Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Qalam (Pena) – surah 68 ayat 20 [QS. 68:20]

فَاَصۡبَحَتۡ کَالصَّرِیۡمِ
Fa-ashbahat kash-shariim(i);
Maka jadilah kebun itu hitam seperti malam yang gelap gulita,
―QS. Al Qalam [68]: 20

Daftar isi

And it became as though reaped.
― Chapter 68. Surah Al Qalam [verse 20]

فَأَصْبَحَتْ maka jadilah ia/kebun itu

So it became
كَٱلصَّرِيمِ seperti sudah di potong/petik

as if reaped.

Tafsir Quran

Surah Al Qalam
68:20

Tafsir QS. Al-Qalam (68) : 20. Oleh Kementrian Agama RI

Ketentuan dan kehendak Allah pasti berlaku tanpa seorang pun yang dapat menghalanginya.
Maka pada malam hari, dengan ketetapan dan kehendak Allah, datanglah petir yang membakar seluruh kebun mereka.

Tidak ada satu pun yang tinggal, semua hangus terbakar.
Kejadian tersebut terjadi ketika para pemilik kebun itu sedang tidur nyenyak, sehingga tidak seorang pun yang tahu bahwa kebunnya telah habis terbakar.

Mereka lalai dan tidak ingat kepada Allah, Tuhan yang memberi rezeki kepada mereka.

Tafsir QS. Al Qalam (68) : 20. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Kemudian datang bencana besar dari Tuhanmu pada malam hari ketika mereka terlelap dalam tidur.
Kebun-kebun itu menjadi hitam seperti malam yang gelap akibat bencana yang menimpanya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Kemudian pada malam hari, Allah menurunkan api yang membakar kebun itu, sedangkan mereka tertidur hingga kebun yang terbakar itu menjadi hitam kelam seperti malam gelap gulita.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka jadilah kebun itu hitam seperti malam yang gelap gulita) yakni menjadi hangus terbakar semuanya, sehingga tampak hitam.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan mereka tidak mengucapkan,
"Insya Allah,
"
(QS. Al-Qalam [68]: 18)

Yakni dalam sumpah mereka tidak disebutkan kata pengecualian yang dikembalikan kepada kehendak Allah, yaitu kalimat ‘Insya Allah.
‘Karena itulah maka Allah tidak memperkenankan sumpah mereka;
untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam ayat berikutnya:

lalu kebun itu diliputi malapetaka (yang datang) dari Tuhanmu ketika mereka sedang tidur.
(QS. Al-Qalam [68]: 19)

Artinya, kebun mereka ditimpa oleh wabah dan bencana dari langit.

maka jadilah kebun itu hitam seperti malam yang gelap gulita.
(QS. Al-Qalam [68]: 20)

Ibnu Abbas mengatakan bahwa kebun itu menjadi hitam legam bagaikan malam yang gelap gulita.
As Sauri dan As-Saddi mengatakan bahwa semisal dengan sawah yang telah dituai, yakni tinggal dedaunan dan bulir-bulirnya yang kering kerontang.


Ibnu Abu Hatim telah meriwayatkan dari Ahmad ibnus Sabah, bahwa telah menceritakan kepada kami Bisyr ibnu Zazan, dari Umar ibn uSabih, dari Lais ibnu Abu Sulaim, dari Abdur Rahman ibnu Sabit, dari Ibnu Mas’ud yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ telah bersabda:
Jauhilah olehmu perbuatan-perbuatan maksiat, karena sesungguhnya seseorang hamba melakukan perbuatan dosa, lalu ia benar-benar dihalangi dari rezeki yang telah disiapkan untuknya sebab perbuatan dosanya itu.
Kemudian Rasulullah ﷺ membaca firman-Nya:
lalu kebun itu diliputi malapetaka (yang datang) dari Tuhanmu ketika mereka sedang tidur.
maka jadilah kebun itu hitam seperti malam yang gelap gulita.
(QS. Al-Qalam [68]: 19-20)
Mereka telah dihalangi dari kebaikan yang dihasilkan dari kebun mereka disebabkan dosa mereka.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Qalam (68) Ayat 20

SHAARIM
صَّرِيم

Kata kerja shaarim mempunyai dua makna.

Pertama, bermakna memotong.

Kedua, bermakna bertekad atau bersemangat.

Oleh karena itu untuk menyebut orang yang yang memotong atau orang yang bersemangat, digunakan kata shaarim jamaknya shaarimiin.

Lafaz shaarim bermakna tanah hitam yang tidak ada tumbuhan di atasnya dan ia juga bermakna malam yang gelap gulita.

Lafaz shaarimdisebut sekali saja di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah Al Qalam (68), ayat 20. Sedangkan lafaz shaarimiin juga diulang sekali saja di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah Al Qalam (68), ayat 22.

Kedua ayat ini berada dalam rangkaian ayat yang menggambarkan sikap bakhil dan kikir pemilik kebun yang tidak mau menyedekahkan hasil kebunnya dan juga menceritakan azab yang menimpa mereka.

Lafaz shaarimiin yang bermakna rangkaian orang yang bersemangat.
Ia menggambarkan semangat kaum itu memetik buah dari kebunnya.
Sedangkan lafaz shaarim bermakna malam yang gelap gulita menggambarkan keadaan kebun mereka setelah ditimpa azab.

Sikap bakhil mereka digambarkan dalam ayat ini dengan jelas, baik sikap zahir maupun sikap batin mereka.

Pada awal pagi, dengan penuh optimis dan yakin, mereka pergi ke kebun untuk memetik buah-buahan yang ditunggu sekian lama.
Mereka berbicara sepanjang perjalanan dengan suara yang begitu rendah supaya kata- kata mereka tidak didengari oleh fakir miskin.
Dalam perjalanan itu, hati mereka penuh dengan niat jahat dan sifat yang kotor yaitu niat menghalang fakir miskin dari menikmati hasil kebun itu.

Mereka sebenarnya mampu membahagi kan hasil kebun itu kepada fakir miskin, tetapi mereka tidak mau melakukannya karena sifat sombong yang ada dalam diri mereka.
Namun, setelah sampai di kebun, mereka mendapati kebun mereka terbakar dan menjadi hitam bagaikan malam yang gelap gulita dan mereka merasa hampa.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:322

Unsur Pokok Surah Al Qalam (القلم)

Surat ini terdiri atas 52 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-‘Alaq.

Nama "Al-Qalam" diambil dari kata Al Qalam yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya "pena".

Surat ini dinamai pula dengan surat "Nun" (huruf "nun").

Keimanan:

Nabi Muhammad ﷺ bukanlah orang yang gila melainkan manusia yang berbudi pekerti yang agung.
▪ Larangan bertoleransi di bidang kepercayaan.
▪ Larangan mengikuti orang-orang yang mempunyai sifat-sifat yang dicela Allah.
▪ Nasib yang dialami pemilik-pemilik kebun sebagai contoh orang-orang yang tidak bersyukur terhadap nikmat Allah.
▪ Kecaman-kecaman Allah kepada mereka yang ingkar dan azab yang akan menimpa mereka.
Alquran adalah peringatan bagi seluruh umat.

Audio Murottal

QS. Al-Qalam (68) : 1-52 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 52 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Qalam (68) : 1-52 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 52

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Qalam ayat 20 - Gambar 1 Surah Al Qalam ayat 20 - Gambar 2
Statistik QS. 68:20
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Qalam.

Surah Al-Qalam (Arab: القلم ,”Kalam”) adalah surah ke-68 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, yang terdiri atas 52 ayat.
Dinamakan Al Qalam’ yang berarti pena di ambil dari kata Al Qalam yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Surat ini dinamai pula dengan surat Nun (huruf nun) diambil dari perkataan ’’Nun’’ yang terdapat pada ayat 1 surat ini.

Nomor Surah 68
Nama Surah Al Qalam
Arab القلم
Arti Pena
Nama lain Nun
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 2
Juz Juz 28
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 52
Jumlah kata 301
Jumlah huruf 1288
Surah sebelumnya Surah Al-Mulk
Surah selanjutnya Surah Al-Haqqah
Sending
User Review
4.4 (20 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

68:20, 68 20, 68-20, Surah Al Qalam 20, Tafsir surat AlQalam 20, Quran Al-Qalam 20, Surah Al Qolam ayat 20

Video Surah

68:20


Load More

Kandungan Surah Al Qalam

۞ QS. 68:2 • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:3 • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 68:5 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 68:6 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 68:7 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 68:8 • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 68:9 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:10 • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 68:15 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:16 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 68:19 • Ar Rabb (Tuhan) • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 68:20 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 68:29 • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:32 • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:33 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 68:34 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya •

۞ QS. 68:35 • Derajat para pemeluk agama • Keadilan Allah dalam menghakimi • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh •

۞ QS. 68:37 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:38 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:39 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:40 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 68:41 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:42 • Hari tersingkapnya betis • Kedahsyatan hari kiamat • Para makhluk sujud kepada Allah • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan •

۞ QS. 68:43 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:44 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 68:45 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 68:46 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 68:47 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Para utusan Allah pun tidak mengetahui alam ghaib • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:48 • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:49 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:50 • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:51 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 68:52 • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

Ayat Pilihan

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Dan (ingatlah kisah) Zakariya,
tatkala ia menyeru Rabb-nya:
‘Ya Rabb-ku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri & Engkau-lah Waris Yang Paling Baik.’”
QS. Al-Anbiya [21]: 89

“Siapakah yang dapat melindungi kamu dari (takdir) Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu?”
Dan orang-orang munafik itu tidak memperoleh bagi mereka pelindung & penolong selain Allah.
QS. Al-Ahzab [33]: 17

Tuhan pemilik kerajaan,
Kau beri kerajaan kepada orang yang Kau kehendaki & Kau cabut kerajaan dari orang yang Kau hendaki.
QS. Ali ‘Imran [3]: 26

Orang-orang yang bersedekah & berinfak di jalan Allah,
baik laki-laki maupun perempuan,
secara sukarela,
pahala mereka akan dilipatgandakan.
Lebih dari itu,
di hari kiamat mereka akan mendapatkan upah yang mulia.
QS. Al-Hadid [57]: 18

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah ...

Correct! Wrong!

Orang yang menceritakan hadits disebut ...

Correct! Wrong!

Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Hadis Muu2019allaq adalah bila sanad sebuah hadits terputus pada penutur 5 hingga penutur 1, alias tidak ada sanadnya.
Contoh:

'Seorang pencatat hadis mengatakan, telah sampai kepadaku bahwa Rasulullah mengatakan....'

tanpa ia menjelaskan sanad antara dirinya hingga Rasulullah.

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #8
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #8 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #8 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah … Surah yang tidak diawali basmalah adalah … Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah … Proses turunnya wahyu berlangsung selama … tahun.Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah …

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini … Allah Subhanahu Wa Ta`ala.Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat … Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah …

Pendidikan Agama Islam #7

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah … Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum … Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum … Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Kamus Istilah Islam

Rafats

Apa itu Rafats? Abu Ja’far at-Thahawi dalam kitab Syarh Musykilul Atsar menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan rafats adalah berhubungan seks, dan hal ini merusak ibadah haji. Berbeda dari fusuq dan jidal yang tidak sampai merusak ibadah haji. قَوْلُ اللهِ عز وجل فَلاَ رَفَثَ وَلاَ فُسُوقَ وَلاَ جِدَالَ في الْحَجِّ فَجَمَعَ اللَّهُ تَعَالَى هذه الأَشْيَاءَ في آ … • rafas

Al Badii

Apa itu Al Badii? Allah itu Al-Badi’ ◀ Yaitu Maha Pencipta Hal Baru/Dzat Yang Maha Pertama Menciptakan/Yang Maha Pencipta Yang Tiada Bandingannya. Allah itu menciptakan segala sesuatu dari yang tidak ada menjadi ada dan menciptakan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya. Segala sesuatu yang ada dilangit dan dibumi, yang pertama sekali menciptakan adalah Alla … • Al-Badii, Al-Badi

Abasa

Apa itu Abasa? Surah ‘Abasa adalah surah ke-80 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 42 ayat. Dinamakan ‘Abasa yang diambil dari kata ‘Abasa yang terdapat pada ayat pertama surah ini. Menurut riwayat, pada suatu ketika Rasulullah ﷺ menerima dan berbicara dengan pemuka-pemuka Quraisy yang dia harapkan agar mereka masuk Islam. Da … • Abasa