Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Muzzammil (Orang yang berselimut) – surah 73 ayat 11 [QS. 73:11]

وَ ذَرۡنِیۡ وَ الۡمُکَذِّبِیۡنَ اُولِی النَّعۡمَۃِ وَ مَہِّلۡہُمۡ قَلِیۡلًا
Wadzarnii wal mukadz-dzibiina uuliinna’mati wamahhilhum qaliilaa;
Dan biarkanlah Aku (yang bertindak) terhadap orang-orang yang mendustakan, yang memiliki segala kenikmatan hidup, dan berilah mereka penangguhan sebentar.
―QS. Al Muzzammil [73]: 11

And leave Me with (the matter of) the deniers, those of ease (in life), and allow them respite a little.
― Chapter 73. Surah Al Muzzammil [verse 11]

وَذَرْنِى dan biarkan Aku

And leave Me
وَٱلْمُكَذِّبِينَ dan orang-orang yang mendustakan

and the deniers,
أُو۟لِى mempunyai

possessors
ٱلنَّعْمَةِ kenikmatan/kemewahan

(of) the ease,
وَمَهِّلْهُمْ dan beri tempo mereka

and allow them respite –
قَلِيلًا sedikit/sebentar

a little.

Tafsir

Alquran

Surah Al Muzzammil
73:11

Tafsir QS. Al Muzzammil (73) : 11. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini memerintahkan supaya Muhammad ﷺ mengembalikan urusannya kepada Allah dalam menghadapi pendusta-pendusta agama yang kaya raya dan bermegah-megahan dengan kekayaan itu.
Allah-lah yang akan menyiksa mereka dengan azab yang telah disiapkan-Nya untuk mereka.

Oleh karenanya, hendaklah Muhammad ﷺ membiarkan mereka bermegah-megahan dengan kekayaan mereka dalam waktu sementara, karena Allah pasti akan memenuhi janji-Nya mengazab mereka sebagaimana telah diperlihatkan-Nya kepada orang-orang mukmin pada hari peperangan Badar yang peristiwanya terjadi tidak lama setelah turun ayat ini.
Allah ﷻ berfirman:

نُمَتِّعُهُمْ قَلِيْلًا ثُمَّ نَضْطَرُّهُمْ اِلٰى عَذَابٍ غَلِيْظٍ

Kami biarkan mereka bersenang-senang sebentar, kemudian Kami paksa mereka (masuk) ke dalam azab yang keras.
(Luqman [31]: 24)

Tafsir QS. Al Muzzammil (73) : 11. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Biarlah Aku yang akan membalas perbuatan para pendusta yang telah mendapatkan kesenangan itu.
Sesungguhnya Aku memberi mereka masa tangguhan yang sangat singkat.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wahai Rasul, serahkanlah kepada-Ku orang-orang yang mendustakan ayat-ayat-Ku itu, yaitu orang-orang yang bersenang-senang dengan kemewahan dunia.
Beri mereka sedikit waktu dengan ditanggungkannya azab sampai ketetapan yang sudah ditetapkan datang untuk menyiksa mereka.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan biarkanlah Aku) maksudnya biar Aku saja yang bertindak


(terhadap orang-orang yang mendustakan itu) lafal al-mukadzdzibiin diathafkan kepada maf`ul atau kepada maf’ul ma`ah.
Maknanya Akulah yang akan bertindak terhadap mereka, mereka adalah pemimpin-pemimpin kaum Quraisy


(orang-orang yang mempunyai kemewahan) kemewahan hidup


(dan beri tangguhlah mereka barang sebentar) dalam jangka waktu yang tidak lama, dan ternyata selang beberapa waktu kemudian, akhirnya mereka mati terbunuh dalam perang Badar.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, memerintahkan kepada Rasul-Nya untuk bersabar terhadap ucapan orang-orang yang mendustakannya dari kalangan orang-orang yang kurang akalnya dari kaumnya, dan hendaklah dia menjauhi mereka dengan cara yang baik, yaitu dengan cara yang tidak tercela.
Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman kepada Nabi-Nya yang isinya mengandung ancaman terhadap orang-orang kafir dari kalangan kaumnya, dan Dia adalah Tuhan Yang Mahabesar, tiada sesuatu pun yang dapat bertahan terhadap murka-Nya:

Dan biarkanlah Aku (saja) bertindak terhadap orang-orang yang mendustakan itu, orang-orang yang mempunyai kemewahan.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 11)

Yakni biarkanlah Aku saja yang akan bertindak terhadap orang-orang yang mendustakan itu, padahal mereka adalah orang-orang yang hidup mewah dan mempunyai harta yang banyak.
Seharusnya mereka lebih taat ketimbang orang lain, mengingat mereka mempunyai semua sarananya dan dapat menunaikan hak-hak yang tidak dimiliki oleh selain mereka.

dan beri tangguhlah mereka barang sebentar.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 11)

Yakni barang sedikit waktu.
Semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Kami biarkan mereka bersenang-senang sebentar, kemudian Kami paksa mereka (masuk) ke dalam siksa yang keras.
(QS. Luqman [31]: 24)

Karena itulah disebutkan dalam surat ini oleh firman-Nya:

Karena Sesungguhnya pada sisi Kami ada belenggu-belenggu yang berat.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 12)

Yang dimaksud dengan ankalan ialah belenggu-belenggu, menurut Ibnu Abbas, Ikrimah,Tawus, Muhammad ibnu Ka’b, Abdullah ibnu Buraidah, Abu Imran Al-Juni, Abu Mijiaz, Ad-Dahhak, Hammad ibnu Abu Sulaiman, Qatadah, As-Saddi, Ibnul Mubarak, dan As-Sauri serta selain mereka.

dan neraka yang bernyala-nyala.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 12)


Yaitu yang apinya menyala-nyala dengan hebatnya.

dan makanan yang menyumbat di tenggorokan.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 13)

Ibnu Abbas mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah makanan yang tertahan di tenggorokan, tidak dapat masuk, dan tidak dapat pula keluar.

dan azab yang pedih.
Pada hari bumi dan gunung-gunung berguncangan, dan menjadilah gunung-gunung itu tumpukan-tumpukan pasir yang beterbangan.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 13-14)

Bumi dan gunung-gunung mengalami gempa yang amat dahsyat sehingga jadilah gunung-gunung itu seperti tumpukan-tumpukan pasir, yang sebelumnya berupa batu-batu besar.
Setelah itu gunung-gunung itu diledakkan dengan ledakan yang sedahsyat-dahsyatnya, sehingga tiada sesuatu pun darinya melainkan lenyap.
Lalu bumi menjadi datar sama sekali, tidak ada sedikit pun padanya tempat yang tinggi dan tidak pula tempat yang rendah;
semuanya rata, tiada bukit dan tiada lembah.

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, ditujukan kepada kaum kafir Quraisy, tetapi makna yang dimaksud terhadap seluruh manusia:

Sesungguhnya Kami telah mengutus kepada kamu (hai orang kafir Mekah) seorang rasul, yang menjadi saksi terhadapmu.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 15)

Yakni terhadap amal perbuatanmu.

sebagaimana Kami telah mengutus (dahulu) seorang rasul kepada Fir’aun.
Maka Fir’aun mendurhakai rasul itu, lalu Kami siksa dia dengan siksaan yang berat.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 15-16)

Ibnu Abbas, Mujahid, Qatadah, As-Saddi, dan As-Sauri telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
dengan siksaan yang berat.
(QS. Al-Muzzammil [73]: 16)

Maksudnya, siksaan yang keras.
Maka hati-hatilah kamu, jangan mendustakan rasul ini yang akibatnya kamu akan ditimpa azab seperti azab yang menimpa Fir’aun, yang telah disiksa oleh Allah dengan siksaan dari Tuhan Yang Mahaperkasa lagi Mahakuasa.


Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman:

Maka Allah mengazabnya dengan azab di akhirat dan azab di dunia.
(QS. An-Nazi’at [79]: 25)

Dan kalian lebih utama untuk mendapat kebinasaan dan kehancuran bila mendustakan rasul kalian, karena rasul kalian adalah rasul yang paling mulia dan lebih besar daripada Musa ibnu Imran.
Pendapat ini diriwayatkan dari Ibnu Abbas dan Mujahid.

Unsur Pokok Surah Al Muzzammil (المزمل)

Surat Al Muzzammil terdiri atas 20 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Qalam.

Dinamai "Al Muzzammil" (orang yang berselimut) diambil dari perkataan "Al Muzzammil" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Yang dirnaksud dengan "orang yang berkemul" ialah Nabi Muhammad ﷺ

Keimanan:

▪ Petunjuk-petunjuk yang harus dilakukan oleh Rasulullah ﷺ untuk menguatkan rohani guna persiapan menerima wahyu, yaitu dengan bangun di malam hari untuk shalat tahajjud, membaca Alquran dengan tartil.
▪ Bertasbih dan bertahmid.
▪ Perintah bersabar terhadap celaan orang-orang yang mendustakan Rasul.
▪ Akhirnya kepada umat Islam diperintahkan untuk shalat tahajjud, berjihad di jalan Allah, membaca Alquran, mendirikan shalat, menunaikan zakat, membelanjakan harta di jalan Allah dan memohon ampunan kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Audio

QS. Al-Muzzammil (73) : 1-20 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 20 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Muzzammil (73) : 1-20 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 20

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Muzzammil ayat 11 - Gambar 1 Surah Al Muzzammil ayat 11 - Gambar 2
Statistik QS. 73:11
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Al Muzzammil.

Surah Al-Muzzammil (Arab: المزمّل ,”Orang Yang Berselimut”) adalah surah ke-73 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 20 ayat.
Dinamakan Al Muzzammil yang berarti “Orang yang berselimut” di ambil dari kata Al Muzzammil yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Yang dimaksud dengan orang yang berselimut ialah Nabi Muhammad ﷺ.

Nomor Surah73
Nama SurahAl Muzzammil
Arabالمزمل
ArtiOrang yang berselimut
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu3
JuzJuz 29
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat20
Jumlah kata300
Jumlah huruf853
Surah sebelumnyaSurah Al-Jinn
Surah selanjutnyaSurah Al-Muddassir
Sending
User Review
4.7 (29 votes)
Tags:

73:11, 73 11, 73-11, Surah Al Muzzammil 11, Tafsir surat AlMuzzammil 11, Quran Al Muzammil 11, Al Muzamil 11, Al-Muzzammil 11, Surah Al Muzamil ayat 11

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Waaqi’ah (Hari Kiamat) – surah 56 ayat 59 [QS. 56:59]

58-59. Maka adakah kamu perhatikan, wahai manusia yang ingkar, tentang benih manusia yang kamu pancarkan? Kamukah yang menciptakannya untuk kemudian menjadi manusia utuh, atau Kami yang menciptakannya … 56:59, 56 59, 56-59, Surah Al Waaqi’ah 59, Tafsir surat AlWaaqiah 59, Quran Al Waqiah 59, AlWaqiah 59, Al-Waqi’ah 59, Surah Al Waqiah ayat 59

QS. At Takwir (Menggulung) – surah 81 ayat 28 [QS. 81:28]

28. Peringatan Al-Qur’an itu ditujukan bagi siapa di antara kamu yang menghendaki menempuh jalan yang lurus, yaitu agama Islam, dan beristikamah dalam mengamalkan ajarannya. … 81:28, 81 28, 81-28, Surah At Takwir 28, Tafsir surat AtTakwir 28, Quran At Takwir 28, Surah At Takwir ayat 28

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Sejak wahyu di Surah Al Muddasir [74]: 1-7, Rasullullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada ...

Benar! Kurang tepat!

Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam terkandung dalam surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
'Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,
Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,
Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.'
--QS. al-Alaq [96] ayat 1-5.

Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama ...

Benar! Kurang tepat!

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #10
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #10 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #10 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #25

Surah Al-Insyirah turun sesudah surah … Al lahab An Nasr Ad Duha Al Asr Ali Imron Benar! Kurang tepat! Penjelasan:Surah

Pendidikan Agama Islam #13

Apa nama peperangan pertama yang berlaku dalam sejarah Islam? Badar Perang Salib Hunain Khandaq Uhud Benar! Kurang tepat! Penjelasan:Pertempuran Badar

Pendidikan Agama Islam #3

Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut … aurat pusar sampai mata kaki dekorasi pakaian hijab Benar!

Instagram