Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Qalam (Pena) – surah 68 ayat 34 [QS. 68:34]

اِنَّ لِلۡمُتَّقِیۡنَ عِنۡدَ رَبِّہِمۡ جَنّٰتِ النَّعِیۡمِ
Inna lilmuttaqiina ‘inda rabbihim jannaatinna’iim(i);
Sungguh, bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya.
―QS. Al Qalam [68]: 34

Indeed, for the righteous with their Lord are the Gardens of Pleasure.
― Chapter 68. Surah Al Qalam [verse 34]

إِنَّ sesungguhnya

Indeed,
لِلْمُتَّقِينَ bagi orang-orang yang bertakwa

for the righteous
عِندَ di sisi

with
رَبِّهِمْ Tuhan mereka

their Lord
جَنَّٰتِ surga

(are) Gardens
ٱلنَّعِيمِ kenikmatan

(of) Delight.

Tafsir

Alquran

Surah Al Qalam
68:34

Tafsir QS. Al Qalam (68) : 34. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini menegaskan bahwa orang-orang mukmin yang melaksanakan perintah-perintah Allah, menjauhi larangan-larangan-Nya, serta tunduk dan patuh kepada-Nya, akan ditempatkan di dalam surga yang penuh kenikmatan di akhirat.
Hal ini sebagai balasan atas keimanan mereka kepada Allah dan amal saleh mereka ketika hidup di dunia.

Tafsir QS. Al Qalam (68) : 34. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa akan memperoleh surga-surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhan mereka.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sesungguhnya, orang-orang yang takut akan siksa Allah dengan melakukan perintah dan menjauhi larangan akan mendapatkan surga bergelimang kenikmatan di sisi Tuhan mereka di akhirat.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa surga-surga yang penuh kenikmatan di sisi Rabbnya.)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Setelah menyebutkan perihal orang-orang yang memiliki kebun-kebun di dunia dan pembalasan azab yang menimpa mereka akibat kedurhakaan mereka kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan menentang perintah-Nya, berikutnya Allah menyebutkan perihal orang yang bertakwa kepada-Nya dan taat kepada perintah-Nya, bahwa mereka di negeri akhirat akan mendapat taman-taman surga yang penuh dengan kenikmatan dan tidak akan musnah, tidak akan ada habis-habisnya serta tiada putus-putusnya kenikmatan yang ada di dalamnya.
Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Maka apakah patut Kami menjadikan orang-orang Islam itu sama dengan orang-orang yang berdosa (orang kafir).
(QS. Al-Qalam [68]: 35)

Yakni apakah pantas jika Kami menyamakan antara orang-orang muslim dan orang-orang kafir dalam hal pembalasan?
Tentu saja tidak, demi Tuhan yang memiliki bumi dan langit.
Karena itulah maka disebutkan dalam firman berikutnya:

Mengapa kamu (berbuat demikian), bagaimanakah kamu mengambil keputusan?
(QS. Al-Qalam [68]: 36)

Maksudnya, mengapa kamu bisa mempunyai kesimpulan seperti itu?
Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Atau adakah kamu mempunyai sebuah kitab (yang diturunkan Allah) yang kamu pelajari?
Sesungguhnya kamu dapat memilih apa saja yang ada di dalamnya.
(QS. Al-Qalam [68]: 37-38)

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman bahwa apakah di tangan kalian terdapat sebuah kitab yang diturunkan dari langit, yang dipelajari, dihafalkan dan beredar di tangan kalian secara turun-temurun dari pendahulu sampai ke generasi berikutnya hingga sampai pada kalian, yang isinya memperkuat dan mengukuhkan apa yang kamu sangkakan itu?

Sesungguhnya kamu dapat memilih apa saja yang ada di dalamnya.
Atau apakah kamu memperoleh janji-janji yang diperkuat dengan sumpah dari Kami, yang tetap berlaku sampai hari kiamat;
sesungguhnya kamu benar-benar dapat mengambil keputusan (sekehendak hatimu)?
(QS. Al-Qalam [68]: 38-39)

Yaitu apakah kamu mempunyai janji dan ikraryangdikukuhkan dari sisi Kami?

sesungguhnya kamu benar-benar dapat mengambil keputusan (sekehendakmu)?
(QS. Al-Qalam [68]: 39)

Yakni sesungguhnya kamu dapat memperoleh apa yang kamu ingini dan apa yang kamu sukai.

Tanyakanlah kepada mereka,
"Siapakah di antara mereka yang bertanggungjawab terhadap keputusan yang diambil itu?"
(QS. Al-Qalam [68]: 40)

Artinya, katakanlah kepada mereka bahwa siapakah yang akan menjamin dan bertanggung jawab terhadap keputusan itu?

Ibnu Abbas mengatakan sehubungan dengan makna ayat ini, bahwa siapakah di antara mereka yang bertanggung jawab terhadap keputusan itu?

Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu?
(QS. Al-Qalam [68]: 41)

Yaitu berhalaberhala dan tandingan-tandingan (yang mereka ada-adakan).

Maka hendaklah mereka mendatangkan sekutu-sekutunya jika mereka adalah orang-orang yang benar.
(QS. Al-Qalam [68]: 41)

Unsur Pokok Surah Al Qalam (القلم)

Surat ini terdiri atas 52 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-‘Alaq.

Nama "Al-Qalam" diambil dari kata Al Qalam yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya "pena".

Surat ini dinamai pula dengan surat "Nun" (huruf "nun").

Keimanan:

Nabi Muhammad ﷺ bukanlah orang yang gila melainkan manusia yang berbudi pekerti yang agung.
▪ Larangan bertoleransi di bidang kepercayaan.
▪ Larangan mengikuti orang-orang yang mempunyai sifat-sifat yang dicela Allah.
▪ Nasib yang dialami pemilik-pemilik kebun sebagai contoh orang-orang yang tidak bersyukur terhadap nikmat Allah.
▪ Kecaman-kecaman Allah kepada mereka yang ingkar dan azab yang akan menimpa mereka.
Alquran adalah peringatan bagi seluruh umat.

Audio

QS. Al-Qalam (68) : 1-52 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 52 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Qalam (68) : 1-52 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 52

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Qalam ayat 34 - Gambar 1 Surah Al Qalam ayat 34 - Gambar 2
Statistik QS. 68:34
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al Qalam.

Surah Al-Qalam (Arab: القلم ,”Kalam”) adalah surah ke-68 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, yang terdiri atas 52 ayat.
Dinamakan Al Qalam’ yang berarti pena di ambil dari kata Al Qalam yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Surat ini dinamai pula dengan surat Nun (huruf nun) diambil dari perkataan ’’Nun’’ yang terdapat pada ayat 1 surat ini.

Nomor Surah68
Nama SurahAl Qalam
Arabالقلم
ArtiPena
Nama lainNun
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu2
JuzJuz 28
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat52
Jumlah kata301
Jumlah huruf1288
Surah sebelumnyaSurah Al-Mulk
Surah selanjutnyaSurah Al-Haqqah
Sending
User Review
4.2 (20 votes)
Tags:

68:34, 68 34, 68-34, Surah Al Qalam 34, Tafsir surat AlQalam 34, Quran Al-Qalam 34, Surah Al Qolam ayat 34

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Ayat Lainnya

QS. An Najm (Bintang) – surah 53 ayat 48 [QS. 53:48]

47-48. Dan dalam kedua suhuf itu juga diterangkan bahwa sesungguhnya Dialah yang menetapkan penciptaan yang lain, yaitu pembangkitan manusia dari kematian mereka pada hari kebangkitan, dan disebutkan … 53:48, 53 48, 53-48, Surah An Najm 48, Tafsir surat AnNajm 48, Quran An-Najm 48, Surah An Najm ayat 48

QS. Al Kahfi (Penghuni-penghuni Gua) – surah 18 ayat 32 [QS. 18:32]

Dan berikanlah wahai Nabi Muhammad kepada mereka, yakni orangorang musyrik yang teperdaya oleh kesenangan dunia sebuah perumpamaan yang menggambarkan dua orang laki-laki; seorang dari keduanya beriman … 18:32, 18 32, 18-32, Surah Al Kahfi 32, Tafsir surat AlKahfi 32, Quran Al-Kahf 32, Surah Al Kahfi ayat 32

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Assabiqunal awwalun adalah sebutan untuk sahabat-sahabat nabi Muhammad yang pertama kali memeluk islam.

Contohnya: Abu Bakar Ash Shiddiq, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib dan Khadijah ra. Assabiqunal awwalun artinya adalah orang-orang yang awal masuk atau memeluk agama islam.

Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
QS. Al Mudatsir adalah surah ke 74 dalam Alquran yang tergolong ke dalam surah Makkiyyah.

Pembahasan:

Ayat 1

يَا أَيُّهَا الْمُدَّثِّرُ

yaa ayyuhaal muddatstsir

Hai orang yang berkemul (berselimut)


Ayat 2

قُمْ فَأَنْذِرْ

Qum faandzir

bangunlah, lalu berilah peringatan


Ayat 3

وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ

warabbaka fakabbir

dan Tuhanmu agungkanlah


Ayat 4

وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ

wa shiyabaqa fathahhir

dan pakaianmu bersihkanlah


Ayat 5

وَالرُّجْزَ فَاهْجُرْ

warrujja fahjur

dan perbuatan dosa tinggalkanlah


Ayat 6

وَلَا تَمْنُنْ تَسْتَكْثِرُ

wa laa tamnun tastakstir

dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.


Ayat 7

وَلِرَبِّكَ فَاصْبِرْ

walirabbaka fashbir

Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah.

Pendidikan Agama Islam #11
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #11 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #11 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #30

كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًاArti dari kalimat di atas adalah … Kefakiran mendekatkan kepada kekufuran Kebodohan mendekatkan pada kemiskinan Kekufuran

Pendidikan Agama Islam #29

Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta? Nabi Nuh Nabi Ibrahim Nabi Sulaiman Nabi Musa Nabi Isa Benar! Kurang

Pendidikan Agama Islam #25

Surah Al-Insyirah terdiri dari … ayat. 9 5 8 6 7 Benar! Kurang tepat! Penjelasan:Surah Al-Insyirah adalah surah ke-94 dalam

Instagram