QS. Al Mu’minuun (Orang-orang mukmin) – surah 23 ayat 66 [QS. 23:66]

قَدۡ کَانَتۡ اٰیٰتِیۡ تُتۡلٰی عَلَیۡکُمۡ فَکُنۡتُمۡ عَلٰۤی اَعۡقَابِکُمۡ تَنۡکِصُوۡنَ
Qad kaanat aayaatii tutla ‘alaikum fakuntum ‘ala a’qaabikum tankishuun(a);

Sesungguhnya ayat-ayat-Ku (Al Quran) selalu dibacakan kepada kamu sekalian, maka kamu selalu berpaling ke belakang,
―QS. 23:66
Topik ▪ Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan
23:66, 23 66, 23-66, Al Mu’minuun 66, AlMuminuun 66, Al Mukminun 66, Al-Mu’minun 66

Tafsir surah Al Mu'minuun (23) ayat 66

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Mu’minuun (23) : 66. Oleh Kementrian Agama RI

Tatkala di dunia, telah dibacakan kepadamu ayat-ayat Kami oleh seorang Rasul yang Kami utus kepadamu, tetapi kamu mendustakannya, memperolok-olokkan dan menghinanya karena kesombongan dan kecongkakanmu padahal petunjuk dan ajaran yang dibawanya adalah benar dan sangat bermanfaat bagi kamu kalau kamu memperhatikan dan mendengarkannya.

Related Images:

We cannot display this gallery

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Tidak ada alasan lagi bagi kalian.
Sebab ayat-ayat-Ku yang Aku wahyukan kepada Rasulullah telah dibacakan kepada kalian, tetapi kalian bersikap menolak sehingga mengubah jalan hidup kalian, tidak percaya dan tidak mau mengamalkannya.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Sesungguhnya ayat-ayat-Ku) dari Alquran (selalu dibacakan kepada kalian, tetapi kalian selalu berpaling ke belakang) mundur ke belakang maksudnya kalian tidak mau menerimanya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Sesungguhnya ayat-ayat al-Qur’an telah dibacakan kepada kalian agar kalian beriman kepadanya, tetapi kalian justru berpaling darinya, tidak mau mendengar, tidak membenarkan dan tidak mengamalkan seperti orang yang berbalik ke belakang dan mundur.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kemudian Allah menyebutkan dosa mereka yang paling besar melalui firman-Nya:

Sesungguhnya ayat-ayat-Ku (Al-Qur’an) selalu dibacakan kepada kamu sekalian, maka kalian selalu berpaling kebelakang.

Yakni apabila kalian diseru, maka kalian menolak, dan apabila diperintah, maka kalian membangkang.
Sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Yang demikian itu adalah karena kamu kafir apabila Allah saja disembah.
Dan kamu percaya apabila Allah dipersekutukan.
Maka putusan (sekarang ini) adalah pada Allah Yang Mahatinggi lagi Mahabesar.
(Al-Mu’min: 12)


Kata Pilihan Dalam Surah Al Mu'minuun (23) Ayat 66

A’QAAB
أَعْقَٰب

Lafaz ini adalah bentuk jamak dari kata ‘aqib, yang bermakna anak atau anak dari anak (cucu). ‘Aqib juga berarti bagian belakang tapak kaki atau tumit. Kata ‘aqib berasal dari kata ‘aqaba yang bermakna setiap sesuatu yang datang sesudah yang lain, atau yang datang kemudian dan yang mengikutinya. Darinya lahir kata al ‘aqibah yang bermaksud anak dan akhir setiap sesuatu.

Lafaz a’qaab disebut sebanyak 4 kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah
– Ali Imran (3) ayat 144, 149;
– Al An’aam (6) ayat 71;
– Al Mu’minuun (23) ayat 66.

Asy Syawkani berkata,
lafaz a’qaab adalah bentuk jamak dari ‘aqab, asalnya ialah dari lafaz al mu’aqabah dan al ‘uqba, yaitu perkara yang datang mengiringi sesuatu yang harus diikutinya, sebagaimana firman Allah, wal ‘aaqibatu lil muttaqiin dan dari lafaz al mu’aqabah dan al ‘uqb juga berasalnya kata ‘aqib (belakang tapak kaki lelaki, atau tumit), serta darinya juga timbul kata al­ ‘uqubah (siksaan atau hukuman), karena ia adalah suatu perkara yang datang setelah melakukan dosa.

Abu Ubaidah mengatakan lafaz a’qaab dikatakan bagi orang yang memulangkan hajatnya dan belum mengambil keuntungan daripadanya.

Al Mubarrad pula berkata makna a’qaab ialah kembali membuat jahat setelah berbuat baik.

At Tabari menafsirkan kata a’qaab yang terdapat pada ayat 66 dari surah Al Mu’minuun dengan “ke belakang” dan “berpaling ke belakang”

Semua ayat-ayat yang menyebut lafaz ini berkaitan dengan iman dan kufur, di mana orang yang mendapat keimanan berpaling kembali ke belakang dan kembali kepada kekufuran, sehingga akhirnya mereka tidak mendapat faedah malah berada dalam kerugian. Itu karena mereka tidak mau mengindahkan ayat-ayat yang dibacakan kepada mereka lalu mereka berpaling muka. Maka tangisan mereka di akhirat tidak ada gunanya Iagi.” Justru, makna kata a’qaab yang terdapat pada semua ayat yang disebut tadi bermakna “berpaling” atau “kembali ke belakang.”

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:7

Informasi Surah Al Mu'minuun (المؤمنون)
Surat Al Mu ‘minuun terdiri atas 118 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.
Dinamai “Al Mu’minuun”,
karena permulaan surat ini menerangkan bagaimana seharus­nya sifat-sifat orang mu’min yang menyebabkan keberuntungan mereka di akhirat dan keten­ teraman jiwa mereka di dunia.
Demikian tingginya sifat-sifat itu, hingga ia telah menjadi akhlak bagi Nabi Muhammad ﷺ

Keimanan:

Kepastian hari berbangkit dan hal-hal yang terjadi pada hari kiamat
Allah tidak memerlukan anak atau sekutu.

Hukum:

Manusia dibebani sesuai dengan kesanggupannya
rasul-rasul semuanya menyuruh manusia memakan makanan yang halal lagi baik
pokok-pokok agama yang dibawa para nabi adalah sama, hanya syariatnya yang berbeda

Kisah:

Kisah Nuh a.s.
kisah Hud a.s.
kisah Musa a.s. dan Harun a.s.
kisah Isa a.s.

Lain-lain:

Tujuh perkara yang harus dipenuhi oleh seorang mu’min yang ingin mendapat keberuntungan hidup di dunia maupun di akhirat
proses kejadian manusia
tanda­-tanda orang yang bersegera kepada kebaikan
ni’mat Allah yang dianugerahkan kepada manusia wajib disyukuri.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Mu'minuun (23) ayat 66 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Mu'minuun (23) ayat 66 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Mu'minuun (23) ayat 66 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Mu'minuun - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 118 & Terjemahan


Gambar

We cannot display this gallery



Statistik Q.S. 23:66
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Mu'minuun.

Surah Al-Mu'minun (Arab: المؤمنون‎, "Orang-Orang Yang Beriman") adalah surah ke-23 dari al-Qur'an, surah ini terdiri atas 118 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Al-Mu'minun, karena permulaan ayat ini menerangkan bagaimana seharusnya sifat-sifat orang mukmin yang menyebabkan keberuntungan mereka di akhirat dan ketenteraman jiwa mereka di dunia.
Demikian tingginya sifat-sifat itu, hingga ia telah menjadi akhlak bagi Nabi Muhammad s.a.w.

Nomor Surah23
Nama SurahAl Mu'minuun
Arabالمؤمنون
ArtiOrang-orang mukmin
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu74
JuzJuz 18
Jumlah ruku'6 ruku'
Jumlah ayat118
Jumlah kata1055
Jumlah huruf4486
Surah sebelumnyaSurah Al-Hajj
Surah selanjutnyaSurah An-Nur
4.6
Ratingmu: 4.4 (16 orang)
Sending

✅ URL singkat halaman ini: https://risalahmuslim.id/23-66









Video

Panggil Video Lainnya

We cannot display this gallery
RisalahMuslim di  







Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta