Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Muthaffifin (Orang-orang yang curang) - surah 83 ayat 1 [QS. 83:1]

وَیۡلٌ لِّلۡمُطَفِّفِیۡنَ ۙ
Wailul(n)-lilmuthaffifiin(a);
Celakalah bagi orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)!
―QS. Al Muthaffifin [83]: 1

Daftar isi

Woe to those who give less (than due),
― Chapter 83. Surah Al Muthaffifin [verse 1]

وَيْلٌ kecelakaan

Woe
لِّلْمُطَفِّفِينَ bagi orang-orang yang curang

to those who give less,

Tafsir Quran

Surah Al Muthaffifin
83:1

Tafsir QS. Al-Mutaffifin (83) : 1. Oleh Kementrian Agama RI

Azab dan kehinaan yang besar pada hari Kiamat disediakan bagi orang-orang yang curang dalam menakar dan menimbang.
Allah telah menyampaikan ancaman yang pedas kepada orang-orang yang curang dalam menakar dan menimbang yang terjadi di tempat-tempat jual beli di Mekah dan Madinah pada waktu itu.

Diriwayatkan bahwa di Madinah ada seorang laki-laki bernama Abu Juhainah.
Ia mempunyai dua macam takaran yang besar dan yang kecil.

Bila ia membeli gandum atau kurma dari para petani, ia mempergunakan takaran yang besar, akan tetapi jika ia menjual kepada orang lain ia mempergunakan takaran yang kecil.

Perbuatan seperti itu menunjukkan adanya sifat tamak, ingin mencari keuntungan bagi dirinya sendiri walaupun dengan jalan merugikan orang lain.

Terhadap orang seperti itu, Nabi Muhammad telah memberi ancaman yang pedas sekali seperti tersebut dalam hadis ini:

Ada lima perkara yang dibalas dengan lima perkara:
Tidak pernah suatu kaum yang melanggar janji, melainkan Allah akan membiarkan kaum itu dikuasai musuhnya.
Tidak pernah mereka yang memutuskan suatu perkara dengan hukuman yang tidak diturunkan oleh Allah, melainkan akan tersebar luaslah kefakiran di kalangan mereka.

Perzinaan tidak pernah meluas di kalangan mereka secara luas, melainkan akan tersebar luaslah bahaya kematian.
Tidak pernah mereka yang berbuat curang dalam menakar dan menimbang, melainkan mereka akan kehilangan kesuburan tumbuh-tumbuhan dan ditimpa musim kemarau.

Dan tidak pernah mereka yang menahan zakat, melainkan akan diazab dengan tertahannya hujan (kemarau yang panjang).
(Riwayat ath-thabrani dari Ibnu ‘Abbas)

Tafsir QS. Al Muthaffifin (83) : 1. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Kehancuranlah bagi orang-orang yang berbuat curang.
Yaitu orang-orang yang kalau menerima timbangan dari orang lain selalu meminta ukuran yang pas atau cenderung minta dilebihkan.


Akan tetapi, jika menimbang untuk orang lain, mereka berbuat curang sehingga dapat merugikan hak orang lain yang semestinya dipenuhi.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Azab yang sangat keras adalah bagi orang-orang yang mencurangi takaran dan timbangan, yaitu orang-orang jika membeli takaran atau timbangan dari orang lain, mereka memenuhinya untuk diri mereka.
Sebaliknya, jika mereka menjual takaran atau timbangan kepada orang lain, mereka mengurangi takaran dan timbangannya.


Maka bagaimana halnya dengan orang yang mencuri dan merampasnya, serta menipu harta orang lain?
Sesungguhnya ia lebih pantas dengan ancaman itu daripada orang-orang yang mengurangi takaran dan timbangan.
Apakah orang-orang yang mengurangi takaran dan timbangan itu tidak meyakini bahwa Allah akan membangkitkan mereka dan menghisab amal perbuatan mereka?

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Kecelakaan besarlah) lafal Wailun merupakan kalimat yang mengandung makna azab, atau merupakan nama sebuah lembah di dalam neraka Jahanam


(bagi orang-orang yang curang.)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

(1-2)

Imam Nasai dan Imam Ibnu Majah mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Aqil, Ibnu Majah menambahkan dari Abdur Rahman ibnu Bisyr, keduanya mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Ali ibnul Husain ibnu Waqid, telah menceritakan kepadaku ayahku, dari Yazid ibnu Abu Sa’id An-Nahwi maula Quraisy, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas yang mengatakan bahwa ketika Nabi ﷺ tiba di Madinah, orang-orang Madinah terkenal dengan kecurangannya dalam hal takaran.
Maka Allah subhanahu wa ta’ala menurunkan firman-Nya:
Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang.
(QS. Al-Mutaffifin [83]: 1)
Setelah itu mereka menjadi orang-orang,yang baik dalam menggunakan takaran.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, tclah menceritakan kepada kami Ja’far ibnu Nadr ibnu Hammad, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Ubaid, dari Al-A’masy.
dari Amr ibnu Murrah, dari Abdullah ibnu Haris, dari Hilal ibnu Talq yang mengatakan bahwa ketika aku sedang berjalan bersama Ibnu Umar.
maka aku bertanya,
"’Siapakah manusia yang paling baik dan paling memenuhi dalam memakai takaran, penduduk Mekah ataukah penduduk Madinah?*’ Ibnu Umar menjawab."Sudah seharusnya bagi mereka berbuat demikian.
tidakkah engkau telah mendengar firman-Nya:
"Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang"
(QS. Al-Mutaffifin [83]: 1).’"

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abus Sa’ib, telah menceritakan kepada kami Ibnu Fudail.
dari Dirar, dari Abdullah Al-Maktab, dari seorang lelaki, dari Abdullah yang mengatakan bahwa pernah seorang lelaki berkata kepadanya,
"Wahai Abu Abdur Rahman, sesungguhnya penduduk Madinah benar-benar memenuhi takaran mereka."
Abdullah menjawab,
"Lalu apakah yang mencegah mereka untuk tidak memenuhi takaran, sedangkan Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman:
"Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang"
(QS. Al-Mutaffifin [83]: 1).’sampai dengan firman-Nya:
‘(yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam’ (QS. Al-Mutaffifin [83]: 6)

Makna yang dimaksud dengan tatfif di sini ialah curang dalam memakai takaran dan timbangan, yang adakalanya meminta tambah bila menagih orang lain, atau dengan cara mengurangi bila ia membayar kepada mereka.
Untuk itulah maka dalam firman berikutnya dijelaskan siapa saja mereka yang diancam akan mendapat kerugian dan kecelakaan yang besar, yaitu:

(yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi.
(QS. Al-Mutaffifin [83]: 2)

Yakni bila mereka menerima takaran dari orang lain, maka mereka meminta supaya dipenuhi dan diberi tambahan.

Unsur Pokok Surah Al Muthaffifin (المطففين)

Surat ini terdiri atas 36 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al ‘Ankabuut dan merupakan surat yang terakhir diturunkan di Mekah sebelum hijrah.

"Al Muthaffifiin" yang dijadikan nama bagi surat ini diambil dari kata "Al Muthaffifiin" yang terdapat pada ayat pertama.

Keimanan:

▪ Ancaman Allah subhanahu wa ta’ala terhadap orang-orang yang mengurangi hak orang lain dalam timbangan, ukuran dan takaran.
▪ Catatan kejahatan manusia dicantumkan dalam sijjiin, sedang catatan kebajikan manusia dicantumkan dalam ‘illiyyiin.
▪ Balasan dan macam-macam kenikmatan bagi orang yang berbuat kebajikan.
▪ Sikap dan pandangan orang-orang kafir di dunia terhadap orang-orang yang beriman.
▪ Sikap orang-orang yang beriman di akhirat terhadap orang-orang kafir.

Ayat-ayat dalam Surah Al Muthaffifin (36 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Muthaffifin (83) : 1-36 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 36 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Muthaffifin (83) : 1-36 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 36

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Muthaffifin ayat 1 - Gambar 1 Surah Al Muthaffifin ayat 1 - Gambar 2 Surah Al Muthaffifin ayat 1 - Gambar 3
Statistik QS. 83:1
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Muthaffifin.

Surah Al-Tatfif (Arab: المطفّفي ,”Kecurangan”) adalah surah ke-83 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 36 ayat.
Dinamakan Al Muthaffifiin yang berarti Orang-orang yang curang di ambil dari kata Al Muthaffifiin yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Surat ini merupakan surat terakhir yang turun di Mekkah sebelum hijrah.

Nomor Surah 83
Nama Surah Al Muthaffifin
Arab المطففين
Arti Orang-orang yang curang
Nama lain Al-Tathfif
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 86
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 1 ruku’
Jumlah ayat 36
Jumlah kata 169
Jumlah huruf 751
Surah sebelumnya Surah Al-Infitar
Surah selanjutnya Surah Al-Insyiqaq
Sending
User Review
5 (1 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

83:1, 83 1, 83-1, Surah Al Muthaffifin 1, Tafsir surat AlMuthaffifin 1, Quran Al-Tatfif 1, Al Tatfif 1, Al Mutafifin 1, Surah Al Mutafifin ayat 1

Video Surah

83:1


More Videos

Kandungan Surah Al Muthaffifin

۞ QS. 83:1 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 83:4 • Manusia dibangkitkan dari kubur • Kebenaran hari penghimpunan • Maksiat dan dosa

۞ QS. 83:5 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 83:6 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Sifat hari penghitungan •

۞ QS. 83:7 • Azab orang kafir

۞ QS. 83:8 • Azab orang kafir

۞ QS. 83:9 • Penentuan takdir sebelum penciptaan • Azab orang kafir

۞ QS. 83:10 • Kedahsyatan hari kiamat • Azab orang kafir

۞ QS. 83:11 • Nama-nama hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 83:12 • Mengingkari hari kebangkitan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 83:13 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 83:14 • Allah menggerakkan hati manusia • Azab orang kafir

۞ QS. 83:15 Ar Rabb (Tuhan) • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 83:16 • Nama-nama neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 83:17 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 83:18 • Pahala iman • Derajat para pemeluk agama • Perbedaan derajat di surga • Keutamaan iman •

۞ QS. 83:19 • Pahala iman

۞ QS. 83:20 • Pahala iman • Penentuan takdir sebelum penciptaan

۞ QS. 83:21 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 83:22 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Perbedaan derajat di surga • Keutamaan iman

۞ QS. 83:23 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Perbedaan derajat di surga • Keutamaan iman

۞ QS. 83:24 • Pahala iman • Sifat ahli surga • Keutamaan iman

۞ QS. 83:25 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Makanan dan minuman ahli surga • Keutamaan iman

۞ QS. 83:26 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Sifat surga dan kenikmatannya • Bersegera dalam melakukan kebaikan • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan •

۞ QS. 83:27 • Sifat surga dan kenikmatannya • Makanan dan minuman ahli surga

۞ QS. 83:28 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 83:34 • Pahala iman • Azab orang kafir • Keutamaan iman

۞ QS. 83:35 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Keutamaan iman •

۞ QS. 83:36 • Azab orang kafir • Balasan dari perbuatannya

Ayat Pilihan

..
barang siapa beriman kepada Allah,
kepada hari kemudian,
dan berbuat kebajikan,
maka tidak ada rasa khawatir padanya & mereka tidak bersedih hati.
QS. Al-Ma’idah [5]: 69

Tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan & takwa,
dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa & pelanggaran.
Dan bertakwalah kamu kepada Allah,
sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.
QS. Al-Ma’idah [5]: 2

“Selamat & damai abadilah untuk kalian,
karena kesabaran kalian menahan derita & cobaan,
serta kesabaran kalian dalam memerangi keinginan nafsu.”
Betapa baiknya akibat yang kalian peroleh ini! Surga yang merupakan negeri kenikmatan.
QS. Ar-Ra’d [13]: 24

Sesungguhnya Alquran ini memberikan petunjuk kepada) jalan (yang lebih lurus) lebih adil & lebih besar (dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.)
QS. Al-Isra’ [17]: 9

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Tata cara membaca Alquran dimulai dengan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Isti'adzah atau juga biasa dikenal dengan istilah ta'awwudz secara bahasa adalah memohon perlindungan, pemeliharaan dan penjagaaan.

Basmalah berarti mengucapkan kalimat 'Bismillahirrahmanirrahim', terjemahannya yaitu 'Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang'.

Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
العدل

Allah itu Al-Adl, artinya adalah Allah itu Maha Adil kepada seluruh makhluk-makhluk-Nya. Keadilan Allah bersifat sempurna dan berlaku untuk semua ciptaan-Nya.

Jangan pernah sedikit pun terbesit dalam hati kita untuk berfikir bahwa 'hidup ini tidak adil.' Karena semua telah ditentukan Allah dengan keadilan-Nya. Siapa pun manusia yang murka dengan ketentuan Allah maka Allah pun akan murka kepadanya, dan siapa pun manusia yang ridho maka Allah pun akan ridho kepadanya. Dan siapa pun manusia yang telah diridhoi Allah, maka senantiasa dibukakan jalan keluar yang tidak pernah terduga dalam pikiran manusia.

Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu dengan ...

Correct! Wrong!

+

Array

Dalam surah Alquran, At-Tin artinya ...

Correct! Wrong!

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
البصير

Allah itu Al-Bashir, artinya adalah Allah itu Maha Melihat segala sesuatu. Kita sebagai manusia hanya memiliki penglihatan yang terbatas. Namun Allah bisa melihat segala sesuatu baik dimasa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang.

Allah selalu mengawasi kita semua, sehingga jangan pernah kita berfikir jika kita melakukan kejahatan yang tidak orang lain lihat maka tidak ada yang bisa mengetahui kejahatan itu. Karena Allah itu Maha Melihat.

Pendidikan Agama Islam #24
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #24 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #24 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #18

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan… ..kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … sebagai … Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah… .. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Arti al-Kaafirun adalah … Arti dari lafal لَكُمْ دِينُكُمْ yaitu …

Pendidikan Agama Islam #1

Arti fana adalah … Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah … Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang … Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al Matiin yang tercantum dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #7

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah … Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum … Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum … Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Kamus Istilah Islam

mahar misil

Apa itu mahar misil? maskawin yang tidak ditentukan jumlahnya pada waktu melakukan akad nikah … •

Fisabilillah

Apa itu Fisabilillah? Fisabilillah adalah orang berjuang di jalan Allah dalam pengertian luas sesuai dengan yang ditetapkan oleh para ulama fikih. Intinya adalah melindungi dan memelihara agama serta ...