Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Mumtahanah (Wanita yang diuji) - surah 60 ayat 3 [QS. 60:3]

لَنۡ تَنۡفَعَکُمۡ اَرۡحَامُکُمۡ وَ لَاۤ اَوۡلَادُکُمۡ ۚۛ یَوۡمَ الۡقِیٰمَۃِ ۚۛ یَفۡصِلُ بَیۡنَکُمۡ ؕ وَ اللّٰہُ بِمَا تَعۡمَلُوۡنَ بَصِیۡرٌ
Lan tanfa’akum arhaamukum walaa aulaadukum yaumal qiyaamati yafshilu bainakum wallahu bimaa ta’maluuna bashiirun;
Kaum kerabatmu dan anak-anakmu tidak akan bermanfaat bagimu pada hari Kiamat.
Dia akan memisahkan antara kamu.
Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
―QS. Al Mumtahanah [60]: 3

Daftar isi

Never will your relatives or your children benefit you;
the Day of Resurrection He will judge between you.
And Allah, of what you do, is Seeing.
― Chapter 60. Surah Al Mumtahanah [verse 3]

لَن tidak

Never
تَنفَعَكُمْ memberi manfaat kepadamu

will benefit you
أَرْحَامُكُمْ kerabat-kerabat kamu

your relatives
وَلَآ dan tidak

and not
أَوْلَٰدُكُمْ anak-anak kamu

your children
يَوْمَ hari

(on the) Day
ٱلْقِيَٰمَةِ kiamat

(of) the Resurrection.
يَفْصِلُ Dia memisahkan

He will judge
بَيْنَكُمْ antara kamu

between you.
وَٱللَّهُ dan Allah

And Allah
بِمَا terhadap apa

of what
تَعْمَلُونَ kamu kerjakan

you do
بَصِيرٌ Maha Melihat

(is) All-Seer.

Tafsir Quran

Surah Al Mumtahanah
60:3

Tafsir QS. Al-Mumtahanah (60) : 3. Oleh Kementrian Agama RI

Pada hari Kiamat setiap orang mempertanggungjawabkan diri mereka masing-masing kepada Allah.
Karib-kerabat, teman setia, anak-anak, atau orang tua sekalipun tidak dapat menolong seseorang di hari Kiamat.

Yang dapat menolong seseorang dari siksa Allah hanyalah iman dan amal saleh yang dilakukan selama hidup di dunia.

Karib-kerabat, teman setia, anak-anak dan orang tua tidak dapat dijadikan penolong di hari Kiamat karena masing-masing berusaha menghindarkan diri dari malapetaka yang akan menimpa, sehingga tidak sempat memikirkan kerabat atau temannya, sebagaimana firman Allah:

فَاِذَا جَاۤءَتِ الصَّاۤخَّةُ .

يَوْمَ يَفِرُّ الْمَرْءُ مِنْ اَخِيْهِ .
وَاُمِّهٖ وَاَبِيْهِ .

وَصَاحِبَتِهٖ وَبَنِيْهِ .
لِكُلِّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَىِٕذٍ شَأْنٌ يُّغْنِيْهِ

Maka apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua), Pada hari itu manusia lari dari saudaranya, Dan dari ibu dan bapaknya, Dan dari istri dan anak-anaknya.

Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya. (‘Abasa [80]: 33-37)

Pada akhir ayat ini, Allah memberi peringatan bahwa Dia Maha Mengetahui semua yang dilakukan manusia, tidak ada satu pun yang luput dari pengetahuan-Nya.

Oleh karena itu, Dia akan memberikan balasan yang seadil-adilnya.
Maka itu berhati-hatilah dan jagalah dirimu sebaik mungkin.

Tafsir QS. Al Mumtahanah (60) : 3. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Kerabat dan anak-anak kalian yang kalian jadikan penolong tidak akan berguna jika mereka menjadi musuh Allah dan musuh kalian.
Di hari kiamat, Allah akan memutuskan perkara di antara kalian semua, lalu memasukkan musuh-musuh-Nya ke dalam neraka dan kekasih-kekasih-Nya ke dalam surga.


Allah melihat segala sesuatu yang kalian kerjakan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sanak kerabat dan anak-anak kalian sekali-kali tidak bermanfaat sedikit pun bagi kalian ketika kalian berpaling menjadi kafir demi keinginan mereka.
Pada hari Kiamat, Dia akan memisahkan di antara kalian.


Orang-orang yang taat akan dimasukkan ke dalam surga dan yang durhaka ke dalam neraka.
Allah Maha Melihat yang kalian kerjakan.


tidak ada sesuatu pun yang dapat disembunyikan dari-Nya, baik perkataan maupun perbuatan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Tidak akan bermanfaat bagi kalian karib kerabat kalian) famili-famili kalian


(dan anak-anak kalian) yang musyrik, karena kalian memberitahukan berita-berita Nabi secara rahasia kepada mereka, mereka semuanya sekali-kali tiada bermanfaat bagi diri kalian untuk menolak azab di hari akhirat


(pada hari kiamat Dia akan memisahkan) dapat dibaca yafshilu dan yufshalu


(antara kalian) dan antara mereka, karena kalian berada di dalam surga, sedangkan mereka bersama-sama dengan orang-orang kafir di dalam neraka.


(Dan Allah Maha Melihat apa yang kalian kerjakan).

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Tafsir ayat ini tidak diterangkan secara terpisah pada kitab aslinya.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Mumtahanah (60) Ayat 3

ARHAAM
أَرْحَام

Lafaz ini adalah jamak dari kata ar rahim atau ar rihm.

Ibnu Sayyidah berkata,
"Keduanya bermakna tempat membesarnya seorang anak di dalam perut."

Al Jawhari berpendapat, keduaduanya bermakna al qarabah atau sanak saudara.

Al Kafawi pula berkata,
"Ar rahim adalah tempat kemunculan seorang anak di dalam perut.
Kemudian dinamakan sebagai sanak saudara (al-qarabah) dari sudut kelahiran."

Menurut Ibnu Al Manzur, ia terkait dengan setiap orang yang bersatu antara kamu dan antaranya dengan ikatan nasab (garis keturunan), dan dalam fara’id dzawi ar-rahim, ia berkaitan dengan saudarasaudara dari pihak perempuan yaitu yang tidak boleh menikahinya seperti ibu, anak perempuan, saudara perempuan, emak saudara dan bapak saudara." Ia adalah perkataan rahim perempuan yang dipinjam untuk maksud saudara-saudara karena mereka keluar dari satu rahim.

Lafaz arhaam disebut sebanyak 12 kali dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
• Al Baqarah (2), ayat 228;
• Ali Imran (3), ayat 6;
An Nisaa (4), ayat 1;
• Al An’aam (6), ayat 143, 144;
Al Anfaal (8), ayat 75;
• Ar Ra’d (13), ayat 8;
• Al Hajj (22), ayat 5;
Luqman (31), ayat 34;
Al Ahzab (33), ayat 6;
Muhammad (47), ayat 22;
• Al Mumtahanah (60), ayat 3.
Lafaz ini mengandung dua makna:

Pertama, bermakna rahim.
Makna ini terdapat dalam surah:
• Ali Imran, ayat 6;
• Al An’aam, ayat 143, 144;
• Ar Ra’d, ayat 8; Al Hajj, ayat 5;
Luqman, ayat 34; Al Baqarah, ayat 228.
Makna lafaz ini dijelaskan oleh para mufassir, Ibnu Katsir berkata berkenaan ayat dalam surah Ali Imran, "Dia menciptakan dan menetapkan di dalam rahim apa yang dikehendakinya berupa lelaki atau perempuan, yang cantik atau jelek, sengsara atau bahagia."

Dalam surah Al An’aam, ia dihubungkan dengan al untsayaini yaitu berkaitan dengan apa yang ada dalam perut hewan.
Maksudnya apa yang dikandungkan dari dua jenis, jantan ataupun betina atau anak-anak dari perut hewan ternak itu.

Kedua, bermaksud sanak saudara ini terdapat dalam surah:
Al Anfaal, ayat 57;
• Al Hajj, ayat 5;
Luqman, ayat 34;
Al Ahzab, ayat 6;
Muhammad, ayat 22.
Makna ini dijelaskan oleh para mufassir, Az Zamaksyari berkata berkenaan ayat "Takutlah kamu akan Allah yang mencipta kamu, dan takutlah kamu tali persaudaraan dan janganlah memutuskannya."

Ibnu Qutaibah menyebut ia bermakna "Takutlah kamu memutuskan tali persaudaraan."

Tafsiran ini diperjelaskan oleh ayat Allah dalam surah Muhammad, ayat 22 yang bermaksud, "(Sekiranya kamu tidak mematuhi perintah), maka tidakkah kamu hams dibimbang dan dikuatirkan sekiranya kamu dapat memegang kuasa kamu akan melakukan kerusakan di muka bumi, dan memutuskan hubungan silaturahim dengan kaum kerabat,"

Lafaz dengan maksud ini dikaitkan dengan perkataan ‘ulu’ (ulu al-arham) sebagaimana dalam surah Al Anfaal dan Al Ahzab, Al Qurtubi berkata,
"Ia bermakna al ‘ashabat (kaum kerabat) selain yang dilahirkan dari rahim, atau orang yang mempunyai tali kerabat dan mempunyai hubungan darah."

Ibnu Katsir berkata,
"Arhaam bermaksud umum.
Ia mencakup semua kaum kerabat sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Mujahid, ‘Ikrimah, Al Hasan dan Qatadah, ayat ini memansuhkan pewarisan dengan sumpah dan persaudaraan, di mana mereka saling mewarisi pada permulaan Islam."

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:65-66

Unsur Pokok Surah Al Mumtahanah (الممتحنة)

Surat Al-Mumtahanah terdiri atas 13 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Al-Ahzab.

Dinamai "Al Mumtahanah" (wanita yang diuji), diambil dari kata "Famtahinuuhunna" yang berarti "maka ujilah rnereka",
yang terdapat pada ayat 10 surat ini.

Hukum:

▪ Larangan mengadakan hubungan persahabatan dengan orang-orang kafir yang memusuhi Islam, sedang dengan orang-orang kafir yang tidak memusuhi Islam boleh mengadakan persahabatan.
▪ Hukum perkawinan bagi orang-orang yang pindah agama.

Kisah:

▪ Kisah Ibrahim `alaihis salam bersama kaumnya sebagai contoh dan teladan bagi orang-orang mukmin.

Audio Murottal

QS. Al-Mumtahanah (60) : 1-13 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 13 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Mumtahanah (60) : 1-13 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 13

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Mumtahanah ayat 3 - Gambar 1 Surah Al Mumtahanah ayat 3 - Gambar 2
Statistik QS. 60:3
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Mumtahanah.

Surah Al-Mumtahanah (bahasa Arab:الممتحنة, “Perempuan Yang Diuji”) adalah surah ke-60 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Madaniyah dan terdiri atas 13 ayat.
Dinamakan Al Mumtahanah yang berarti Wanita yang diuji di ambil dari kata “Famtahinuuhunna” yang berarti maka ujilah mereka, yang terdapat pada ayat 10 surat ini.

Nomor Surah 60
Nama Surah Al Mumtahanah
Arab الممتحنة
Arti Wanita yang diuji
Nama lain Al-Imtihān, Al-Mawaddah
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 91
Juz Juz 28
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 13
Jumlah kata 325
Jumlah huruf 1560
Surah sebelumnya Surah Al-Hasyr
Surah selanjutnya Surah As-Saff
Sending
User Review
4.2 (8 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

60:3, 60 3, 60-3, Surah Al Mumtahanah 3, Tafsir surat AlMumtahanah 3, Quran Al-Mumtahanah 3, Surah Al Mumtahanah ayat 3

Video Surah

60:3


More Videos

Kandungan Surah Al Mumtahanah

۞ QS. 60:1 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Bersikap keras terhadap orang kafir • Permusuhan orang kafir terhadap orang Islam • Hukum memohon bantuan orang musyrik

۞ QS. 60:2 • Permusuhan orang kafir terhadap orang Islam

۞ QS. 60:3 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Al Bashir (Maha Melihat)

۞ QS. 60:4 Tauhid Uluhiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Manusia dibangkitkan dari kubur • Kebenaran hari penghimpunan • Islam agama para nabi

۞ QS. 60:5 Ar Rabb (Tuhan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Memohon ampun •

۞ QS. 60:6 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Al Hamid (Maha Terpuji) • Al Ghaniy (Maha Kaya) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat •

۞ QS. 60:7 • Ampunan Allah yang luas • Kekuasaan Allah • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Al Qadiir (Maha Penguasa)

۞ QS. 60:9 • Hukum memohon bantuan orang musyrik

۞ QS. 60:10 • Keluasan ilmu Allah • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Dua kalimat syahadat, bukti lahiriah keimanan seseorang •

۞ QS. 60:12 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 60:13 • Hukum memohon bantuan orang musyrik

Ayat Pilihan

Dan barang siapa bertawakkal pada Allah niscaya Allah mencukupkan (keperluan)nya.
Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya.
Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap sesuatu.
QS. At-Talaq [65]: 3

Di antara tanda kekuasaanNya, diperlihatkan padamu kilat untuk (timbulkan) ketakutan & harapan, Dia turunkan hujan, lalu hidupkan bumi dengan air itu sesudah matinya.
Sungguh yang demikian itu terdapat tanda bagi kaum yang mempergunakan akal
QS. Ar-Rum [30]: 24

Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah,
lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri.
Mereka itulah orang-orang yang fasik.
QS. Al-Hasyr [59]: 19

Katakanlah:
“Dialah Yang menciptakan kamu & menjadikan bagi kamu pendengaran,
penglihatan & hati”.
(Tetapi) amat sedikit kamu bersyukur.

QS. Al-Mulk [67]: 23

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah ...

Correct! Wrong!

Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah ...

Correct! Wrong!

Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Assabiqunal awwalun adalah sebutan untuk sahabat-sahabat nabi Muhammad yang pertama kali memeluk islam.

Contohnya: Abu Bakar Ash Shiddiq, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib dan Khadijah ra. Assabiqunal awwalun artinya adalah orang-orang yang awal masuk atau memeluk agama islam.

+

Array

Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
QS. Al Mudatsir adalah surah ke 74 dalam Alquran yang tergolong ke dalam surah Makkiyyah.

Pembahasan:

Ayat 1

u064au064eu0627 u0623u064eu064au0651u064fu0647u064eu0627 u0627u0644u0652u0645u064fu062fu0651u064eu062bu0651u0650u0631u064f

yaa ayyuhaal muddatstsir

Hai orang yang berkemul (berselimut)


Ayat 2

u0642u064fu0645u0652 u0641u064eu0623u064eu0646u0652u0630u0650u0631u0652

Qum faandzir

bangunlah, lalu berilah peringatan


Ayat 3

u0648u064eu0631u064eu0628u0651u064eu0643u064e u0641u064eu0643u064eu0628u0651u0650u0631u0652

warabbaka fakabbir

dan Tuhanmu agungkanlah


Ayat 4

u0648u064eu062bu0650u064au064eu0627u0628u064eu0643u064e u0641u064eu0637u064eu0647u0651u0650u0631u0652

wa shiyabaqa fathahhir

dan pakaianmu bersihkanlah


Ayat 5

u0648u064eu0627u0644u0631u0651u064fu062cu0652u0632u064e u0641u064eu0627u0647u0652u062cu064fu0631u0652

warrujja fahjur

dan perbuatan dosa tinggalkanlah


Ayat 6

u0648u064eu0644u064eu0627 u062au064eu0645u0652u0646u064fu0646u0652 u062au064eu0633u0652u062au064eu0643u0652u062bu0650u0631u064f

wa laa tamnun tastakstir

dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.


Ayat 7

u0648u064eu0644u0650u0631u064eu0628u0651u0650u0643u064e u0641u064eu0627u0635u0652u0628u0650u0631u0652

walirabbaka fashbir

Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah.

Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #11
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #11 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #11 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Pendidikan Agama Islam #20

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan. Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna …Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu … Setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut … Jasa khalifah Umar bin Khatab yang sampai saat ini masih dipergunakan, yaitu …

Pendidikan Agama Islam #16

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya … Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah … Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai … Yang berarti ”menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti …

Kamus Istilah Islam

Al Wakiil

Apa itu Al Wakiil? Allah itu Al-Wakil ◀ Al-Wakil , yaitu Allah Subhanahu wa Ta’ala yang memelihara dan mengurusi segala kebutuhan makhluk-Nya, baik itu dalam urusan dunia maupun urusan akhira...

Hawa

Siapa itu Hawa? Hawa * bahasa Ibrani: חַוָּה, Ḥawwāh; * bahasa Arab: حواء‎ Hawwāʾ; * bahasa Inggris: Eve atau Eva, Chava, Hava. Adalah nama perempuan pertama dan manusia kedua ya...

Bani Makhzum

Siapa itu Bani Makhzum? Bani Makhzum adalah suatu klan dari suku Quraisy yang menetap di Mekkah. Bani Makhzum adalah keturunan dari Makhzum bin Yaqazhah bin Murrah, yaitu cucu dari tokoh Murrah bin ...