Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Muzzammil (Orang yang berselimut) – surah 73 ayat 12 [QS. 73:12]

اِنَّ لَدَیۡنَاۤ اَنۡکَالًا وَّ جَحِیۡمًا
Inna ladainaa ankaaalan wajahiiman;
Sungguh, di sisi Kami ada belenggu-belenggu (yang berat) dan neraka yang menyala-nyala,
―QS. Al Muzzammil [73]: 12

Daftar isi

Indeed, with Us (for them) are shackles and burning fire
― Chapter 73. Surah Al Muzzammil [verse 12]

إِنَّ sesungguhnya

Indeed,
لَدَيْنَآ pada sisi Kami

with Us
أَنكَالًا belenggu-belenggu

(are) shackles
وَجَحِيمًا dan api yang menyala-nyala

and burning fire,

Tafsir Quran

Surah Al Muzzammil
73:12

Tafsir QS. Al-Muzzammil (73) : 12. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menggambarkan tentang berbagai macam azab Tuhan di akhirat nanti terhadap pendusta-pendusta tersebut.
Allah berkuasa mengazab mereka karena Dia mempunyai belenggu untuk mengikat kaki mereka sebagai penghinaan terhadap mereka dan tidak ada kekhawatiran kalau-kalau mereka melarikan diri.

Allah mempunyai api neraka yang menyala-nyala dan dapat menghanguskan serta merusak kulit muka dan badan serta melemahkan sendi-sendi tulang mereka.
Allah mempunyai makanan-makanan dalam api neraka yang sifatnya mencekik kerongkongan yang tidak dapat dikeluarkan dan tidak dapat pula ditelan.

Hal ini merupakan azab Tuhan yang memedihkan seluruh bagian tubuh mereka.

Tafsir QS. Al Muzzammil (73) : 12. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sesungguhnya di sisi Kami, para pendusta itu di akhirat nanti akan digelantungi dengan belenggu- belenggu yang berat.
Mereka akan mendapatkan api neraka yang berkobar-kobar, makanan yang tak tertelan dan menyumbat tenggorokan serta azab yang kepedihannya tak tertahankan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sesungguhnya untuk mereka di akhirat, di sisi Kami ada belenggu-belenggu yang berat dan api yang menyala-nyala dan makanan yang menjijikkan yang menyumbat di kerongkongan, dan azab yang pedih.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Karena sesungguhnya pada sisi Kami ada belenggu-belenggu) merupakan bentuk jamak dari lafal niklun, artinya belenggu-belenggu yang berat


(dan neraka Jahim) yaitu neraka yang apinya sangat membakar.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, memerintahkan kepada Rasul-Nya untuk bersabar terhadap ucapan orang-orang yang mendustakannya dari kalangan orang-orang yang kurang akalnya dari kaumnya, dan hendaklah dia menjauhi mereka dengan cara yang baik, yaitu dengan cara yang tidak tercela.
Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman kepada Nabi-Nya yang isinya mengandung ancaman terhadap orang-orang kafir dari kalangan kaumnya, dan Dia adalah Tuhan Yang Mahabesar, tiada sesuatu pun yang dapat bertahan terhadap murka-Nya:

Dan biarkanlah Aku (saja) bertindak terhadap orang-orang yang mendustakan itu, orang-orang yang mempunyai kemewahan.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 11)

Yakni biarkanlah Aku saja yang akan bertindak terhadap orang-orang yang mendustakan itu, padahal mereka adalah orang-orang yang hidup mewah dan mempunyai harta yang banyak.
Seharusnya mereka lebih taat ketimbang orang lain, mengingat mereka mempunyai semua sarananya dan dapat menunaikan hak-hak yang tidak dimiliki oleh selain mereka.

dan beri tangguhlah mereka barang sebentar.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 11)

Yakni barang sedikit waktu.
Semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Kami biarkan mereka bersenang-senang sebentar, kemudian Kami paksa mereka (masuk) ke dalam siksa yang keras.
(QS. Luqman [31]: 24)

Karena itulah disebutkan dalam surat ini oleh firman-Nya:

Karena Sesungguhnya pada sisi Kami ada belenggu-belenggu yang berat.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 12)

Yang dimaksud dengan ankalan ialah belenggu-belenggu, menurut Ibnu Abbas, Ikrimah,Tawus, Muhammad ibnu Ka’b, Abdullah ibnu Buraidah, Abu Imran Al-Juni, Abu Mijiaz, Ad-Dahhak, Hammad ibnu Abu Sulaiman, Qatadah, As-Saddi, Ibnul Mubarak, dan As-Sauri serta selain mereka.

dan neraka yang bernyala-nyala.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 12)


Yaitu yang apinya menyala-nyala dengan hebatnya.

dan makanan yang menyumbat di tenggorokan.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 13)

Ibnu Abbas mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah makanan yang tertahan di tenggorokan, tidak dapat masuk, dan tidak dapat pula keluar.

dan azab yang pedih.
Pada hari bumi dan gunung-gunung berguncangan, dan menjadilah gunung-gunung itu tumpukan-tumpukan pasir yang beterbangan.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 13-14)

Bumi dan gunung-gunung mengalami gempa yang amat dahsyat sehingga jadilah gunung-gunung itu seperti tumpukan-tumpukan pasir, yang sebelumnya berupa batu-batu besar.
Setelah itu gunung-gunung itu diledakkan dengan ledakan yang sedahsyat-dahsyatnya, sehingga tiada sesuatu pun darinya melainkan lenyap.
Lalu bumi menjadi datar sama sekali, tidak ada sedikit pun padanya tempat yang tinggi dan tidak pula tempat yang rendah;
semuanya rata, tiada bukit dan tiada lembah.

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, ditujukan kepada kaum kafir Quraisy, tetapi makna yang dimaksud terhadap seluruh manusia:

Sesungguhnya Kami telah mengutus kepada kamu (hai orang kafir Mekah) seorang rasul, yang menjadi saksi terhadapmu.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 15)

Yakni terhadap amal perbuatanmu.

sebagaimana Kami telah mengutus (dahulu) seorang rasul kepada Fir’aun.
Maka Fir’aun mendurhakai rasul itu, lalu Kami siksa dia dengan siksaan yang berat.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 15-16)

Ibnu Abbas, Mujahid, Qatadah, As-Saddi, dan As-Sauri telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
dengan siksaan yang berat.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 16)

Maksudnya, siksaan yang keras.
Maka hati-hatilah kamu, jangan mendustakan rasul ini yang akibatnya kamu akan ditimpa azab seperti azab yang menimpa Fir’aun, yang telah disiksa oleh Allah dengan siksaan dari Tuhan Yang Mahaperkasa lagi Mahakuasa.


Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman:

Maka Allah mengazabnya dengan azab di akhirat dan azab di dunia.
(QS. An-Nazi’at [79]: 25)

Dan kalian lebih utama untuk mendapat kebinasaan dan kehancuran bila mendustakan rasul kalian, karena rasul kalian adalah rasul yang paling mulia dan lebih besar daripada Musa ibnu Imran.
Pendapat ini diriwayatkan dari Ibnu Abbas dan Mujahid.

Unsur Pokok Surah Al Muzzammil (المزمل)

Surat Al Muzzammil terdiri atas 20 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Qalam.

Dinamai "Al Muzzammil" (orang yang berselimut) diambil dari perkataan "Al Muzzammil" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Yang dirnaksud dengan "orang yang berkemul" ialah Nabi Muhammad ﷺ

Keimanan:

▪ Petunjuk-petunjuk yang harus dilakukan oleh Rasulullah ﷺ untuk menguatkan rohani guna persiapan menerima wahyu, yaitu dengan bangun di malam hari untuk shalat tahajjud, membaca Alquran dengan tartil.
▪ Bertasbih dan bertahmid.
▪ Perintah bersabar terhadap celaan orang-orang yang mendustakan Rasul.
▪ Akhirnya kepada umat Islam diperintahkan untuk shalat tahajjud, berjihad di jalan Allah, membaca Alquran, mendirikan shalat, menunaikan zakat, membelanjakan harta di jalan Allah dan memohon ampunan kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Ayat-ayat dalam Surah Al Muzzammil (20 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Muzzammil (73) : 1-20 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 20 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Muzzammil (73) : 1-20 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 20

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Muzzammil ayat 12 - Gambar 1 Surah Al Muzzammil ayat 12 - Gambar 2
Statistik QS. 73:12
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Al Muzzammil.

Surah Al-Muzzammil (Arab: المزمّل ,”Orang Yang Berselimut”) adalah surah ke-73 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 20 ayat.
Dinamakan Al Muzzammil yang berarti “Orang yang berselimut” di ambil dari kata Al Muzzammil yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Yang dimaksud dengan orang yang berselimut ialah Nabi Muhammad ﷺ.

Nomor Surah 73
Nama Surah Al Muzzammil
Arab المزمل
Arti Orang yang berselimut
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 3
Juz Juz 29
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 20
Jumlah kata 300
Jumlah huruf 853
Surah sebelumnya Surah Al-Jinn
Surah selanjutnya Surah Al-Muddassir
Sending
User Review
4.8 (20 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

73:12, 73 12, 73-12, Surah Al Muzzammil 12, Tafsir surat AlMuzzammil 12, Quran Al Muzammil 12, Al Muzamil 12, Al-Muzzammil 12, Surah Al Muzamil ayat 12

Video Surah

73:12


Load More

Kandungan Surah Al Muzzammil

۞ QS. 73:1 • Pertemuan Jibril dan Nabi pada saat awal turun wahyu

۞ QS. 73:8 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 73:9 Tauhid Uluhiyyah • Segala sesuatu milik Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Wakil (Maha Penolong) •

۞ QS. 73:11 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 73:12 • Sifat neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 73:13 • Makanan dan minuman ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 73:14 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 73:16 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 73:17 • Kedahsyatan hari kiamat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 73:18 • Allah menepati janji • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 73:19 Ar Rabb (Tuhan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat

۞ QS. 73:20 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat

Ayat Pilihan

Hai isteri-isteri Nabi,
kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa.
Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya & ucapkanlah perkataan yang baik,
QS. Al-Ahzab [33]: 32

Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit & di bumi,
dan kepada Allahlah dikembalikan segala urusan.
QS. Ali ‘Imran [3]: 109

Segala puji bagi Allah Yang telah menciptakan langit & bumi & mengadakan gelap & terang,
namun orang-orang yang kafir mempersekutukan (sesuatu) dengan Tuhan mereka.
QS. Al-An’am [6]: 1

Siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan siapa menghendaki pahala akhirat,
Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat itu.
Dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur
QS. Ali ‘Imran [3]: 145

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Sifat dasar hukum Alquran adalah keseimbangan dalam hal aspek material dan psikologis, yang disebut sebagai ...

Correct! Wrong!

Alquran dimulai dengan surah Al Fatihah (pembukaan) dan berakhir dengan surah ...

Correct! Wrong!

Dalam Surah Al-Baqarah ayat 2, Allah berfirman bahwa Alquran adalah pedoman untuk orang ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
u0630u0670u0644u0650u06a9u064e u0627u0644u06e1u06a9u0650u062au0670u0628u064f u0644u064eu0627 u0631u064eu06ccu06e1u0628u064e u06dau06d6u06db u0641u0650u06ccu06e1u06c1u0650 u06dau06db u06c1u064fu062fu064bu06cc u0644u0651u0650u0644u06e1u0645u064fu062au0651u064eu0642u0650u06ccu06e1u0646u064e

Kitab (Alquran) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang muttaqin (bertakwa),
--QS. 2:2

+

Array

Alquran adalah panduan dan pedoman manusia bagi mereka yang beriman. Ini dikonfirmasikan oleh Allah dalam surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
u06c1u0670u0630u064eu0627 u0628u064eu0635u064eu0627u0653u0626u0650u0631u064f u0644u0650u0644u0646u0651u064eu0627u0633u0650 u0648u064e u06c1u064fu062fu064bu06cc u0648u0651u064e u0631u064eu062du06e1u0645u064eu06c3u064c u0644u0651u0650u0642u064eu0648u06e1u0645u064d u06ccu0651u064fu0648u06e1u0642u0650u0646u064fu0648u06e1u0646u064e

(Alquran) ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini.
--QS. 45:20

Alquran bertindak sebagai Hudan, yang artinya adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #6
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #6 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #6 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #28

Siapa nama ayah Nabi muhammad shallallahu alaihi wasallam? … Siapa nama Nabi setelah Nabi Isa ‘Alaihissalam? … Setiap umat Islam wajib menuntut ilmu. Bagaimana hukum mempelajari Ilmu Agama? … Kewajiban menuntut ilmu terdapat pada Alquran surah … Ada berapa syarat dalam menuntut ilmu? …

Pendidikan Agama Islam #17

Dalam Alquran, surah Ad-Dhuha turun setelah surah …Surah Ad-Dhuha termasuk kategori surah …اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ lafal tersebut adalah surah Ad-Dhuha ayat ke- …وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ Dalam surah Ad-Duha, terjemahan dari lafal di atas adalah …Kata berikut yang mempunyai arti orang yang meminta-minta adalah …

Pendidikan Agama Islam #11

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah … Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah … Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara … Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan … Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah …

Kamus Istilah Islam

Matan

Apa itu Matan? Matan menurut bahasa berarti punggung jalan tanah yang keras dan tinggi. Sedangkan matan menurut istilah ialah bunyi atau kalimat yang terdapat dalam hadits yang menjadi isi riwayat. Apa­ kah hadits tersebut berbentuk qaul fi’il dan sebagainya dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dalam … •

Abu Ubaidah Al-Jarah

Siapa itu Abu Ubaidah Al-Jarah? Abu Ubaidah Amir bin Abdullah bin al-Jarraḥ adalah Sahabat Nabi Muhammad. Biografi Abu Ubaidah bin al-Jarrah adalah Muhajirin dari kaum Quraisy Mekkah yang termasuk paling awal untuk memeluk agama Islam. Ia ikut berhijrah ke Habasyah dan kemudian, Ia hijrah ke Madinah. Ia … • Abu ‘Ubaidah ibn al-Jarrah, Abu ‘Ubaidah bin Al Jarrah, Abu Ubaidah bin al-Jarrah, Abu ‘Ubaidah, Abu Ubaidah, Ubaidah

Malik bin Dinar

Siapa itu Malik bin Dinar? Malik bin Dinar adalah seorang ulama pada abad ke-2 Hijriyah yang datang ke India untuk menyebarkan agama Islam di wilayah India. Kufah, Irak Sekitar 748 M. Di Thalangara, Distrik Kasaragod, Kerala, India Malik bin Dinar, Beliau pernah berkata: إن البدن … • Malik bin Dinar al-Naji