QS. Al Mu’minuun (Orang-orang mukmin) – surah 23 ayat 72 [QS. 23:72]

اَمۡ تَسۡـَٔلُہُمۡ خَرۡجًا فَخَرَاجُ رَبِّکَ خَیۡرٌ ٭ۖ وَّ ہُوَ خَیۡرُ الرّٰزِقِیۡنَ
Am tasaluhum kharjan fakharaaju rabbika khairun wahuwa khairurraaziqiin(a);

Atau kamu meminta upah kepada mereka?”,
maka upah dari Tuhanmu adalah lebih baik, dan Dia adalah Pemberi rezeki Yang Paling Baik.
―QS. 23:72
Topik ▪ Takwa ▪ Amal shaleh sebagai pintu kebaikan ▪ Para rasul diutus untuk memberi petunjuk
23:72, 23 72, 23-72, Al Mu’minuun 72, AlMuminuun 72, Al Mukminun 72, Al-Mu’minun 72

Tafsir surah Al Mu'minuun (23) ayat 72

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Mu’minuun (23) : 72. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah menanyakan suatu kemungkinan lagi mengapa mereka tidak mau menerima ajaran-ajaran Alquran karena Nabi Muhammad ﷺ meminta kepada mereka imbalan jasa atas penyampaian ajaran-ajaran itu.
Padahal Nabi Muhammad ﷺ tidak pernah meminta apa-apa dari mereka karena dia menyadari bahwa penyampaian risalah itu adalah kewajiban yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya atas perintah Tuhannya.
Kalau ada sesuatu yang diharapkannya maka harapan itu tiada lain hanyalah keridaan Allah yang dengan keridaan-Nya ia akan berbahagia dan dengan keridaan Allah itu ia akan mendapat balasan karunia yang tidak akan putus-putus sebagai tersebut dalam firman-Nya:

Katakanlah, “Upah apapun yang aku minta kepadamu, maka itu untuk kamu.
Upahku hanyalah dari Allah.
Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu”.

(Q.S. Saba’ [34]: 47)

Karunia dari Allah itulah yang aku harapkan, karena Dia adalah sebaik-baik Yang memberi karunia.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Bahkan, apakah kamu meminta balasan dari mereka atas pelaksanaan misi kerasulanmu, Muhammad?
Itu tidak benar! Sebab, balasan dari Tuhanmu lebih baik dari apa yang ada pada mereka.
Allah adalah pemberi yang terbaik di antara yang memberi.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Atau kamu meminta upah kepada mereka) sebagai imbalan dari apa yang kamu datangkan buat mereka yaitu masalah keimanan (maka upah Rabbmu) adalah pahala, upah dan rezeki-Nya (adalah lebih baik) dan menurut qiraat yang lain dibaca Kharjan dalam dua tempat tadi, tetapi menurut qiraat yang lainnya lagi dibaca Kharaajan pada keduanya (dan Dia adalah Pemberi rezeki Yang Paling Baik) Pengupah Yang Paling Utama.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Ataukah yang membuat mereka menolak untuk beriman karena kamu wahai Rasul meminta upah atas dakwahmu kepada mereka sehingga mereka menjadi bakhil??
Janganlah kamu melakukannya.
Karena sesungguhnya pahala dan pemberian Allah lebih baik, dan Dia adalah pemberi rizki yang paling baik.
Tidak seorang pun yang mampu menandingi untuk memberi rizki sebagaimana Allah memberi rizki.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Atau kamu meminta upah kepada mereka?

Menurut Al-Hasan, yang dimaksud dengan kharjan ialah upah.

Sedangkan menurut Qatadah yaitu imbalan.

maka upah dari Tuhanmu adalah lebih baik.

Yakni kamu tidak meminta suatu upah pun dari mereka, tidak pula suatu imbalan pun atau sesuatu yang lain sebagai balasan dari dakwahmu kepada mereka yang menyeru mereka kepada petunjuk.
Bahkan engkau-hanya mengharapkan imbalan dari Allah semata atas hal tersebut, yaitu pahala yang berlimpah dari-Nya.
Seperti yang disebutkan oleh firman-Nya dalam ayat lain:

Katakanlah, “Upah apa pun yang aku minta kepada kalian, maka itu untuk kalian.
Upahku hanyalah dari Allah.” (Q.S. Saba’ [34]: 47)

Katakanlah, “Aku tidak meminta upah sedikit pun kepada kalian atas dakwahku, dan bukanlah aku termasuk orang-orang yang mengada-adakan.” (Q.S. Shaad [38]: 86)

Katakanlah, “Aku tidak meminta kepada kalian suatu upah pun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan.” (Q.S. Asy Shyuura [42]: 23)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan datanglah dari ujung kota seorang laki-laki (Habib An-Najjar) dengan bergegas-gegas ia berkata, “Hai kaumku, ikuti­lah utusan-utusan itu, ikutilah orang yang tiada minta balasan kepada kalian.” (Q.S. Yasin [36]: 20-21)


Informasi Surah Al Mu'minuun (المؤمنون)
Surat Al Mu ‘minuun terdiri atas 118 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.
Dinamai “Al Mu’minuun”,
karena permulaan surat ini menerangkan bagaimana seharus­nya sifat-sifat orang mu’min yang menyebabkan keberuntungan mereka di akhirat dan keten­ teraman jiwa mereka di dunia.
Demikian tingginya sifat-sifat itu, hingga ia telah menjadi akhlak bagi Nabi Muhammad ﷺ

Keimanan:

Kepastian hari berbangkit dan hal-hal yang terjadi pada hari kiamat
Allah tidak memerlukan anak atau sekutu.

Hukum:

Manusia dibebani sesuai dengan kesanggupannya
rasul-rasul semuanya menyuruh manusia memakan makanan yang halal lagi baik
pokok-pokok agama yang dibawa para nabi adalah sama, hanya syariatnya yang berbeda

Kisah:

Kisah Nuh a.s.
kisah Hud a.s.
kisah Musa a.s. dan Harun a.s.
kisah Isa a.s.

Lain-lain:

Tujuh perkara yang harus dipenuhi oleh seorang mu’min yang ingin mendapat keberuntungan hidup di dunia maupun di akhirat
proses kejadian manusia
tanda­-tanda orang yang bersegera kepada kebaikan
ni’mat Allah yang dianugerahkan kepada manusia wajib disyukuri.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Mu'minuun (23) ayat 72 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Mu'minuun (23) ayat 72 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Mu'minuun (23) ayat 72 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Mu'minuun - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 118 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 23:72
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Mu'minuun.

Surah Al-Mu'minun (Arab: المؤمنون‎, "Orang-Orang Yang Beriman") adalah surah ke-23 dari al-Qur'an, surah ini terdiri atas 118 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Al-Mu'minun, karena permulaan ayat ini menerangkan bagaimana seharusnya sifat-sifat orang mukmin yang menyebabkan keberuntungan mereka di akhirat dan ketenteraman jiwa mereka di dunia.
Demikian tingginya sifat-sifat itu, hingga ia telah menjadi akhlak bagi Nabi Muhammad s.a.w.

Nomor Surah 23
Nama Surah Al Mu'minuun
Arab المؤمنون
Arti Orang-orang mukmin
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 74
Juz Juz 18
Jumlah ruku' 6 ruku'
Jumlah ayat 118
Jumlah kata 1055
Jumlah huruf 4486
Surah sebelumnya Surah Al-Hajj
Surah selanjutnya Surah An-Nur
4.6
Ratingmu: 4.2 (8 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta