Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Al Mu'minuun

Al Mu’minuun (Orang-orang mukmin) surah 23 ayat 36


ہَیۡہَاتَ ہَیۡہَاتَ لِمَا تُوۡعَدُوۡنَ
Haihaata haihaata limaa tuu’aduun(a);

jauh, jauh sekali (dari kebenaran) apa yang diancamkan kepada kamu itu,
―QS. 23:36
Topik ▪ Kelemahan iman bangsa Yahudi
23:36, 23 36, 23-36, Al Mu’minuun 36, AlMuminuun 36, Al Mukminun 36, Al-Mu’minun 36
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Mu'minuun (23) : 36. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menjelaskan bahwa apa yang dikatakan Nabi Hud tentang kebangkitan, menurut mereka mustahil terjadi.
Mereka tidak mau beranjak dari pikirannya yang sederhana untuk melihat kenyataan bahwa ada kekuasaan Allah di luar kekuasaan manusia.
Allah yang telah menciptakan alam semesta dan seluruh manusia.

Al Mu'minuun (23) ayat 36 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Al Mu'minuun (23) ayat 36 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Al Mu'minuun (23) ayat 36 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Apa yang dijanjikan Hud itu tak akan pernah terjadi, kata mereka melanjutkan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Jauh, jauh sekali) lafal Haihaata Haihaata adalah Isim Fi'il Madhi yang bermakna Mashdar, artinya jauh, jauh sekali dari kebenaran (apa yang diancamkan kepada kalian itu) yaitu dihidupkannya kembali kalian dari kuburan.
Huruf Lam pada lafal Limaa Tuu'aduna adalah Lam Zaidah yang mengandung makna Bayan atau penjelasan.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Wahai kaumku, benar-benar jauh sekali (dari kebenaran) apa yang diancamkan kepada kalian, yaitu ancaman bahwa setelah kalian mati akan dibangkitkan dari kubur dalam keadaan hidup.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta'ala menceritakan bahwa Dia menjadikan umat yang lain sesudah kaum Nuh.
Menurut suatu pendapat, yang dimaksud dengan mereka dalam ayat-ayat ini adalah kaum 'Ad, karena sesungguhnya merekalah yang berkuasa sesudah kaum Nuh.
Menurut pendapat yang lainnya lagi, mereka adalah kaum Samud, karena ada firman-Nya yang mengatakan:

Maka dimusnahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur dengan hak.

Dan bahwa Allah subhanahu wa ta'ala telah mengutus seorang rasul di antara mereka yang menyeru mereka untuk menyembah Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya.
Tetapi mereka mendustakannya dan menentangnya serta menolak, tidak mau mengikutinya hanya karena dia adalah seorang manusia yang sama dengan mereka.
Pada prinsipnya mereka tidak mau mengikuti rasul yang berupa manusia, mereka mendustakan hari pertemuan dengan Allah kelak di hari kiamat, dan mereka ingkar kepada hari berbangkit di mana manusia dibangkitkan hidup kembali dari kuburnya masing-masing.
Mereka berkata:

Apakah ia menjanjikan kepada kamu sekalian bahwa bila kamu telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, kamu sesungguhnya akan dikeluarkan (dari kuburmu)?
Jauh, jauh sekali (dari kebenaran) apa yang diancamkan kepada kamu itu.
(Al Mu’minun: 35-36)

Yakni mustahil sesudah mati kalian dihidupkan kembali.

Ia tidak lain hanyalah seorang yang mengada-adakan ke­bohongan terhadap Allah.
(Al Mu’minun: 38)

Yaitu dalam semua berita yang disampaikannya kepada kalian tentang kerasulan, peringatan, dan berita-berita tentang hari kiamat.

"dan kami sekali-kali tidak akan beriman kepadanya.” Rasul itu berdoa, "Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka men-dustakanku.” (Al Mu’minun: 38-39)

Yakni rasul itu memohon pertolongan dan bantuan kepada Allah dalam menghadapi mereka, dan Allah memperkenankan doanya.

Allah berfirman, "Dalam sedikit waktu lagi pasti mereka akan menjadi orang-orang yang menyesal.” (Al Mu’minun: 40)

karena mereka menentangmu dan mengingkari apa yang kamu sampaikan kepada mereka.

Maka dimusnahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur dengan hak.
(Al Mu’minun: 41)

Mereka memang berhak mendapat azab itu dari Allah karena kekafiran dan kesewenang-wenangan mereka.
Menurut makna lahiriah ayat ini menunjukkan bahwa azab itu berupa gabungan antara angin yang kencang lagi sangat kuat dan sangat dingin.

yang menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Tuhan­nya, maka jadilah mereka tidak ada yang kelihatan lagi kecuali (bekas-bekas) tempat tinggal mereka.
(Al Ahqaaf:25)

Firman Allah subhanahu wa ta'ala:

dan Kami jadikan mereka (sebagai) sampah banjir.
(Al Mu’minun: 41)

Yakni mati dan binasa seperti buih banjir, yaitu sesuatu yang hina lagi tiada artinya dan tiada manfaatnya sama sekali.

maka kebinasaanlah bagi orang-orang yang zalim itu.
(Al Mu’minun: 41)

Sama dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

Dan tidaklah Kami menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.
(Az Zukhruf:76)

karena kekafiran, keingkaran, dan sikap mereka yang selalu menentang utusan Allah.
Maka hendaknyalah hal ini dijadikan pelajaran bagi orang-orang yang mendustakan rasul mereka.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Mu'minuun (23) Ayat 36

HAYHAATA
هَيْهَاتَ

Lafaz ini adalah ism fi'il madhi yang bermakna mashdar yaitu bu'dun atau jauh-jauh.

Al Fayruz berkata,
"Ia ini digunakan untuk menjauhkan sesuatu, atau digunakan untuk memberitakan sesuatu yang jauh seperti ungkapan hayhata ma turiid (jauh apa yang engkau inginkan)."

Lafaz ini disebut dua kali di dalam Al Qur'an, yaitu dalam surah Al Mu'minuun (23), ayat 36.

Az Zamakhsyari berkata,
"lafaz ini dibaca dengan berbaris atas, bawah dan depan pada huruf terakhir, tetapi lebih dekat dengan baris atas. Artinya apa yang dijanjikan kepada kamu amat jauh."

Ibn Katsir berkata,
"hayhaata bermakna ba'iid (jauh)."

Ibn Abbas berkata,
"ia bermakna jauh," sedangkan Qatadah memberi makna al ba'ts (kebangkitan)

Orang Arab memasukkan al lam bersama hayhaat pada ism yang menemaninya dan menanggalkannya darinya, seperti ungkapanmu "hayhaata laka hayhaata (jauh bagimu dan amat jauh) dengan menggunakan lam dan hayhaata maa tabtaghi hayta (jauh apa yang engkau cari dan amat jauh) dengan menghilangkan lafaz lam; apabila al lam ditiadakan maka ism di-rafa'- kan(berbaris depan) sehingga bermakna hayhaata' seakan-akan ia berkata,
"jauh apa yang harus dan selayaknya bagimu"

Memasukkan al lam bersama hayhaata pada ism karena mereka berkata hayhaata adalah bahasa yang tidak dipetik dari fi'il. Dimasukkan al lam bersama lafaz ini pada ism, sama seperti memasukkan lam pada perkataan "halumma laka" karena ia tidak diambil dari fi'il. Para ulama bahasa juga berselisih pendapat bagaimana cara waqaf (berhenti) pada lafaz hayhaata

Al Kisa'i memilih untuk berhenti pada al ha kerana ia dalam keadaan manshub (berbaris atas), sedang Al Farra memilih untuk berenti pada huruf al ta."

Asy Syawkani berkata,
pengulangan lafaz hayhaata adalah penekanan dan al lam pada ayat li maa tuu'aduun berfungsi sebagai penerangan perkara yang dijauhkan.

Tafsirannya, jauh dan amat jauh untuk mengeluarkan (menghidupkan kamu (yang berdusta tentang hari akhirat) kembali selepas mati) yaitu janji yang dijanjikan kepadamu.

Kesimpulannya, lafaz hayhaata bermakna jauh dan amat jauh.

Sumber : Kamus Al Qur'an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:634-635

Informasi Surah Al Mu'minuun (المؤمنون)
Surat Al Mu 'minuun terdiri atas 118 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.
Dinamai "Al Mu'minuun",
karena permulaan surat ini menerangkan bagaimana seharus­nya sifat-sifat orang mu'min yang menyebabkan keberuntungan mereka di akhirat dan keten­ teraman jiwa mereka di dunia.
Demikian tingginya sifat-sifat itu, hingga ia telah menjadi akhlak bagi Nabi Muhammad ﷺ

Keimanan:

Kepastian hari berbangkit dan hal-hal yang terjadi pada hari kiamat
Allah tidak memerlukan anak atau sekutu.

Hukum:

Manusia dibebani sesuai dengan kesanggupannya
rasul-rasul semuanya menyuruh manusia memakan makanan yang halal lagi baik
pokok-pokok agama yang dibawa para nabi adalah sama, hanya syariatnya yang berbeda

Kisah:

Kisah Nuh a.s.
kisah Hud a.s.
kisah Musa a.s. dan Harun a.s.
kisah Isa a.s.

Lain-lain:

Tujuh perkara yang harus dipenuhi oleh seorang mu'min yang ingin mendapat keberuntungan hidup di dunia maupun di akhirat
proses kejadian manusia
tanda­-tanda orang yang bersegera kepada kebaikan
ni'mat Allah yang dianugerahkan kepada manusia wajib disyukuri.


Gambar Kutipan Surah Al Mu’minuun Ayat 36 *beta

Surah Al Mu'minuun Ayat 36



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al Mu'minuun

Surah Al-Mu'minun (Arab: المؤمنون‎, "Orang-Orang Yang Beriman") adalah surah ke-23 dari al-Qur'an, surah ini terdiri atas 118 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Al-Mu'minun, karena permulaan ayat ini menerangkan bagaimana seharusnya sifat-sifat orang mukmin yang menyebabkan keberuntungan mereka di akhirat dan ketenteraman jiwa mereka di dunia.
Demikian tingginya sifat-sifat itu, hingga ia telah menjadi akhlak bagi Nabi Muhammad s.a.w.

Nomor Surah 23
Nama Surah Al Mu'minuun
Arab المؤمنون
Arti Orang-orang mukmin
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 74
Juz Juz 18
Jumlah ruku' 6 ruku'
Jumlah ayat 118
Jumlah kata 1055
Jumlah huruf 4486
Surah sebelumnya Surah Al-Hajj
Surah selanjutnya Surah An-Nur
4.6
Rating Pembaca: 4.6 (14 votes)
Sending








[bookmark] 📖 Lihat Semua Bookmark-ku