Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Qashash (Kisah) - surah 28 ayat 43 [QS. 28:43]

وَ لَقَدۡ اٰتَیۡنَا مُوۡسَی الۡکِتٰبَ مِنۡۢ بَعۡدِ مَاۤ اَہۡلَکۡنَا الۡقُرُوۡنَ الۡاُوۡلٰی بَصَآئِرَ لِلنَّاسِ وَ ہُدًی وَّ رَحۡمَۃً لَّعَلَّہُمۡ یَتَذَکَّرُوۡنَ
Walaqad aatainaa muusal kitaaba min ba’di maa ahlaknaal quruunal aula bashaa-ira li-nnaasi wahudan warahmatan la’allahum yatadzakkaruun(a);
Dan sungguh, telah Kami berikan kepada Musa Kitab (Taurat) setelah Kami binasakan umat-umat terdahulu, untuk menjadi pelita bagi manusia dan petunjuk serta rahmat, agar mereka mendapat pelajaran.
―QS. Al Qashash [28]: 43

Daftar isi

And We gave Moses the Scripture, after We had destroyed the former generations, as enlightenment for the people and guidance and mercy that they might be reminded.
― Chapter 28. Surah Al Qashash [verse 43]

وَلَقَدْ dan sesungguhnya

And verily,
ءَاتَيْنَا Kami telah memberikan

We gave
مُوسَى Musa

Musa
ٱلْكِتَٰبَ Al Kitab

the Scripture,
مِنۢ dari

after [what] *[meaning includes next or prev. word]
بَعْدِ sesudah

after [what] *[meaning includes next or prev. word]
مَآ apa

after [what] *[meaning includes next or prev. word]
أَهْلَكْنَا Kami telah binasakan

We had destroyed
ٱلْقُرُونَ kurun/generasi

the generations
ٱلْأُولَىٰ awal/terdahulu

former
بَصَآئِرَ pandangan

(as) an enlightenment
لِلنَّاسِ bagi manusia

for the mankind
وَهُدًى dan petunjuk

and a guidance
وَرَحْمَةً dan rahmat

and mercy
لَّعَلَّهُمْ agar mereka

that they may
يَتَذَكَّرُونَ mereka ingat

remember.

Tafsir Quran

Surah Al Qashash
28:43

Tafsir QS. Al-Qashash (28) : 43. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menerangkan bahwa Allah telah menurunkan kepada Musa kitab Taurat sebagai rahmat baginya dan bagi kaumnya, yang telah lama tertindas dan teraniaya di bawah kekuasaan Fir’aun.
Di dalamnya terdapat hikmah dan hukum yang membimbing manusia menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.

Di sini tampak perbedaan yang besar dan nyata dalam perlakuan Allah terhadap pemimpin-pemimpin dan kaum yang durhaka, sombong dan takabur dengan perlakuannya terhadap pemimpin yang saleh dan ikhlas serta taat kepada-Nya.

Kepada golongan pertama, seperti Fir’aun dan kaumnya, diturunkan malapetaka dan siksaan sehingga dia ditenggelamkan bersama tentaranya ke dalam laut.

Kepada golongan kedua, seperti Musa, Harun, dan kaumnya, diturunkan Kitab yang akan menjadi petunjuk bagi mereka dalam menempuh kehidupan, baik di dunia maupun di akhirat.
Demikianlah sunatullah yang berlaku semenjak dahulu kala.

Berapa banyaknya umat-umat yang terdahulu yang telah dibinasakan-Nya dengan berbagai macam cara seperti yang terjadi pada kaum Nabi Nuh, Nabi Saleh, Nabi Hud, dan lain-lain.

Dari Abu Sa’id Al-Khudri bersumber dari Nabi ﷺ, beliau bersabda,
"Setelah diturunkannya kitab Taurat di atas bumi Allah tidak lagi membinasakan suatu kaum dengan azab dari langit atau bumi kecuali penduduk negeri yang diubah menjadi kera, mereka adalah orang Bani Israil sepeninggal Nabi Musa, lalu Nabi ﷺ membaca ayat ini (Al-Qashash [28]: 43).
(Riwayat Al-hakim)

Tafsir QS. Al Qashash (28) : 43. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Allah telah menurunkan Tawrat kepada Musa setelah menghancurkan umat-umat terdahulu yang mendustakan, agar menjadi cahaya bagi hati yang sebelumnya berada dalam kegelapan dan tidak mengetahui kebenaran.
Dan juga agar menjadi pengarah, karena mereka telah terjerumus dalam kesesatan, serta menjadi jalan untuk mendapatkan rahmat bagi orang yang menjalankannya.


Semua itu agar mereka dapat mengambil pelajaran dari apa yang ada di dalamnya, sehingga bergegas menjalankan perintah dan menjauhi larangan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sungguh Kami telah memberi Musa Taurat setelah Kami membinasakan umat-umat sebelumnya, seperti kaum Nuh, ‘Ad, Tsamud, kaum Luth dan orang-orang Madyan.
Taurat sebagai penerang jalan Bani Israil, dengannya mereka melihat apa yang bermanfaat bagi mereka dan apa yang merugikan.


Di dalamnya terdapat rahmat bagi siapa yang mengamalkannya dari mereka.
Semoga mereka mengingat nikmat-nikmat Allah kepada mereka lalu mereka mensyukurinya dan tidak mengkufurinya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa Alkitab) yaitu Taurat


(sesudah Kami binasakan generasi-generasi yang terdahulu) yakni kaum Nabi Nuh, kaum ‘Ad, kaum Tsamud dan lain-lainnya


(untuk menjadi pelita bagi manusia) kedudukan lafal ayat ini menjadi Hal dari lafal Alkitab, itu adalah bentuk jamak dari lafal Bashirah yang artinya cahaya hati, maksudnya pelita hati bagi manusia


(dan petunjuk) dari kesesatan bagi orang yang mengamalkannya


(dan rahmat) bagi orang yang beriman kepadanya


(agar mereka ingat) dapat mengambil pelajaran dari nasihat-nasihat yang terkandung di dalamnya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan anugerah yang telah diberikan-Nya kepada hamba dan Rasul-Nya Musa ‘alaihis salam Yaitu Dia telah menurunkan kitab Taurat kepadanya sesudah Fir’aun dan pembesar-pembesar kaumnya dibinasakan.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

sesudah Kami binasakan generasi-generasi yang terdahulu."(QS. Al-Qashash [28]: 43)

Yakni sesudah Taurat diturunkan, tiada lagi suatu umat yang diazab secara menyeluruh, melainkan Dia memerintahkan kepada orang-orang yang beriman untuk memerangi musuh-musuh Allah dari kalangan kaum musyrik.
Sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan telah datang Fir’aun dan orang-orang yang sebelumnya dan (penduduk) negeri-negeri yang dijungkirbalikkan karena kesalahan yang besar.
Maka (masing-masing) mereka mendurhakai rasul Tuhan mereka, lalu Allah menyiksa mereka dengan siksaan yang keras.
(QS. Al-Haqqah [69]: 9-10)

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ibnu Basysyar, telah menceritakan kepada kami Muhammad dan Abdul Wahhab.
Keduanya mengatakan, telah menceritakan kepada kami Auf ibnu Abu Nadrah, dari Abu Sa’id Al-Khudri yang mengatakan bahwa Allah tidak lagi mengazab suatu kaum pun dengan azab —baik dari langit maupun dari bumi— sesudah kitab Taurat diturunkan ke muka bumi, selain penduduk kota yang diserapah semuanya menjadi kera pada masa sesudah Nabi Musa.
Kemudian Abu Sa’id Al-Khudri r.a. membaca firman-Nya:
Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa Al-Kitab (Taurat) sesudah Kami binasakan generasi-generasi yang terdahulu., (QS. Al-Qashash [28]: 43), hingga akhir.
ayat.

Ibnu Abu Hatim meriwayatkannya melalui hadis Auf ibnu Abu Jamilah Al-A’rabi dengan lafaz yang semisal.
Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Abu Bakar Al-Bazzar di dalam kitab musnadnya melalui Amr ibnu Ali Al-Fallas, dari Yahya ibnu Qattan, dari Auf, dari Abu Nadrah, dari Abu Sa’id secara mauquf.


Kemudian ia meriwayatkannya melalui Nasr ibnu Ali, dari Abdul Ala, dari Auf, dari Abu Nadrah, dari Abu Sa’id yang me-rafa ‘-kannya sampai kepada Nabi ﷺ, bahwa Nabi ﷺ pernah bersabda:
Tidaklah Allah mengazab suatu kaum dengan azab —baik dari langit maupun dari bumi— melainkan sebelum masa Musa.
Kemudian Nabi ﷺ membacakan firman-Nya:
Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa Al-Kitab (Taurat) sesudah Kami binasakan generasi-generasi yang terdahulu.
(QS. Al-Qashash [28]: 43), hingga akhir ayat.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:


untuk menjadi pelita, petunjuk, dan rahmat bagi manusia.
(QS. Al-Qashash [28]: 43)

agar tidak buta dan sesat dan agar mendapat petunjuk ke jalan yang benar dan mendapat rahmat, yakni petunjuk untuk mengerjakan amal saleh.

agar mereka ingat.
(QS. Al-Qashash [28]: 43)

Yakni agar manusia ingat dengan adanya pelajaran tersebut dan mendapat petunjuk.

Unsur Pokok Surah Al Qashash (القصص)

Surat Al Qashash terdiri atas 88 ayat termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai dengan "Al Qashash",
karena pada ayat 25 surat ini terdapat kata "Al Qashash" yang berarti "cerita".

Ayat ini menerangkan bahwa setelah Nabi Musaalaihis salam bertemu dengan Nabi Syu’aib ‘alaihis salam ia menceritakan cerita yang berhubungan dengan dirinya sendiri, yakni pengalamannya dengan Fir’aun, sampai waktu ia diburu oleh Fir’aun karena membunuh seseorang dari bangsa Qibthi tanpa disengaja, Syu’aib ‘alaihis salam menjawab bahwa Musaalaihis salam telah selamat dari pengejaran orang-orang zalim.

Turunnya ayat 25 surat ini amat besar artinya bagi Nabi Muhammad ﷺ dan bagi sahabat-sahabat yang melakukan hijrah ke Madinah, yang menambah keyakinan mereka, bahwa akhirnya orang-orang Islamlah yang menang, sebab ayat ini menunjukkan bahwa barang siapa yang berhijrah dari tempat musuh untuk mempertahankan keimanan, pasti akan berhasil dalam perjuangannya menghadapi musuh-musuh agama.

Kepastian kemenangan bagi kaum muslimin itu, ditegaskan pada bagian akhir surat ini yang mengandung bahwa setelah hijrah ke Madinah kaum muslimin akan kembali ke Mekah sebagai pemenang dan penegak agama Allah.
Surat Al-Qashash ini adalah surat yang paling lengkap memuat cerita Nabi Musaalaihis salam sehingga menurut suatu riwayat, surat ini dinamai juga surat Musa.

Keimanan:

▪ Allah Yang menentukan segala sesuatu dan manusia harus ridha dengan ketentuan itu.
▪ Alam adalah fana, hanyalah Allah saja Yang Kekal dan semuanya akan kembali kepada Allah.
▪ Allah mengetahui isi hati manusia baik yang dilahirkan ataupun yang disembunyikannya.

Kisah:

▪ Kekejaman Fir’aun dan pertolongan serta karunia Allah kepada Bani Israil.
Musa `alaihis salam dilemparkan ke sungai Nil.
▪ Seorang Qibthi terbunuh oleh Musa `alaihis salam.
Musa `alaihis salam di Mad-yan.
Musa `alaihis salam menerima perintah Allah menyeru Fir’aun di bukit Thur.
▪ Kisah Karun.

Lain-lain:

Alquran menerangkan kisah nabi-nabi dan umat-umat dahulu sebagai bukti kerasulan Muhammad ﷺ.
▪ Akhli kitab yang beriman dengan Nabi Muhammad ﷺ diberi pahala dua kali lipat.
Hikmah Alquran diturunkan secara berangsur-angsur.
▪ Hanya Allah-lah yang memberi taufik kepada hamba-Nya untuk beriman.
▪ Allah menghancurkan penduduk sesuatu negeri adalah karena kezaliman penduduknya sendiri.
▪ Allah tidak mengazab sesuatu umat sebelum diutus rasul kepadanya.
▪ Keadaan orang-orang kafir dan sekutu-sekutu mereka di hari kiamat.
▪ Pergantian siang dan malam adalah rahmat dari Allah bagi manusia.
▪ Allah membalas kebaikan dengan berlipat ganda, sedang balasan kejahatan adalah seimbang dengan apa yang telah dilakukan.
▪ Janji Allah akan kemenangan Nabi Muhammad ﷺ

Audio Murottal

QS. Al-Qashash (28) : 1-88 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 88 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Qashash (28) : 1-88 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 88

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Qashash ayat 43 - Gambar 1 Surah Al Qashash ayat 43 - Gambar 2
Statistik QS. 28:43
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al Qashash.

Surah Al-Qasas (Arab: القصص ,”Cerita-Cerita”) adalah surah ke-28 dalam Alquran.
Surah ini diturunkan di Makkah setelah Surah An-Naml dan terdiri dari 88 ayat.
Surah ini diberi nama surah Al-Qasas karena mengambil kata dari ayat 25 yang berarti:

“Kemudian salah seorang dari perempuan dua beradik itu datang mendapatkannya dengan berjalan dalam keadaan tersipu-sipu sambil berkata: Sebenarnya ayahku menjemputmu untuk membalas budimu memberi minum binatang ternak kami.
Maka ketika Musa datang mendapatkannya dan menceritakan kepadanya kisah-kisah kejadian yang berlaku (mengenai dirinya) berkatalah orang tua itu kepadanya: ‘Janganlah engkau bimbang, engkau telah selamat dari kaum yang zalim itu.’”

Surah ini diturunkan ketika kaum muslimin masih dalam keadaan lemah ketika mereka masih dibelenggu kekejaman kaum Musyrikin Makkah sebagai kuasa besar, mewah dan kuat.
Maka, Allah menurunkan surah ini sebagai perbandingan dengan riwayat hidup Nabi Musa dengan kekejaman Fir’aun dan akibat dari kemewahan Qarun serta memberikan janji akan kemenangan Nabi Muhammad kelak.

Nomor Surah 28
Nama Surah Al Qashash
Arab القصص
Arti Kisah
Nama lain Musa dan Fir’aun
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 49
Juz Juz 20
Jumlah ruku’ 9 ruku’
Jumlah ayat 88
Jumlah kata 1443
Jumlah huruf 5933
Surah sebelumnya Surah An-Naml
Surah selanjutnya Surah Al-‘Ankabut
Sending
User Review
4.8 (12 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

28:43, 28 43, 28-43, Surah Al Qashash 43, Tafsir surat AlQashash 43, Quran AlQasas 43, Al Qasas 43, AlQasas 43, Al-Qasas 43, Surah Al Qasas ayat 43

Video Surah

28:43


More Videos

Kandungan Surah Al Qashash

۞ QS. 28:2 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 28:6 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin

۞ QS. 28:7 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 28:9 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 28:13 • Allah menepati janji

۞ QS. 28:15 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 28:16 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) •

۞ QS. 28:17 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:20 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 28:21 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:22 Ar Rabb (Tuhan) • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 28:24 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:25 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 28:28 • Al Wakil (Maha Penolong)

۞ QS. 28:30 Tauhid Rububiyyah • Sifat Kalam (berfirman) • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:31 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Sifat Kalam (berfirman)

۞ QS. 28:32 • Sifat Kalam (berfirman) • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:33 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:34 • Sifat Kalam (berfirman)

۞ QS. 28:35 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 28:36 • Mendustai Allah

۞ QS. 28:37 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 28:38 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 28:39 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 28:40 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 28:41 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Penghinaan orang kafir terhadap Allah • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 28:42 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 28:43 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 28:46 • Sifat Kalam (berfirman) • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:47 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 28:48 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 28:49 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 28:50 • Al Hadi (Maha Pemberi petunjuk) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Allah menggerakkan hati manusia • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 28:52 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 28:53 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:54 • Amal shaleh sebagai pelebur dosa-dosa kecil • Pelebur dosa kecil • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 28:56 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Hadi (Maha Pemberi petunjuk) • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 28:57 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 28:58 • Al Warits (Yang mewariskan alam) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 28:59 Ar Rabb (Tuhan) • Keadilan Allah dalam menghakimi • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 28:60 • Sifat surga dan kenikmatannya • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 28:61 • Allah menepati janji • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 28:62 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 28:63 Ar Rabb (Tuhan) • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 28:64 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 28:65 • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 28:66 • Kedahsyatan hari kiamat • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 28:67 • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 28:68 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Al Muta’ali (Maha Luhur)

۞ QS. 28:69 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 28:70 Tauhid Uluhiyyah • Al Hakam (Maha memberi keputusan) • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 28:71 Tauhid Uluhiyyah • Cacian Allah terhadap orang kafir

۞ QS. 28:72 Tauhid Uluhiyyah • Cacian Allah terhadap orang kafir

۞ QS. 28:73 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 28:74 • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan •

۞ QS. 28:75 • Kedahsyatan hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 28:76 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 28:77 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 28:78 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 28:79 • Macam-macam fitnah

۞ QS. 28:80 • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Kebaikan yang ada di alam akhirat • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 28:81 • Azab orang kafir

۞ QS. 28:82 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 28:83 • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 28:84 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Keistimewaan Islam • Ajakan masuk Islam • Toleransi Islam • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin

۞ QS. 28:85 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 28:86 • Kasih sayang Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 28:87 Ar Rabb (Tuhan) • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 28:88 • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Al Hakam (Maha memberi keputusan) • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Kebenaran hari penghimpunan • Islam agama para nabi

Ayat Pilihan

Sungguh manusia belum melaksanakan kewajiban perintah Allah untuk beriman & taat kepada-Nya sepanjang hidup di dunia.
QS. ‘Abasa [80]: 23

Telah Kami tulis dalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh,
bahwa bumi ini dipusakai hamba-hambaKu yang saleh.
Sungguh (apa yang disebutkan) dalam (surat) ini,
benar menjadi peringatan bagi kaum yang menyembah (Allah)
QS. Al-Anbiya [21]: 105-106

[ DOA MEMOHON AMPUNAN BAGI KEDUA ORANG TUA & KAUM MUKMININ ] …
Ya rabb kami,
ampunilah aku & kedua Ibu Bapakku & semua orang yang beriman pada hari diadakannya perhitungan (hari kiamat).
QS. Ibrahim [14]: 41

Katakanlah,
“Sesungguhnya salatku, seluruh ibadahku, ketaatanku selama hidup, iman & amal saleh yang akan aku bawa mati, semua murni hanya untuk Allah yang telah menciptakan semua makhluk.
Hanya Allah yang pantas disembah & ditaati.
QS. Al-An’am [6]: 162

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Hukum Amaliah, yakni hukum yang mengatur secara lahiriah hubungan manusia dengan Allah Subhanahu Wa Ta`ala, antara sesama manusia, serta manusia dengan lingkungannya. Ilmu yang mempelajarinya disebut ilmu fiqih.

Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..

Correct! Wrong!

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
u06c1u0670u0630u064eu0627 u0628u064eu06ccu064eu0627u0646u064c u0644u0651u0650u0644u0646u0651u064eu0627u0633u0650 u0648u064e u06c1u064fu062fu064bu06cc u0648u0651u064e u0645u064eu0648u06e1u0639u0650u0638u064eu06c3u064c u0644u0651u0650u0644u06e1u0645u064fu062au0651u064eu0642u0650u06ccu06e1u0646u064e

Inilah (Alquran) suatu keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
--QS. 3:138

+

Array

Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Hukum Khuluqiyah ini adalah hukum yang berkenaan dengan akhlak juga budi pekerti manusia. Hukum ini mencakup semua sifat-sifat terpuji yang wajib ada dalam diri manusia sebagai hamba Allah Subhanahu Wa Ta`ala terkait hakikat dirinya sebagai makhluk sosial.

Adapun cakupan hukuk khuluqiyah ini seperti moral, adab dan sopan santun, budi pekerti dan perilaku-perilaku yang jauh dari unsur tercela lainnya.

Hukum Khuluqiyah ini adalah salah satu jenis hukum dalam Alquran, adapun jenis hukum lainnya adalah Itiqodiyah dan Amaliyah.

Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Arti mubayyin itu menjelaskan, mencerahkan, menerangkan, menjernihkan.

Pendidikan Agama Islam #7
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #7 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #7 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini … Allah Subhanahu Wa Ta`ala.Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat … Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah …

Pendidikan Agama Islam #7

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah … Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum … Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum … Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Kamus Istilah Islam

Syirik

Apa itu Syirik? Syirik adalah itikad ataupun perbuatan yang menyamakan sesuatu selain Allah dan disandarkan pada Allah dalam hal rububiyyah dan uluhiyyah. Umumnya, menyekutukan dalam Uluhiyyah Allah y...

kawin mutah

Apa itu kawin mutah? perkawinan yang berdasarkan perjanjian dalam jangka waktu tertentu … •

Dinar emas

Apa itu Dinar emas? Dinar emas berdasarkan Hukum Syari’ah Islam adalah uang emas murni yang memiliki berat 1 mitsqal atau setara dengan 1/7 troy ounce, sedangkan Dirham perak Islam berdasarkan k...