Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Qashash (Kisah) - surah 28 ayat 82 [QS. 28:82]

وَ اَصۡبَحَ الَّذِیۡنَ تَمَنَّوۡا مَکَانَہٗ بِالۡاَمۡسِ یَقُوۡلُوۡنَ وَیۡکَاَنَّ اللّٰہَ یَبۡسُطُ الرِّزۡقَ لِمَنۡ یَّشَآءُ مِنۡ عِبَادِہٖ وَ یَقۡدِرُ ۚ لَوۡ لَاۤ اَنۡ مَّنَّ اللّٰہُ عَلَیۡنَا لَخَسَفَ بِنَا ؕ وَیۡکَاَنَّہٗ لَا یُفۡلِحُ الۡکٰفِرُوۡنَ
Wa-ashbahal-ladziina tamannau makaanahu bil amsi yaquuluuna waikaannallaha yabsuthurrizqa liman yasyaa-u min ‘ibaadihi wayaqdiru laulaa an mannallahu ‘alainaa lakhasafa binaa waikaannahu laa yuflihul kaafiruun(a);
Dan orang-orang yang kemarin mengangan-angankan kedudukannya (Karun) itu berkata,
“Aduhai, benarlah kiranya Allah yang melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya dan membatasi (bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya).
Sekiranya Allah tidak melimpahkan karunia-Nya pada kita, tentu Dia telah membenamkan kita pula.
Aduhai, benarlah kiranya tidak akan beruntung orang-orang yang mengingkari (nikmat Allah).”
―QS. Al Qashash [28]: 82

Daftar isi

And those who had wished for his position the previous day began to say,
"Oh, how Allah extends provision to whom He wills of His servants and restricts it! If not that Allah had conferred favor on us, He would have caused it to swallow us.
Oh, how the disbelievers do not succeed!"
― Chapter 28. Surah Al Qashash [verse 82]

وَأَصْبَحَ dan jadilah

And began,
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

those who
تَمَنَّوْا۟ (mereka) menginginkan

(had) wished
مَكَانَهُۥ kedudukannya

his position
بِٱلْأَمْسِ dengan kemarin

the day before
يَقُولُونَ mereka berkata

(to) say,
وَيْكَأَنَّ aduh

"Ah! That
ٱللَّهَ Allah

Allah
يَبْسُطُ melapangkan

extends
ٱلرِّزْقَ rezeki

the provision
لِمَن bagi siapa

for whom
يَشَآءُ Dia kehendaki

He wills
مِنْ dari

of
عِبَادِهِۦ hamba-hamba-Nya

His slaves,
وَيَقْدِرُ dan Dia menyempitkan

and restricts it.
لَوْلَآ jika tidak

If not
أَن bahwa

that
مَّنَّ karunia

Allah had favored *[meaning includes next or prev. word]
ٱللَّهُ Allah

Allah had favored *[meaning includes next or prev. word]
عَلَيْنَا atas kami

[to] us
لَخَسَفَ tentu Dia telah membenamkan

He would have caused it to swallow us. *[meaning includes next or prev. word]
بِنَا dengan kami

He would have caused it to swallow us. *[meaning includes next or prev. word]
وَيْكَأَنَّهُۥ aduh

Ah! That
لَا tidak

not
يُفْلِحُ beruntung

will succeed
ٱلْكَٰفِرُونَ orang-orang yang ingkar

the disbelievers."

Tafsir Quran

Surah Al Qashash
28:82

Tafsir QS. Al-Qashash (28) : 82. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menerangkan bahwa orang-orang yang semula bercita-cita ingin mempunyai kedudukan dan posisi terhormat seperti yang pernah dimiliki Karun, dengan seketika mengurungkan cita-citanya setelah menyaksikan azab yang ditimpakan kepada Karun.
Mereka menyadari bahwa harta benda yang banyak dan kehidupan duniawi yang serba mewah, tidak mengantarkan mereka pada keridaan Allah.

Dia memberi rezeki kepada yang dikehendaki-Nya, dan tidak memberi kepada yang tidak dikehendaki.
Allah meninggikan dan merendahkan orang yang dikehendaki-Nya.

Kesemuanya itu adalah berdasarkan kebijaksanaan Allah dan ketetapan yang telah digariskan-Nya.

Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud bahwa Allah telah memberikan kepada manusia watak masing-masing sebagaimana Dia telah membagi-bagikan rezeki di antara mereka.

Sesungguhnya Allah itu memberikan harta kepada orang yang disenangi, dan tidak menganugerahkan iman kecuali kepada orang yang disenangi dan dikasihi-Nya.

Mereka merasa memperoleh karunia dari Allah karena cita-cita mereka belum tercapai.

Andaikata sudah tercapai, tentu mereka dibenamkan juga ke dalam bumi sebagaimana yang telah dialami Karun.
Pengertian mereka bertambah mantap bahwa tidak beruntung orang-orang yang mengingkari nikmat Allah, mendustakan rasul-Nya, dan pahala yang dijanjikan di akhirat bagi orang yang taat kepada-Nya.

Mereka akan dimusnahkan oleh azab, firman Allah:

وَلَقَدْ جَاۤءَهُمْ رَسُوْلٌ مِّنْهُمْ فَكَذَّبُوْهُ فَاَخَذَهُمُ الْعَذَابُ وَهُمْ ظٰلِمُوْنَ

Dan sungguh, telah datang kepada mereka seorang rasul dari (kalangan) mereka sendiri, tetapi mereka mendustakannya, karena itu mereka ditimpa azab dan mereka adalah orang yang zalim. (An-Nahl [16]: 113)

Tafsir QS. Al Qashash (28) : 82. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Orang-orang yang belum lama ini berharap untuk mendapatkan kedudukan di dunia seperti Qarun, mengulang-ulang kata-kata penyesalan setelah mereka merenungi apa yang menimpa Qarun.
Mereka berkata,
"Sesungguhnya Allah melapangkan rezeki kepada hamba yang dikehendaki-Nya, baik yang Mukmin maupun yang bukan Mukmin.


Sebaliknya, Allah menyempitkan rezeki atas siapa yang dikehendaki-Nya di antara mereka."
Dan mereka lalu bersyukur dengan berkata,
"Kalaulah Allah tidak memberikan kebaikan kepada kami dengan petunjuk-Nya kepada keimanan dan penjagaan-Nya dari keterjerumusan, niscaya Dia akan menguji kami dengan memberikan apa yang kami angan-angankan dan melakukan apa yang Dia lakukan kepada Qarun.


Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari nikmat Allah tidak akan selamat dari azab-Nya."

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Orang-orang yang sebelumnya berharap bisa seperti Qarun berkata dalam penuh keterkejutan, mengambil pelajaran dan ketakutan terhadap azab yang telah menimpa Qarun akan menimpa mereka:
Sesungguhnya Allah akan melapangkan rizki bagi siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya dan menyempitkannya atas siapa yang Dia kehendaki dari mereka.
Kalau Allah tidak melimpahkan nikmat-Nya kepada kita sehingga Dia tidak menghukum kita, niscaya Dia sudah membenamkan kita sebagaimana yang Dia lakukan terhadap Qarun.


Apakah kamu tidak mengetahui bahwa orang-orang kafir itu tidak beruntung, tidak di dunia dan tidak pula di akhirat?

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan jadilah orang-orang yang kemarin mencita-citakan kedudukan Karun itu) dalam waktu yang singkat


(mereka berkata,
"Aduhai! Benarlah Allah melapangkan) yakni meluaskan


(rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya dan membatasinya) menyempitkannya bagi orang-orang yang dikehendaki-Nya.
Lafal Way adalah Isim Fi’il yang artinya aku sangat kagum, dan huruf Kaf mempunyai makna huruf Lam.
Maksudnya, aku sangat takjub karena sesungguhnya Allah melapangkan dan seterusnya


(kalau Allah tidak melimpahkan harunia-Nya atas kita, benar-benar Dia telah membenamkan kita pula) dapat dibaca Lakhasafa dan Lakhusifa


(Aduhai benarlah, tidak beruntung orang-orang yang mengingkari.") nikmat Allah seperti Karun tadi.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan jadilah orang-orang yang kemarin mencita-citakan kedudukan Qarun itu.
(QS. Al-Qashash [28]: 82)

Yakni orang-orang yang menginginkan hal seperti yang diperoleh Qarun yang bergelimang dengan perhiasannya saat mereka melihatnya.

Moga-moga kiranya kita mempunyai seperti apa yang telah diberikan kepada Qarun, sesungguhnya ia benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar.
(QS. Al-Qashash [28]: 79)

Tetapi setelah Qarun dibenamkan, mereka mengatakan:

Aduhai, benarlah Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya dan menyempitkannya.
(QS. Al-Qashash [28]: 82)

Maksudnya, harta benda itu bukanlah merupakan pertanda bahwa Allah rida kepada pemiliknya.
Karena sesungguhnya Allah memberi dan mencegah, menyempitkan dan melapangkan, dan merendahkan serta meninggikan.
Apa yang ditetapkan-Nya hanyalah mengandung hikmah yang sempurna dan hujah yang kuat, sebagaimana yang telah disebutkan di dalam sebuah hadis marfu’ yang diriwayatkan melalui Ibnu Mas’ud:

Sesungguhnya Allah membagi akhlak di antara kalian sebagaimana Dia membagi rezeki buat kalian.
Dan sesungguhnya Allah memberi harta kepada orang yang Dia cintai, juga orang yang tidak dicintainya, tetapi Dia tidak memberi iman kecuali hanya kepada orang yang Dia sukai saja.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

kalau Allah tidak melimpahkan karunia-Nya atas kita, benar-benar Dia telah membenamkan kita (pula).
(QS. Al-Qashash [28]: 82)

Yakni seandainya tidak ada belas kasihan Allah dan kebaikan-Nya kepada kita tentulah Dia membenamkan kita ke dalam bumi sebagaimana Qarun dibenamkan, sebab kami pernah mengharapkan hal yang semisal dengan Qarun.

Aduhai, benarlah tidak beruntung orang-orang yang mengingkari (nikmat Allah).
(QS. Al-Qashash [28]: 82)

Mereka bermaksud bahwa Qarun adalah orang kafir, dan orang kafir itu tidak akan beruntung di hadapan Allah, baik di dunia maupun di akhirat.

Ulama Nahwu berselisih pendapat sehubungan dengan makna lafaz {وَيْكَأَنَّ} dalam ayat ini.
Sebagian di antara mereka mengatakan bahwa maknanya ialah ‘celakalah, ketahuilah olehmu bahwa’, tetapi bentuknya di- takhfif.
Pendapat yang lain mengatakan waika, dan harakat fathah yang ada pada an menunjukkan ada lafaz i’lam yang tidak disebutkan.


Pendapat ini dinilai lemah oleh Ibnu Jarir.


Tetapi pada lahiriahnya pendapat ini kuat dan tidak mengandung kemusykilan, melainkan hanya dari segi penulisannya saja di dalam mus-haf, yaitu berbentuk muttasil.
Sedangkan masalah penulisan merupakan masalah idiom dan rujukannya adalah bersumber kepada bahasa Arab.

Menurut pendapat yang lain, makna yang dimaksud ialah sama dengan alam tara (tidakkah kamu perhatikan), demikianlah menurut Qatadah.
Menurut pendapat yang lainnya lagi, makna yang dimaksud ialah wai dan ka-anna secara terpisah, wai bermakna ta’ajjub atau tanbih, sedangkan ka-anna bermakna azunnu atau ahtasibu.

Ibnu Jarir mengatakan bahwa pendapat yang terkuat dalam masalah ini adalah pendapat yang dikemukakan oleh Qatadah, yaitu bermakna alam tara (tidakkah engkau perhatikan).

Unsur Pokok Surah Al Qashash (القصص)

Surat Al Qashash terdiri atas 88 ayat termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai dengan "Al Qashash",
karena pada ayat 25 surat ini terdapat kata "Al Qashash" yang berarti "cerita".

Ayat ini menerangkan bahwa setelah Nabi Musaalaihis salam bertemu dengan Nabi Syu’aib ‘alaihis salam ia menceritakan cerita yang berhubungan dengan dirinya sendiri, yakni pengalamannya dengan Fir’aun, sampai waktu ia diburu oleh Fir’aun karena membunuh seseorang dari bangsa Qibthi tanpa disengaja, Syu’aib ‘alaihis salam menjawab bahwa Musaalaihis salam telah selamat dari pengejaran orang-orang zalim.

Turunnya ayat 25 surat ini amat besar artinya bagi Nabi Muhammad ﷺ dan bagi sahabat-sahabat yang melakukan hijrah ke Madinah, yang menambah keyakinan mereka, bahwa akhirnya orang-orang Islamlah yang menang, sebab ayat ini menunjukkan bahwa barang siapa yang berhijrah dari tempat musuh untuk mempertahankan keimanan, pasti akan berhasil dalam perjuangannya menghadapi musuh-musuh agama.

Kepastian kemenangan bagi kaum muslimin itu, ditegaskan pada bagian akhir surat ini yang mengandung bahwa setelah hijrah ke Madinah kaum muslimin akan kembali ke Mekah sebagai pemenang dan penegak agama Allah.
Surat Al-Qashash ini adalah surat yang paling lengkap memuat cerita Nabi Musaalaihis salam sehingga menurut suatu riwayat, surat ini dinamai juga surat Musa.

Keimanan:

▪ Allah Yang menentukan segala sesuatu dan manusia harus ridha dengan ketentuan itu.
▪ Alam adalah fana, hanyalah Allah saja Yang Kekal dan semuanya akan kembali kepada Allah.
▪ Allah mengetahui isi hati manusia baik yang dilahirkan ataupun yang disembunyikannya.

Kisah:

▪ Kekejaman Fir’aun dan pertolongan serta karunia Allah kepada Bani Israil.
Musa `alaihis salam dilemparkan ke sungai Nil.
▪ Seorang Qibthi terbunuh oleh Musa `alaihis salam.
Musa `alaihis salam di Mad-yan.
Musa `alaihis salam menerima perintah Allah menyeru Fir’aun di bukit Thur.
▪ Kisah Karun.

Lain-lain:

Alquran menerangkan kisah nabi-nabi dan umat-umat dahulu sebagai bukti kerasulan Muhammad ﷺ.
▪ Akhli kitab yang beriman dengan Nabi Muhammad ﷺ diberi pahala dua kali lipat.
Hikmah Alquran diturunkan secara berangsur-angsur.
▪ Hanya Allah-lah yang memberi taufik kepada hamba-Nya untuk beriman.
▪ Allah menghancurkan penduduk sesuatu negeri adalah karena kezaliman penduduknya sendiri.
▪ Allah tidak mengazab sesuatu umat sebelum diutus rasul kepadanya.
▪ Keadaan orang-orang kafir dan sekutu-sekutu mereka di hari kiamat.
▪ Pergantian siang dan malam adalah rahmat dari Allah bagi manusia.
▪ Allah membalas kebaikan dengan berlipat ganda, sedang balasan kejahatan adalah seimbang dengan apa yang telah dilakukan.
▪ Janji Allah akan kemenangan Nabi Muhammad ﷺ

Audio Murottal

QS. Al-Qashash (28) : 1-88 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 88 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Qashash (28) : 1-88 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 88

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Qashash ayat 82 - Gambar 1 Surah Al Qashash ayat 82 - Gambar 2
Statistik QS. 28:82
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Al Qashash.

Surah Al-Qasas (Arab: القصص ,”Cerita-Cerita”) adalah surah ke-28 dalam Alquran.
Surah ini diturunkan di Makkah setelah Surah An-Naml dan terdiri dari 88 ayat.
Surah ini diberi nama surah Al-Qasas karena mengambil kata dari ayat 25 yang berarti:

“Kemudian salah seorang dari perempuan dua beradik itu datang mendapatkannya dengan berjalan dalam keadaan tersipu-sipu sambil berkata: Sebenarnya ayahku menjemputmu untuk membalas budimu memberi minum binatang ternak kami.
Maka ketika Musa datang mendapatkannya dan menceritakan kepadanya kisah-kisah kejadian yang berlaku (mengenai dirinya) berkatalah orang tua itu kepadanya: ‘Janganlah engkau bimbang, engkau telah selamat dari kaum yang zalim itu.’”

Surah ini diturunkan ketika kaum muslimin masih dalam keadaan lemah ketika mereka masih dibelenggu kekejaman kaum Musyrikin Makkah sebagai kuasa besar, mewah dan kuat.
Maka, Allah menurunkan surah ini sebagai perbandingan dengan riwayat hidup Nabi Musa dengan kekejaman Fir’aun dan akibat dari kemewahan Qarun serta memberikan janji akan kemenangan Nabi Muhammad kelak.

Nomor Surah 28
Nama Surah Al Qashash
Arab القصص
Arti Kisah
Nama lain Musa dan Fir’aun
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 49
Juz Juz 20
Jumlah ruku’ 9 ruku’
Jumlah ayat 88
Jumlah kata 1443
Jumlah huruf 5933
Surah sebelumnya Surah An-Naml
Surah selanjutnya Surah Al-‘Ankabut
Sending
User Review
4.7 (9 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

28:82, 28 82, 28-82, Surah Al Qashash 82, Tafsir surat AlQashash 82, Quran AlQasas 82, Al Qasas 82, AlQasas 82, Al-Qasas 82, Surah Al Qasas ayat 82

Video Surah

28:82


More Videos

Kandungan Surah Al Qashash

۞ QS. 28:2 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 28:6 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin

۞ QS. 28:7 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 28:9 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 28:13 • Allah menepati janji

۞ QS. 28:15 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 28:16 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) •

۞ QS. 28:17 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:20 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 28:21 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:22 Ar Rabb (Tuhan) • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 28:24 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:25 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 28:28 • Al Wakil (Maha Penolong)

۞ QS. 28:30 Tauhid Rububiyyah • Sifat Kalam (berfirman) • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:31 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Sifat Kalam (berfirman)

۞ QS. 28:32 • Sifat Kalam (berfirman) • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:33 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:34 • Sifat Kalam (berfirman)

۞ QS. 28:35 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 28:36 • Mendustai Allah

۞ QS. 28:37 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 28:38 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 28:39 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 28:40 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 28:41 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Penghinaan orang kafir terhadap Allah • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 28:42 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 28:43 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 28:46 • Sifat Kalam (berfirman) • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:47 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 28:48 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 28:49 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 28:50 • Al Hadi (Maha Pemberi petunjuk) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Allah menggerakkan hati manusia • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 28:52 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 28:53 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:54 • Amal shaleh sebagai pelebur dosa-dosa kecil • Pelebur dosa kecil • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 28:56 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Hadi (Maha Pemberi petunjuk) • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 28:57 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 28:58 • Al Warits (Yang mewariskan alam) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 28:59 Ar Rabb (Tuhan) • Keadilan Allah dalam menghakimi • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 28:60 • Sifat surga dan kenikmatannya • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 28:61 • Allah menepati janji • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 28:62 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 28:63 Ar Rabb (Tuhan) • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 28:64 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 28:65 • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 28:66 • Kedahsyatan hari kiamat • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 28:67 • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 28:68 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Al Muta’ali (Maha Luhur)

۞ QS. 28:69 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:70 Tauhid Uluhiyyah • Al Hakam (Maha memberi keputusan) • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 28:71 Tauhid Uluhiyyah • Cacian Allah terhadap orang kafir

۞ QS. 28:72 Tauhid Uluhiyyah • Cacian Allah terhadap orang kafir

۞ QS. 28:73 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 28:74 • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan •

۞ QS. 28:75 • Kedahsyatan hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 28:76 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 28:77 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 28:78 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 28:79 • Macam-macam fitnah

۞ QS. 28:80 • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Kebaikan yang ada di alam akhirat • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 28:81 • Azab orang kafir

۞ QS. 28:82 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 28:83 • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 28:84 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Keistimewaan Islam • Ajakan masuk Islam • Toleransi Islam • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin

۞ QS. 28:85 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 28:86 • Kasih sayang Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 28:87 Ar Rabb (Tuhan) • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 28:88 • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Al Hakam (Maha memberi keputusan) • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Kebenaran hari penghimpunan • Islam agama para nabi

Ayat Pilihan

Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah,
dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan,
dan berbuat baiklah,
karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.
QS. Al-Baqarah [2]: 195

Jangan terpengaruh oleh apa yang kau lihat pada orang kafir! Mereka bergelimang kemewahan & bergerak bebas dalam dagang & usaha.
Itu kesenangan sekejap yang akan hilang.
Tempat kembali mereka ialah neraka Jahanam, seburuk tempat kembali
QS. Ali ‘Imran [3]: 196-197

“Tidak ada seorangpun di langit & di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib,
kecuali Allah”,
dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.
QS. An-Naml [27]: 65

Kemudian Aku bersumpah,
dan Aku tekankan sumpah-Ku itu,
bahwa kelak kalian akan ditanya tentang segala karunia yang kalian nikmati secara bermegah-megahan.
QS. At-Takasur [102]: 8

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah ...

Correct! Wrong!

Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang ...

Correct! Wrong!

Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..

Correct! Wrong!

+

Array

Arti fana adalah ...

Correct! Wrong!

Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al Matiin yang tercantum dalam Alquran surah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #1
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #1 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #1 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #20

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan. Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna …Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu … Setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut … Jasa khalifah Umar bin Khatab yang sampai saat ini masih dipergunakan, yaitu …

Pendidikan Agama Islam #25

Surah Al-Insyirah terdiri dari … ayat.Surah Al-Insyirah diawali dengan lafal … أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti …وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ Ayat diatas terdapat dalam Alquran surah Al-Insyirah ayat …Surah Al-Insyirah turun sesudah surah …

Pendidikan Agama Islam #29

Sebagai perumpamaan orang yang mengajak berbuat baik, tetapi dirinya sendiri tidak melakukan adalah … Berikut kedudukan orang yang menuntut ilmu, kecuali … potongan ayat di atas terdapat pada Alquran surah … Ilmuan muslim yang dalam bidang kedokteran yang berasal dari Persia yaitu … Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta?

Kamus Istilah Islam

istiazah

Apa itu istiazah? is.ti.a.zah permohonan kepada Tuhan untuk mendapat perlindungan dari gangguan setan; pembacaan auzu billahi minasysyaitanirrajim … •

tasbih

Apa itu tasbih? tas.bih pembacaan puji-pujian kepada Allah dengan mengucap subhanallah ‘Mahasuci Allah’ atau subhana rabbiyal ?zim ‘segala kemuliaan bagi Tuhanku Yang Mahabesar ...

Sanad

Apa itu Sanad? Struktur hadis Secara struktur hadis terdiri atas dua komponen utama yakni sanad/isnad dan matan . Contoh: Musaddad mengabari bahwa Yahya menyampaikan sebagaimana diberitakan oleh ...