Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Qalam (Pena) – surah 68 ayat 35 [QS. 68:35]

اَفَنَجۡعَلُ الۡمُسۡلِمِیۡنَ کَالۡمُجۡرِمِیۡنَ
Afanaj’alul muslimiina kal mujrimiin(a);
Apakah patut Kami memperlakukan orang-orang Islam itu seperti orang-orang yang berdosa (orang kafir)?
―QS. Al Qalam [68]: 35

Then will We treat the Muslims like the criminals?
― Chapter 68. Surah Al Qalam [verse 35]

أَفَنَجْعَلُ maka apakah Kami menjadikan

Then will We treat
ٱلْمُسْلِمِينَ orang-orang Islam

the Muslims
كَٱلْمُجْرِمِينَ seperti orang-orang berdosa

like the criminals?

Tafsir

Alquran

Surah Al Qalam
68:35

Tafsir QS. Al Qalam (68) : 35. Oleh Kementrian Agama RI


Menurut Muqatil, tatkala turun ayat ke-34 di atas, orang-orang kafir Mekah berkata kepada kaum Muslimin,
"Sesungguhnya Allah telah melebihkan kami dari kamu dalam kehidupan dunia ini.
Oleh karena itu, tidak boleh tidak, kami akan dilebihkan-Nya atas kamu di akhirat nanti, atau paling tidak, sama dengan kamu sekalian.
"
Maka Allah membantah pernyataan orang-orang kafir itu dengan ayat ini dengan mengatakan,
"Apakah Kami akan menyalahi janji-janji Kami dengan menyamakan orang-orang yang berserah diri, tunduk, dan taat kepada Kami dengan orang-orang yang mengerjakan perbuatan dosa dan selalu ingkar kepada Kami?"


Firman Allah:

لَا يَسْتَوِيْٓ اَصْحٰبُ النَّارِ وَاَصْحٰبُ الْجَنَّةِ اَصْحٰبُ الْجَنَّةِ هُمُ الْفَاۤىِٕزُوْنَ

Tidak sama para penghuni neraka dengan para penghuni-penghuni surga;
penghuni-penghuni surga itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan.
(al-Hasyr [59]: 20)


Dari perkataan orang-orang kafir ini dapat dipahami bahwa menurut mereka kehidupan di dunia ini sebagai gambaran kehidupan di akhirat nanti.

Jika kepada seseorang dalam kehidupan dunia ini dianugerahi harta yang banyak, kekuasaan, pangkat, kesenangan, dan kemewahan, tentu di akhirat nanti mereka akan demikian pula.
Sebaliknya jika kehidupan dunia seseorang mengalami kesengsaraan dan penderitaan, tentu di akhirat mereka juga akan sengsara dan menderita.


Anggapan orang-orang kafir yang demikian adalah anggapan yang keliru.
Kehidupan di dunia adalah persiapan kehidupan di akhirat.

Jika seseorang baik ibadah dan amalnya, sekalipun tidak dianugerahi harta yang banyak, kekuasaan, pangkat, dan sebagainya, maka ia tetap mendapat pahala yang berlipat ganda dari Allah.
Sebaliknya, jika mereka ingkar dan mengerjakan perbuatan-perbuatan dosa, sekalipun ia memperoleh harta yang banyak, pangkat, dan kekuasaan, maka di akhirat akan disediakan tempat yang penuh kesengsaraan dan kehinaan.

Tafsir QS. Al Qalam (68) : 35. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Apakah Kami berlaku zalim dalam memberi keputusan dengan menyamakan antara orang-orang Muslim dan orang-orang kafir?
Apa yang telah terjadi pada kalian?
Bagaimana mungkin kalian membuat keputusan yang zalim seperti itu?

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Apakah Kami akan menjadikan orang-orang yang tunduk kepada Allah dengan melakukan ketaatan sama seperti orang-orang yang kafir?
Mengapa kalian berbuat demikian?
Bagaimana kalian bisa menyamakan mereka dalam hal balasan?

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka apakah patut Kami menjadikan orang-orang Islam itu sama dengan orang-orang yang berdosa?) maksudnya mendapatkan pahala yang sama dengan orang-orang kafir.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Setelah menyebutkan perihal orang-orang yang memiliki kebun-kebun di dunia dan pembalasan azab yang menimpa mereka akibat kedurhakaan mereka kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan menentang perintah-Nya, berikutnya Allah menyebutkan perihal orang yang bertakwa kepada-Nya dan taat kepada perintah-Nya, bahwa mereka di negeri akhirat akan mendapat taman-taman surga yang penuh dengan kenikmatan dan tidak akan musnah, tidak akan ada habis-habisnya serta tiada putus-putusnya kenikmatan yang ada di dalamnya.
Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Maka apakah patut Kami menjadikan orang-orang Islam itu sama dengan orang-orang yang berdosa (orang kafir).
(QS. Al-Qalam [68]: 35)

Yakni apakah pantas jika Kami menyamakan antara orang-orang muslim dan orang-orang kafir dalam hal pembalasan?
Tentu saja tidak, demi Tuhan yang memiliki bumi dan langit.
Karena itulah maka disebutkan dalam firman berikutnya:

Mengapa kamu (berbuat demikian), bagaimanakah kamu mengambil keputusan?
(QS. Al-Qalam [68]: 36)

Maksudnya, mengapa kamu bisa mempunyai kesimpulan seperti itu?
Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Atau adakah kamu mempunyai sebuah kitab (yang diturunkan Allah) yang kamu pelajari?
Sesungguhnya kamu dapat memilih apa saja yang ada di dalamnya.
(QS. Al-Qalam [68]: 37-38)

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman bahwa apakah di tangan kalian terdapat sebuah kitab yang diturunkan dari langit, yang dipelajari, dihafalkan dan beredar di tangan kalian secara turun-temurun dari pendahulu sampai ke generasi berikutnya hingga sampai pada kalian, yang isinya memperkuat dan mengukuhkan apa yang kamu sangkakan itu?

Sesungguhnya kamu dapat memilih apa saja yang ada di dalamnya.
Atau apakah kamu memperoleh janji-janji yang diperkuat dengan sumpah dari Kami, yang tetap berlaku sampai hari kiamat;
sesungguhnya kamu benar-benar dapat mengambil keputusan (sekehendak hatimu)?
(QS. Al-Qalam [68]: 38-39)

Yaitu apakah kamu mempunyai janji dan ikraryangdikukuhkan dari sisi Kami?

sesungguhnya kamu benar-benar dapat mengambil keputusan (sekehendakmu)?
(QS. Al-Qalam [68]: 39)

Yakni sesungguhnya kamu dapat memperoleh apa yang kamu ingini dan apa yang kamu sukai.

Tanyakanlah kepada mereka,
"Siapakah di antara mereka yang bertanggungjawab terhadap keputusan yang diambil itu?"
(QS. Al-Qalam [68]: 40)

Artinya, katakanlah kepada mereka bahwa siapakah yang akan menjamin dan bertanggung jawab terhadap keputusan itu?

Ibnu Abbas mengatakan sehubungan dengan makna ayat ini, bahwa siapakah di antara mereka yang bertanggung jawab terhadap keputusan itu?

Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu?
(QS. Al-Qalam [68]: 41)

Yaitu berhalaberhala dan tandingan-tandingan (yang mereka ada-adakan).

Maka hendaklah mereka mendatangkan sekutu-sekutunya jika mereka adalah orang-orang yang benar.
(QS. Al-Qalam [68]: 41)

Unsur Pokok Surah Al Qalam (القلم)

Surat ini terdiri atas 52 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-‘Alaq.

Nama "Al-Qalam" diambil dari kata Al Qalam yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya "pena".

Surat ini dinamai pula dengan surat "Nun" (huruf "nun").

Keimanan:

Nabi Muhammad ﷺ bukanlah orang yang gila melainkan manusia yang berbudi pekerti yang agung.
▪ Larangan bertoleransi di bidang kepercayaan.
▪ Larangan mengikuti orang-orang yang mempunyai sifat-sifat yang dicela Allah.
▪ Nasib yang dialami pemilik-pemilik kebun sebagai contoh orang-orang yang tidak bersyukur terhadap nikmat Allah.
▪ Kecaman-kecaman Allah kepada mereka yang ingkar dan azab yang akan menimpa mereka.
Alquran adalah peringatan bagi seluruh umat.

Audio

QS. Al-Qalam (68) : 1-52 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 52 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Qalam (68) : 1-52 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 52

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Qalam ayat 35 - Gambar 1 Surah Al Qalam ayat 35 - Gambar 2
Statistik QS. 68:35
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Al Qalam.

Surah Al-Qalam (Arab: القلم ,”Kalam”) adalah surah ke-68 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, yang terdiri atas 52 ayat.
Dinamakan Al Qalam’ yang berarti pena di ambil dari kata Al Qalam yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Surat ini dinamai pula dengan surat Nun (huruf nun) diambil dari perkataan ’’Nun’’ yang terdapat pada ayat 1 surat ini.

Nomor Surah68
Nama SurahAl Qalam
Arabالقلم
ArtiPena
Nama lainNun
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu2
JuzJuz 28
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat52
Jumlah kata301
Jumlah huruf1288
Surah sebelumnyaSurah Al-Mulk
Surah selanjutnyaSurah Al-Haqqah
Sending
User Review
4.3 (21 votes)
Tags:

68:35, 68 35, 68-35, Surah Al Qalam 35, Tafsir surat AlQalam 35, Quran Al-Qalam 35, Surah Al Qolam ayat 35

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. An Naml (Semut) – surah 27 ayat 50 [QS. 27:50]

50. Allah menceritakan tentang perilaku jahat mereka. Dan mereka membuat tipu daya terhadap Nabi Saleh dan keluarganya dan Kami pun menyusun tipu daya dengan menghancurkan mereka, sebagai balasan atas … 27:50, 27 50, 27-50, Surah An Naml 50, Tafsir surat AnNaml 50, Quran An-Naml 50, Surah An Naml ayat 50

QS. Muhammad (Nabi Muhammad) – surah 47 ayat 16 [QS. 47:16]

16. Ayat-ayat yang lalu menjelaskan sifat-sifat dan perbuatan orang-orang yang beriman dan orang-orang kafir dan perolehan mereka terhadap balasan yang diberikan Allah. Selain kedua golongan itu terda … 47:16, 47 16, 47-16, Surah Muhammad 16, Tafsir surat Muhammad 16, Quran Muhamad 16, Surah Muhammad ayat 16

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Takdir yang bisa diubah dinamakan ...

Benar! Kurang tepat!

Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir ...

Benar! Kurang tepat!

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #22
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #22 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #22 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #22

Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah … bersikap ikhlas bersikap santai bersikap sabar selalu optimis

Pendidikan Agama Islam #25

Surah Al-Insyirah turun sesudah surah … Al lahab Ali Imron An Nasr Ad Duha Al Asr Benar! Kurang tepat! Penjelasan:Surah

Pendidikan Agama Islam #2

Sifat adil Allah berlaku untuk … semua ciptaan Allah orang kaya yang bersedekah orang miskin yang pandai bersyukur orang kafir

Instagram