Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Munafiquun (Orang-orang yang munafik) – surah 63 ayat 9 [QS. 63:9]

یٰۤاَیُّہَا الَّذِیۡنَ اٰمَنُوۡا لَا تُلۡہِکُمۡ اَمۡوَالُکُمۡ وَ لَاۤ اَوۡلَادُکُمۡ عَنۡ ذِکۡرِ اللّٰہِ ۚ وَ مَنۡ یَّفۡعَلۡ ذٰلِکَ فَاُولٰٓئِکَ ہُمُ الۡخٰسِرُوۡنَ
Yaa ai-yuhaal-ladziina aamanuu laa tulhikum amwaalukum walaa aulaadukum ‘an dzikrillahi waman yaf’al dzalika fa-uula-ika humul khaasiruun(a);
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah harta bendamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah.
Dan barangsiapa berbuat demikian, maka mereka itulah orang-orang yang rugi.
―QS. Al Munafiquun [63]: 9

O you who have believed, let not your wealth and your children divert you from remembrance of Allah.
And whoever does that – then those are the losers.
― Chapter 63. Surah Al Munafiquun [verse 9]

يَٰٓأَيُّهَا wahai

O
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

you (who)
ءَامَنُوا۟ beriman

believe!
لَا tidak/jangan

(Let) not
تُلْهِكُمْ melalaikan kamu

divert you
أَمْوَٰلُكُمْ harta-hartamu

your wealth
وَلَآ dan jangan

and not
أَوْلَٰدُكُمْ anak-anakmu

your children
عَن dari

from
ذِكْرِ mengingat

(the) remembrance
ٱللَّهِ Allah

(of) Allah.
وَمَن dan barang siapa

And whoever
يَفْعَلْ berbuat

does
ذَٰلِكَ demikian

that,
فَأُو۟لَٰٓئِكَ maka mereka itu

then those
هُمُ mereka

[they]
ٱلْخَٰسِرُونَ orang-orang yang rugi

(are) the losers.

Tafsir

Alquran

Surah Al Munafiquun
63:9

Tafsir QS. Al Munafiquun (63) : 9. Oleh Kementrian Agama RI


Allah mengingatkan bahwa kesibukan mengurus harta benda dan memperhatikan persoalan anak-anak jangan membuat manusia lalai dari kewajibannya kepada Allah atau bahkan tidak menunaikannya.
Hendaknya perhatian mereka terhadap dunia dan akhirat seimbang, sebagaimana tertuang dalam sebuah riwayat:


Beramallah (amalan duniawi) seperti amalan seseorang yang mengira bahwa ia tidak akan meninggal selama-lamanya.

Namun, waspadalah seperti kewaspadaan seseorang yang akan meninggal besok.
(Riwayat al-Baihaqi dari Abdullah bin Ibnu ‘Amru bin al-‘As)


Dalam hadis lain, Nabi bersabda:


Bukanlah orang yang terbaik di antara kamu seseorang yang meninggalkan (kepentingan) dunianya karena akhirat, dan sebaliknya meninggalkan (kepentingan) akhiratnya karena urusan dunianya, sehingga ia mendapatkan (bagian) keduanya sekaligus, ini dikarenakan kehidupan dunia merupakan wasilah yang menyampaikan ke kehidupan akhirat dan janganlah kamu menjadi beban terhadap orang lain.

(Riwayat Ibnu ‘Asakir dari Anas bin Malik)


Di sinilah letak keistimewaan dan keunggulan agama yang dibawa oleh junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ yaitu agama Islam.
Agama yang tidak menghendaki umatnya bersifat materialistis, yang semua pikiran dan usahanya hanya ditujukan untuk mengumpulkan kekayaan dan kenikmatan dunia, seperti halnya orang-orang Yahudi.

Islam juga agama yang tidak membenarkan umatnya hanya mementingkan akhirat saja, tenggelam dalam kerohanian, menjauhkan diri dari kelezatan hidup, membujang terus dan tidak kawin, sebagaimana halnya orang-orang Nasrani.
Allah ﷻ berfirman:

يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْا اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ

Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.

Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan. (al-A’raf [7]: 31)


Firman Allah:

قُلْ مَنْ حَرَّمَ زِيْنَةَ اللّٰهِ الَّتِيْٓ اَخْرَجَ لِعِبَادِهٖ وَالطَّيِّبٰتِ مِنَ الرِّزْقِ

Katakanlah (Muhammad),
"Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah disediakan untuk hamba-hamba-Nya dan rezeki yang baik-baik?
(al-A’raf [7]: 32)


Allah menegaskan pada akhir ayat 9 ini bahwa orang-orang yang sangat mementingkan urusan dunia dan meninggalkan kebahagiaan akhirat, berarti telah mengundang murka Allah.

Mereka akan merugi karena menukar sesuatu yang kekal abadi dengan sesuatu yang fana dan hilang lenyap.

Tafsir QS. Al Munafiquun (63) : 9. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, jangan sampai perhatian kalian kepada harta dan anak melalaikan kalian dari mengingat Allah dan melaksanakan kewajiban-Nya atas kalian.
Siapa yang disibukkan oleh harta dan anak sehingga melalaikan itu semua, maka mereka adalah orang-orang yang merugi pada hari kiamat.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wahai orang-orang yang membenarkan Allah dan rasul-Nya serta orang-orang yang mengamalkan syariat-Nya, janganlah kalian disibukkan oleh harta benda dan anak-anak kalian sehingga kalian lalai dari beribadah dan taat kepada Allah.
Siapa saja yang disibukkan oleh harta dan anak-anaknya maka mereka itu adalah orang-orang yang dijauhkan dari kemuliaan Allah dan rahmat-Nya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Hai orang-orang yang beriman, janganlah melalaikan kalian) yakni melupakan kalian


(harta-harta kalian dan anak-anak kalian dari mengingat Allah) dari melakukan salat lima waktu.


(Barang siapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi).

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman untuk banyak berzikir mengingat-Nya, dan melarang mereka menyibukkan diri dengan harta dan anak-anak sehingga melupakan zikir kepada Allah.
Dan juga Allah memberitahukan kepada mereka bahwa barang siapa yang terlena dengan kesenangan dunia dan perhiasannya hingga melupakan ketaatan kepada Tuhannya dan mengingat-Nya yang merupakan tujuan utama dari penciptaan dirinya, maka sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang merugi.
Yakni merugikan dirinya sendiri dan keluarganya kelak di hari kiamat.

Unsur Pokok Surah Al Munafiquun (المنافقون)

Surat ini terdiri atas 11 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Al Hajj.

Surat ini dinamai Al Munaafiquun yang artinya orang-orang munafiq, karena surat ini mengungkapkan sifat-sifat orang-orang munafiq.

Keimanan:

▪ Keterangan tentang orang-orang munafiq dan sifat-sifat mereka yang buruk di antaranya ialah pendusta, suka bersumpah palsu, sombong, kikir dan tidak menepati janji.
▪ Peringatan kepada orang-orang mukmin supaya harta benda dan anak-anaknya tidak melalaikan mereka.
▪ Insyaf kepada Allah dan anjuran supaya menafkahkan sebagian dari rezeki yang diperoleh.

Ayat-ayat dalam Surah Al Munafiquun (11 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

Lihat surah lainnya

Audio

QS. Al-Munafiquun (63) : 1-11 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 11 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Munafiquun (63) : 1-11 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 11

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Munafiquun ayat 9 - Gambar 1 Surah Al Munafiquun ayat 9 - Gambar 2
Statistik QS. 63:9
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al Munafiquun.

Surah Al-Munafiqun (bahasa Arab:المنافقون) adalah surah ke-63 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Madaniyah, terdiri atas 11 ayat.
Dinamakan Al Munaafiqun yang berarti Orang-orang yang munafik karena surat ini mengungkapkan sifat-sifat orang-orang munafik.

Nomor Surah63
Nama SurahAl Munafiquun
Arabالمنافقون
ArtiOrang-orang yang munafik
Nama lain
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu104
JuzJuz 28
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat11
Jumlah kata180
Jumlah huruf800
Surah sebelumnyaSurah Al-Jumu’ah
Surah selanjutnyaSurah At-Tagabun
Sending
User Review
4.6 (10 votes)
Tags:

63:9, 63 9, 63-9, Surah Al Munafiquun 9, Tafsir surat AlMunafiquun 9, Quran Al Munafiqun 9, AlMunafiqun 9, Al-Munafiqun 9, Surah Al Munafikun ayat 9

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Ali Imran (Keluarga ‘Imran) – surah 3 ayat 119 [QS. 3:119]

Beginilah kamu, wahai umat Islam! Kamu salah telah menyukai mereka lantaran sikap manis mereka yang pura-pura, padahal mereka tidak menyukaimu karena agama dan pandangan hidupmu tidak sama dengan mere … 3:119, 3 119, 3-119, Surah Ali Imran 119, Tafsir surat AliImran 119, Quran Al Imran 119, Surah Ali Imran ayat 119

QS. Ali Imran (Keluarga ‘Imran) – surah 3 ayat 72 [QS. 3:72]

Seharusnya mereka mengimani kebenaran yang dibawa oleh Rasulullah secara tulus, namun justru mereka menularkan sifat kemunafikannya kepada orang lain untuk menyesatkan kaum muslim. Segolongan Ahli Kit … 3:72, 3 72, 3-72, Surah Ali Imran 72, Tafsir surat AliImran 72, Quran Al Imran 72, Surah Ali Imran ayat 72

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut ...

Benar! Kurang tepat!

Pembatasan aurat wanita adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Sebelum berpakaian, kita harus ...

Benar! Kurang tepat!

Dalam Islam, pakaian harus ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #3
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #3 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #3 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #11

Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah

Pendidikan Agama Islam #3

Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut … pakaian hijab dekorasi pusar sampai mata kaki aurat Benar!

Instagram