QS. Al Munafiquun (Orang-orang yang munafik) – surah 63 ayat 2 [QS. 63:2]

اِتَّخَذُوۡۤا اَیۡمَانَہُمۡ جُنَّۃً فَصَدُّوۡا عَنۡ سَبِیۡلِ اللّٰہِ ؕ اِنَّہُمۡ سَآءَ مَا کَانُوۡا یَعۡمَلُوۡنَ
Attakhadzuu aimaanahum junnatan fashadduu ‘an sabiilillahi innahum saa-a maa kaanuu ya’maluun(a);

Mereka itu menjadikan sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah.
Sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan.
―QS. 63:2
Topik ▪ Allah memiliki Sifat Kalam (berfirman)
63:2, 63 2, 63-2, Al Munafiquun 2, AlMunafiquun 2, Al Munafiqun 2, AlMunafiqun 2, Al-Munafiqun 2

Tafsir surah Al Munafiquun (63) ayat 2

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Munafiquun (63) : 2. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini, Allah menerangkan bahwa dalam menguatkan pengakuannya yang palsu itu, orang-orang munafik itu berani bersumpah, tetapi hal itu hanya sebagai perisai untuk menyelamatkan diri dari hukuman bunuh, penahanan, atau pengambilan harta benda mereka sebagai ganimah, sebagaimana hukuman yang dijatuhkan kepada orang-orang kafir.

Qatadah berkata, “Setiap akan dijatuhi hukuman terhadap orang-orang munafik atas perbuatannya, mereka mengemukakan sumpah palsu untuk menyelamatkan jiwa, darah, dan harta benda mereka.” Tindakan mereka tidak terbatas dengan hal itu saja.
Mereka juga menghalang-halangi manusia untuk masuk dan menganut agama Islam.
Ayat ini ditutup dengan satu ketegasan bahwa perbuatan orang-orang munafik itu adalah perbuatan yang paling jahat.
Mereka lebih suka memilih kekafiran daripada iman, dan menampakkan apa yang berbeda dalam hatinya.
Di dunia mereka akan kecewa dan di akhirat akan menyesal.
Mereka akan dihina di depan khalayak ramai dengan menyatakan kemunafikan mereka kepada orang-orang mukmin di dunia ini.
Sedangkan di akhirat, mereka akan dimasukkan ke dalam neraka Jahanam.
Sejalan dengan ayat ini firman Allah:

Sungguh, orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka.
Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka.

(Q.S. An-Nisa’ [4]: 145)

Firman Allah:

Allah menjanjikan (mengancam) orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahanam.
Mereka kekal di dalamnya.
Cukuplah (neraka) itu bagi mereka.
Allah melaknat mereka; dan mereka mendapat azab yang kekal.

(Q.S. At-Taubah [9]: 68)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Mereka menjadikan sumpah palsu mereka sebagai perisai yang menjaga mereka dari hukuman.
Dengan begitu, mereka telah menghalangi diri mereka dari jalan Allah yang lurus.
Kemunafikan dan sumpah palsu yang selalu mereka lakukan itu sungguh amat buruk.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Mereka itu menjadikan sumpah mereka sebagai perisai) maksudnya untuk melindungi harta benda mereka dan jiwa mereka (lalu mereka menghalangi) melalui sumpah itu (jalan Allah) artinya mereka menghalangi manusia untuk berjihad melawan mereka.

(Sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan).

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Mereka itu menjadikan sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah.
(Q.S. Al-Munafiqun [63]: 2)

Artinya, mereka melindungi diri mereka dengan sumpah yang palsu lagi berdosa agar lawan bicara mereka percaya kepada apa yang .mereka katakan, dan teperdayalah oleh mereka orang-orang yang tidak mengetahui hakikat perkara mereka, sehingga menyangka mereka sebagai orang-orang Islam.
Adakalanya mereka dijadikan panutan dalam perbuatannya, dan ucapannya dibenarkan, padahal sesungguhnya keadaan mereka dalam batinnya sama sekali tidak memperhatikan kepentingan Islam dan para pemeluknya.
Dengan demikian, maka sikap mereka yang demikian itu menimpakan kemudaratan yang besar kepada kebanyakan orang.
Untuk itulah maka disebutkan oleh firman Allah subhanahu wa ta’ala:

lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah.
Sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan.
(Q.S. Al-Munafiqun [63]: 2)

Karena itulah maka Ad-Dahhak ibnu Muzahim membaca ayat ini dengan bacaan berikut:

Mereka itu menjadikan iman mereka sebagai perisai.
(Q.S. Al-Munafiqun [63]: 2)

dengan membaca aimanahum menjadi Imanahum, yakni pembenaran yang mereka lahirkan dijadikan oleh mereka sebagai perisai untuk melindungi diri agar jangan dibunuh.
Tetapi jumhur ulama membacanya aimanahum bentuk jamak dari yamin.


Kata Pilihan Dalam Surah Al Munafiquun (63) Ayat 2

JUNNAH
جُنَّة

Arti kata junnah ialah perisai yang digunakan untuk melindungi diri. Kata junnah disebut dua kali saja di dalam Al­ Quran yaitu dalam surah Al Mujadalah (58), ayat 16 dan Al Munafiqun (63), ayat 2.

Dalam kedua-dua ayat ini, kata junnah berada dalam rangkaian kalimah yang sama yaitu

ٱتَّخَذُوٓا۟ أَيْمَٰنَهُمْ جُنَّةً فَصَدُّوا۟ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِۚ إِنَّهُمْ سَآءَ مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ

Artinya:
Mereka itu menjadikan sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan.

Ayat ini menegaskan, orang munafik suka berbohong. Mereka mengatakan beriman pada kerasulan Muhammad dan mereka menyatakan mereka adalah muslim, malah bagi meyakinkan orang lain, mereka sampai bersumpah. Namun sebenarnya hati mereka tetap kafir dan membenci Nabi Muhammad. Sumpah mereka hanya dijadikan sebagai perisai saja supaya mereka aman dan di­ anggap sebagai umat Islam.

Imam Ibn Katsir menegaskan sikap orang munafik ini membahayakan umat Islam karena orang awam isa tertipu se­hingga boleh jadi mereka mengikuti per­buatan orang munafik itu dan mempercayai apa yang dikatakannya, sedangkan orang munafik itu sebenarnya ingin menyesatkan umat Islam dengan cara dan sikapnya itu.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:169-170

Informasi Surah Al Munafiquun (المنافقون)
Surat ini terdiri atas 11 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Al Hajj.

Surat ini dinamai Al Munaafiquun yang artinya orang-orang munafiq, karena surat ini mengungkapkan sifat-sifat orang-orang munafiq.

Keimanan:

Keterangan tentang orang-orang munafiq dan sifat-sifat mereka yang buruk di antaranya ialah pendusta, suka bersumpah palsu, sombong, kikir dan tidak menepati janji
peringatan kepada orang-orang mu’min supaya harta benda dan anak­anaknya tidak melalaikan mereka
insyaf kepada Allah dan anjuran supaya menafkahkan sebagian dari rezki yang diperoleh,

Ayat-ayat dalam Surah Al Munafiquun (11 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Munafiquun (63) ayat 2 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Munafiquun (63) ayat 2 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Munafiquun (63) ayat 2 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Munafiquun - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 11 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 63:2
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Munafiquun.

Surah Al-Munafiqun (bahasa Arab:المنافقون) adalah surah ke-63 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Madaniyah, terdiri atas 11 ayat.
Dinamakan Al Munaafiqun yang berarti Orang-orang yang munafik karena surat ini mengungkapkan sifat-sifat orang-orang munafik.

Nomor Surah 63
Nama Surah Al Munafiquun
Arab المنافقون
Arti Orang-orang yang munafik
Nama lain -
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 104
Juz Juz 28
Jumlah ruku' 2 ruku'
Jumlah ayat 11
Jumlah kata 180
Jumlah huruf 800
Surah sebelumnya Surah Al-Jumu’ah
Surah selanjutnya Surah At-Tagabun
4.9
Ratingmu: 4.7 (27 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/63-2







Pembahasan ▪ download murottal sheikh muhammad al kurdi surah munafiqun

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim