Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Qalam (Pena) - surah 68 ayat 31 [QS. 68:31]

قَالُوۡا یٰوَیۡلَنَاۤ اِنَّا کُنَّا طٰغِیۡنَ
Qaaluuu yaa wailanaa innaa kunnaa thaaghiin(a);
Mereka berkata,
“Celaka kita! Sesungguhnya kita orang-orang yang melampaui batas.

―QS. Al Qalam [68]: 31

Daftar isi

They said,
"O woe to us;
indeed we were transgressors.
― Chapter 68. Surah Al Qalam [verse 31]

قَالُوا۟ mereka berkata

They said,
يَٰوَيْلَنَآ betapa celakanya kami

"O woe to us!
إِنَّا sesungguhnya kami

Indeed, we
كُنَّا adalah kami

[we] were
طَٰغِينَ orang-orang yang melampaui batas

transgressors.

Tafsir Quran

Surah Al Qalam
68:31

Tafsir QS. Al-Qalam (68) : 31. Oleh Kementrian Agama RI

Setelah saling menyalahkan, akhirnya mereka menyesali diri masing-masing.
Mereka lalu menyadari bahwa tindakan dan sikap merekalah yang mengundang nasib yang demikian.

Mereka berkata,
"Sesungguhnya kamilah yang bersalah.
Kami telah melanggar garis-garis yang telah ditetapkan Allah dengan tidak memberikan hak-hak fakir-miskin, yang ada pada harta kami.

Mudah-mudahan Allah menganugerahkan kepada kami kebun yang lebih baik dari yang telah musnah ini.
Kami benar-benar akan bertobat, tunduk, dan patuh menjalankan perintah-Nya serta menjauhi segala larangan-Nya.

Semoga Allah menganugerahkan yang baik dan bermanfaat bagi kehidupan dunia dan kehidupan akhirat."

Menurut riwayat dari Mujahid, setelah mereka bertobat, maka Allah menganugerahkan kebun yang lebih baik dari kebun mereka yang musnah dan mengabulkan doa-doa mereka.

Tafsir QS. Al Qalam (68) : 31. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Masing-masing dari mereka berhadap-hadapan saling mencela dan berkata,
"Celaka! Sesungguhnya kezaliman kita telah melampaui batas berlebihan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Tatkala mereka melihat kebun mereka terbakar, mereka mengingkarinya,
"Sungguh, kita telah tersesat dari jalan menuju kebun kita."
Ketika mereka mengetahui bahwa itu adalah kebun mereka, mereka berkata,
"Sungguh, kita dihalangi dari memperoleh hasilnya karena niat kita untuk kikir dan menghalangi orang miskin.
” Berkatalah orang yang adil di antara mereka,
"Tidakkah aku telah mengatakan kepada kalian, hendaklah kalian memuji Tuhanmu dan mengucapkan, ‘Insya Allah?’"
Setelah mereka kembali pada jalan yang benar, mereka berkata,
"Mahasuci Tuhan kami atas apa yang menimpa kami akibat dari kezaliman kami.
Sungguh, kami adalah orang-orang yang zalim terhadap diri sendiri dan berniat jahat.
” Kemudian, sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain seraya saling mencela atas apa yang mereka tinggalkan dari memuji Allah dan karena berniat buruk.
Mereka berkata,
"Sungguh celaka, kita termasuk orang-orang yang melampaui batas, melarang fakir miskin, dan menyimpang dari perintah Allah.


Semoga Allah memberi sesuatu yang lebih baik daripada kebun kita karena kami telah bertobat dan mengakui kesalahan kami.
Kepada Allah semata kami berharap, memohon ampunan, dan kebaikan."
Yang demikian itu adalah akibat buruk yang Kami timpakan kepada para pemilik kebun, terjadi di dunia bagi siapa yang menyimpang dari perintah Allah dan kikir atas apa yang diberikan Allah kepadanya, dan sungguh siksa neraka lebih keras daripada siksa dunia.
Jika mereka mengetahui bahwa siksa Allah itu pedih, niscaya mereka akan berhati-hati dari sebab-sebab yang akan mengakibatkan datangnya siksa Allah.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Mereka berkata,
"Aduhai) huruf ya di sini bermakna tanbih


(celakalah kita) binasalah kita


(sesungguhnya kita ini benar-benar orang-orang yang melampaui batas.)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Mereka mengucapkan,
"Mahasuci Tuhan kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim."
(QS. Al-Qalam [68]: 29)

Maka barulah mereka menunaikan ketaatan di saat tiada gunanya lagi upaya mereka, kini mereka menyesali perbuatan mereka di saat nasi telah menjadi bubur.


Karena itulah maka disebutkan oleh firman-Nya:


"Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim."
Lalu sebagian mereka menghadapi sebagian yang lain seraya cela-mencela.
(QS. Al-Qalam [68]: 29-30)

Yaitu sebagian dari mereka mencela sebagian yang lain atas sikap mereka yang bersikeras tidak mau memberi kaum fakir miskin dari hasil panen mereka.
Maka tiadalah jawaban sebagian dari mereka kepada sebagian yang lain kecuali mengakui kesalahan dan dosa mereka sendiri.

Mereka berkata,
"Aduhai, celakalah kita, sesungguhnya kita ini adalah orang-orang yang melampui batas."
(QS. Al-Qalam [68]: 31)

Yakni kami benar telah berbuat kesalahan, berbuat aniaya, dan melampaui batas sehingga kita tertimpa musibah ini.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Qalam (68) Ayat 31

THAAGHIIN
طَّٰغِين

Lafaz ini adalah ism fa’il dalam bentuk jamak mudzakkar, mufradnya ialah taaghi artinya ialah orang yang zalim, dan orang yang melampaui batas dalam kejahatan.

Ia disebut enam kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
• Ash Shaffaat (37), ayat 30;
Shad (38), ayat 55;
• Adz Dzaariyaat (51), ayat 53;
Ath Thur (52),ayat 32;
Al Qalam (68), ayat 31;
• An Nabaa (78), ayat 22.

Lafaz ini dihubungkan dengan perkataan qaum yaitu kaum atau golongan.

Asy Syawkani berkata,
"Qaum thaaghun ialah kaum yang melampaui batas dalam kesesatan, kekufuran dan mendustakan rasul Allah."

Begitu juga yang terdapat dalam Tafsir Al Jalalayn yang mengandung arti orang yang sesat.

Sa’id Hawwa menafsirkan lafaz ini pada surah Ath Thur dengan kaum yang melampaui batas dalam kedegilan dan kekufuran, walaupun mereka nampak kebenaran.

Ibnu Katsir berkata,
"Mereka adalah kaum yang sesat dan kufur, dan inilah yang membawa mereka ke atas apa yang mereka katakan padamu (Muhammad)," perkataan mereka itu bukanlah kesan dari akal tetapi kesan dari kekufuran dan kezaliman nafsu, dan hasilnya mereka berkata Muhammad menciptakan Al Qur’an dengan sendirinya kemudian menyandarkannya kepada Allah."

Kesimpulannya, lafaz thaaghuun atau thaaghiin membawa arti kaum atau golongan yang berada dalam kesesatan dan kekufuran yang melampau.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:335-336

Unsur Pokok Surah Al Qalam (القلم)

Surat ini terdiri atas 52 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-‘Alaq.

Nama "Al-Qalam" diambil dari kata Al Qalam yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya "pena".

Surat ini dinamai pula dengan surat "Nun" (huruf "nun").

Keimanan:

Nabi Muhammad ﷺ bukanlah orang yang gila melainkan manusia yang berbudi pekerti yang agung.
▪ Larangan bertoleransi di bidang kepercayaan.
▪ Larangan mengikuti orang-orang yang mempunyai sifat-sifat yang dicela Allah.
▪ Nasib yang dialami pemilik-pemilik kebun sebagai contoh orang-orang yang tidak bersyukur terhadap nikmat Allah.
▪ Kecaman-kecaman Allah kepada mereka yang ingkar dan azab yang akan menimpa mereka.
Alquran adalah peringatan bagi seluruh umat.

Audio Murottal

QS. Al-Qalam (68) : 1-52 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 52 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Qalam (68) : 1-52 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 52

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Qalam ayat 31 - Gambar 1 Surah Al Qalam ayat 31 - Gambar 2
Statistik QS. 68:31
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Al Qalam.

Surah Al-Qalam (Arab: القلم ,”Kalam”) adalah surah ke-68 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, yang terdiri atas 52 ayat.
Dinamakan Al Qalam’ yang berarti pena di ambil dari kata Al Qalam yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Surat ini dinamai pula dengan surat Nun (huruf nun) diambil dari perkataan ’’Nun’’ yang terdapat pada ayat 1 surat ini.

Nomor Surah 68
Nama Surah Al Qalam
Arab القلم
Arti Pena
Nama lain Nun
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 2
Juz Juz 28
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 52
Jumlah kata 301
Jumlah huruf 1288
Surah sebelumnya Surah Al-Mulk
Surah selanjutnya Surah Al-Haqqah
Sending
User Review
5 (1 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

68:31, 68 31, 68-31, Surah Al Qalam 31, Tafsir surat AlQalam 31, Quran Al-Qalam 31, Surah Al Qolam ayat 31

Video Surah

68:31


More Videos

Kandungan Surah Al Qalam

۞ QS. 68:2 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:3 • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 68:5 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 68:6 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 68:7 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 68:8 • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 68:9 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:10 • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 68:15 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:16 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 68:19 Ar Rabb (Tuhan) • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 68:20 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 68:29 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:32 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:33 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 68:34 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya •

۞ QS. 68:35 • Derajat para pemeluk agama • Keadilan Allah dalam menghakimi • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 68:37 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:38 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:39 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:40 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 68:41 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:42 • Hari tersingkapnya betis • Kedahsyatan hari kiamat • Para makhluk sujud kepada Allah • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan •

۞ QS. 68:43 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:44 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 68:45 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 68:46 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 68:47 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Para utusan Allah pun tidak mengetahui alam ghaib • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:48 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:49 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:50 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:51 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 68:52 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

Ayat Pilihan

Berpeganglah kamu kepada tali (agama) Allah, dan jangan kamu bercerai berai, ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kau dahulu bermusuh-musuhan, maka Allah persatukan hatimu, lalu jadilah kamu karena nikmat Allah, orang yang bersaudara
QS. Ali ‘Imran [3]: 103

Hai orang-orang yang beriman,
sesungguhnya (meminum) khamar,
berjudi, (berkorban untuk) berhala,
mengundi nasib dengan panah,
adalah termasuk perbuatan syaitan.
Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.
QS. Al-Ma’idah [5]: 90

Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezekimu & terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu.
QS. Az-Zariyat [51]: 22

Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia & di akhirat,
dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim & memperbuat apa yang Dia kehendaki.
QS. Ibrahim [14]: 27

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Takdir yang bisa diubah dinamakan ...

Correct! Wrong!

Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir ...

Correct! Wrong!

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh ...

Correct! Wrong!

+

Array

Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah ...

Correct! Wrong!

Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #22
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #22 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #22 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #4

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah … Setelah Yakin, dalam surah Al-A’raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah … Aurat dari tubuh pria adalah mulai … Fungsi pakaian adalah … Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang …

Pendidikan Agama Islam #1

Arti fana adalah … Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah … Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang … Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al Matiin yang tercantum dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini … Allah Subhanahu Wa Ta`ala.Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat … Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah …

Kamus Istilah Islam

najis

Apa itu najis? na.jis kotor yang menjadi sebab terhalangnya seseorang untuk beribadah kepada Allah, seperti terkena jilatan anjing; tempat yang najis; makanan yang najis; n kotoran ; a cak jijik; a...

Azab

Apa itu Azab? Azab adalah siksaan yang di hadapi manusia atau makhluk Tuhan lainnya, sebagai akibat dari kesalahan yang pernah atau sedang dilakukan, dalam filsafat Islam. Dalam perspektif sunnatullah...

Ka'ab bin al-Asyraf

Siapa itu Ka’ab bin al-Asyraf? Ka’ab bin Al Asyraf adalah salah seorang pemimpin Yahudi yang memusuhi Nabi Muhammad dan kaum Muslimin. Dulunya ia pernah menjalin suatu perjanjian bertetang...