞ QS. 28:69 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:70 Tauhid Uluhiyyah • Al Hakam (Maha memberi keputusan) • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 28:71 Tauhid Uluhiyyah • Cacian Allah terhadap orang kafir

۞ QS. 28:72 Tauhid Uluhiyyah • Cacian Allah terhadap orang kafir

۞ QS. 28:73 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 28:74 • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan •

۞ QS. 28:75 • Kedahsyatan hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 28:76 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 28:77 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 28:78 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 28:79 • Macam-macam fitnah

۞ QS. 28:80 • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Kebaikan yang ada di alam akhirat • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 28:81 • Azab orang kafir

۞ QS. 28:82 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 28:83 • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 28:84 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Keistimewaan Islam • Ajakan masuk Islam • Toleransi Islam • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin

۞ QS. 28:85 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 28:86 • Kasih sayang Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 28:87 Ar Rabb (Tuhan) • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 28:88 • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Al Hakam (Maha memberi keputusan) • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Kebenaran hari penghimpunan • Islam agama para nabi

Ayat Pilihan

Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong)
dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.
QS. Luqman [31]: 18

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya,
dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu & tempat penyimpanannya.
Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).
QS. Hud [11]: 6

Ya Tuhan kami,
tuangkanlah kesabaran atas diri kami,
dan kokohkanlah pendirian kami & tolonglah kami terhadap orang-orang kafir.
QS. Al-Baqarah [2]: 250

Ya Tuhan kami sungguh kami mendengar (seruan) kepada iman (yaitu):
“Berimanlah kamu kepada Tuhanmu”,
maka kamipun beriman. Ya Tuhan, ampuni dosa kami & hapuskan kesalahan kami, dan wafatkan kami beserta orang-orang yang banyak berbakti
QS. Ali ‘Imran [3]: 193

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Sifat adil Allah berlaku untuk ...

Correct! Wrong!

Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti ...

Correct! Wrong!

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al 'Adl, yang berarti bahwa Allah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah ...

Correct! Wrong!

Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #2
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #2 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #2 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #4

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah … Setelah Yakin, dalam surah Al-A’raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah … Aurat dari tubuh pria adalah mulai … Fungsi pakaian adalah … Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang …

Pendidikan Agama Islam #16

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya … Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah … Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai … Yang berarti ”menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti …

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang … Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang …

Kamus Istilah Islam

takjil

Apa itu takjil? tak.jil mempercepat … •

puasa

Apa itu puasa? pu.a.sa menghindari makan, minum, dan sebagainya dengan sengaja ; n salah satu rukun Islam berupa ibadah menahan diri atau berpantang makan, minum, dan segala yang membatalkannya mul...

Osiris

Apa itu Osiris? Osiris ialah dewa maut Mesir Kuno, dalam beberapa literatur mesir kuno, ia disebut juga dengan: Asar, Asari, Aser, Ausar, Ausir, Wesir, Usir, Usire or Ausare. Kerajaannya terdapat di b...