Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Mu’minuun (Orang-orang mukmin) – surah 23 ayat 44 [QS. 23:44]

ثُمَّ اَرۡسَلۡنَا رُسُلَنَا تَتۡرَا ؕ کُلَّمَا جَآءَ اُمَّۃً رَّسُوۡلُہَا کَذَّبُوۡہُ فَاَتۡبَعۡنَا بَعۡضَہُمۡ بَعۡضًا وَّ جَعَلۡنٰہُمۡ اَحَادِیۡثَ ۚ فَبُعۡدًا لِّقَوۡمٍ لَّا یُؤۡمِنُوۡنَ
Tsumma arsalnaa rusulanaa tatraa kulla maa jaa-a ummatan rasuuluhaa kadz-dzabuuhu fa-atba’naa ba’dhahum ba’dhan waja’alnaahum ahaadiitsa fabu’dan liqaumin laa yu’minuun(a);
Kemudian, Kami utus rasul-rasul Kami berturut-turut.
Setiap kali seorang rasul datang kepada suatu umat, mereka mendustakannya, maka Kami silihgantikan sebagian mereka dengan sebagian yang lain (dalam kebinasaan).
Dan Kami jadikan mereka bahan cerita (bagi manusia).
Maka kebinasaanlah bagi kaum yang tidak beriman.
―QS. Al Mu’minuun [23]: 44

Daftar isi

Then We sent Our messengers in succession.
Every time there came to a nation its messenger, they denied him, so We made them follow one another (to destruction), and We made them narrations.
So away with a people who do not believe.
― Chapter 23. Surah Al Mu’minuun [verse 44]

ثُمَّ kemudian

Then
أَرْسَلْنَا Kami utus

We sent
رُسُلَنَا Rasulrasul kami

Our Messengers
تَتْرَا berturut-turut

(in) succession.
كُلَّ setiap

Every time *[meaning includes next or prev. word]
مَا apa-apa

Every time *[meaning includes next or prev. word]
جَآءَ datang

came
أُمَّةً ummat

(to) a nation
رَّسُولُهَا Rasulnya

its Messenger,
كَذَّبُوهُ mereka mendustakannya

they denied him,
فَأَتْبَعْنَا maka kami iringkan

so We made (them) follow –
بَعْضَهُم sebagian mereka

some of them
بَعْضًا sebagian yang lain

others,
وَجَعَلْنَٰهُمْ dan Kami jadikan mereka

and We made them
أَحَادِيثَ buah tutur/ceritera

narrations.
فَبُعْدًا maka jauh/kebinasaan

So away
لِّقَوْمٍ bagi kaum

with a people –
لَّا tidak

not
يُؤْمِنُونَ mereka beriman

they believe.

Tafsir

Alquran

Surah Al Mu’minuun
23:44

Tafsir QS. Al Mu’minuun (23) : 44. Oleh Kementrian Agama RI


Kemudian Allah mengutus kepada umat-umat itu para rasul-Nya secara berturut-turut dalam beberapa masa yang berbeda.
Pada setiap periode ada rasul Allah yang berfungsi menyampaikan risalah-Nya.

Demikianlah mereka datang silih berganti sampai kepada nabi penutup yaitu Nabi Muhammad, setiap diutus rasul kepada umatnya, umat itu mendustakannya.
Oleh karena masing-masing umat itu mendustakan rasul-Nya, maka Allah membinasakan mereka berturut-turut dan Allah menjadikan kisah mereka buah tutur manusia yang datang kemudian.

Kisah mereka sering disebut, baik dalam percakapannya sehari-hari maupun dalam pelajaran sejarah umat-umat yang pernah mendustakan nabi-nabi-Nya.

Tafsir QS. Al Mu’minuun (23) : 44. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Lalu Kami mengutus rasulrasul Kami kepada kaumnya masing-masing secara berturut-turut.
Setiap kali seorang rasul datang kepada kaumnya, ia dianggap bohong dalam menyampaikan dakwahnya.


Mereka pun kemudian Kami binasakan secara berturut-turut.
Kabar tentang mereka Kami jadikan bahan omongan dan keheranan orang.


Terusirlah dari kasih sayang Kami dan binasalah orang-orang yang tidak mempercayai dan tidak tunduk kepada kebenaran!

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Kemudian Kami utus para rasul Kami kepada umat-umat tersebut secara berturut-turut.
Ketika seorang Rasul datang kepada umatnya, umat itu mendustakannya.


Maka Kami timpakan kehancuran dan kebinasaan kepada mereka secara berturut-turut.
Tiada tersisa kecuali hanya berita kehancuran mereka saja.


Kami jadikan mereka sebagai pelajaran bagi manusia setelahnya.
Yaitu kehancuran dan kebinasaan bagi sebuah kaum yang tidak percaya kepada para Rasul dan tidak menaati mereka.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Kemudian Kami utus rasulrasul Kami berturut-turut) lafal Tatran dapat pula dibaca Tatraa tanpa memakai harakat Tanwin, artinya berturut-turut yang di antara kedua rasul terdapat pemisah jarak waktu yang cukup lama.


(Manakala datang kepada suatu umat) lafal Jaa-a Ummatan dapat dibaca Jaa-a ummatan yakni dengan mentashhilkan huruf Hamzah yang kedua, sehingga ucapannya seolah-olah ada huruf Wau


(Rasul, umat itu mendustakannya, maka Kami perikutkan sebagian mereka dengan sebagian yang lain) Kami samakan mereka dengan umat-umat terdahulu dalam hal terbinasa


(dan Kami jadikan mereka buah tutur manusia maka kebinasaanlah bagi orang-orang yang tidak beriman).

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Kemudian Kami ciptakan sesudah mereka umat-umat yang lain.
(QS. Al-Mu’minun [23]: 42)

Yaitu umat-umat dan generasi-generasi lain sesudah mereka tiada.

Tidak (dapat) suatu umat pun mendahului ajalnya, dan tidak (dapat pula) mereka terlambat (dari ajalnya itu).
(QS. Al-Mu’minun [23]: 43)

Tetapi mereka dimusnahkan sesuai dengan apa yang ditakdirkan oleh Allah bagi mereka.
Yang hal tersebut telah tercatat di dalam Lauh Mahfuz dan telah diketahui-Nya sebelum mereka tercipta.
Mereka dimusnahkan generasi demi generasi dan umat demi umat.

Kemudian Kami utus (kepada umat-umat itu) rasulrasul Kami berturut-turut.
(QS. Al-Mu’minun [23]: 44)

Ibnu Abbas mengatakan bahwa sebagian dari rasulrasul itu datang berurutan setelah sebagian yang lainnya.


Hal ini semakna dengan apa yang disebutkan oleh firnan-Nya:

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan),
"Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah tagut itu,
"
maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesalan baginya.
(QS. Al-Hijr [15]: 36)

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Tiap-tiap seorang rasul datang kepada umatnya, umat itu mendustakannya.
(QS. Al-Mu’minun [23]: 44)

Maksudnya, sebagian besar dari mereka mendustakannya.
Seperti juga yang disebutkan di dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Alangkah besarnya penyesalan terhadap hamba-hamba itu, tiada datang seorang rasul pun kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya.
(QS. Yasin [36]: 30)

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

maka Kami perikutkan sebagian mereka dengan sebagian yang lain.
(QS. Al-Mu’minun [23]: 44)

Yakni Kami binasakan mereka generasi demi generasi.
Sama pengertian-nya dengan apa yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan berapa banyaknya kaum sesudah Nuh telah Kami binasakan.
(QS. Al Israa [17]: 17)

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan Kami jadikan mereka buah tutur (manusia).
(QS. Al-Mu’minun-44)

Yaitu sebagai cerita dan kisah bagi manusia (sesudah mereka).
Semakna dengan firman-Nya:

maka Kami jadikan mereka buah tutur dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya.
(QS. Saba‘ [34]: 19)

Kata Pilihan Dalam Surah Al Mu’minuun (23) Ayat 44

AHAADITS
أَحَادِيث

Lafaz ini adalah jamak, mufradnya adalah al hadits, yang bermakna baru dan khabar.
Asalnya dari at-tahdiits yang bermakna al ikhbar yang bermakna memberitakan atau mengkhabarkan.

Hadits juga bermakna perkataan, kalam, Al Qur’an, hikayat dan pengajaran dari penceritaan mengenai orang kafir dan yang berbuat maksiat.

Ahaadits juga dalam bentuk jamak dari ahdutsah yang bermakna apa yang dicakapkan atau dibincangkan.

Lafaz ahaadits disebut sebanyak lima kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah
Yusuf (12), ayat 6, 21, 101;
• Al Mu’minuun (23), ayat 44;
Saba‘ (34), ayat 19.
Mujahid dan As Suddi berpendapat, ungkapan ta’wiilull ahaadits artinya pentafsiran mimpi.

Menurut Al Hasan, pengertian ahaadits dalam ayat itu ialah kesudahan segala perkara.

Muqatil berkata,
ia bermakna keanehan-keanehan mimpi.

Sedangkan Az Zamaksyari berpendapat, ahaadits bermakna mimpi, baik itu percakapan jiwa, malaikat, maupun syaitan.
Sedangkan tafsirannya, ia adalah bentuk jamak dari kata hadits, bukan jamak dari ahdutsah."

Al Qurtubi menafsirkan lafaz ahaadits pada surah Al Mu’minuun sebagai perkara yang menjadi topik perbincangan.

Menurut Al Akhfasy, ia digunakan bagi perkara jahat, bukan baik, sebagaimana yang dikatakan orang, "Si A menjadi bahan atau buah percakapan," atau sebagai pengajaran dan contoh.
Itu juga maksud ahaadith pada surah Saba‘, yang merupakan jamak dari ahdutsah.

Menurut Al Fayruz Abadi, yang dimaksudkan dengan ahaadits ialah setiap perkataan yang sampai kepada manusia melalui wahyu dalam keadaan sadar atau tidur.
Sedangkan ahadits pada surah Yusuf bermaksud apa yang dicakapkan kepada manusia dalam tidurnya.

Pengertian lafaz ahaadits ialah apa yang dibicarakan kepada manusia dalam keadaan tidur atau mimpi-mimpi sebagaimana yang terdapat pada surah Yusuf.
Ia juga bermakna buah percakapan sebagai pengajaran dan contoh, sebagaimana yang terdapat dalam surah Al Mu’minuun dan Saba‘.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:25

Unsur Pokok Surah Al mukminuun (المؤمنون)

Surat Al-mukminun terdiri atas 118 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai "Al mukminuun",
karena permulaan surat ini menerangkan bagaimana seharusnya sifat-sifat orang mukmin yang menyebabkan keberuntungan mereka di akhirat dan ketenteraman jiwa mereka di dunia.
Demikian tingginya sifat-sifat itu, hingga ia telah menjadi akhlak bagi Nabi Muhammad ﷺ

Keimanan:

▪ Kepastian hari berbangkit dan hal-hal yang terjadi pada hari kiamat.
▪ Allah tidak memerlukan anak atau sekutu.

Hukum:

▪ Manusia dibebani sesuai dengan kesanggupannya.
Rasulrasul semuanya menyuruh manusia memakan makanan yang halal lagi baik.
▪ Pokok-pokok agama yang dibawa para nabi adalah sama, hanya syariatnya yang berbeda.

Kisah:

▪ Kisah Nuh `alaihis salam.
▪ Kisah Hud `alaihis salam.
▪ Kisah Musa `alaihis salam dan Harun `alaihis salam.
▪ Kisah Isa `alaihis salam.

Lain-lain:

▪ Tujuh perkara yang harus dipenuhi oleh seorang mukmin yang ingin mendapat keberuntungan hidup di dunia maupun di akhirat.
▪ Proses kejadian manusia.
▪ Tanda-tanda orang yang bersegera kepada kebaikan.
▪ Nikmat Allah yang dianugerahkan kepada manusia wajib disyukuri.

Audio

QS. Al-Mu'minuun (23) : 1-118 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 118 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Mu'minuun (23) : 1-118 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 118

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Mu'minuun ayat 44 - Gambar 1 Surah Al Mu'minuun ayat 44 - Gambar 2
Statistik QS. 23:44
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Mu’minuun.

Surah Al-Mu’minun (Arab: المؤمنون‎, “Orang-Orang Yang Beriman”) adalah surah ke-23 dari Alquran, surah ini terdiri atas 118 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Al-Mu’minun, karena permulaan ayat ini menerangkan bagaimana seharusnya sifat-sifat orang mukmin yang menyebabkan keberuntungan mereka di akhirat dan ketenteraman jiwa mereka di dunia.
Demikian tingginya sifat-sifat itu, hingga ia telah menjadi akhlak bagi Nabi Muhammad ﷺ

Nomor Surah 23
Nama Surah Al Mu’minuun
Arab المؤمنون
Arti Orang-orang mukmin
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 74
Juz Juz 18
Jumlah ruku’ 6 ruku’
Jumlah ayat 118
Jumlah kata 1055
Jumlah huruf 4486
Surah sebelumnya Surah Al-Hajj
Surah selanjutnya Surah An-Nur
Sending
User Review
4.6 (8 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

23:44, 23 44, 23-44, Surah Al Mu'minuun 44, Tafsir surat AlMuminuun 44, Quran Al Mukminun 44, Al-Mu’minun 44, Surah Al Muminun ayat 44

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Al Mu’minuun

۞ QS. 23:1 • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 23:2 • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Pentingnya berbuat dengan teliti

۞ QS. 23:4 • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 23:5 • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 23:8 • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 23:9 • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 23:10 • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 23:11 • Nama-nama surga • Keabadian surga • Perbedaan derajat di surga • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 23:15 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup

۞ QS. 23:16 • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 23:17 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 23:18 • Kekuasaan Allah • Al Qaadir (Maha Kuasa) • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 23:23 Tauhid UluhiyyahIslam agama para nabi

۞ QS. 23:24 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:26 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 23:27 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Azab orang kafir

۞ QS. 23:28 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 23:29 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 23:32 Tauhid UluhiyyahIslam agama para nabi

۞ QS. 23:33 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:35 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:36 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 23:37 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 23:38 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:39 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 23:40 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 23:41 • Azab orang kafir

۞ QS. 23:43 • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 23:44 • Kewajiban beriman pada para rasul • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:46 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:47 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:48 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:49 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 23:51 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 23:52 Ar Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 23:53 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 23:54 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 23:55 • Macam-macam fitnah • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 23:56 • Macam-macam fitnah • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 23:57 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 23:58 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Keutamaan iman

۞ QS. 23:59 Tauhid UluhiyyahAr Rabb (Tuhan)

۞ QS. 23:60 Ar Rabb (Tuhan) • Perbuatan dilihat dari akhirnya

۞ QS. 23:61 • Pahala iman

۞ QS. 23:62 • Lembaran catatan amal perbuatan • Ajakan masuk Islam • Toleransi Islam • Melenyapkan kesusahan orang muslim • Menggunakan hak rukhshah (dispensasi)

۞ QS. 23:63 • Azab orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 23:64 • Azab orang kafir

۞ QS. 23:65 • Azab orang kafir

۞ QS. 23:66 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:68 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:69 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:70 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:71 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:72 Ar Rabb (Tuhan) • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 23:74 • Azab orang kafir

۞ QS. 23:75 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Ampunan Allah terhadap pelaku maksiat • Ampunan Allah dan rahmatNya

۞ QS. 23:76 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:77 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 23:79 • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 23:80 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaAl MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan)

۞ QS. 23:81 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 23:82 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:83 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:84 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 23:85 • Segala sesuatu milik Allah

۞ QS. 23:86 ArsyAr Rabb (Tuhan)

۞ QS. 23:87 • Segala sesuatu milik Allah

۞ QS. 23:88 • Segala sesuatu milik Allah

۞ QS. 23:89 • Segala sesuatu milik Allah

۞ QS. 23:90 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:91 Tauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Al Wahid (Maha Esa) •

۞ QS. 23:92 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 23:93 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 23:94 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 23:95 • Kekuasaan Allah • Al Qaadir (Maha Kuasa)

۞ QS. 23:96 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 23:97 Ar Rabb (Tuhan) • Menjaga diri dari syetan

۞ QS. 23:98 Ar Rabb (Tuhan) • Menjaga diri dari syetan

۞ QS. 23:99 Ar Rabb (Tuhan) • Ketakutan pada kematian • Saat kematian orang kafir

۞ QS. 23:100 • Saat kematian orang kafir • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 23:101 • Peniupan sangkakala • Kedahsyatan hari kiamat • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka

۞ QS. 23:102 • Pahala iman • Penimbangan amal perbuatan • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 23:103 • Penimbangan amal perbuatan • Nama-nama neraka • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Mereka yang kekal dalam neraka

۞ QS. 23:104 • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 23:105 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:106 Ar Rabb (Tuhan) • Percakapan ahli neraka

۞ QS. 23:107 Ar Rabb (Tuhan) • Percakapan ahli neraka

۞ QS. 23:108 • Mereka yang kekal dalam neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 23:109 Ar Rabb (Tuhan) • Ampunan Allah dan rahmatNya

۞ QS. 23:111 • Pahala iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 23:115 • Sifat Kamal (sempurna) • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 23:116 Tauhid UluhiyyahArsyAr Rabb (Tuhan) • Al Haq (Maha Benar) • Al Muta’ali (Maha Luhur)

۞ QS. 23:117 Tauhid Uluhiyyah • Mendustai Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Siksa orang kafir

۞ QS. 23:118 Ar Rabb (Tuhan) • Ampunan Allah dan rahmatNya

Ayat Pilihan

Katakanlah:
“Apakah kamu memperdebatkan dengan kami tentang Allah,
padahal Dia adalah Tuhan kami & Tuhan kamu,
bagi kami amalan kami,
dan bagi kamu amalan kamu
dan hanya kepada-Nya kami mengikhlaskan hati,”
QS. Al-Baqarah [2]: 139

katakanlah kepada isterimu,
anak perempuanmu & isteri orang mukmin:
“Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”.
Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal,
karena itu mereka tidak diganggu.
QS. Al-Ahzab [33]: 59

Hai manusia,
sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu,
maka pasti kamu akan menemui-Nya.
QS. Al-Insyiqaq [84]: 6

Aku beritakan kepadamu,
kepada siapa syaitan-syaitan itu turun?
Mereka turun kepada tiap-tiap pendusta yang banyak dosa.
mereka menghadapkan pendengaran (kepada syaitan) itu,
dan kebanyakan mereka adalah orang-orang pendusta.
QS. Asy-Syu’ara’ [26]: 221-223

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Sebelum berpakaian, kita harus ...

Benar! Kurang tepat!

Dalam Islam, pakaian harus ...

Benar! Kurang tepat!

Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut ...

Benar! Kurang tepat!

Pembatasan aurat wanita adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #3
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #3 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #3 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #1

Arti fana adalah … Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah … Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang … Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al Matiin yang tercantum dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah …Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali …كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Arti dari kalimat di atas adalah …Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Kamus

iktidal

Apa itu iktidal? ik.ti.dal lurus; (2) v berdiri tegak setelah rukuk sebelum sujud … •

Ubaidillah bin Abdullah

Siapa itu Ubaidillah bin Abdullah? Abu Abdullah Ubaidillah bin Abdullah bin Utbah bin Mas’ud al-Hadzali (bahasa Arab: أبو عبد الله عبيد الله بن عبد الله بن عتبة ...