Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Mumtahanah (Wanita yang diuji) – surah 60 ayat 3 [QS. 60:3]

لَنۡ تَنۡفَعَکُمۡ اَرۡحَامُکُمۡ وَ لَاۤ اَوۡلَادُکُمۡ ۚۛ یَوۡمَ الۡقِیٰمَۃِ ۚۛ یَفۡصِلُ بَیۡنَکُمۡ ؕ وَ اللّٰہُ بِمَا تَعۡمَلُوۡنَ بَصِیۡرٌ
Lan tanfa’akum arhaamukum walaa aulaadukum yaumal qiyaamati yafshilu bainakum wallahu bimaa ta’maluuna bashiirun;
Kaum kerabatmu dan anak-anakmu tidak akan bermanfaat bagimu pada hari Kiamat.
Dia akan memisahkan antara kamu.
Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
―QS. Al Mumtahanah [60]: 3

Never will your relatives or your children benefit you;
the Day of Resurrection He will judge between you.
And Allah, of what you do, is Seeing.
― Chapter 60. Surah Al Mumtahanah [verse 3]

لَن tidak

Never
تَنفَعَكُمْ memberi manfaat kepadamu

will benefit you
أَرْحَامُكُمْ kerabat-kerabat kamu

your relatives
وَلَآ dan tidak

and not
أَوْلَٰدُكُمْ anak-anak kamu

your children
يَوْمَ hari

(on the) Day
ٱلْقِيَٰمَةِ kiamat

(of) the Resurrection.
يَفْصِلُ Dia memisahkan

He will judge
بَيْنَكُمْ antara kamu

between you.
وَٱللَّهُ dan Allah

And Allah
بِمَا terhadap apa

of what
تَعْمَلُونَ kamu kerjakan

you do
بَصِيرٌ Maha Melihat

(is) All-Seer.

Tafsir

Alquran

Surah Al Mumtahanah
60:3

Tafsir QS. Al Mumtahanah (60) : 3. Oleh Kementrian Agama RI


Pada hari Kiamat setiap orang mempertanggungjawabkan diri mereka masing-masing kepada Allah.
Karib-kerabat, teman setia, anak-anak, atau orang tua sekalipun tidak dapat menolong seseorang di hari Kiamat.

Yang dapat menolong seseorang dari siksa Allah hanyalah iman dan amal saleh yang dilakukan selama hidup di dunia.


Karib-kerabat, teman setia, anak-anak dan orang tua tidak dapat dijadikan penolong di hari Kiamat karena masing-masing berusaha menghindarkan diri dari malapetaka yang akan menimpa, sehingga tidak sempat memikirkan kerabat atau temannya, sebagaimana firman Allah:

فَاِذَا جَاۤءَتِ الصَّاۤخَّةُ .

يَوْمَ يَفِرُّ الْمَرْءُ مِنْ اَخِيْهِ .
وَاُمِّهٖ وَاَبِيْهِ .

وَصَاحِبَتِهٖ وَبَنِيْهِ .
لِكُلِّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَىِٕذٍ شَأْنٌ يُّغْنِيْهِ

Maka apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua), Pada hari itu manusia lari dari saudaranya, Dan dari ibu dan bapaknya, Dan dari istri dan anak-anaknya.

Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya. (‘Abasa [80]: 33-37)


Pada akhir ayat ini, Allah memberi peringatan bahwa Dia Maha Mengetahui semua yang dilakukan manusia, tidak ada satu pun yang luput dari pengetahuan-Nya.

Oleh karena itu, Dia akan memberikan balasan yang seadil-adilnya.
Maka itu berhati-hatilah dan jagalah dirimu sebaik mungkin.

Tafsir QS. Al Mumtahanah (60) : 3. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Kerabat dan anak-anak kalian yang kalian jadikan penolong tidak akan berguna jika mereka menjadi musuh Allah dan musuh kalian.
Di hari kiamat, Allah akan memutuskan perkara di antara kalian semua, lalu memasukkan musuh-musuh-Nya ke dalam neraka dan kekasih-kekasih-Nya ke dalam surga.


Allah melihat segala sesuatu yang kalian kerjakan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sanak kerabat dan anak-anak kalian sekali-kali tidak bermanfaat sedikit pun bagi kalian ketika kalian berpaling menjadi kafir demi keinginan mereka.
Pada hari Kiamat, Dia akan memisahkan di antara kalian.


Orang-orang yang taat akan dimasukkan ke dalam surga dan yang durhaka ke dalam neraka.
Allah Maha Melihat yang kalian kerjakan.


tidak ada sesuatu pun yang dapat disembunyikan dari-Nya, baik perkataan maupun perbuatan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Tidak akan bermanfaat bagi kalian karib kerabat kalian) famili-famili kalian


(dan anak-anak kalian) yang musyrik, karena kalian memberitahukan berita-berita Nabi secara rahasia kepada mereka, mereka semuanya sekali-kali tiada bermanfaat bagi diri kalian untuk menolak azab di hari akhirat


(pada hari kiamat Dia akan memisahkan) dapat dibaca yafshilu dan yufshalu


(antara kalian) dan antara mereka, karena kalian berada di dalam surga, sedangkan mereka bersama-sama dengan orang-orang kafir di dalam neraka.


(Dan Allah Maha Melihat apa yang kalian kerjakan).

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Tafsir ayat ini tidak diterangkan secara terpisah pada kitab aslinya.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Mumtahanah (60) Ayat 3

ARHAAM
أَرْحَام

Lafaz ini adalah jamak dari kata ar rahim atau ar rihm.

Ibn Sayyidah berkata,
"Keduanya bermakna tempat membesarnya seorang anak di dalam perut."

Al Jawhari berpendapat, keduaduanya bermakna al qarabah atau sanak saudara.

Al Kafawi pula berkata,
"Ar rahim adalah tempat kemunculan seorang anak di dalam perut.
Kemudian dinamakan sebagai sanak saudara (al-qarabah) dari sudut kelahiran."

Menurut Ibn Al Manzur, ia terkait dengan setiap orang yang bersatu antara kamu dan antaranya dengan ikatan nasab (garis keturunan), dan dalam fara’id dzawi ar-rahim, ia berkaitan dengan saudarasaudara dari pihak perempuan yaitu yang tidak boleh menikahinya seperti ibu, anak perempuan, saudara perempuan, emak saudara dan bapak saudara." Ia adalah perkataan rahim perempuan yang dipinjam untuk maksud saudara-saudara karena mereka keluar dari satu rahim.

Lafaz arhaam disebut sebanyak 12 kali dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
Al Baqarah (2), ayat 228;
Ali Imran (3), ayat 6;
An Nisaa (4), ayat 1;
-Al An’aam (6), ayat 143, 144;
Al Anfaal (8), ayat 75;
-Ar Ra’d (13), ayat 8;
Al Hajj (22), ayat 5;
Luqman (31), ayat 34;
Al Ahzab (33), ayat 6;
Muhammad (47), ayat 22;
Al Mumtahanah (60), ayat 3.
Lafaz ini mengandung dua makna:

Pertama, bermakna rahim.
Makna ini terdapat dalam surah:
Ali Imran, ayat 6;
-Al An’aam, ayat 143, 144;
-Ar Ra’d, ayat 8; Al Hajj, ayat 5;
Luqman, ayat 34; Al Baqarah, ayat 228.
Makna lafaz ini dijelaskan oleh para mufassir, Ibn Katsir berkata berkenaan ayat dalam surah Ali Imran, "Dia menciptakan dan menetapkan di dalam rahim apa yang dikehendakinya berupa lelaki atau perempuan, yang cantik atau jelek, sengsara atau bahagia."

Dalam surah Al An’aam, ia dihubungkan dengan al untsayaini yaitu berkaitan dengan apa yang ada dalam perut hewan.
Maksudnya apa yang dikandungkan dari dua jenis, jantan ataupun betina atau anak-anak dari perut hewan ternak itu.

Kedua, bermaksud sanak saudara ini terdapat dalam surah:
Al Anfaal, ayat 57;
Al Hajj, ayat 5;
Luqman, ayat 34;
Al Ahzab, ayat 6;
Muhammad, ayat 22.
Makna ini dijelaskan oleh para mufassir, Az Zamaksyari berkata berkenaan ayat "Takutlah kamu akan Allah yang mencipta kamu, dan takutlah kamu tali persaudaraan dan janganlah memutuskannya."

Ibn Qutaibah menyebut ia bermakna "Takutlah kamu memutuskan tali persaudaraan."

Tafsiran ini diperjelaskan oleh ayat Allah dalam surah Muhammad, ayat 22 yang bermaksud, "(Sekiranya kamu tidak mematuhi perintah), maka tidakkah kamu hams dibimbang dan dikuatirkan sekiranya kamu dapat memegang kuasa kamu akan melakukan kerusakan di muka bumi, dan memutuskan hubungan silaturahim dengan kaum kerabat,"

Lafaz dengan maksud ini dikaitkan dengan perkataan ‘ulu’ (ulu al-arham) sebagaimana dalam surah Al Anfaal dan Al Ahzab, Al Qurtubi berkata,
"Ia bermakna al ‘ashabat (kaum kerabat) selain yang dilahirkan dari rahim, atau orang yang mempunyai tali kerabat dan mempunyai hubungan darah."

Ibn Katsir berkata,
"Arhaam bermaksud umum.
Ia mencakup semua kaum kerabat sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibn Abbas, Mujahid, ‘Ikrimah, Al Hasan dan Qatadah, ayat ini memansuhkan pewarisan dengan sumpah dan persaudaraan, di mana mereka saling mewarisi pada permulaan Islam."

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal: 65-66

Unsur Pokok Surah Al Mumtahanah (الممتحنة)

Surat Al-Mumtahanah terdiri atas 13 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Al-Ahzab.

Dinamai "Al Mumtahanah" (wanita yang diuji), diambil dari kata "Famtahinuuhunna" yang berarti "maka ujilah rnereka",
yang terdapat pada ayat 10 surat ini.

Hukum:

▪ Larangan mengadakan hubungan persahabatan dengan orang-orang kafir yang memusuhi Islam, sedang dengan orang-orang kafir yang tidak memusuhi Islam boleh mengadakan persahabatan.
Hukum perkawinan bagi orang-orang yang pindah agama.

Kisah:

▪ Kisah Ibrahim `alaihis salam bersama kaumnya sebagai contoh dan teladan bagi orang-orang mukmin.

Audio

QS. Al-Mumtahanah (60) : 1-13 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 13 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Mumtahanah (60) : 1-13 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 13

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Mumtahanah ayat 3 - Gambar 1 Surah Al Mumtahanah ayat 3 - Gambar 2
Statistik QS. 60:3
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Mumtahanah.

Surah Al-Mumtahanah (bahasa Arab:الممتحنة, “Perempuan Yang Diuji”) adalah surah ke-60 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Madaniyah dan terdiri atas 13 ayat.
Dinamakan Al Mumtahanah yang berarti Wanita yang diuji di ambil dari kata “Famtahinuuhunna” yang berarti maka ujilah mereka, yang terdapat pada ayat 10 surat ini.

Nomor Surah60
Nama SurahAl Mumtahanah
Arabالممتحنة
ArtiWanita yang diuji
Nama lainAl-Imtihān, Al-Mawaddah
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu91
JuzJuz 28
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat13
Jumlah kata325
Jumlah huruf1560
Surah sebelumnyaSurah Al-Hasyr
Surah selanjutnyaSurah As-Saff
Sending
User Review
4.2 (8 votes)
Tags:

60:3, 60 3, 60-3, Surah Al Mumtahanah 3, Tafsir surat AlMumtahanah 3, Quran Al-Mumtahanah 3, Surah Al Mumtahanah ayat 3

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Qashash (Kisah) – surah 28 ayat 57 [QS. 28:57]

57. Dan untuk menjelaskan alasan mengapa mereka tetap memegang teguh kepercayaan yang mereka anut selama ini, mereka orang-orang musyrik Mekkah berkata kepada Rasul, “Jika kami mengikuti petunjuk itu … 28:57, 28 57, 28-57, Surah Al Qashash 57, Tafsir surat AlQashash 57, Quran AlQasas 57, Al Qasas 57, AlQasas 57, Al-Qasas 57, Surah Al Qasas ayat 57

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut ...

Benar! Kurang tepat!

Pembatasan aurat wanita adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Sebelum berpakaian, kita harus ...

Benar! Kurang tepat!

Dalam Islam, pakaian harus ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #3
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #3 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #3 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #14

Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah … berjuang melawan ketidaktaatan jihad dengan senjata berjuang dengan akal dan sains berjuang melawan kemiskinan dan

Pendidikan Agama Islam #26

Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah … Al Maidah Al Maun Al Adiyat Alam Nasyrah Yasin Benar! Kurang tepat! Jumlah

Pendidikan Agama Islam #28

Setiap umat Islam wajib menuntut ilmu. Bagaimana hukum mempelajari Ilmu Agama? Mubah Fardhu Kifayah Makruh Sunnah Muakad Fardhu Ain Benar!

Instagram