Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Muzzammil (Orang yang berselimut) – surah 73 ayat 15 [QS. 73:15]

اِنَّاۤ اَرۡسَلۡنَاۤ اِلَیۡکُمۡ رَسُوۡلًا ۬ۙ شَاہِدًا عَلَیۡکُمۡ کَمَاۤ اَرۡسَلۡنَاۤ اِلٰی فِرۡعَوۡنَ رَسُوۡلًا
Innaa arsalnaa ilaikum rasuulaa syaahidan ‘alaikum kamaa arsalnaa ila fir’auna rasuulaa;
Sesungguhnya Kami telah mengutus seorang Rasul (Muhammad) kepada kamu, yang menjadi saksi terhadapmu, sebagaimana Kami telah mengutus seorang Rasul kepada Fir‘aun.
―QS. Al Muzzammil [73]: 15

Indeed, We have sent to you a Messenger as a witness upon you just as We sent to Pharaoh a messenger.
― Chapter 73. Surah Al Muzzammil [verse 15]

إِنَّآ sesungguhnya

Indeed, We
أَرْسَلْنَآ Kami telah mengutus

[We] have sent
إِلَيْكُمْ kepadamu

to you
رَسُولًا seorang rasul

a Messenger
شَٰهِدًا menjadi saksi

(as) a witness
عَلَيْكُمْ atas kalian

upon you,
كَمَآ sebagaimana

as
أَرْسَلْنَآ Kami telah mengutus

We sent
إِلَىٰ kepada

to
فِرْعَوْنَ Fir’aun

رَسُولًا seorang rasul

a Messenger.

Tafsir

Alquran

Surah Al Muzzammil
73:15

Tafsir QS. Al Muzzammil (73) : 15. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini menerangkan bahwa Allah telah mengutus kepada penduduk Mekah seorang rasul yaitu Muhammad ﷺ untuk membawa mereka ke jalan yang benar dan menjadi saksi bagi mereka pada hari Kiamat tentang sikap mereka terhadap ajakan Rasul, apakah mereka menerima atau menolaknya, sebagaimana Allah mengutus seorang rasul kepada Fir’aun dan kaumnya.
Akan tetapi, Fir’aun menentang kerasulan Musa sehingga Allah membinasakannya beserta pengikut-pengikutnya dengan menenggelamkan mereka ke dalam lautan.

Oleh sebab itu, hendaklah penduduk Mekah mengambil pelajaran dari peristiwa ini.

Tafsir QS. Al Muzzammil (73) : 15. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sesungguhnya Kami mengutus Muhammad kepada kalian, wahai penduduk Mekah, sebagai seorang Rasul yang akan menjadi saksi atas kalian di hari kiamat nanti untuk diterima atau ditolak.
Begitu pula, Kami pun telah mengutus Musa, sebagai seorang Rasul, kepada Fir’aun.


Tetapi kemudian Fir’aun menentang dan memusuhi rasul yang Kami utus itu.
Maka Kami pun menyiksa Fir’aun dengan azab yang berat dan menyakitkan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wahai penduduk Mekah, sesungguhnya Kami telah mengutus kepada kalian seorang rasul bernama Muhammad.
Ia menjadi saksi terhadap kalian atas apa yang kalian ingkari dan maksiat yang kalian lakukan sebagaimana dahulu Kami telah mengutus seorang rasul bernama Musa kepada Firaun yang durhaka.


Kemudian Firaun mendustakan Musa dan tidak beriman pada risalahnya.
Ia membangkang perintahnya sehingga Kami membinasakannya dengan azab yang berat.


Ayat ini adalah peringatan bagi siapa pun yang mendurhakai rasul Muhammad sallallahu alaihi wa sallam akan menimpanya hal yang sama seperti yang dialami Firaun dan kaumnya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Sesungguhnya Kami telah mengutus kepada kalian) hai penduduk Mekah


(seorang rasul) yakni Nabi Muhammad ﷺ


(yang menjadi saksi terhadap kalian) kelak di hari kiamat, tentang kedurhakaan-kedurhakaan yang telah kalian kerjakan


(sebagaimana Kami telah mengutus, dahulu, seorang rasul kepada Firaun) yakni Nabi Musa a.s.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, memerintahkan kepada Rasul-Nya untuk bersabar terhadap ucapan orang-orang yang mendustakannya dari kalangan orang-orang yang kurang akalnya dari kaumnya, dan hendaklah dia menjauhi mereka dengan cara yang baik, yaitu dengan cara yang tidak tercela.
Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman kepada Nabi-Nya yang isinya mengandung ancaman terhadap orang-orang kafir dari kalangan kaumnya, dan Dia adalah Tuhan Yang Mahabesar, tiada sesuatu pun yang dapat bertahan terhadap murka-Nya:

Dan biarkanlah Aku (saja) bertindak terhadap orang-orang yang mendustakan itu, orang-orang yang mempunyai kemewahan.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 11)

Yakni biarkanlah Aku saja yang akan bertindak terhadap orang-orang yang mendustakan itu, padahal mereka adalah orang-orang yang hidup mewah dan mempunyai harta yang banyak.
Seharusnya mereka lebih taat ketimbang orang lain, mengingat mereka mempunyai semua sarananya dan dapat menunaikan hak-hak yang tidak dimiliki oleh selain mereka.

dan beri tangguhlah mereka barang sebentar.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 11)

Yakni barang sedikit waktu.
Semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Kami biarkan mereka bersenang-senang sebentar, kemudian Kami paksa mereka (masuk) ke dalam siksa yang keras.
(QS. Luqman [31]: 24)

Karena itulah disebutkan dalam surat ini oleh firman-Nya:

Karena Sesungguhnya pada sisi Kami ada belenggu-belenggu yang berat.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 12)

Yang dimaksud dengan ankalan ialah belenggu-belenggu, menurut Ibnu Abbas, Ikrimah,Tawus, Muhammad ibnu Ka’b, Abdullah ibnu Buraidah, Abu Imran Al-Juni, Abu Mijiaz, Ad-Dahhak, Hammad ibnu Abu Sulaiman, Qatadah, As-Saddi, Ibnul Mubarak, dan As-Sauri serta selain mereka.

dan neraka yang bernyala-nyala.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 12)


Yaitu yang apinya menyala-nyala dengan hebatnya.

dan makanan yang menyumbat di tenggorokan.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 13)

Ibnu Abbas mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah makanan yang tertahan di tenggorokan, tidak dapat masuk, dan tidak dapat pula keluar.

dan azab yang pedih.
Pada hari bumi dan gunung-gunung berguncangan, dan menjadilah gunung-gunung itu tumpukan-tumpukan pasir yang beterbangan.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 13-14)

Bumi dan gunung-gunung mengalami gempa yang amat dahsyat sehingga jadilah gunung-gunung itu seperti tumpukan-tumpukan pasir, yang sebelumnya berupa batu-batu besar.
Setelah itu gunung-gunung itu diledakkan dengan ledakan yang sedahsyat-dahsyatnya, sehingga tiada sesuatu pun darinya melainkan lenyap.
Lalu bumi menjadi datar sama sekali, tidak ada sedikit pun padanya tempat yang tinggi dan tidak pula tempat yang rendah;
semuanya rata, tiada bukit dan tiada lembah.

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, ditujukan kepada kaum kafir Quraisy, tetapi makna yang dimaksud terhadap seluruh manusia:

Sesungguhnya Kami telah mengutus kepada kamu (hai orang kafir Mekah) seorang rasul, yang menjadi saksi terhadapmu.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 15)

Yakni terhadap amal perbuatanmu.

Unsur Pokok Surah Al Muzzammil (المزمل)

Surat Al Muzzammil terdiri atas 20 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Qalam.

Dinamai "Al Muzzammil" (orang yang berselimut) diambil dari perkataan "Al Muzzammil" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Yang dirnaksud dengan "orang yang berkemul" ialah Nabi Muhammad ﷺ

Keimanan:

▪ Petunjuk-petunjuk yang harus dilakukan oleh Rasulullah ﷺ untuk menguatkan rohani guna persiapan menerima wahyu, yaitu dengan bangun di malam hari untuk shalat tahajjud, membaca Alquran dengan tartil.
▪ Bertasbih dan bertahmid.
▪ Perintah bersabar terhadap celaan orang-orang yang mendustakan Rasul.
▪ Akhirnya kepada umat Islam diperintahkan untuk shalat tahajjud, berjihad di jalan Allah, membaca Alquran, mendirikan shalat, menunaikan zakat, membelanjakan harta di jalan Allah dan memohon ampunan kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Audio

QS. Al-Muzzammil (73) : 1-20 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 20 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Muzzammil (73) : 1-20 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 20

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Muzzammil ayat 15 - Gambar 1 Surah Al Muzzammil ayat 15 - Gambar 2
Statistik QS. 73:15
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Al Muzzammil.

Surah Al-Muzzammil (Arab: المزمّل ,”Orang Yang Berselimut”) adalah surah ke-73 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 20 ayat.
Dinamakan Al Muzzammil yang berarti “Orang yang berselimut” di ambil dari kata Al Muzzammil yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Yang dimaksud dengan orang yang berselimut ialah Nabi Muhammad ﷺ.

Nomor Surah73
Nama SurahAl Muzzammil
Arabالمزمل
ArtiOrang yang berselimut
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu3
JuzJuz 29
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat20
Jumlah kata300
Jumlah huruf853
Surah sebelumnyaSurah Al-Jinn
Surah selanjutnyaSurah Al-Muddassir
Sending
User Review
4.3 (9 votes)
Tags:

73:15, 73 15, 73-15, Surah Al Muzzammil 15, Tafsir surat AlMuzzammil 15, Quran Al Muzammil 15, Al Muzamil 15, Al-Muzzammil 15, Surah Al Muzamil ayat 15

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Maryam (Maria) – surah 19 ayat 79 [QS. 19:79]

79-80. Sama sekali tidak! Dia tidak mengetahui hal gaib, apalagi membuat perjanjian dengan Allah. Jika dia tidak menghentikan kebohongannya, Kami akan menulis dan meminta pertanggungjawaban atas apa y … 19:79, 19 79, 19-79, Surah Maryam 79, Tafsir surat Maryam 79, Quran Maryam 79, Surah Maryam ayat 79

QS. An Nisaa’ (Wanita) – surah 4 ayat 38 [QS. 4:38]

Dan termasuk ke dalam orang-orag yang sombong dan membanggakan diri itu adalah orang-orang yang menginfakkan hartanya karena ria kepada orang lain agar dilihat dan dipuji, dan juga orang-orang yang ti … 4:38, 4 38, 4-38, Surah An Nisaa’ 38, Tafsir surat AnNisaa 38, Quran AnNisa 38, An-Nisa’ 38, Surah An Nisa ayat 38

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Aurat dari tubuh pria adalah mulai ...

Benar! Kurang tepat!

Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang ...

Benar! Kurang tepat!

Fungsi pakaian adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.
Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan
--QS. Al A'raf [7]: 31

Setelah Yakin, dalam surah Al-A'raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-A'raf [7] : 26.
Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.
--QS. Al A'raaf (Tempat yang tertinggi) - surah 7 ayat 26

Pendidikan Agama Islam #4
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #4 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #4 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #5

Lawan kata dari jujur ​​adalah … takwa kebohongan ajur riya’ muslihat Benar! Kurang tepat! Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan

Pendidikan Agama Islam #14

Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan … Mujahadah An-Nafs Mujahadah Bi Qalbi Fastabiqul khoirot Muhahadah

Pendidikan Agama Islam #4

Aurat dari tubuh pria adalah mulai … dari siku ke lutut seluruh tubuh kecuali wajah dan kaki dari pusar ke

Instagram