QS. Al Mu’minuun (Orang-orang mukmin) – surah 23 ayat 97 [QS. 23:97]

وَ قُلۡ رَّبِّ اَعُوۡذُ بِکَ مِنۡ ہَمَزٰتِ الشَّیٰطِیۡنِ
Waqul rabbi a’uudzu bika min hamazaatisy-syayaathiin(i);

Dan katakanlah:
“Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan.
―QS. 23:97
Topik ▪ Kekufuran manusia akan nikmat Allah
23:97, 23 97, 23-97, Al Mu’minuun 97, AlMuminuun 97, Al Mukminun 97, Al-Mu’minun 97

Tafsir surah Al Mu'minuun (23) ayat 97

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Mu’minuun (23) : 97. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah menyuruh Nabi Muhammad supaya dia selalu berlindung kepada-Nya dari bisikan-bisikan setan dan dari godaan-godaannya, dan supaya setan itu selalu jauh dari padanya dan tidak dapat masuk ke dalam hatinya untuk memperdayakannya.

Demikianlah seharusnya setiap pejuang untuk menegakkan kebenaran harus menjaga benar-benar supaya dia jangan sekali-kali dipengaruhi hawa nafsunya selalu mendorongnya untuk melakukan tindakan-tindakan yang tidak benar dan tidak jujur.
Setan amat mudah sekali menjerumuskan manusia ke jurang kesalahan, penghinaan dan kejahatan apabila ia dapat memasuki hawa nafsu manusia.
karena itu hendaklah kita selalu berlindung kepada Allah dari tipu daya setan itu.
Memang apabila seseorang benar-benar telah berserah diri kepada Tuhannya dalam segala tindakan-tindakannya dan selalu memohon perlindungan-Nya dari tipu daya dan godaan setan akan bersihlah dirinya dan bangunlah hati nuraninya untuk selalu berbuat kebaikan dan menghindari kejahatan.
Rasulullah selalu berlindung kepada Tuhannya supaya dijauhkan dari padanya campur tangan setan dalam segala amal perbuatannya terutama dalam salat membaca Alquran dan di saat ajalnya akan tiba.

Diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Daud dan Tirmizi dikuatkan oleh Baihaqy yang diriwayatkannya dari Amr bin Syuaib dan ayahnya dari kakeknya ia berkata, “Rasulullah ﷺ mengajarkan kepada kami beberapa kata-kata (doa) di waktu akan tidur.
(Lihat Tafsir Al Maragi jilid 6 Juz 18, halaman 54)

Dengan menyebut nama Allah, aku berlindung dengan nikmat Allah yang sempurna dari kemurkaan-Nya dan dari kejahatan hambanya, dan dari bisikan-bisikan setan dan dari kehadiran setan kepadaku.

Ibnu Umar mengajarkan doa ini kepada anak-anaknya yang telah dewasa dan menyuruh mereka membacanya sebelum tidur.
Dan bagi anak-anaknya yang masih kecil yang belum mungkin menghafal doa itu ditulisnya doa itu dan diikatkannya ke leher mereka.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Katakan, wahai Muhammad, “Ya Tuhan, aku berlindung kepada-Mu dari pengaruh godaan setan pada diriku dengan berbuat sesuatu yang tidak Engkau perkenankan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan katakanlah! “Ya Rabbku! Aku berlindung kepada Engkau) aku meminta perlindungan (dari bisikan-bisikan setan) dari kecenderungan-kecenderungan setan yang selalu setan embus-embuskan itu.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Katakanlah wahai Nabi :
Ya Rabb-ku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan-bisikan setan yang menipu pada kebatilan, kerusakan, menentang kebenaran dan penyakit was-was.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan kepada Nabi ﷺ agar memohon perlindungan kepada-Nya dari bisikan setan, karena sesungguhnya setan itu tidak dapat ditipu dan tidak mau mengikuti kebajikan.
Dalam pembahasan ta’awwuz telah kami sebutkan bahwa Rasulullah ﷺ sering mengucapkan doa berikut, yaitu:

Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui dari setan yang terkutuk, yaitu dari godaan, bisikan, dan tiupannya.


Informasi Surah Al Mu'minuun (المؤمنون)
Surat Al Mu ‘minuun terdiri atas 118 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.
Dinamai “Al Mu’minuun”,
karena permulaan surat ini menerangkan bagaimana seharus­nya sifat-sifat orang mu’min yang menyebabkan keberuntungan mereka di akhirat dan keten­ teraman jiwa mereka di dunia.
Demikian tingginya sifat-sifat itu, hingga ia telah menjadi akhlak bagi Nabi Muhammad ﷺ

Keimanan:

Kepastian hari berbangkit dan hal-hal yang terjadi pada hari kiamat
Allah tidak memerlukan anak atau sekutu.

Hukum:

Manusia dibebani sesuai dengan kesanggupannya
rasul-rasul semuanya menyuruh manusia memakan makanan yang halal lagi baik
pokok-pokok agama yang dibawa para nabi adalah sama, hanya syariatnya yang berbeda

Kisah:

Kisah Nuh a.s.
kisah Hud a.s.
kisah Musa a.s. dan Harun a.s.
kisah Isa a.s.

Lain-lain:

Tujuh perkara yang harus dipenuhi oleh seorang mu’min yang ingin mendapat keberuntungan hidup di dunia maupun di akhirat
proses kejadian manusia
tanda­-tanda orang yang bersegera kepada kebaikan
ni’mat Allah yang dianugerahkan kepada manusia wajib disyukuri.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Mu'minuun (23) ayat 97 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Mu'minuun (23) ayat 97 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Mu'minuun (23) ayat 97 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Mu'minuun - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 118 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 23:97
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Mu'minuun.

Surah Al-Mu'minun (Arab: المؤمنون‎, "Orang-Orang Yang Beriman") adalah surah ke-23 dari al-Qur'an, surah ini terdiri atas 118 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Al-Mu'minun, karena permulaan ayat ini menerangkan bagaimana seharusnya sifat-sifat orang mukmin yang menyebabkan keberuntungan mereka di akhirat dan ketenteraman jiwa mereka di dunia.
Demikian tingginya sifat-sifat itu, hingga ia telah menjadi akhlak bagi Nabi Muhammad s.a.w.

Nomor Surah 23
Nama Surah Al Mu'minuun
Arab المؤمنون
Arti Orang-orang mukmin
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 74
Juz Juz 18
Jumlah ruku' 6 ruku'
Jumlah ayat 118
Jumlah kata 1055
Jumlah huruf 4486
Surah sebelumnya Surah Al-Hajj
Surah selanjutnya Surah An-Nur
4.7
Ratingmu: 4.3 (29 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]salahmuslim.id

Made with in Yogyakarta