QS. Al Mu’minuun (Orang-orang mukmin) – surah 23 ayat 8 [QS. 23:8]

وَ الَّذِیۡنَ ہُمۡ لِاَمٰنٰتِہِمۡ وَ عَہۡدِہِمۡ رٰعُوۡنَ ۙ
Waal-ladziina hum amaanaatihim wa’ahdihim raa’uun(a);

Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.
―QS. 23:8
Topik ▪ Iman ▪ Iman adalah ucapan dan perbuatan ▪ Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir
23:8, 23 8, 23-8, Al Mu’minuun 8, AlMuminuun 8, Al Mukminun 8, Al-Mu’minun 8

Tafsir surah Al Mu'minuun (23) ayat 8

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Mu’minuun (23) : 8. Oleh Kementrian Agama RI

MEMELIHARA AMANAT-AMANAT YANG DIPIKULNYA DAN MENEPATI JANJINYA.

Dalam ayat ini Allah subhanahu wa ta’ala menerangkan sifat keenam dari orang mukmin yang beruntung itu, ialah suka memelihara amanat-amanat yang dipikulnya, baik dari Allah subhanahu wa ta’ala ataupun dari sesama manusia, yaitu bilamana kepada mereka dititipkan barang atau uang sebagai amanat yang harus disampaikan kepada orang lain, maka mereka benar-benar menyampaikan amanat itu sebagaimana mestinya, dan tidak berbuat khianat.
Demikian pula bila mereka mengadakan perjanjian, memenuhinya dengan sempurna.
Mereka menjauhkan diri dari sifat kemunafikan seperti tersebut dalam sebuah hadis yang masyhur.
yang menyatakan, tanda orang munafik itu ada tiga, yaitu berbicara suka berdusta, jika menjanjikan sesuatu suka menyalahi dan jika diberi amanat suka berkhianat.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Di samping itu, orang-orang Mukmin selalu menjaga apa saja yang diamanatkan kepadanya, baik harta, perkataan (pesan) atau perbuatan dan sebagainya.
Juga selalu menepati janji mereka kepada Allah dan janji antara sesama mereka.
Mereka tidak mengkhianati amanat dan juga tidak melanggar janji.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan orang-orang yang terhadap amanat yang dipercayakan kepada mereka) dapat dibaca secara jamak dan mufrad, yakni Amaanaatihim dan Amaanatihim (dan janji mereka) yang mereka adakan di antara sesama mereka atau antara mereka dengan Allah, seperti salat dan lain-lainnya (mereka memeliharanya) benar-benar menjaganya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Mereka adalah orang-orang yang menjaga segala sesuatu yang diamanahkan kepadanya dan menepati semua yang mereka janjikan.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikul­nya) dan janjinya.

Yakni apabila mereka dipercaya, tidak berkhianat, bahkan menunaikan amanat itu kepada pemiliknya.
Apabila mereka berjanji atau mengadakan transaksi, maka mereka menunaikannya dengan benar, tidak seperti sikap orang-orang munafik yang dikatakan oleh Rasulullah ﷺ mempunyai ciri khas berikut, melalui, sabdanya:

Pertanda orang munafik ada tiga, yaitu: Apabila berbicara, dusta, apabila berjanji, ingkar, dan apabila dipercaya, khianat.


Kata Pilihan Dalam Surah Al Mu'minuun (23) Ayat 8

AMAANAH
أَمَٰنَتَه

Menurut Al Kafawi, amanah ialah setiap perkara yang dianggap dapat dipercayai ke atasnya seperti harta dan rahsia-rahsia.

Lafaz ini berasal dari kata amina dan amanatan yang bermakna jujur, dapat dipercayai dan sebagainya. Amaanah juga bermakna titipan dan menunaikan apa yang dipercayai,sesuatu yang dipercayakan kepada seseorang (diserahkan bagi disimpan dan lain-lain), segala yang perintah Allah kepada hambanya, lawan khianat.

Lafaz amaanah dalam bentuk mufrad disebut dua kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
-Al Baqarah (2), ayat 283,
-Al Ahzab (33), ayat 72.

Sedangkan dalam bentuk jamak disebut tiga kali yaitu dalam surah:
-An Nisaa (4), ayat 58;
-Al Anfal (8), ayat 27;
-Al Mu’minuun (23), ayat 8,
-Al Ma’aarij (70), ayat 32.

Dalam Tafsir Al Khazin, Ibn Abbas berkata,
“Makna amaanah dalam surah Al Ahzab ialah ketaatan dan kewajiban-kewajiban yang difardukan ke atas hambanya.”

Ibn Mas’ud berkata,
Amaanah ialah mengerjakan shalat, mengeluarkan zakat, puasa Ramadan, haji, jujur dalam percakapan, melangsai hutang, jujur dalam timbangan dan ukuran dan lebih daripada itu setiap yang dititipkan, ada yang mengatakan setiap yang diperintah dan dilarang.”

Abdullah bin Amni bin Al As berkata,
“Pertama sekali yang diciptakan dari manusia adalah kemaluan (al-faraj) dan ini adalah amanah yang diberikan. Faraj adalah amanah. Telinga, mata, tangan dan kaki adalah amanah. Diriwayatkan dalam hadis, “Tidak ada iman bagi orang yang tidak ada dalam dirinya amanah.”

Oleh karena itu, An Nasafi berkata,
“Orang kafir dan munafik tidak ada dalam dirinya sifat amanah karena mereka berbuat khianat dan tidak patuh sebagaimana kepatuhan para nabi dan orang yang beriman.”

Sedangkan dalam tafsir Tanwir Al Miqbas, dijelaskan makna amaanah ialah ketaatan dan ubudiyah.

Muhammad Rasyid Rida berpendapat berkenaan amaanah dalam surah Al Baqarah, ”Ayat ini turun berkenaan dengan hukum­ hukum harta dan perkara yang diamanahkan kepada seseorang adalah bersifat umum mencakup titipan (wadi’ah) dan lain­ lain. Maknanya, setiap yang diamanahkan kepadanya perlu ditunaikan serta bertakwa kepada Allah dan jangan mengkhianati sesuatu apa pun dari amanah itu'”

Al-Fayruz Abadi berkata “Terdapat dua aspek atau makna amaanah di dalam Al Qur’an:

Pertama, bermakna kewajiban-kewajiban.

Kedua, bermakna al ‘iffah yaitu menjauhi diri dari perkara yang tidak baik, hina, syubhah dan al-siyanah (penjagaan).”

Kesimpulannya, amaanah di dalam Al Qur’an mencakupi dua perkara.

Pertama, amanah dalam harta.

Kedua, amanah dalam mentaati segala yang diperintah dan menjauhkan segala yang dilarang oleh Allah atau segala apa yang diamanahkan Allah kepada manusia.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:46-47

Informasi Surah Al Mu'minuun (المؤمنون)
Surat Al Mu ‘minuun terdiri atas 118 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.
Dinamai “Al Mu’minuun”,
karena permulaan surat ini menerangkan bagaimana seharus­nya sifat-sifat orang mu’min yang menyebabkan keberuntungan mereka di akhirat dan keten­ teraman jiwa mereka di dunia.
Demikian tingginya sifat-sifat itu, hingga ia telah menjadi akhlak bagi Nabi Muhammad ﷺ

Keimanan:

Kepastian hari berbangkit dan hal-hal yang terjadi pada hari kiamat
Allah tidak memerlukan anak atau sekutu.

Hukum:

Manusia dibebani sesuai dengan kesanggupannya
rasul-rasul semuanya menyuruh manusia memakan makanan yang halal lagi baik
pokok-pokok agama yang dibawa para nabi adalah sama, hanya syariatnya yang berbeda

Kisah:

Kisah Nuh a.s.
kisah Hud a.s.
kisah Musa a.s. dan Harun a.s.
kisah Isa a.s.

Lain-lain:

Tujuh perkara yang harus dipenuhi oleh seorang mu’min yang ingin mendapat keberuntungan hidup di dunia maupun di akhirat
proses kejadian manusia
tanda­-tanda orang yang bersegera kepada kebaikan
ni’mat Allah yang dianugerahkan kepada manusia wajib disyukuri.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Mu'minuun (23) ayat 8 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Mu'minuun (23) ayat 8 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Mu'minuun (23) ayat 8 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Mu'minun (23) ayat 1-11 - Linggar Alridho (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-Mu'minun (23) ayat 1-11 - Linggar Alridho (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Mu'minuun - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 118 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 23:8
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Mu'minuun.

Surah Al-Mu'minun (Arab: المؤمنون‎, "Orang-Orang Yang Beriman") adalah surah ke-23 dari al-Qur'an, surah ini terdiri atas 118 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Al-Mu'minun, karena permulaan ayat ini menerangkan bagaimana seharusnya sifat-sifat orang mukmin yang menyebabkan keberuntungan mereka di akhirat dan ketenteraman jiwa mereka di dunia.
Demikian tingginya sifat-sifat itu, hingga ia telah menjadi akhlak bagi Nabi Muhammad s.a.w.

Nomor Surah 23
Nama Surah Al Mu'minuun
Arab المؤمنون
Arti Orang-orang mukmin
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 74
Juz Juz 18
Jumlah ruku' 6 ruku'
Jumlah ayat 118
Jumlah kata 1055
Jumlah huruf 4486
Surah sebelumnya Surah Al-Hajj
Surah selanjutnya Surah An-Nur
4.8
Ratingmu: 4.2 (14 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/23-8









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta