Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Mu’minuun (Orang-orang mukmin) – surah 23 ayat 18 [QS. 23:18]

وَ اَنۡزَلۡنَا مِنَ السَّمَآءِ مَآءًۢ بِقَدَرٍ فَاَسۡکَنّٰہُ فِی الۡاَرۡضِ ٭ۖ وَ اِنَّا عَلٰی ذَہَابٍۭ بِہٖ لَقٰدِرُوۡنَ
Wa-anzalnaa minassamaa-i maa-an biqadarin fa-askannaahu fiil ardhi wa-innaa ‘ala dzahaabin bihi laqaadiruun(a);
Dan Kami turunkan air dari langit dengan suatu ukuran;
lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan pasti Kami berkuasa melenyapkannya.

―QS. Al Mu’minuun [23]: 18

Daftar isi

And We have sent down rain from the sky in a measured amount and settled it in the earth.
And indeed, We are Able to take it away.
― Chapter 23. Surah Al Mu’minuun [verse 18]

وَأَنزَلْنَا dan Kami turunkan
And We send down
مِنَ dari
from
ٱلسَّمَآءِ langit
the sky
مَآءًۢ air
water,
بِقَدَرٍ dengan kadar/menurut ukuran
in (due) measure
فَأَسْكَنَّٰهُ lalu Kami tempatkan/simpan
then We cause it to settle
فِى di
in
ٱلْأَرْضِ bumi
the earth.
وَإِنَّا dan sesungguhnya Kami
And indeed, We,
عَلَىٰ atas
on
ذَهَابٍۭ menghilangkannya
taking it away, *[meaning includes next or prev. word]
بِهِۦ dengannya
taking it away, *[meaning includes next or prev. word]
لَقَٰدِرُونَ sungguh berkuasa
surely (are) Able.

Tafsir Al-Quran

Surah Al Mu’minuun
23:18

Tafsir QS. Al Mu’minuun (23) : 18. Oleh Kementrian Agama RI


Lalu Allah menurunkan dari langit air hujan dengan kadar yang diperlukan, tidak terlalu lebat sehingga menimbulkan bencana banjir dan tidak terlalu sedikit sehingga cukup untuk mengairi kebun-kebun yang memerlukannya.
Ada pula tanah-tanah yang memerlukan banyak air, akan tetapi tidak tahan menerima hujan yang lebat, maka air yang diperlukan itu didatangkan dari negeri lain melalui sungai-sungai yang besar seperti sungai Nil di Mesir yang bersumber di tengah-tengah benua Afrika.

Di samping membawa air yang diperlukan, juga membawa lumpur yang sangat bermanfaat untuk menambah kesuburan.
Air dapat tersimpan baik sebagai sungai-sungai, danau-danau dan bahkan sebagian tersimpan dalam bumi sebagai air tanah dangkal maupun air tanah dalam atau sering disebut sebagai groundwater.



Sebagian dari air itu dijadikan Allah menetap dalam bumi untuk mengisi sumur-sumur dan parit-parit yang berfungsi dalam bidang irigasi, dan karena air dalam bumi itu bersentuhan pula dengan lapisan-lapisan logam dan zat kimia lainnya, air itu mengandung unsur-unsur kimiawi yang menambah kesuburan tanah, dan bila lewat di lereng gunung-gunung berapi dapat pula menjadi sumber-sumber air panas yang mengandung belerang, dan dapat dijadikan tempat pemandian air panas yang sangat berguna untuk menyembuhkan penyakit kulit dan sebagainya.



Semua sumber penggunaan air itu, jika dimanfaatkan dengan rasa syukur kehadirat Allah, niscaya akan dapat dinikmati, akan tetapi jika manusia serakah dan merusaknya, maka sesungguhnya Allah berkuasa pula untuk menghilangkannya, terutama bila tempat-tempat itu dipakai untuk perbuatan maksiat.

Tafsir QS. Al Mu’minuun (23) : 18. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Dari langit itu, Kami menurunkan hujan dengan hikmah dan kadar yang telah Kami tentukan.
Untuk memudahkan pemanfaatannya, air hujan itu Kami simpan di dalam dan di atas permukaan bumi.


Sesungguhnya, Kami Mahakuasa untuk menghilangkan air hujan dan menjadikan kalian tidak dapat memanfaatkankannya.
Tetapi, karena sayang Kami kepada kalian, Kami tidak melakukan hal itu.


Oleh karena itu, berimanlah dan bersyukurlah kepada Pencipta hujan itu[1].


[1] Ayat ini mengisyaratkan fakta ilmu pengetahuan alam mengenai siklus air pada bumi.


Proses penguapan air laut dan samudera akan membentuk awan yang kemudian menurunkan hujan sebagai sumber utama air bersih untuk permukaan bumi, di samping merupakan unsur terpenting bagi kehidupan.
Air hujan yang turun di atas permukaan bumi itu kemudian membentuk sungai yang mengalirkan sumber kehidupan ke daerah-daerah kering dan jauh untuk, pada akhirnya, bermuara di laut.


Secara alami, air itu berputar dari laut ke udara, dari udara ke daratan, dan dari daratan ke laut lagi.
Dan begitu seterusnya.


Akan tetapi, di antara air hujan itu ada yang meresap ke dalam perut bumi untuk kemudian berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.
Seringkali, air yang meresap itu menetap dan menjadi air tanah yang tersimpan di bawah kulit bumi untuk masa yang sangat panjang, seperti yang terdapat di bawah sahara barat Libya yang oleh beberapa penelitian mutakhir ditemukan telah berusia cukup lama.


Komponen- komponen geologis yang menyimpan air itu bisa mengalami perubahan suhu–yang oleh para ahli disebut revolusi geologi–yang dapat membawanya ke tempat-tempat lain yang kering untuk kemudian menyuburkannya.
Ayat ini menunjukkan suatu hikmah adanya distribusi air sesuai kadar yang telah ditentukan oleh Allah Sang Maha Penentu Yang Mahabijaksana untuk memberikan manfaat dan mencegah bahaya.
Hikmah lain yang dapat diambil dari ayat ini adalah bahwa kehendak Allah subhanahu wa ta’ala menuntut tersimpannya sejumlah air di samudera dan lautan yang dapat menjamin keseimbangan suhu di muka bumi dan planet lainnya, agar tidak terjadi pertautan yang jauh antara suhu musim panas dan musim dingin yang tidak cocok dengan kehidupan.
Selain itu, air hujan yang diturunkan di atas daratan pun telah ditentukan kadarnya, agar tidak terjadi kelebihan yang dapat menutup seluruh permukaan bumi, atau kekurangan hingga tidak cukup untuk menyirami bagian daratan lain.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Kami turunkan hujan dari langit sesuai dengan kebutuhan para makhluk.
Dan Kami jadikan air itu menetap di bumi.


Sesungguhnya Kami kuasa untuk menghilangkan air yang menetap itu.
Di dalam ayat ini ada ancaman kepada orang-orang yang zalim.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran) berdasarkan kecukupan mereka


(lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya) jika demikian mereka pasti akan mati bersama dengan hewan ternak mereka karena kehausan.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan tentang nikmat-nikmat-Nya yang telah Dia limpah­kan kepada hamba-hamba-Nya.
Nikmat-nikmat tersebut tiada terbilang dan tidak terhitung, antara lain ialah menurunkan hujan dari langit dengan takaran tertentu sesuai dengan kebutuhan, tidak terlalu banyak yang akibatnya dapat merusak tanah dan bangunan, dan tidak terlalu sedikit yang akibatnya tidak mencukupi buat tanam-tanaman dan pohon-pohon yang berbuah, melainkan menurut suatu ukuran sesuai dengan kebutuhan­nya, baik untuk pengairan, untuk minum maupun untuk manfaat lainnya.

Tanah-tanah yang memerlukan air itu banyak karena banyak tanamannya, tetapi tanah-tanah tersebut tidak dapat menampung air hujan karena terdiri atas padang pasir.
Maka air didatangkan kepadanya dari negeri lain, seperti yang terjadi di negeri Mesir.
Menurut kisahnya, tanah mesir dahulunya adalah tanah yang tandus.
Allah mengalirkan kepadanya Sungai Nil yang membawa lumpur merah yang hanyut bersama alirannya dari negeri Habsyah di musim penghujannya.
Maka air datang dengan membawa tanah merah dan menyirami negeri Mesir, sedangkan tanah merah itu menetap di negeri Mesir pada kedua.tepinya, sehingga tanah mesir menjadi subur dan dapat ditanami oleh penduduknya, karena sesungguhnya sebagian besar tanah Mesir terdiri atas pasir.
Mahasuci Allah Yang Mahalembut, Mahawaspada, Maha Penyayang lagi Maha Pemaaf.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi.

Artinya, Kami jadikan air itu —bila telah diturunkan dari awan— menetap di bumi dan Kami jadikan bumi dapat menerimanya dan menyerapnya sehingga semua bebijian dan bibit-bibit yang ada padanya dapat beroleh makanan dari air itu.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkan­nya.

Yakni seandainya Kami menghendaki bahwa langit tidak menurunkan hujan, tentulah Kami dapat melakukannya.
Seandainya Kami bermaksud menimpakan musibah, tentulah Kami dapat melakukannya, yaitu dengan memalingkan air hujan dari kalian dan mengarahkannya ke tempat-tempat yang tandus, hutan belantara, dan tempat-tempat lainnya yang tak berpenghuni.
Dan seandainya Kami menghendaki, tentulah Kami dapat mengubah rasanya menjadi asin sehingga tidak dapat diminum dan tidak dapat dijadikan pengairan, dan Kami dapat melakukannya.
Seandainya Kami menghendaki tidak sekali-kali air hujan di turunkan ke bumi melainkan menggenang di permukaannya, tentulah Kami dapat melakukannya.
Dan seandainya Kami menghendakinya tidak sekali-kali turun ke bumi melainkan masuk ke dalam perut bumi sampai jarak yang tidak terjangkau oleh kalian sehingga kalian tidak dapat memanfaatkannya, tentulah Kami dapat melakukannya.
Tetapi berkat kelembutan dan rahmat Allah, Dia menurunkan air hujan dari langit berupa air yang tawar, menyegarkan, dan mudah diminum.
Lalu Dia menempatkannya di bumi dan mengalirkannya menjadi sumber-sumber air yang pada akhirnya terbentuklah mata air-mata air dan sungai-sungai yang mengalir, sehingga dapat dijadikan sebagai pengairan tanam-tanaman dan pohon-pohonan yang berbuah.
Dari air itu kalian minum, demikian pula hewan ternak serta hewan peliharaan kalian, kalian mandi, bersuci, dan membersihkan diri dengan air tersebut.
Akhirnya segala puji bagi Allah atas semua karunia-Nya.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Mu’minuun (23) Ayat 18

DZAHAAB
ذَهَاب

Lafaz ini mashdar dzahaba-yadzhubu yang bermakna pergi, menjauhi dan mati.

Dzahaba bi asy syay’ bermakna menghilangkannya dan menemaninya.

Dzahaba ‘anhu bermakna meninggalkannya.

Dzahaba ilaihi bermakna menghadap.

Dzahaba ‘alaihi berarti lupa.

berarti menarik kembali perkataannya.

Dzahaba fi ad diin berarti mengemukakan pendapat dalam agama.

Darinya lafaz mazhab yaitu cabang ajaran Islam yang diikuti oleh umat Islam yang terdiri dari pendapat-pendapat ulama seperti mazhab Malik, Syafi’i, Hanbali, Hanafi dan lainnya.

Ar Raghib mengungkapkan, lafaz ini bisa digunakan dalam perkara yang nampak (a’yan) dan maknawi.

Al Husain Ad Daamaghani berkata,
lafaz ini di dalam Al Qur’an mengandung enam makna yaitu kata da’wah, hijrah, al infiraad(pengasingan), pergi, al istiifaa (mengambil hak dengan penuh).
Lafaz dzahab disebut sekali didalam Al Qur’an yaitu dalam surah Al Mukminuun (23), ayat 18. Allah berfirman,

وَإِنَّا عَلَىٰ ذَهَابٍۭ بِهِۦ لَقَٰدِرُونَ

Di dalam ayat ini, lafaz dzahaab berkaitan dengan hujan.

Az Zamaksyari berkata,
lafaz dzahaab bermakna izaalah atau menghilangkannya, maknanya sebagaimana Kami berkuasa menurunkan hujan dan Kami juga berkuasa menghilangkannya (tidak menurunkannya).
Dalam Mu’jam li Alfaz Al Qur’anul-Karim, lafaz ini juga bermakna menghilangkan dan mengangkatnya.

Asy Syaukani juga berpendapat demikian.
Beliau mengungkapkan, ayat ini adalah ancaman berat yang mengisyaratkan atas kekuasaan Nya yang berkuasa menghilangkannya dan tidak menurunkannya sehingga manusia dan hewan ternak mereka binasa disebabkan kehausan.

Kesimpulannya, lafaz dzahaab dalam ayat ini bermakna menghilangkan dan mengangkat atau tidak menurunkan hujan.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:237

Unsur Pokok Surah Al mukminuun (المؤمنون)

Surat Al-mukminun terdiri atas 118 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai "Al mukminuun",
karena permulaan surat ini menerangkan bagaimana seharusnya sifat-sifat orang mukmin yang menyebabkan keberuntungan mereka di akhirat dan ketenteraman jiwa mereka di dunia.
Demikian tingginya sifat-sifat itu, hingga ia telah menjadi akhlak bagi Nabi Muhammad ﷺ

Keimanan:

▪ Kepastian hari berbangkit dan hal-hal yang terjadi pada hari kiamat.
▪ Allah tidak memerlukan anak atau sekutu.

Hukum:

▪ Manusia dibebani sesuai dengan kesanggupannya.
Rasulrasul semuanya menyuruh manusia memakan makanan yang halal lagi baik.
▪ Pokok-pokok agama yang dibawa para nabi adalah sama, hanya syariatnya yang berbeda.

Kisah:

▪ Kisah Nuh `alaihis salam.
▪ Kisah Hud `alaihis salam.
▪ Kisah Musa `alaihis salam dan Harun `alaihis salam.
▪ Kisah Isa `alaihis salam.

Lain-lain:

▪ Tujuh perkara yang harus dipenuhi oleh seorang mukmin yang ingin mendapat keberuntungan hidup di dunia maupun di akhirat.
▪ Proses kejadian manusia.
▪ Tanda-tanda orang yang bersegera kepada kebaikan.
▪ Nikmat Allah yang dianugerahkan kepada manusia wajib disyukuri.

Audio Murottal

QS. Al-Mu'minuun (23) : 1-118 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy Ayat 1 sampai 118 + Terjemahan Indonesia
QS. Al-Mu'minuun (23) : 1-118 ⊸ Nabil ar-Rifa’i Ayat 1 sampai 118

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Mu'minuun ayat 18 - Gambar 1 Surah Al Mu'minuun ayat 18 - Gambar 2
Statistik QS. 23:18
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Al Mu’minuun.

Surah Al-Mu’minun (Arab: المؤمنون‎, “Orang-Orang Yang Beriman”) adalah surah ke-23 dari Alquran, surah ini terdiri atas 118 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Al-Mu’minun, karena permulaan ayat ini menerangkan bagaimana seharusnya sifat-sifat orang mukmin yang menyebabkan keberuntungan mereka di akhirat dan ketenteraman jiwa mereka di dunia.
Demikian tingginya sifat-sifat itu, hingga ia telah menjadi akhlak bagi Nabi Muhammad ﷺ

Nomor Surah 23
Nama Surah Al Mu’minuun
Arab المؤمنون
Arti Orang-orang mukmin
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 74
Juz Juz 18
Jumlah ruku’ 6 ruku’
Jumlah ayat 118
Jumlah kata 1055
Jumlah huruf 4486
Surah sebelumnya Surah Al-Hajj
Surah selanjutnya Surah An-Nur
Sending
User Review
4.4 (10 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:
23:18, 23 18, 23-18, Surah Al Mu'minuun 18, Tafsir surat AlMuminuun 18, Quran Al Mukminun 18, Al-Mu’minun 18, Surah Al Muminun ayat 18
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video Surah 23:18

More Videos

Kandungan Surah Al Mu’minuun

۞ QS. 23:1 • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 23:2 • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Pentingnya berbuat dengan teliti

۞ QS. 23:4 • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 23:5 • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 23:8 • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 23:9 • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 23:10 • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 23:11 • Nama-nama surga • Keabadian surga • Perbedaan derajat di surga • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 23:15 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup

۞ QS. 23:16 • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 23:17 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 23:18 • Kekuasaan Allah • Al Qaadir (Maha Kuasa) • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 23:23 Tauhid Uluhiyyah • Islam agama para nabi

۞ QS. 23:24 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:26 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 23:27 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Azab orang kafir

۞ QS. 23:28 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 23:29 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 23:32 Tauhid Uluhiyyah • Islam agama para nabi

۞ QS. 23:33 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:35 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:36 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 23:37 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 23:38 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:39 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 23:40 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 23:41 • Azab orang kafir

۞ QS. 23:43 • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 23:44 • Kewajiban beriman pada para rasul • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:46 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:47 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:48 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:49 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 23:51 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 23:52 Ar Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 23:53 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 23:54 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 23:55 • Macam-macam fitnah • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 23:56 • Macam-macam fitnah • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 23:57 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 23:58 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Keutamaan iman

۞ QS. 23:59 Tauhid UluhiyyahAr Rabb (Tuhan)

۞ QS. 23:60 Ar Rabb (Tuhan) • Perbuatan dilihat dari akhirnya

۞ QS. 23:61 • Pahala iman

۞ QS. 23:62 • Lembaran catatan amal perbuatan • Ajakan masuk Islam • Toleransi Islam • Melenyapkan kesusahan orang muslim • Menggunakan hak rukhshah (dispensasi)

۞ QS. 23:63 • Azab orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 23:64 • Azab orang kafir

۞ QS. 23:65 • Azab orang kafir

۞ QS. 23:66 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:68 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:69 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:70 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:71 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:72 Ar Rabb (Tuhan) • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 23:74 • Azab orang kafir

۞ QS. 23:75 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Ampunan Allah terhadap pelaku maksiat • Ampunan Allah dan rahmatNya

۞ QS. 23:76 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:77 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 23:79 • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 23:80 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaAl MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan)

۞ QS. 23:81 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 23:82 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:83 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:84 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 23:85 • Segala sesuatu milik Allah

۞ QS. 23:86 ArsyAr Rabb (Tuhan)

۞ QS. 23:87 • Segala sesuatu milik Allah

۞ QS. 23:88 • Segala sesuatu milik Allah

۞ QS. 23:89 • Segala sesuatu milik Allah

۞ QS. 23:90 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:91 Tauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Al Wahid (Maha Esa) •

۞ QS. 23:92 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 23:93 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 23:94 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 23:95 • Kekuasaan Allah • Al Qaadir (Maha Kuasa)

۞ QS. 23:96 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 23:97 Ar Rabb (Tuhan) • Menjaga diri dari syetan

۞ QS. 23:98 Ar Rabb (Tuhan) • Menjaga diri dari syetan

۞ QS. 23:99 Ar Rabb (Tuhan) • Ketakutan pada kematian • Saat kematian orang kafir

۞ QS. 23:100 • Saat kematian orang kafir • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 23:101 • Peniupan sangkakala • Kedahsyatan hari kiamat • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka

۞ QS. 23:102 • Pahala iman • Penimbangan amal perbuatan • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 23:103 • Penimbangan amal perbuatan • Nama-nama neraka • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Mereka yang kekal dalam neraka

۞ QS. 23:104 • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 23:105 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 23:106 Ar Rabb (Tuhan) • Percakapan ahli neraka

۞ QS. 23:107 Ar Rabb (Tuhan) • Percakapan ahli neraka

۞ QS. 23:108 • Mereka yang kekal dalam neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 23:109 Ar Rabb (Tuhan) • Ampunan Allah dan rahmatNya

۞ QS. 23:111 • Pahala iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 23:115 • Sifat Kamal (sempurna) • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 23:116 Tauhid UluhiyyahArsyAr Rabb (Tuhan) • Al Haq (Maha Benar) • Al Muta’ali (Maha Luhur)

۞ QS. 23:117 Tauhid Uluhiyyah • Mendustai Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Siksa orang kafir

۞ QS. 23:118 Ar Rabb (Tuhan) • Ampunan Allah dan rahmatNya

Ayat Pilihan

Bila mereka dilempar ke tempat yang sempit di Neraka itu dengan dibelenggu, mereka mengharap kebinasaan.
(Akan dikatakan kepada mereka):
“Jangan kamu sekalian mengharapkan satu kebinasaan,
melainkan harapkanlah kebinasaan yang banyak”
QS. Al-Furqan [25]: 13-14

Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin,
maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa & kesalahan.
QS. Al-Jinn [72]: 6

وَٱلَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ
Dan orang orang-orang yang menjaga salatnya.

أُو۟لَـٰٓئِكَ فِى جَنَّـٰتٍۢ مُّكْرَمُونَ
Mereka itu (kekal) di surga lagi dimuliakan.
QS. Al-Ma’arij [70]: 34-35

Bahwa kebaikan ada dalam sikap mengutamakan & perlakuan yang baik kepada orang lain, karena lebih dapat membawa kepada cinta kasih antara sesama manusia. Allah Mahaperiksa atas hati-hati kalian & akan memberi balasan atas sikap mengutamakan itu
QS. Al-Baqarah [2]: 237

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Sebagai perumpamaan orang yang mengajak berbuat baik, tetapi dirinya sendiri tidak melakukan adalah ...

Correct! Wrong!

Ilmuan muslim yang dalam bidang kedokteran yang berasal dari Persia yaitu ...

Correct! Wrong!

Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta?

Correct! Wrong!

+

Array

Berikut kedudukan orang yang menuntut ilmu, kecuali ...

Correct! Wrong!

وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ,

potongan ayat di atas terdapat pada Alquran surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
--QS. Al Mujadalah [58] : 11

Pendidikan Agama Islam #29
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #29 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #29 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #15

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti …َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًا Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaituSalah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik … Tujuan utama diturunkannya Alquran kepada umat manusia adalah …

Pendidikan Agama Islam #26

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut … Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah … Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah … Pesan utama dari kandungan Alquran adalah … Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah …

Pendidikan Agama Islam #4

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah … Setelah Yakin, dalam surah Al-A’raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah … Aurat dari tubuh pria adalah mulai … Fungsi pakaian adalah … Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang …

Kamus Istilah Islam

Nuh `alaihis salam

Siapa itu Nuh `alaihis salam? Nuh (Ibrani: נוֹחַ, Nūḥ; Tiberias: נֹחַ; Arab: نوح) (sekitar 3993-3043 SM) adalah seorang rasul yang diceritakan dalam Taurat, Alkitab, dan Al-Qur’an...

Surga Na’im

Apa itu Surga Na’im? Surga Na’im diciptakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta`ala dari perak putih. Kandidat penghuninya, yakni:

Orang-orang yang beriman dan beramal saleh. (QS. Luqman : 8)
Orang-orang...

al-khamsah

Apa itu al-khamsah? al-khamsah (الخمسة) lima; yaitu empat pengarang kitab kumpulan hadis (sunan): Abu Dawud, An-Nasa’i, At-Tirmidzi, Ibnu Majah; dan Imam Ahmad, salah satu pengarang kitab ...