Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Qashash (Kisah) – surah 28 ayat 18 [QS. 28:18]

فَاَصۡبَحَ فِی الۡمَدِیۡنَۃِ خَآئِفًا یَّتَرَقَّبُ فَاِذَا الَّذِی اسۡتَنۡصَرَہٗ بِالۡاَمۡسِ یَسۡتَصۡرِخُہٗ ؕ قَالَ لَہٗ مُوۡسٰۤی اِنَّکَ لَغَوِیٌّ مُّبِیۡنٌ
Fa-ashbaha fiil madiinati khaa-ifan yataraqqabu fa-idzaal-ladziiistansharahu bil amsi yastashrikhuhu qaala lahu muusa innaka laghawii-yun mubiinun;
Karena itu, dia (Musa) menjadi ketakutan berada di kota itu sambil menunggu (akibat perbuatannya), tiba-tiba orang yang kemarin meminta pertolongan berteriak meminta pertolongan kepadanya.
Musa berkata kepadanya,
“Engkau sungguh, orang yang nyata-nyata sesat.”
―QS. Al Qashash [28]: 18

And he became inside the city fearful and anticipating (exposure), when suddenly the one who sought his help the previous day cried out to him (once again).
Moses said to him,
"Indeed, you are an evident, (persistent) deviator."
― Chapter 28. Surah Al Qashash [verse 18]

فَأَصْبَحَ maka jadilah dia/Musa

In the morning he was
فِى dalam

in
ٱلْمَدِينَةِ kota

the city
خَآئِفًا ketakutan

fearful
يَتَرَقَّبُ dia menunggu-nunggu

(and) was vigilant,
فَإِذَا maka tiba-tiba

when behold!
ٱلَّذِى (orang) yang

The one who
ٱسْتَنصَرَهُۥ meminta tolong kepadanya

sought his help
بِٱلْأَمْسِ dengan kemarin

the previous day
يَسْتَصْرِخُهُۥ ia berteriak kepadanya

cried out to him for help.
قَالَ berkata

Said
لَهُۥ kepadanya

to him
مُوسَىٰٓ Musa

إِنَّكَ sesungguhnya kamu

"Indeed, you
لَغَوِىٌّ benar-benar orang sesat

(are) surely a deviator
مُّبِينٌ yang nyata

clear."

Tafsir

Alquran

Surah Al Qashash
28:18

Tafsir QS. Al Qashash (28) : 18. Oleh Kementrian Agama RI


Pengampunan Allah telah menjadikan hatinya lega dan lapang, tetapi bagaimana dengan penduduk asli Mesir di mana ia hidup di kalangan mereka?
Apakah mereka akan membiarkan saja bila pembunuhan itu mereka ketahui?
Inilah yang sangat mengganggu ketenteraman hati Musa dan selalu menjadi beban pikirannya.
Oleh sebab itu, dengan sembunyi-sembunyi Musa mencari informasi apakah perbuatannya itu telah diketahui orang, dan bila mereka telah mengetahuinya, bagaimana sikap mereka?
Tindakan apakah yang akan mereka ambil terhadapnya?



Ketika ia menyusuri kota itu, kelihatan olehnya orang yang ditolong dahulu dan berteriak lagi minta tolong agar ia membantunya sekali lagi melawan orang Mesir yang lain.

Rupanya orang yang ditolongnya dahulu itu kembali terlibat dalam perkelahian dengan orang Mesir lainnya.
Mungkin orang itu meminta kepadanya supaya ia membunuh orang Mesir itu sebagaimana ia telah membunuh dahulu.

Tergambarlah dalam otaknya bagaimana ia telah dosa dengan pembunuhan itu, tetapi Tuhan dengan rahmat dan kasih sayang-Nya, telah mengampuni kesalahannya.
Apakah ia akan berbuat kesalahan lagi, apalagi ia telah berjanji dengan Tuhannya bahwa dia tidak akan mengulangi lagi perbuatan itu.

Oleh sebab itu, Musa berkata kepada orang Israil itu bahwa ia adalah orang yang sesat.
Akan tetapi, tergambar pula dalam pikirannya bagaimana nasib kaumnya yang terhina dan selalu dianiaya oleh orang-orang Mesir, maka bangkit pulalah rasa amarahnya dan hampir saja ia menyerang orang Mesir itu.

Namun sebelum ia menyerang, orang Mesir itu membentaknya dengan mengatakan apakah ia hendak membunuhnya seperti ia membunuh kawannya kemarin?
Rupanya orang itu sudah mengenali wajah Musa karena orang-orang di kota ramai membicarakan pembunuhan itu dan pelakunya.



Kemudian orang Mesir itu membentaknya dan mengatakan,
"Sesungguhnya engkau telah bertindak sewenang-wenang di muka bumi.

Engkau bukanlah termasuk orang-orang yang berbuat baik."
Dengan bentakan itu, Musa sadar dan ingat akan janjinya bahwa dia tidak akan mengulangi kesalahannya lagi sehingga dia tidak jadi memukul orang itu.


Menurut pendapat sebagian mufasir yang mengucapkan kata-kata tersebut kepada Musa bukanlah orang Mesir tetapi orang Israil yang telah ditolongnya, karena Musa menuduhnya sebagai orang yang sesat dan hendak memukulnya.

Tafsir QS. Al Qashash (28) : 18. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Akibat perbuatannya itu, selama di negeri Mesir Musa dihantui rasa takut sehingga ia harus selalu waspada akan keburukan yang sewaktu-waktu menimpanya, lantaran membunuh orang Mesir.
Saat itu, Musa berjumpa lagi dengan orang Bani Israil yang dahulu pernah meminta pertolongan padanya.


Kali ini, orang itu kembali meminta bantuan Musa untuk menolongnya melawan orang Mesir yang lain.
Tapi ia kemudian dihardik Musa sambil berkata,
"Kamu benar-benar keterlaluan dan tersesat.


Lagi-lagi kamu mengulangi perbuatanmu yang lalu dan kamu memaksaku kembali untuk menolongmu."

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Akhirnya Musa berada di negeri Fir’aun dalam keadaan takut, dia mengawasi berita-berita tentang apa yang dibicarakan oleh masyarakat tentang perkaranya dan perkara pembunuhan yang dilakukannya.
Maka Musa melihat orang yang ditolongnya kemarin sedang berkelahi dengan laki-laki Qibthi yang lain dan meminta pertolongan kepada Musa.


Maka Musa menjawab:
Sesungguhnya kamu banyak menyesatkan dengan kesesatan yang nyata.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Karena itu, jadilah Musa di kota itu merasa takut menunggu-nunggu dengan khawatir) apa yang bakal dilakukan oleh keluarga orang yang telah dibunuhnya itu terhadap dirinya


(maka tiba-tiba orang yang meminta pertolongan kemarin berteriak-teriak meminta pertolongan kepadanya) maksudnya minta tolong lagi dari orang Mesir yang lain.


(Musa berkata kepadanya,
"Sesungguhnya kamu benar-benar orang sesat yang nyata.") kesesatannya, karena apa yang telah kamu perbuat kemarin dan sekarang ini.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan keadaan Musa setelah membunuh orang Egypt, bahwa jadilah ia:

di kota itu merasa takut.
(QS. Al-Qashash [28]: 18)


sebagai akibat dari apa yang telah diperbuatnya.

menunggu-nunggu dengan khawatir.
(QS. Al-Qashash [28]: 18)

Yakni memantau perkembangan dari perkara yang telah dilakukannya itu.
Maka di suatu jalan tiba-tiba ia bersua dengan orang yang pernah ditolongnya kemarin menghadapi orang Egypt.
Ternyata orang itu sedang berkelahi lagi dengan orang Egypt lainnya.
Ketika orang Israil itu melihat Musa, ia meminta tolong lagi kepada Musa untuk menghadapi orang Egypt yang menjadi lawannya.
Maka Musa berkata kepadanya:

Sesungguhnya kamu benar-benar orang sesat yang nyata (kesesatannya).
(QS. Al-Qashash [28]: 18)

Maksudnya, jelas kesesatannya dan banyak keburukannya.

Unsur Pokok Surah Al Qashash (القصص)

Surat Al Qashash terdiri atas 88 ayat termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai dengan "Al Qashash",
karena pada ayat 25 surat ini terdapat kata "Al Qashash" yang berarti "cerita".

Ayat ini menerangkan bahwa setelah Nabi MusaQibthi tanpa disengaja, Syu’aib ‘Musazalim.

Turunnya ayat 25 surat ini amat besar artinya bagi Nabi Muhammad ﷺ dan bagi sahabat-sahabat yang melakukan hijrah ke Madinah, yang menambah keyakinan mereka, bahwa akhirnya orang-orang Islamlah yang menang, sebab ayat ini menunjukkan bahwa barang siapa yang berhijrah dari tempat musuh untuk mempertahankan keimanan, pasti akan berhasil dalam perjuangannya menghadapi musuh-musuh agama.

Kepastian kemenangan bagi kaum muslimin itu, ditegaskan pada bagian akhir surat ini yang mengandung bahwa setelah hijrah ke Madinah kaum muslimin akan kembali ke Mekah sebagai pemenang dan penegak agama Allah.
Surat Al-Qashash ini adalah surat yang paling lengkap memuat cerita Nabi MusaMusa.

Keimanan:

▪ Allah Yang menentukan segala sesuatu dan manusia harus ridha dengan ketentuan itu.
▪ Alam adalah fana, hanyalah Allah saja Yang Kekal dan semuanya akan kembali kepada Allah.
▪ Allah mengetahui isi hati manusia baik yang dilahirkan ataupun yang disembunyikannya.

Kisah:

▪ Kekejaman Fir’aun dan pertolongan serta karunia Allah kepada Bani Israil.
Musa `alaihis salam dilemparkan ke sungai Nil.
▪ Seorang Qibthi terbunuh oleh Musa `alaihis salam.
Musa `alaihis salam di Mad-yan.
Musa `alaihis salam menerima perintah Allah menyeru Fir’aun di bukit Thur.
▪ Kisah Karun.

Lain-lain:

Alquran menerangkan kisah nabi-nabi dan umat-umat dahulu sebagai bukti kerasulan Muhammad ﷺ.
▪ Akhli kitab yang beriman dengan Nabi Muhammad ﷺ diberi pahala dua kali lipat.
Hikmah Alquran diturunkan secara berangsur-angsur.
▪ Hanya Allah-lah yang memberi taufik kepada hamba-Nya untuk beriman.
▪ Allah menghancurkan penduduk sesuatu negeri adalah karena kezaliman penduduknya sendiri.
▪ Allah tidak mengazab sesuatu umat sebelum diutus rasul kepadanya.
▪ Keadaan orang-orang kafir dan sekutu-sekutu mereka di hari kiamat.
▪ Pergantian siang dan malam adalah rahmat dari Allah bagi manusia.
▪ Allah membalas kebaikan dengan berlipat ganda, sedang balasan kejahatan adalah seimbang dengan apa yang telah dilakukan.
▪ Janji Allah akan kemenangan Nabi Muhammad ﷺ

Audio

QS. Al-Qashash (28) : 1-88 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 88 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Qashash (28) : 1-88 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 88

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Qashash ayat 18 - Gambar 1 Surah Al Qashash ayat 18 - Gambar 2
Statistik QS. 28:18
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Al Qashash.

Surah Al-Qasas (Arab: القصص ,”Cerita-Cerita”) adalah surah ke-28 dalam Alquran.
Surah ini diturunkan di Makkah setelah Surah An-Naml dan terdiri dari 88 ayat.
Surah ini diberi nama surah Al-Qasas karena mengambil kata dari ayat 25 yang berarti:

“Kemudian salah seorang dari perempuan dua beradik itu datang mendapatkannya dengan berjalan dalam keadaan tersipu-sipu sambil berkata: Sebenarnya ayahku menjemputmu untuk membalas budimu memberi minum binatang ternak kami.
Maka ketika Musa datang mendapatkannya dan menceritakan kepadanya kisah-kisah kejadian yang berlaku (mengenai dirinya) berkatalah orang tua itu kepadanya: ‘Janganlah engkau bimbang, engkau telah selamat dari kaum yang zalim itu.’”

Surah ini diturunkan ketika kaum muslimin masih dalam keadaan lemah ketika mereka masih dibelenggu kekejaman kaum Musyrikin Makkah sebagai kuasa besar, mewah dan kuat.
Maka, Allah menurunkan surah ini sebagai perbandingan dengan riwayat hidup Nabi Musa dengan kekejaman Fir’aun dan akibat dari kemewahan Qarun serta memberikan janji akan kemenangan Nabi Muhammad kelak.

Nomor Surah28
Nama SurahAl Qashash
Arabالقصص
ArtiKisah
Nama lainMusa dan Fir’aun
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu49
JuzJuz 20
Jumlah ruku’9 ruku’
Jumlah ayat88
Jumlah kata1443
Jumlah huruf5933
Surah sebelumnyaSurah An-Naml
Surah selanjutnyaSurah Al-‘Ankabut
Sending
User Review
4.7 (15 votes)
Tags:

28:18, 28 18, 28-18, Surah Al Qashash 18, Tafsir surat AlQashash 18, Quran AlQasas 18, Al Qasas 18, AlQasas 18, Al-Qasas 18, Surah Al Qasas ayat 18

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Ayat Lainnya

QS. Al Ma’aarij (Tempat naik) – surah 70 ayat 22 [QS. 70:22]

19-22. Setelah diuraikan tentang orang-orang yang durhaka, kini diuraikan sebab-sebab kedurhakaan mereka, yaitu adanya sifat buruk pada manusia: Sungguh, manusia diciptakan bersifat suka mengeluh lagi … 70:22, 70 22, 70-22, Surah Al Ma’aarij 22, Tafsir surat AlMaaarij 22, Quran AlMarij 22, Al Maarij 22, AlMaarij 22, Surah Al Maarij ayat 22

QS. Ash Shaffaat (Barisan-barisan) – surah 37 ayat 169 [QS. 37:169]

167-170. Orang-orang kafir selalu mencari pembenaran atas keka-firan mereka, tidak terkecuali mereka yang hidup sebelum Nabi Muhammad. Dan sesungguhnya mereka benar-benar pernah berkata, “Sekiranya di … 37:169, 37 169, 37-169, Surah Ash Shaffaat 169, Tafsir surat AshShaffaat 169, Quran Al-Shaffat 169, AshShaffat 169, Ash Shafat 169, Ash Shaffat 169, Surah Ash Shaffat ayat 169

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ

Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
ٱلذِّكْرَ = Adz-Dzikr (pemberi peringatan).
Firman Allah:
'Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Adz-Dzikr (Alquran), dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.'
(QS. Al Hijr [15] : 9)

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Mujahadah merupakan sebuah istilah yang terbentuk dari asal kata jihad, artinya berjuang dengan sungguh-sungguh menurut syari'at Islam.

Istilah lain yang juga berasal dari kata Jihad, yakni Mujahidin. Mujahidin adalah istilah bagi pejuang (Muslim) yang turut dalam suatu peperangan atau terlibat dalam suatu pergolakan.

Salah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Luqman adalah orang yang disebut dalam Alquran dalam surah Luqman [31] : 12-19 yang terkenal karena nasihat-nasihatnya kepada anaknya.

+

Array

Tujuan utama diturunkannya Alquran kepada umat manusia adalah ...

Benar! Kurang tepat!

َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًا

Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
الفرقان, artinya 'Pembeda'.
Alquran dinamakan Al-Furqan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil.

Pendidikan Agama Islam #15
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #15 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #15 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #16

Yang berarti “menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … القرأ ن قرن قرأ الجمع Benar! Kurang tepat! Fungsi utama

Pendidikan Agama Islam #23

Percaya kepada Allah dan Rasulnya termasuk rukun … islam rasul ihsan shalat iman Benar! Kurang tepat! Qada dan qadar termasuk

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … Kekerasan Ilmu Pengetahuan Doa Tangan

Instagram