Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Al Qashash

Al Qashash (Kisah) surah 28 ayat 54


اُولٰٓئِکَ یُؤۡتَوۡنَ اَجۡرَہُمۡ مَّرَّتَیۡنِ بِمَا صَبَرُوۡا وَ یَدۡرَءُوۡنَ بِالۡحَسَنَۃِ السَّیِّئَۃَ وَ مِمَّا رَزَقۡنٰہُمۡ یُنۡفِقُوۡنَ
Uula-ika yu’tauna ajrahum marrataini bimaa shabaruu wayadrauuna bil hasanatissai-yi-ata wamimmaa razaqnaahum yunfiquun(a);

Mereka itu diberi pahala dua kali disebabkan kesabaran mereka, dan mereka menolak kejahatan dengan kebaikan, dan sebagian dari apa yang telah Kami rezekikan kepada mereka, mereka nafkahkan.
―QS. 28:54
Topik ▪ Maksiat dan dosa ▪ Balasan dari perbuatannya ▪ Azab orang kafir
28:54, 28 54, 28-54, Al Qashash 54, AlQashash 54, AlQasas 54, Al Qasas 54, AlQasas 54, Al-Qasas 54
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Qashash (28) : 54. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah subhanahu wa ta'ala menerangkan bahwa orang-orang yang percaya kepada Alquran sesudah mereka percaya kepada kitab-kitab samawi sebelumnya, akan diberikan pahala dua kali lipat.
Pahala atas kepercayaan mereka kepada kitab-kitab Suci mereka, dan pahala atas kepercayaan mereka kepada Alquran, karena kesabaran dan ketabahan mempertahankan kedua kepercayaan mereka itu yang tentunya sangat berat, bahkan kadang-kadang mendapat perlakuan yang tidak wajar, karena mereka mengikuti Muhammad ﷺ dan menganut agamanya.

Ada tiga macam orang yang mendapat pahala dua kali lipat sebagaimana dijelaskan di dalam sabda Nabi Muhammad ﷺ:

Tiga macam orang yang diberi pahala, masing-masing dua kali lipat.
Seorang ahli Kitab yang percaya kepada Nabinya, kemudian ia mendapati masa (Muhammad ﷺ) maka ia beriman pula kepadanya dan mengikutinya serta membenarkannya maka baginya dua pahala.
Hamba sahaya laki-laki yang menunaikan hak Allah Azza Wa jalla dan hak tuannya, maka baginya dua pahala.
Dan seorang yang mempunyai hamba sahaya perempuan lalu ia memberi makan, maka diberinya pendidikan yang baik, kemudian ia memerdekakannya lalu menikahinya, maka baginya dua pahala.
(H.R.
Muslim dari Abu Musa Al Asy'ari)

Selain dari kesabaran dan ketabahan mereka, mereka juga mempunyai beberapa sifat yang menjadikan mereka dekat kepada Allah subhanahu wa ta'ala antara lain :

1.
Mereka menolak kejahatan dengan kebaikan.
Apa yang didengar mereka yang menyakitkan hati, berupa cacian dan sebagainya, mereka sambut dengan tenang dan memaafkannya.
Atau mereka berbuat suatu kejahatan, mereka cepat-cepat berbuat kebaikan untuk menghapuskan kejahatan itu, seperti yang pernah dianjurkan Nabi Muhammad ﷺ kepada Sahabat Muaz bin Jabal.
sabda Nabi :

Iringilah kejahatan itu dengan kebaikan, maka kejahatan itu, hapus dengan kebaikan.
(H.R.
Tirmizi dari Muaz bin Jabal)

2.
Mereka nafkahkan apa yang telah di rezekikan Allah kepada mereka.
Di dalam usaha mereka, mereka memperoleh rezeki halal lalu di nafkahkan di jalan Allah, baik yang hukumnya wajib seperti mengeluarkan zakat, membelanjai rumah tangga, maupun yang berupa tatawwu' seperti mendermakan kepada pembangunan mesjid, madrasah, pengajian, pembinaan dan pemeliharaan anak yatim dan lain sebagainya yang diridai Allah subhanahu wa ta'ala sesuai dengan anjuran bernafkah yang disebutkan di dalam firman-Nya:

Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah.
(Q.S.
Al Baqarah: 195)

Dan firman-Nya:

Hai orang-orang yang beriman; nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik (halal).
(Q.S.
Al Baqarah: 267)

Al Qashash (28) ayat 54 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Al Qashash (28) ayat 54 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Al Qashash (28) ayat 54 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Orang-orang yang beriman kepada Al Quran dan apa yang diturunkan sebelumnya akan diberi pahala berlipat ganda karena kesabaran mereka atas penderitaan yang mereka terima di jalan keimanan, mengutamakan amal saleh, membalas kejahatan dengan memberi maaf dan perbuatan baik, dan menafkahkan harta yang diberikan Allah kepada mereka di jalan kebaikan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Mereka itu diberi pahala dua kali) karena iman mereka kepada dua Kitab (disebabkan kesabaran mereka) di dalam mengamalkan kandungan kedua Kitab itu (dan mereka menolak) menutup (kejahatan dengan kebaikan) yaitu kejahatan yang mereka lakukan ditutup dengan kebaikan mereka (dan sebagian dari apa yang telah Kami rezekikan kepada mereka, mereka nafkahkan) mereka menyedekahkannya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Orang-orang yang sifatnya telah hadir tersebut diberi pahala amal perbuatan mereka dua kali; atas iman mereka kepada kitab mereka dan atas iman mereka kepada al-Qur’an, karena kesabaran mereka.
Dan diantara sifat-sifat mereka adalah bahwa mereka menolak keburukan dengan kebaikan, mereka menginfakkan sebagian dari apa yang Kami rizkikan kepada mereka di jalan kebaikan dan kemuliaan.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman dalam ayat selanjutnya:

Mereka itu diberi pahala dua kali disebabkan kesabaran mereka.
(Al Qashash:54)

Yakni mereka yang menyandang sifat-sifat tersebut adalah orang-orang yang beriman kepada kitab terdahulu dan kitab yang kemudian (Al-Qur'an).
Karena itulah disebutkan oleh firman-Nya: disebabkan kesabaran mereka.
(Al Qashash:54) dalam mengikuti perkara yang hak, sekalipun mengakui hal seperti itu merupakan suatu perbuatan yang sangat berat dirasakan oleh mereka.

Di dalam sebuah hadis sahih melalui riwayat Amir Asy-Sya'bi, dari Abu Burdah, dari Abu Musa Al-Asy'ari r.a.
disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

Ada tiga macam orang yang pahalanya diberi dua kali, yaitu seorang lelaki dari kalangan Ahli Kitab yang beriman kepada nabinya, kemudian beriman kepadaku, seorang hamba sahaya yang menunaikan hak Allah dan hak majikannya, dan seorang lelaki yang mempunyai seorang budak perempuan, lalu ia mendidiknya dengan baik, kemudian memerdekakannya dan mengawininya.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Yahya ibnu Ishaq As-Sulaihini, telah menceritakan kepada kami Ibnu Lahi'ah, dari Sulaiman ibnu Abdur Rahman, dari Al-Qasim ibnu Abu Umamah yang menceritakan bahwa sesungguhnya ketika ia benar-benar berada di bawah unta kendaraan Rasulullah ﷺ pada hari jatuhnya kota Mekah, beliau mengucapkan perkataan yang baik lagi indah, antara lain beliau ﷺ bersabda: Barang siapa yang masuk Islam dari kalangan Ahli Kitab, maka ia memperoleh pahala dua kali, ia memperoleh pahala seperti yang kita peroleh, dan ia menanggung apa yang ditanggung oleh kita.

Firman Allah subhanahu wa ta'ala:

dan mereka menolak kejahatan dengan kebaikan.
(Al Qashash:54)

Mereka tidak membalas kejahatan dengan hal yang semisal, tetapi memaaf dan melupakannya.

dan sebagian dari apa yang telah Kami rezekikan kepada mereka, mereka nafkahkan.
(Al Qashash:54)

Yaitu mereka membelanjakan sebagian dari rezeki halal yang mereka peroleh kepada makhluk Allah, yaitu nafkah yang wajib, buat keluarga mereka dan kaum kerabat mereka.
Mereka pun membayar zakat yang fardu dan yang sunat, juga amal taqarrub dan sedekah nafilah.

Firman Allah subhanahu wa ta'ala:

Dan apabila mereka mendengar perkataan yang tidak bermanfaat, mereka berpaling darinya.
(Al Qashash:55)

Yakni mereka tidak bergaul dengan para pelakunya dan tidak mau berteman dengan mereka, bahkan sikap mereka adalah sebagaimana yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala dalam ayat lain melalui firman-Nya:

dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerja­kan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.
(Al Furqaan:72)

Informasi Surah Al Qashash (القصص)
Surat Al Qashash terdiri atas 88 ayat termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai dengan "Al Qashash",
karena pada ayat 25 surat ini terdapat kata "Al Qashash" yang berarti "cerita".

Ayat ini menerangkan bahwa setelah Nabi Musa 'alaihis salam bertemu dengan Nabi Syu'aib 'alaihis salam ia menceritakan cerita yang berhubungan dengan dirinya sendiri, ya'ni pengalaman­nya dengan Fir'aun, sampai waktu ia diburu oleh Fir'aun karena membunuh seseorang dari bangsa Qibthi tanpa disengaja, Syu'aib 'alaihis salam menjawab bahwa Musa 'alaihis salam telah selamat dari pengejar­an orang-orang zalim.

Turunnya ayat 25 surat ini amat besar artinya bagi Nabi Muhammad ﷺ dan bagi sahabat­ sahabat yang melakukan hijrah ke Madinah, yang menambah keyakinan mereka, bahwa akhirnya orang-orang Islamlah yang menang, sebab ayat ini menunjukkan bahwa barangsiapa yang berhijrah dari tempat musuh untuk mempertahankan keimanan, pasti akan berhasil dalam per­juangannya menghadapi musuh-musuh agama.
Kepastian kemenangan bagi kaum muslimin itu, ditegaskan pada bagian akhir surat ini yang mengandung bahwa setelah hijrah ke Madinah kaum muslimin akan kembali ke Mekah sebagai pemenang dan penegak agama Allah.
Surat Al Qashash ini adalah surat yang paling lengkap memuat cerita Nabi Musa 'alaihis salam sehingga menurut suatu riwayat, surat ini dinamai juga surat Musa.

Keimanan:

Allah Yang menentukan segala sesuatu dan manusia harus ridha dengan ketentu­an itu
alam adalah fana hanyalah Allah saja Yang Kekal dan semuanya akan kem­bali kepada Allah
Allah mengetahui isi hati manusia baik yang dilahirkan ataupun yang disembunyikannya.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kekejaman Fir'aun dan pertolongan serta karunia Allah kepada Bani Israil
Musa a.s. dilemparkan ke sungai Nil
seorang Qibthi terbunuh oleh Musa a.s.
Musa a.s. di Mad-yan
Musa a.s. menerima perintah Allah menyeru Fir'aun di bukit Thur
kisah Karun.

Lain-lain:

Al Qur'an menerangkan kisah nabi-nabi dan umat-umat dahulu sebagai bukti kerasulan Muhammad ﷺ
akhli kitab yang beriman dengan Nabi Muhammad ﷺ diberi pahala dua kali lipat
hikmah Al Qur'an diturunkan secara berangsur­ angsur
hanya Allah-lah yang memberi taufik kepada hamba-Nya untuk beriman
Allah menghancurkan penduduk sesuatu negeri adalah karena kezaliman penduduknya sendiri
Allah tidak mengazab sesuatu umat sebelum diutus rasul kepadanya
keadaan orang-orang kafir dan sekutu-sekutu mereka dihari kiamat
pergantian siang dan malam adalah rahmat dari Allah bagi manusia
Allah membalas kebaikan dengan berlipat ganda, sedang balasan kejahatan adalah seimbang dengan apa yang telah dilakukan
janji Allah akan kemenangan Nabi Muhammad s.a.w


Gambar Kutipan Surah Al Qashash Ayat 54 *beta

Surah Al Qashash Ayat 54



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al Qashash

Surah Al-Qasas (Arab: القصص ,"Cerita-Cerita") adalah surah ke-28 dalam al-Qur'an.
Surah ini diturunkan di Makkah setelah Surah An-Naml dan terdiri dari 88 ayat.
Surah ini diberi nama surah Al-Qasas karena mengambil kata dari ayat 25 yang berarti:

"Kemudian salah seorang dari perempuan dua beradik itu datang mendapatkannya dengan berjalan dalam keadaan tersipu-sipu sambil berkata: Sebenarnya ayahku menjemputmu untuk membalas budimu memberi minum binatang ternak kami.
Maka ketika Musa datang mendapatkannya dan menceritakan kepadanya kisah-kisah kejadian yang berlaku (mengenai dirinya) berkatalah orang tua itu kepadanya: 'Janganlah engkau bimbang, engkau telah selamat dari kaum yang zalim itu.'"

Surah ini diturunkan ketika kaum muslimin masih dalam keadaan lemah ketika mereka masih dibelenggu kekejaman kaum Musyrikin Makkah sebagai kuasa besar, mewah dan kuat.
Maka, Allah menurunkan surah ini sebagai perbandingan dengan riwayat hidup Nabi Musa dengan kekejaman Fir'aun dan akibat dari kemewahan Qarun serta memberikan janji akan kemenangan Nabi Muhammad kelak.

Nomor Surah28
Nama SurahAl Qashash
Arabالقصص
ArtiKisah
Nama lainMusa dan Fir’aun
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu49
JuzJuz 20
Jumlah ruku'9 ruku'
Jumlah ayat88
Jumlah kata1443
Jumlah huruf5933
Surah sebelumnyaSurah An-Naml
Surah selanjutnyaSurah Al-'Ankabut
4.9
Rating Pembaca: 4.3 (9 votes)
Sending