Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Qalam (Pena) – surah 68 ayat 15 [QS. 68:15]

اِذَا تُتۡلٰی عَلَیۡہِ اٰیٰتُنَا قَالَ اَسَاطِیۡرُ الۡاَوَّلِیۡنَ
Idzaa tutla ‘alaihi aayaatunaa qaala asaathiirul au-waliin(a);
Apabila ayat-ayat Kami dibacakan kepadanya, dia berkata,
“(Ini adalah) dongeng-dongeng orang dahulu.”

―QS. Al Qalam [68]: 15

When Our verses are recited to him, he says,
"Legends of the former peoples."
― Chapter 68. Surah Al Qalam [verse 15]

إِذَا apabila

When
تُتْلَىٰ dibacakan

are recited
عَلَيْهِ kepadanya

to him
ءَايَٰتُنَا ayat-ayat Kami

Our Verses,
قَالَ dia berkata

he says,
أَسَٰطِيرُ dongeng-dongeng

"Stories
ٱلْأَوَّلِينَ orang-orang terdahulu

(of) the former (people)."

Tafsir

Alquran

Surah Al Qalam
68:15

Tafsir QS. Al Qalam (68) : 15. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini menerangkan bahwa bila orang-orang musyrik Mekah mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, mereka mengatakan Alquran itu tidak lain adalah perkataan Muhammad saja dan berisi dongeng-dongeng orang dahulu kala, sama sekali bukan wahyu yang disampaikan Allah kepadanya.
Dalam ayat lain, Allah ﷻ berfirman:

فَقَالَ اِنْ هٰذَآ اِلَّا سِحْرٌ يُّؤْثَرُ .

اِنْ هٰذَآ اِلَّا قَوْلُ الْبَشَرِ

Lalu dia berkata,
"(Alquran) ini hanyalah sihir yang dipelajari (dari orang-orang dahulu).
Ini hanyalah perkataan manusia.
"
(al-Muddatstsir [74]: 24-25)


Di samping, orang-orang musyrik juga mengatakan bahwa Alquran itu adalah sihir yang dikemukakan seorang tukang sihir dan sebagainya.
Akan tetapi, dari semua tuduhan yang mereka lontarkan itu, dapat dipahami bahwa mereka melakukan hal demikian semata-mata karena telah kehilangan akal mencari alasan yang dapat dikemukakan untuk membantah kebenaran Alquran.

Setiap kali mereka merenungkannya, semakin timbul kepercayaan dalam hati mereka kepada Alquran.
Namun demikian, nafsu mereka masih mengalahkan kebenaran yang telah timbul dalam lubuk hati mereka.

Tafsir QS. Al Qalam (68) : 15. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Karena ia merasa mempunyai banyak harta dan anak, tetapi ia mendustakan ayat-ayat Kami dan menolak untuk menerimanya.
Apabila dibacakan Alquran, ia berkata,
"Ini adalah kisah-kisah dongeng umat terdahulu. "

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wahai Muhammad, janganlah engkau patuhi orang yang banyak bersumpah dusta dan hina, yang banyak mencela manusia, yang berjalan ke sana dan kemari menyebarkan fitnah, yang suka menukil perkataan sebagian orang untuk disampaikan kepada sebagian lainnya dengan tujuan hendak berbuat kerusakan antara mereka, yang sangat kikir mengeluarkan harta, yang sangat enggan berbuat baik, yang melampaui batas dalam bermusuhan dengan sesama manusia, yang banyak melanggar yang haram, yang banyak melakukan dosa, yang sangat kufur, yang keji dan kasar, yang terkenal kejahatannya karena ia mempunyai banyak harta dan anak lalu bersikap durhaka dan sombong, enggan menerima kebenaran.
Apabila dibacakan kepadanya salah satu ayat-ayat Al-Qur’an, ia mendustakannya.


Dia berkata,
"Ini adalah dongeng dan khurafat orang-orang dahulu kala."
Ayat ini kendati pun turun berkaitan dengan sebagian orang-orang musyrik seperti Al-Walid bin Al-Mughirah.


Akan tetapi, di dalamnya mengandung peringatan bagi seorang muslim untuk tidak menyerupai sifat-sifat tercela ini.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami) yakni Alquran


(ia berkata) bahwa Alquran itu


(dongeng-dongengan orang-orang dahulu kala.") Yaitu hanyalah kedustaan yang sengaja dibuat-buat guna menyenangkan hati kami sewaktu ia disebutkan atau diceritakan.
Menurut suatu qiraat ada lafal a-an dengan memakai dua huruf Hamzah yang kedua-duanya difathahkan.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

karena dia mempunyai (banyak) harta dan anak.
Apabila ayat-ayat Kami dibacakan kepadanya, ia berkata,
"(Ini adalah) dongeng-dongeng orang-orang dahulu kala."
(QS. Al-Qalam [68]: 14-15)

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman bahwa inilah balasan dari harta benda dan anak-anak yang telah diberikan oleh Allah kepadanya, nikmat Allah dia balas dengan kekafirannya terhadap ayat-ayat Allah;
dia berpaling dari ayat-ayat Allah dan menuduhnya sebagai kedustaan yang diambil dari dongengan-dongengan orang-orang dahulu.
Ayai ini semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Biarkanlah Aku bertindak terhadap orang yang Aku telah menciptakannya sendirian.
Dan Aku jadikan baginya harta benda yang banyak, dan anak-anak yang selalu bersama dia, dan Kulapangkan baginya (rezeki dan kekuasaan) dengan selapang-lapangnya, kemudian dia ingin sekali supaya Aku menambahnya.
Sekali-kali tidak (akan Aku tambahkan), karena sesungguhnya dia menentang ayat-ayat Kami (Al Qur’an).
Aku akan membebaninya mendaki pendakian yang memayahkan.
Sesungguhnya dia telah meniikirkan dan menetapkan (apa yang ditetapkannya), maka celakalah dia! Bagaimana dia menetapkan?
Kemudian celakalah dia! Bagaimanakah dia menetapkan?
Kemudian dia memikirkan, sesudah itu dia bermasam muka dan merengut, kemudian dia berpaling (dari kebenaran) dan menyombongkan diri, lalu dia berkata,
"(Al Qur’an) ini tidak lain hanyalah sihir yang dipelajari (dari orang-orang dahulu), ini tidak lain hanyalah perkataan manusia."
Aku akan memasukkannya ke dalam (neraka) Saqar, Tahukah kamu apa (neraka) Saqar itu.
Saqar itu tidak meninggalkan dan tidak membiarkan.
(Neraka Saqar) adalah pembakar kulit manusia.
Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga).
(QS. Al-Muddatsir [74]: 11-30)

Kata Pilihan Dalam Surah Al Qalam (68) Ayat 15

ASHAATHIIR
أَسَٰطِير

Lafaz ini adalah jamak dari jamak juga yaitu usthurah atau isthar, mufradnya ialah sathr yang bermakna al khat (tulisan).

Dalam Kamus Al Munjid dijelaskan, ia bermakna apa yang ditulis, percakapan yang tidak ada asas baginya atau apa yang ditulis dari keajaiban cerita orang yang terdahulu.

Kata dalam bentuk jamak ini disebut sembilan kali di dalam Al Qur’an yaitu surah:
-Al An’aam (6), ayat 25;
Al Anfaal (8), ayat 31;
-Al Nahl (16), ayat 68;
-Al Mu’minnuun (23), ayat 83;
Al Furqaan (25), ayat 5;
-Al Naml (27), ayat 68;
-Al Ahqaaf (46), ayat 17;
Al Qalam (68), ayat 15;
-Al Muthaffifiin (83), ayat 13.

Al Baidawi berkata,
"Asaathir bermakna al abaathil (kebatilan-kebatilan), ini adalah karena mereka menjadikan kalam yang benar sama seperti khurafatkhurafat terdahulu yang berisi kebohongan-kebohongan."

Al Khazin berkata,
"Ia bermakna cerita-cerita atau percakapan-percakapan dari umat-umat terdahulu dan khabar berita serta cerita-cerita mereka dan apa yang mereka tulis.
Maksudnya, mereka mengatakan Al Quran seperti percakapan dan cerita-cerita terdahulu, bukan wahyu dari Allah."

An Nasafi menafsirkan lafaz ini dengan menyatakan "mereka menjadikan dan mengatakan Kalam Allah adalah dusta dan bohong."

Sedangkan dalam Tafsir Tanwir Al Miqbas, ia bermakna kebohongan orang terdahulu dan cerita-cerita dongeng mereka.

Kesimpulannya, asaathir bermakna kebatilan-kebatilan cerita yang ditulis.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal: 68

Unsur Pokok Surah Al Qalam (القلم)

Surat ini terdiri atas 52 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-‘Alaq.

Nama "Al-Qalam" diambil dari kata Al Qalam yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya "pena".

Surat ini dinamai pula dengan surat "Nun" (huruf "nun").

Keimanan:

Nabi Muhammad ﷺ bukanlah orang yang gila melainkan manusia yang berbudi pekerti yang agung.
▪ Larangan bertoleransi di bidang kepercayaan.
▪ Larangan mengikuti orang-orang yang mempunyai sifat-sifat yang dicela Allah.
▪ Nasib yang dialami pemilik-pemilik kebun sebagai contoh orang-orang yang tidak bersyukur terhadap nikmat Allah.
▪ Kecaman-kecaman Allah kepada mereka yang ingkar dan azab yang akan menimpa mereka.
Alquran adalah peringatan bagi seluruh umat.

Audio

QS. Al-Qalam (68) : 1-52 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 52 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Qalam (68) : 1-52 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 52

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Qalam ayat 15 - Gambar 1 Surah Al Qalam ayat 15 - Gambar 2
Statistik QS. 68:15
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Al Qalam.

Surah Al-Qalam (Arab: القلم ,”Kalam”) adalah surah ke-68 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, yang terdiri atas 52 ayat.
Dinamakan Al Qalam’ yang berarti pena di ambil dari kata Al Qalam yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Surat ini dinamai pula dengan surat Nun (huruf nun) diambil dari perkataan ’’Nun’’ yang terdapat pada ayat 1 surat ini.

Nomor Surah68
Nama SurahAl Qalam
Arabالقلم
ArtiPena
Nama lainNun
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu2
JuzJuz 28
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat52
Jumlah kata301
Jumlah huruf1288
Surah sebelumnyaSurah Al-Mulk
Surah selanjutnyaSurah Al-Haqqah
Sending
User Review
4.7 (15 votes)
Tags:

68:15, 68 15, 68-15, Surah Al Qalam 15, Tafsir surat AlQalam 15, Quran Al-Qalam 15, Surah Al Qolam ayat 15

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Thaa Haa (Ta Ha) – surah 20 ayat 79 [QS. 20:79]

79. Dan sejak dulu sampai meninggalnya Fir‘aun memang telah menyesatkan kaumnya dan tidak pernah memberi petunjuk ke jalan yang benar. … 20:79, 20 79, 20-79, Surah Thaa Haa 79, Tafsir surat ThaaHaa 79, Quran Thoha 79, Thaha 79, Ta Ha 79, Surah Toha ayat 79

QS. Yunus (Nabi Yunus) – surah 10 ayat 106 [QS. 10:106]

Dan jangan engkau menyembah selain Allah, sesuatu yang tidak memberi manfaat kepadamu walau kamu menyembahnya dan tidak pula memberi bencana kepadamu jika kamu tidak menyembahnya, sebab jika engkau la … 10:106, 10 106, 10-106, Surah Yunus 106, Tafsir surat Yunus 106, Quran Yunus 106, Surah Yunus ayat 106

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hukum Amaliah, yakni hukum yang mengatur secara lahiriah hubungan manusia dengan Allah Subhanahu Wa Ta`ala, antara sesama manusia, serta manusia dengan lingkungannya. Ilmu yang mempelajarinya disebut ilmu fiqih.

Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hukum Khuluqiyah ini adalah hukum yang berkenaan dengan akhlak juga budi pekerti manusia. Hukum ini mencakup semua sifat-sifat terpuji yang wajib ada dalam diri manusia sebagai hamba Allah Subhanahu Wa Ta`ala terkait hakikat dirinya sebagai makhluk sosial.

Adapun cakupan hukuk khuluqiyah ini seperti moral, adab dan sopan santun, budi pekerti dan perilaku-perilaku yang jauh dari unsur tercela lainnya.

Hukum Khuluqiyah ini adalah salah satu jenis hukum dalam Alquran, adapun jenis hukum lainnya adalah Itiqodiyah dan Amaliyah.

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
ہٰذَا بَیَانٌ لِّلنَّاسِ وَ ہُدًی وَّ مَوۡعِظَۃٌ لِّلۡمُتَّقِیۡنَ

Inilah (Alquran) suatu keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
--QS. 3:138

+

Array

Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Arti mubayyin itu menjelaskan, mencerahkan, menerangkan, menjernihkan.

Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #7
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #7 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #7 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #25

Surah Al-Insyirah terdiri dari … ayat. 9 8 6 5 7 Benar! Kurang tepat! Penjelasan:Surah Al-Insyirah adalah surah ke-94 dalam

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Maha Terpuji Maha Pemberi Keputusan Maha

Pendidikan Agama Islam #26

Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah … Al-Baqarah Al-Maidah Ali Imran Yasin An-Nisa’ Benar! Kurang tepat! Penjelasan:Surah Al-Baqarah adalah surah

Instagram