Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Munafiquun (Orang-orang yang munafik) – surah 63 ayat 1 [QS. 63:1]

اِذَا جَآءَکَ الۡمُنٰفِقُوۡنَ قَالُوۡا نَشۡہَدُ اِنَّکَ لَرَسُوۡلُ اللّٰہِ ۘ وَ اللّٰہُ یَعۡلَمُ اِنَّکَ لَرَسُوۡلُہٗ ؕ وَ اللّٰہُ یَشۡہَدُ اِنَّ الۡمُنٰفِقِیۡنَ لَکٰذِبُوۡنَ ۚ
Idzaa jaa-akal munaafiquuna qaaluuu nasyhadu innaka larasuulullahi wallahu ya’lamu innaka larasuuluhu wallahu yasyhadu innal munaafiqiina lakaadzibuun(a);
Apabila orang-orang munafik datang kepadamu (Muhammad), mereka berkata,
“Kami mengakui, bahwa engkau adalah Rasul Allah.”
Dan Allah mengetahui bahwa engkau benar-benar Rasul-Nya;
dan Allah menyaksikan bahwa orang-orang munafik itu benar-benar pendusta.
―QS. Al Munafiquun [63]: 1

When the hypocrites come to you, (O Muhammad), they say,
"We testify that you are the Messenger of Allah."
And Allah knows that you are His Messenger, and Allah testifies that the hypocrites are liars.
― Chapter 63. Surah Al Munafiquun [verse 1]

إِذَا apabila/tatkala

When
جَآءَكَ datang kepadamu

come to you
ٱلْمُنَٰفِقُونَ orang-orang munafik

the hypocrites,
قَالُوا۟ mereka berkata

they say,
نَشْهَدُ kami menyaksikan/mengetahui

"We testify
إِنَّكَ sesungguhnya kamu

that you
لَرَسُولُ benar-benar Rasul

(are) surely (the) Messenger
ٱللَّهِ Allah

(of) Allah."
وَٱللَّهُ dan Allah

And Allah
يَعْلَمُ mengetahui

knows
إِنَّكَ sesungguhnya kamu

that you
لَرَسُولُهُۥ benar-benar rasul-Nya

(are) surely His Messenger,
وَٱللَّهُ dan Allah

and Allah
يَشْهَدُ menyaksikan

testifies
إِنَّ sesungguhnya

that
ٱلْمُنَٰفِقِينَ orang-orang munafik

the hypocrites
لَكَٰذِبُونَ benar-benar pendusta

(are) surely liars.

Tafsir

Alquran

Surah Al Munafiquun
63:1

Tafsir QS. Al Munafiquun (63) : 1. Oleh Kementrian Agama RI


Allah menerangkan bahwa apabila orang-orang munafik hadir pada majelis Nabi ﷺ, di antaranya ‘Abdullah bin Ubay, mereka mengakui dengan pengakuan yang tidak mengandung keraguan sedikit pun bahwa Muhammad ﷺ itu benar-benar rasul dari sisi Allah, telah diberi wahyu, dan diturunkan kepadanya kitab Alquran sebagai rahmat kepada hamba-hamba Allah.
Allah sebelumnya telah menandaskan bahwa Muhammad itu adalah rasul atau utusan-Nya kepada manusia seluruhnya, memberi kabar gembira dan ancaman untuk menyelamatkan mereka dari kesesatan, dan membawa mereka kepada petunjuk yang benar.

Allah mengetahui kebohongan orang-orang munafik itu di dalam pengakuannya.
Mereka itu benar-benar lain di mulut lain di hati.

Orang munafik adalah orang yang beriman secara lahiriah, tetapi tidak secara batiniah.

Tafsir QS. Al Munafiquun (63) : 1. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, hai Muhammad, mereka berkata,
"Kami bersaksi bahwa kamu benar-benar Rasul Allah."
Allah mengetahui bahwa kamu benar-benar Rasul-Nya.


Dan Allah juga mengetahui bahwa orang-orang munafik itu bohong dalam pengakuan bahwa mereka beriman kepadamu.
Sebab, ucapan mereka itu tidak sesuai dengan hati mereka.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wahai Rasul, apabila orang-orang munafik menghadiri majelismu, mereka akan berkata dengan lisannya,
"Kami bersaksi bahwa kamu adalah utusan Allah."
Dan Allah mengetahui bahwa engkau adalah benar-benar utusan Allah dan menjadi saksi bahwa orang-orang munafik itu benar-benar berdusta tentang kesaksian yang mereka tampakan kepadamu.


Mereka bersumpah dengan lisan mereka, padahal mereka memendam kekafiran.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata) dengan mulut mereka mengenai hal-hal yang bertentangan dengan apa yang ada dalam hati mereka


("Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah."
Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya, dan Allah menyaksikan) yakni mengetahui


(bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar pendusta) yakni isi hati mereka berbeda dengan apa yang mereka katakan.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan perihal orang-orang munafik, bahwa mereka hanya mengakui Islam dengan mulutnya saja, bila datang kepada Nabi ﷺ Adapun di dalam batin mereka adalah kebalikannya dan tidaklah seperti apa yang dilahirkan oleh mereka.
Untuk itulah maka Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata,
"Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah."
(QS. Al-Munafiqun [63]: 1)

Yakni apabila mereka datang kepadamu dan menghadapimu dengan pengakuan tersebut, serta menampakkan hal itu kepadamu, kenyataannya tidaklah seperti apa yang mereka katakan.
Karena itulah maka dalam ayat ini diletakkan kalimat sisipan yang memberitahukan bahwa sesungguhnya Nabi ﷺ adalah utusan Allah, yaitu:


Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya.
(QS. Al-Munafiqun [63]: 1)

Kemudian disebutkan dalam firman berikutnya:

dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta.
(QS. Al-Munafiqun [63]: 1)

Yaitu dalam pemberitaan mereka, sekalipun pada lahiriahnya mereka menampakkan hal yang sungguhan, karena sesungguhnya mereka tidak meyakini kebenaran dari apa yang mereka ucapkan dan tidak pula membenarkannya dalam hati mereka.
Karena itulah maka mereka didustakan berdasarkan keyakinan yang tersimpan dalam hati mereka.

Sebab-Sebab Diturunkannya Surah Al Munafiquun (63) Ayat 1

Diriwayatkan oleh al-Bukhari dll, yang bersumber dari Zaid bin Arqam bahwa Zaid bin Arqam mendengar ‘Abdullah bin Ybay berkata kepada teman-temannya: “Kalian jangan memberi nafkah kepada orang-orang yang dekat dengan Rasulullah ﷺ sebelum mereka meninggalkan agamanya.
Kelak apabila kita pulang ke Madinah, pasti orang yang mulia akan mengusir orang yang hina dari kota itu.”

Kejadian ini diterangkan oleh Zaid kepada pamannya, kemudian oleh pamannya disampaikan kepada Rasulullah ﷺ Rasulullah memanggil Zaid bin Arqam.
Zaid menerangkan kejadian itu kepada beliau.
Kemudian Rasulullah ﷺ memanggil Abdullah bin Ubay dan kawan-kawannya.
Akan tetapi mereka bersumpah di hadapan Rasulullah ﷺ bahwa mereka tidak pernah berkata demikian.
Rasulullah tidak mempercayai Zaid bin Arqam, bahkan beliau lebih mempercayai Abdullah bin Ubay .
Zaid merasa sedih, karena belum pernah mendapat musibah seperti itu.
Ia pun tinggal di rumahnya, dan tidak mau keluar.

Pamannya berkata: “Aku tidak bermaksud supaya Rasulullah membenci dan tidak mempercayaimu.” Maka Allah menurunkan ayat ini (Al-Munafiqun: 1) yang menegaskan bahwa kaum munafiqun selalu berdusta; dan ayat ini pun membenarkan ucapan Zaid bin Arqam.
Kemudian Rasulullah ﷺ mengutus seseorang kepada Zaid bin Arqam untuk membacakan ayat tersebut, dan menegaskan bahwa Allah membenarkan ucapannya.

Riwayat tentang Zaid bin Arqam ini mempunyai beberapa sumber, diantaranya ada yang menerangkan bahwa peristiwa tersebut tejadi pada waktu Perang Tabuk, dan turunnya surat ini pada malam hari.
5. Dan apabila dikatakan kepada mereka: marilah (beriman), agar Rasulullah memintakan ampunan bagimu, mereka membuang muka mereka dan kamu lihat mereka berpaling sedang mereka menyombongkan diri.
(Al-Munafiqun: 5)

Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Qatadah, diriwayatkan pula oleh Ibnu Mundzir yang bersumber dari ‘Ikrimah bahwa ada orang yang mengusulkan kepada ‘Abdullah bin Ubay supaya datang kepada Rasulullah ﷺ agar beliau memintakan ampunan Allah subhanahu wa ta’ala untuknya.
Akan tetapi ia menolaknya bahwkan berpaling.
Maka turunlah ayat ini (Al-Munafiqun: 5) berkenaan dengan peristiwa tersebut, yang melukiskan sifat-sifat kemunafikan, yaitu keras kepala.

Sumber : Asbabun Nuzul – K.H.Q Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Unsur Pokok Surah Al Munafiquun (المنافقون)

Surat ini terdiri atas 11 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Al Hajj.

Surat ini dinamai Al Munaafiquun yang artinya orang-orang munafiq, karena surat ini mengungkapkan sifat-sifat orang-orang munafiq.

Keimanan:

▪ Keterangan tentang orang-orang munafiq dan sifat-sifat mereka yang buruk di antaranya ialah pendusta, suka bersumpah palsu, sombong, kikir dan tidak menepati janji.
▪ Peringatan kepada orang-orang mukmin supaya harta benda dan anak-anaknya tidak melalaikan mereka.
▪ Insyaf kepada Allah dan anjuran supaya menafkahkan sebagian dari rezeki yang diperoleh.

Ayat-ayat dalam Surah Al Munafiquun (11 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

Lihat surah lainnya

Audio

QS. Al-Munafiquun (63) : 1-11 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 11 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Munafiquun (63) : 1-11 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 11

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Munafiquun ayat 1 - Gambar 1 Surah Al Munafiquun ayat 1 - Gambar 2
Statistik QS. 63:1
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Munafiquun.

Surah Al-Munafiqun (bahasa Arab:المنافقون) adalah surah ke-63 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Madaniyah, terdiri atas 11 ayat.
Dinamakan Al Munaafiqun yang berarti Orang-orang yang munafik karena surat ini mengungkapkan sifat-sifat orang-orang munafik.

Nomor Surah63
Nama SurahAl Munafiquun
Arabالمنافقون
ArtiOrang-orang yang munafik
Nama lain
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu104
JuzJuz 28
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat11
Jumlah kata180
Jumlah huruf800
Surah sebelumnyaSurah Al-Jumu’ah
Surah selanjutnyaSurah At-Tagabun
Sending
User Review
4.6 (16 votes)
Tags:

63:1, 63 1, 63-1, Surah Al Munafiquun 1, Tafsir surat AlMunafiquun 1, Quran Al Munafiqun 1, AlMunafiqun 1, Al-Munafiqun 1, Surah Al Munafikun ayat 1

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Muthaffifin (Orang-orang yang curang) – surah 83 ayat 30 [QS. 83:30]

30. Dan apabila mereka, yakni orang-orang yang beriman, melintas di hadapan mereka yang berdosa dan kafir itu, mereka saling mengedip-ngedipkan matanya sebagai tanda ejekan terhadap mereka. … 83:30, 83 30, 83-30, Surah Al Muthaffifin 30, Tafsir surat AlMuthaffifin 30, Quran Al-Tatfif 30, Al Tatfif 30, Al Mutafifin 30, Surah Al Mutafifin ayat 30

QS. An Naml (Semut) – surah 27 ayat 83 [QS. 27:83]

83. Setelah keluar dâbbah, terjadilah Kiamat dengan kejadian yang diurai di sini. Dan ingatlah, wahai Nabi Muhammad, pada hari ketika Kami mengumpulkan dari setiap umat, suka atau tidak suka, segolong … 27:83, 27 83, 27-83, Surah An Naml 83, Tafsir surat AnNaml 83, Quran An-Naml 83, Surah An Naml ayat 83

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
QS. Al Mudatsir adalah surah ke 74 dalam Alquran yang tergolong ke dalam surah Makkiyyah.

Pembahasan:

Ayat 1

يَا أَيُّهَا الْمُدَّثِّرُ

yaa ayyuhaal muddatstsir

Hai orang yang berkemul (berselimut)


Ayat 2

قُمْ فَأَنْذِرْ

Qum faandzir

bangunlah, lalu berilah peringatan


Ayat 3

وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ

warabbaka fakabbir

dan Tuhanmu agungkanlah


Ayat 4

وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ

wa shiyabaqa fathahhir

dan pakaianmu bersihkanlah


Ayat 5

وَالرُّجْزَ فَاهْجُرْ

warrujja fahjur

dan perbuatan dosa tinggalkanlah


Ayat 6

وَلَا تَمْنُنْ تَسْتَكْثِرُ

wa laa tamnun tastakstir

dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.


Ayat 7

وَلِرَبِّكَ فَاصْبِرْ

walirabbaka fashbir

Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah.

+

Array

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Assabiqunal awwalun adalah sebutan untuk sahabat-sahabat nabi Muhammad yang pertama kali memeluk islam.

Contohnya: Abu Bakar Ash Shiddiq, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib dan Khadijah ra. Assabiqunal awwalun artinya adalah orang-orang yang awal masuk atau memeluk agama islam.

Pendidikan Agama Islam #11
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #11 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #11 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #4

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah … QS. Al A’raf : 13

Pendidikan Agama Islam #26

Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah … Yasin An-Nisa’ Al-Maidah Ali Imran Al-Baqarah Benar! Kurang tepat! Penjelasan:Surah Al-Baqarah adalah surah

Pendidikan Agama Islam #20

Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu … orang biasa musawwir hamba sahaya orang kafir kaum muslimin Benar!

Instagram