Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Qashash (Kisah) – surah 28 ayat 77 [QS. 28:77]

وَ ابۡتَغِ فِیۡمَاۤ اٰتٰىکَ اللّٰہُ الدَّارَ الۡاٰخِرَۃَ وَ لَا تَنۡسَ نَصِیۡبَکَ مِنَ الدُّنۡیَا وَ اَحۡسِنۡ کَمَاۤ اَحۡسَنَ اللّٰہُ اِلَیۡکَ وَ لَا تَبۡغِ الۡفَسَادَ فِی الۡاَرۡضِ ؕ اِنَّ اللّٰہَ لَا یُحِبُّ الۡمُفۡسِدِیۡنَ
Waabtaghi fiimaa aataakallahuddaara-aakhirata walaa tansa nashiibaka minaddunyaa wa-ahsin kamaa ahsanallahu ilaika walaa tabghil fasaada fiil ardhi innallaha laa yuhibbul mufsidiin(a);
Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi.
Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan.
―QS. Al Qashash [28]: 77

Daftar isi

But seek, through that which Allah has given you, the home of the Hereafter;
and (yet), do not forget your share of the world.
And do good as Allah has done good to you.
And desire not corruption in the land.
Indeed, Allah does not like corrupters."
― Chapter 28. Surah Al Qashash [verse 77]

وَٱبْتَغِ dan carilah

But seek,
فِيمَآ pada apa

through what
ءَاتَىٰكَ telah memberikan kepadamu

Allah has given you, *[meaning includes next or prev. word]
ٱللَّهُ Allah

Allah has given you, *[meaning includes next or prev. word]
ٱلدَّارَ rumah/kampung

the home
ٱلْءَاخِرَةَ akhirat

(of) the Hereafter,
وَلَا dan jangan

and (do) not
تَنسَ kamu melupakan

forget
نَصِيبَكَ bahagianmu

your share
مِنَ dari

of
ٱلدُّنْيَا dunia

the world.
وَأَحْسِن dan berbuat baiklah

And do good
كَمَآ sebagaimana

as
أَحْسَنَ telah berbuat baik

Allah has been good *[meaning includes next or prev. word]
ٱللَّهُ Allah

Allah has been good *[meaning includes next or prev. word]
إِلَيْكَ kepadamu

to you.
وَلَا dan janganlah

And (do) not
تَبْغِ kamu mencari/berbuat

seek
ٱلْفَسَادَ kerusakan

corruption
فِى di

in
ٱلْأَرْضِ muka bumi

the earth.
إِنَّ sesungguhnya

Indeed,
ٱللَّهَ Allah

Allah
لَا tidak

(does) not
يُحِبُّ Dia menyukai

love
ٱلْمُفْسِدِينَ orang-orang yang berbuat kerusakan

the corrupters."

Tafsir Quran

Surah Al Qashash
28:77

Tafsir QS. Al-Qashash (28) : 77. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini, Allah menerangkan empat macam nasihat dan petunjuk yang ditujukan kepada Karun oleh kaumnya.
Orang yang mengamalkan nasihat dan petunjuk itu akan memperoleh kesejahteraan di dunia dan akhirat.

1. Orang yang dianugerahi oleh Allah kekayaan yang berlimpah ruah, perbendaharaan harta yang bertumpuk-tumpuk, serta nikmat yang banyak, hendaklah ia memanfaatkan di jalan Allah, patuh dan taat pada perintah-Nya, mendekatkan diri kepada-Nya untuk memperoleh pahala sebanyak-banyaknya di dunia dan akhirat.

Sabda Nabi ﷺ:

Manfaatkan yang lima sebelum datang (lawannya) yang lima;
mudamu sebelum tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, kayamu sebelum miskinmu, waktu senggangmu sebelum kesibukanmu dan hidupmu sebelum matimu.
(Riwayat Al-Baihaqi dari Ibnu ‘Abbas)

2. Setiap orang dipersilakan untuk tidak meninggalkan sama sekali kesenangan dunia baik berupa makanan, minuman, pakaian, serta kesenangan-kesenangan yang lain sepanjang tidak bertentangan dengan ajaran yang telah digariskan oleh Allah.
Baik Allah, diri sendiri, maupun keluarga, mempunyai hak atas seseorang yang harus dilaksanakannya.

Sabda Nabi Muhammad:



Kerjakanlah seperti kerjanya orang yang mengira akan hidup selamanya.
Dan waspadalah seperti akan mati besok.
(Riwayat Al-Baihaqi dari Ibnu ‘Umar)

3. Setiap orang harus berbuat baik sebagaimana Allah berbuat baik kepadanya, misalnya membantu orang-orang yang memerlukan, menyambung tali silaturrahim, dan lain sebagainya.

4. Setiap orang dilarang berbuat kerusakan di atas bumi, dan berbuat jahat kepada sesama makhluk, karena Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.

Tafsir QS. Al Qashash (28) : 77. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Dan jadikanlah sebagian dari kekayaan dan karunia yang Allah berikan kepadamu di jalan Allah dan amalan untuk kehidupan akhirat.
Janganlah kamu cegah dirimu untuk menikmati sesuatu yang halal di dunia.


Berbuat baiklah kepada hamba-hamba Allah sebagaimana Allah berbuat baik kepadamu dengan mengaruniakan nikmat-Nya.
Dan janganlah kamu membuat kerusakan di bumi dengan melampaui batas- batas Allah.


Sesungguhnya Allah tidak meridai orang-orang yang merusak dengan perbuatan buruk mereka itu."

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Carilah dengan harta yang telah Allah berikan kepadamu pahala akhirat dengan melakukan amal ketaatan kepada Allah di dunia.
Jangan meninggalkan bagianmu di dunia dengan cara menolak menikmati yang halal tanpa berlebih-lebihan.


Berbuat baiklah kepada manusia dengan bersedekah, sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu melalui harta yang melimpah tersebut.
Jangan mencari apa yang Allah haramkan atas kalian berupa perbuatan merusak di muka bumi dan pelanggaran tehadap kaummu.


Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan dan Dia akan membalas mereka atas perbuatan buruk mereka.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan carilah) upayakanlah


(pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepada kalian) berupa harta benda


(kebahagiaan negeri akhirat) seumpamanya kamu menafkahkannya di jalan ketaatan kepada Allah


(dan janganlah kamu melupakan) jangan kamu lupa


(bagianmu dari kenikmatan duniawi) yakni hendaknya kamu beramal dengannya untuk mencapai pahala di akhirat


(dan berbuat baiklah) kepada orang-orang dengan bersedekah kepada mereka


(sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat) mengadakan


(kerusakan di muka bumi) dengan mengerjakan perbuatan-perbuatan maksiat.


(Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan) maksudnya Allah pasti akan menghukum mereka.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi.
(QS. Al-Qashash [28]: 77)

Maksudnya, gunakanlah harta yang berlimpah dan nikmat yang bergelimang sebagai karunia Allah kepadamu ini untuk bekal ketaatan kepada Tuhanmu dan mendekatkan diri kepada-Nya dengan mengerjakan berbagai amal pendekatan diri kepada-Nya, yang dengannya kamu akan memperoleh pahala di dunia dan akhirat.

dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi.
(QS. Al-Qashash [28]: 77)

Yakni yang dihalalkan oleh Allah berupa makanan, minuman, pakaian, rumah dan perkawinan.
Karena sesungguhnya engkau mempunyai kewajiban terhadap Tuhanmu, dan engkau mempunyai kewajiban terhadap dirimu sendiri, dan engkau mempunyai kewajiban terhadap keluargamu, dan engkau mempunyai kewajiban terhadap orang-orang yang bertamu kepadamu, maka tunaikanlah kewajiban itu kepada haknya masing-masing.

dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu.
(QS. Al-Qashash [28]: 77)

Artinya, berbuat baiklah kepada sesama makhluk Allah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu.

dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi.
(QS. Al-Qashash [28]: 77)

Yaitu janganlah cita-cita yang sedang kamu jalani itu untuk membuat kerusakan di muka bumi dan berbuat jahat terhadap makhluk Allah.

Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.
(QS. Al-Qashash [28]: 77)

Unsur Pokok Surah Al Qashash (القصص)

Surat Al Qashash terdiri atas 88 ayat termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai dengan "Al Qashash",
karena pada ayat 25 surat ini terdapat kata "Al Qashash" yang berarti "cerita".

Ayat ini menerangkan bahwa setelah Nabi Musaalaihis salam bertemu dengan Nabi Syu’aib ‘alaihis salam ia menceritakan cerita yang berhubungan dengan dirinya sendiri, yakni pengalamannya dengan Fir’aun, sampai waktu ia diburu oleh Fir’aun karena membunuh seseorang dari bangsa Qibthi tanpa disengaja, Syu’aib ‘alaihis salam menjawab bahwa Musaalaihis salam telah selamat dari pengejaran orang-orang zalim.

Turunnya ayat 25 surat ini amat besar artinya bagi Nabi Muhammad ﷺ dan bagi sahabat-sahabat yang melakukan hijrah ke Madinah, yang menambah keyakinan mereka, bahwa akhirnya orang-orang Islamlah yang menang, sebab ayat ini menunjukkan bahwa barang siapa yang berhijrah dari tempat musuh untuk mempertahankan keimanan, pasti akan berhasil dalam perjuangannya menghadapi musuh-musuh agama.

Kepastian kemenangan bagi kaum muslimin itu, ditegaskan pada bagian akhir surat ini yang mengandung bahwa setelah hijrah ke Madinah kaum muslimin akan kembali ke Mekah sebagai pemenang dan penegak agama Allah.
Surat Al-Qashash ini adalah surat yang paling lengkap memuat cerita Nabi Musaalaihis salam sehingga menurut suatu riwayat, surat ini dinamai juga surat Musa.

Keimanan:

▪ Allah Yang menentukan segala sesuatu dan manusia harus ridha dengan ketentuan itu.
▪ Alam adalah fana, hanyalah Allah saja Yang Kekal dan semuanya akan kembali kepada Allah.
▪ Allah mengetahui isi hati manusia baik yang dilahirkan ataupun yang disembunyikannya.

Kisah:

▪ Kekejaman Fir’aun dan pertolongan serta karunia Allah kepada Bani Israil.
Musa `alaihis salam dilemparkan ke sungai Nil.
▪ Seorang Qibthi terbunuh oleh Musa `alaihis salam.
Musa `alaihis salam di Mad-yan.
Musa `alaihis salam menerima perintah Allah menyeru Fir’aun di bukit Thur.
▪ Kisah Karun.

Lain-lain:

Alquran menerangkan kisah nabi-nabi dan umat-umat dahulu sebagai bukti kerasulan Muhammad ﷺ.
▪ Akhli kitab yang beriman dengan Nabi Muhammad ﷺ diberi pahala dua kali lipat.
Hikmah Alquran diturunkan secara berangsur-angsur.
▪ Hanya Allah-lah yang memberi taufik kepada hamba-Nya untuk beriman.
▪ Allah menghancurkan penduduk sesuatu negeri adalah karena kezaliman penduduknya sendiri.
▪ Allah tidak mengazab sesuatu umat sebelum diutus rasul kepadanya.
▪ Keadaan orang-orang kafir dan sekutu-sekutu mereka di hari kiamat.
▪ Pergantian siang dan malam adalah rahmat dari Allah bagi manusia.
▪ Allah membalas kebaikan dengan berlipat ganda, sedang balasan kejahatan adalah seimbang dengan apa yang telah dilakukan.
▪ Janji Allah akan kemenangan Nabi Muhammad ﷺ

Audio Murottal

QS. Al-Qashash (28) : 1-88 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 88 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Qashash (28) : 1-88 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 88

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Qashash ayat 77 - Gambar 1 Surah Al Qashash ayat 77 - Gambar 2 Surah Al Qashash ayat 77 - Gambar 3
Statistik QS. 28:77
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Qashash.

Surah Al-Qasas (Arab: القصص ,”Cerita-Cerita”) adalah surah ke-28 dalam Alquran.
Surah ini diturunkan di Makkah setelah Surah An-Naml dan terdiri dari 88 ayat.
Surah ini diberi nama surah Al-Qasas karena mengambil kata dari ayat 25 yang berarti:

“Kemudian salah seorang dari perempuan dua beradik itu datang mendapatkannya dengan berjalan dalam keadaan tersipu-sipu sambil berkata: Sebenarnya ayahku menjemputmu untuk membalas budimu memberi minum binatang ternak kami.
Maka ketika Musa datang mendapatkannya dan menceritakan kepadanya kisah-kisah kejadian yang berlaku (mengenai dirinya) berkatalah orang tua itu kepadanya: ‘Janganlah engkau bimbang, engkau telah selamat dari kaum yang zalim itu.’”

Surah ini diturunkan ketika kaum muslimin masih dalam keadaan lemah ketika mereka masih dibelenggu kekejaman kaum Musyrikin Makkah sebagai kuasa besar, mewah dan kuat.
Maka, Allah menurunkan surah ini sebagai perbandingan dengan riwayat hidup Nabi Musa dengan kekejaman Fir’aun dan akibat dari kemewahan Qarun serta memberikan janji akan kemenangan Nabi Muhammad kelak.

Nomor Surah 28
Nama Surah Al Qashash
Arab القصص
Arti Kisah
Nama lain Musa dan Fir’aun
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 49
Juz Juz 20
Jumlah ruku’ 9 ruku’
Jumlah ayat 88
Jumlah kata 1443
Jumlah huruf 5933
Surah sebelumnya Surah An-Naml
Surah selanjutnya Surah Al-‘Ankabut
Sending
User Review
5 (3 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

28:77, 28 77, 28-77, Surah Al Qashash 77, Tafsir surat AlQashash 77, Quran AlQasas 77, Al Qasas 77, AlQasas 77, Al-Qasas 77, Surah Al Qasas ayat 77

Video Surah

28:77


More Videos

Kandungan Surah Al Qashash

۞ QS. 28:2 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 28:6 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin

۞ QS. 28:7 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 28:9 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 28:13 • Allah menepati janji

۞ QS. 28:15 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 28:16 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) •

۞ QS. 28:17 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:20 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 28:21 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:22 Ar Rabb (Tuhan) • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 28:24 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:25 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 28:28 • Al Wakil (Maha Penolong)

۞ QS. 28:30 Tauhid Rububiyyah • Sifat Kalam (berfirman) • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:31 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Sifat Kalam (berfirman)

۞ QS. 28:32 • Sifat Kalam (berfirman) • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:33 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:34 • Sifat Kalam (berfirman)

۞ QS. 28:35 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 28:36 • Mendustai Allah

۞ QS. 28:37 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 28:38 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 28:39 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 28:40 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 28:41 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Penghinaan orang kafir terhadap Allah • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 28:42 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 28:43 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 28:46 • Sifat Kalam (berfirman) • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:47 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 28:48 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 28:49 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 28:50 • Al Hadi (Maha Pemberi petunjuk) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Allah menggerakkan hati manusia • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 28:52 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 28:53 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:54 • Amal shaleh sebagai pelebur dosa-dosa kecil • Pelebur dosa kecil • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 28:56 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Hadi (Maha Pemberi petunjuk) • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 28:57 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 28:58 • Al Warits (Yang mewariskan alam) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 28:59 Ar Rabb (Tuhan) • Keadilan Allah dalam menghakimi • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 28:60 • Sifat surga dan kenikmatannya • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 28:61 • Allah menepati janji • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 28:62 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 28:63 Ar Rabb (Tuhan) • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 28:64 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 28:65 • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 28:66 • Kedahsyatan hari kiamat • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 28:67 • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 28:68 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Al Muta’ali (Maha Luhur)

۞ QS. 28:69 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:70 Tauhid Uluhiyyah • Al Hakam (Maha memberi keputusan) • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 28:71 Tauhid Uluhiyyah • Cacian Allah terhadap orang kafir

۞ QS. 28:72 Tauhid Uluhiyyah • Cacian Allah terhadap orang kafir

۞ QS. 28:73 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 28:74 • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan •

۞ QS. 28:75 • Kedahsyatan hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 28:76 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 28:77 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 28:78 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 28:79 • Macam-macam fitnah

۞ QS. 28:80 • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Kebaikan yang ada di alam akhirat • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 28:81 • Azab orang kafir

۞ QS. 28:82 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 28:83 • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 28:84 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Keistimewaan Islam • Ajakan masuk Islam • Toleransi Islam • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin

۞ QS. 28:85 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 28:86 • Kasih sayang Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 28:87 Ar Rabb (Tuhan) • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 28:88 • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Al Hakam (Maha memberi keputusan) • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Kebenaran hari penghimpunan • Islam agama para nabi

Ayat Pilihan

Sesungguhnya Allah,
hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat,
dan Dialah Yang menurunkan hujan,
dan mengetahui apa yang ada dalam rahim.
QS. Luqman [31]: 34

Barang siapa yang membunuh seorang manusia,
bukan karena orang itu (membunuh) orang lain,
atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi,
maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya.
QS. Al-Ma’idah [5]: 32

Hai Nabi,
bertakwalah kepada Allah & janganlah kamu menuruti (keinginan) orang-orang kafir & orang-orang munafik.
Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,
QS. Al-Ahzab [33]: 1

Hai orang beriman,
jangan kamu hilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya & menyakiti (perasaan si penerima),
seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia & dia tidak beriman pada Allah & hari kemudian
QS. Al-Baqarah [2]: 264

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut ...

Correct! Wrong!

Pembatasan aurat wanita adalah ...

Correct! Wrong!

Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Sebelum berpakaian, kita harus ...

Correct! Wrong!

Dalam Islam, pakaian harus ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #3
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #3 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #3 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah … Surah yang tidak diawali basmalah adalah … Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah … Proses turunnya wahyu berlangsung selama … tahun.Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah …

Pendidikan Agama Islam #6

Sifat dasar hukum Alquran adalah keseimbangan dalam hal aspek material dan psikologis, yang disebut sebagai … Alquran dimulai dengan surah Al Fatihah (pembukaan) dan berakhir dengan surah … Alquran adalah panduan dan pedoman manusia bagi mereka yang beriman. Ini dikonfirmasikan oleh Allah dalam surah … Alquran bertindak sebagai Hudan, yang artinya adalah … Dalam Surah Al-Baqarah ayat 2, Allah berfirman bahwa Alquran adalah pedoman untuk orang …

Kamus Istilah Islam

Kitab Shahihain

Apa itu Kitab Shahihain? Shahihain merupakan Istilah Islam yang digunakan untuk menyebut kedua kitab Shahih milik Imam Bukhari dan Imam Muslim. Yang lebih dahulu menyusun kitab shahih adalah Imam Al-B...

khitbah

Apa itu khitbah? khit.bah peminangan kepada seorang wanita untuk dijadikan istri … •

Zainab bint Jahsy

Siapa itu Zainab bint Jahsy? Zainab binti Jahsy bin Ri`ab al-Asadiyyah atau lebih dikenal dengan Zainab binti Jahsy adalah sepupu dan istri dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan te...