Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Mu’minuun (Orang-orang mukmin) – surah 23 ayat 17 [QS. 23:17]

وَ لَقَدۡ خَلَقۡنَا فَوۡقَکُمۡ سَبۡعَ طَرَآئِقَ ٭ۖ وَ مَا کُنَّا عَنِ الۡخَلۡقِ غٰفِلِیۡنَ
Walaqad khalaqnaa fauqakum sab’a tharaa-iqa wamaa kunnaa ‘anil khalqi ghaafiliin(a);
Dan sungguh, Kami telah menciptakan tujuh (lapis) langit di atas kamu, dan Kami tidaklah lengah terhadap ciptaan (Kami).
―QS. Al Mu’minuun [23]: 17

And We have created above you seven layered heavens, and never have We been of (Our) creation unaware.
― Chapter 23. Surah Al Mu’minuun [verse 17]

وَلَقَدْ dan sesungguhnya

And indeed,
خَلَقْنَا Kami telah menciptakan

We (have) created
فَوْقَكُمْ di atas kamu

above you
سَبْعَ tujuh

seven
طَرَآئِقَ jalan-jalan

paths
وَمَا dan tidak sekali-kali

and not
كُنَّا Kami adalah

We are
عَنِ dari/terhadap

of
ٱلْخَلْقِ ciptaan

the creation
غَٰفِلِينَ lalai/lengah

unaware.

Tafsir

Alquran

Surah Al Mu’minuun
23:17

Tafsir QS. Al Mu’minuun (23) : 17. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini menerangkan bahwa Allah telah menciptakan di atas manusia tujuh lapis langit, sebagian berada di atas sebagian lain yang menjadi tempat peredaran bintang-bintang, yang telah dikenal orang sejak dahulu kala, dan telah ditemukan lagi beberapa bintang lainnya oleh ulama falak pada masa kini.
Allah sekali-kali tidaklah lengah terhadap semua ciptaan itu, baik terhadap peredaran-peredaran maupun terhadap yang lainnya, karena peredaran semua planet di angkasa luar itu mengikuti peraturan tertentu.

Seandainya Allah lengah terhadapnya, niscaya akan terjadi benturan-benturan planet itu satu sama lain, yang mengakibatkan timbulnya bencana yang tidak dapat diperkirakan kedahsyatannya.
Memang itu pun akan terjadi, akan tetapi waktunya nanti pada hari Kiamat, di mana segala sesuatunya telah direncanakan di Lauh Mahfuz.

Tafsir QS. Al Mu’minuun (23) : 17. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sesungguhnya Kami telah menciptakan tujuh lapis langit yang tinggi di atas kalian.
Di dalamnya terdapat sejumlah makhluk yang tidak Kami lalaikan dan selalu Kami jaga dan Kami atur urusannya.


Kami tidak akan pernah lalai dengan urusan semua makhluk.
Sebaliknya, Kami selalu menjaganya dari kebinasaan dan ketidakseimbangan.


Semua urusan mereka diatur dengan penuh hikmah[1].


[1] Kata sab’a thara’iq dalam ayat ini adalah kiasan untuk menunjukkan jumlah lapisan langit.


Langit memang berjumlah tujuh lapis dan bukan satu lapis.
Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa Dia tidak akan pernah lalai dalam mengatur semua makhluk yang ada di ketujuh lapis langit itu.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sungguh Kami telah menciptakan di atas kalian tujuh langit.
Yang satu berada di atas yang lain.


Kami tidak akan lalai terhadap yang Kami ciptakan.
Kami tidak lengah dan lupa terhadap para makhluk.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan di atas kalian tujuh buah jalan) yakni tujuh langit, lafal Tharaaiq ini adalah bentuk jamak dari lafal Thariiqah, dikatakan demikian karena ia adalah jalan-jalan bagi para Malaikat


(dan tidaklah Kami terhadap makhluk) yang berada di bawah tujuh langit itu


(melupakannya) dengan membiarkan langit itu runtuh menimpa mereka, sehingga mereka binasa semuanya, akan tetapi Kami menahannya supaya jangan runtuh, sebagaimana yang telah disebutkan dalam firman-Nya yang lain, yaitu,
"Dan Dia menahan


(benda-benda) langit jatuh ke bumi."
―QS. Al-Hajj [22]: 65―.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Setelah Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan tentang kejadian manusia, lalu mengiringi­nya dengan sebutan penciptaan tujuh lapis langit.
Dan banyak di dalam Al-Quran Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan tentang penciptaan langit dan bumi dikaitkan dengan penciptaan manusia.
Seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia.
(QS. Al-Mu’min [40]: 57)

Hal yang sama disebutkan pula dalam permulaan surat As-Sajdah yang dibaca oleh Rasulullah ﷺ pada pagi hari jumat, pada permulaannya disebutkan penciptaan langit dan bumi.
Kemudian dijelaskan tentang penciptaan manusia yang berasal dari saripati yang berasal dari tanah liat, sebagaimana disebutkan pula di dalam surat As-Sajdah itu tentang hari berbangkit dan masalah-masalah penting lainnya.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

tujuh buah jalan.

Mujahid mengatakan bahwa yang dimaksud adalah tujuh lapis langit.
Ayat ini sama dengan ayat lain yang mengatakan:

Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah.
(QS. Al Israa [17]: 44)

Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat?
(QS. Nuh [71]: 15)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala yang mengatakan:

Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pada bumi.
Perintah Allah berlaku padanya, agar kalian mengetahui bahwa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah, ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu.
(Ath Thalaaq:
12)

Demikian pula dalam ayat berikut ini disebutkan dalam firman-Nya:

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan di atas kalian tujuh jalan (tujuh buah langit), dan Kami tidaklah lengah terhadap ciptaan (Kami).

Yakni Allah mengetahui segala sesuatu yang masuk ke dalam bumi dan yang keluar darinya, dan mengetahui apa yang turun dari langit dan apa yang naik ke atasnya.
Dia selalu bersama kalian di mana pun kalian berada, dan Allah Maha Mengetahui semua yang kalian kerjakan.
Dia Yang Mahasuci, tiada terhalang dari pengetahuan-Nya tingginya langit dan tebalnya bumi, juga besarnya gunung, melainkan Dia mengetahui semua yang terdapat di dalamnya.
Tiada suatu laut pun, melainkan Dia mengetahui segala sesuatu yang ada di dasarnya.
Dia mengetahui semua bilangan makhluk yang ada di gunung-gunung, lereng-lereng, padang-padang pasir, lautan, hutan-hutan, dan rimba belantara.

dan tiada sehelai daun pun yang gugur, melainkan Dia me­ngetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuz) (QS. Al-An’am [6]: 59)

Unsur Pokok Surah Al mukminuun (المؤمنون)

Surat Al-mukminun terdiri atas 118 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai "Al mukminuun",
karena permulaan surat ini menerangkan bagaimana seharusnya sifat-sifat orang mukmin yang menyebabkan keberuntungan mereka di akhirat dan ketenteraman jiwa mereka di dunia.
Demikian tingginya sifat-sifat itu, hingga ia telah menjadi akhlak bagi Nabi Muhammad ﷺ

Keimanan:

▪ Kepastian hari berbangkit dan hal-hal yang terjadi pada hari kiamat.
▪ Allah tidak memerlukan anak atau sekutu.

Hukum:

▪ Manusia dibebani sesuai dengan kesanggupannya.
Rasulrasul semuanya menyuruh manusia memakan makanan yang halal lagi baik.
▪ Pokok-pokok agama yang dibawa para nabi adalah sama, hanya syariatnya yang berbeda.

Kisah:

▪ Kisah Nuh `alaihis salam.
▪ Kisah Hud `alaihis salam.
▪ Kisah Musa `alaihis salam dan Harun `alaihis salam.
▪ Kisah Isa `alaihis salam.

Lain-lain:

▪ Tujuh perkara yang harus dipenuhi oleh seorang mukmin yang ingin mendapat keberuntungan hidup di dunia maupun di akhirat.
▪ Proses kejadian manusia.
▪ Tanda-tanda orang yang bersegera kepada kebaikan.
▪ Nikmat Allah yang dianugerahkan kepada manusia wajib disyukuri.

Audio

QS. Al-Mu'minuun (23) : 1-118 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 118 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Mu'minuun (23) : 1-118 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 118

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Mu'minuun ayat 17 - Gambar 1 Surah Al Mu'minuun ayat 17 - Gambar 2
Statistik QS. 23:17
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Al Mu’minuun.

Surah Al-Mu’minun (Arab: المؤمنون‎, “Orang-Orang Yang Beriman”) adalah surah ke-23 dari Alquran, surah ini terdiri atas 118 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Al-Mu’minun, karena permulaan ayat ini menerangkan bagaimana seharusnya sifat-sifat orang mukmin yang menyebabkan keberuntungan mereka di akhirat dan ketenteraman jiwa mereka di dunia.
Demikian tingginya sifat-sifat itu, hingga ia telah menjadi akhlak bagi Nabi Muhammad ﷺ

Nomor Surah23
Nama SurahAl Mu’minuun
Arabالمؤمنون
ArtiOrang-orang mukmin
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu74
JuzJuz 18
Jumlah ruku’6 ruku’
Jumlah ayat118
Jumlah kata1055
Jumlah huruf4486
Surah sebelumnyaSurah Al-Hajj
Surah selanjutnyaSurah An-Nur
Sending
User Review
4.3 (9 votes)
Tags:

23:17, 23 17, 23-17, Surah Al Mu'minuun 17, Tafsir surat AlMuminuun 17, Quran Al Mukminun 17, Al-Mu’minun 17, Surah Al Muminun ayat 17

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Ayat Lainnya

QS. Ash Shaffaat (Barisan-barisan) – surah 37 ayat 117 [QS. 37:117]

115-120. Selain itu, Kami beri mereka enam kenikmatan lain. Kami selamatkan keduanya dan kaumnya dari Fir’aun yang menindas, memperbudak, dan membunuh bayi laki-laki mereka agar keturunan me-reka pun … 37:117, 37 117, 37-117, Surah Ash Shaffaat 117, Tafsir surat AshShaffaat 117, Quran Al-Shaffat 117, AshShaffat 117, Ash Shafat 117, Ash Shaffat 117, Surah Ash Shaffat ayat 117

QS. Asy Syu’araa (Penyair) – surah 26 ayat 174 [QS. 26:174]

174. Sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti-bukti yang nyata akan ke Maha Kuasanya Allah. dan adalah kebanyakan mereka tidak beriman. Mereka yang ingkar terkena laknat, dan yang yan … 26:174, 26 174, 26-174, Surah Asy Syu’araa 174, Tafsir surat AsySyuaraa 174, Quran Asy Syuara 174, Asy Syu’ara 174, Asy-Syu’ara 174, Surah Asy Syuara ayat 174

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah ...

Benar! Kurang tepat!

Surah yang tidak diawali basmalah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah At-Taubah adalah surah ke-9 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 129 ayat. Dinamakan At-Taubah yang berarti 'Pengampunan' karena kata At-Taubah berulang kali disebut dalam surah ini.

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-Kausar adalah surah ke-108 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri dari 3 ayat yang menjadi surah terpendek dalam Alquran.

+

Array

Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Proses turunnya wahyu berlangsung selama ... tahun.

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #27
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #27 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #27 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #12

Nama Ibu susuan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … Khadijah Anisah Ummu Salamah Raihanah Halimatus Sa’diyah Benar! Kurang

Pendidikan Agama Islam #21

Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah … menjadi anak yang disenangi datang ke sekolah tepat waktu

Kuis Agama Islam #31

Ilmu yang bermanfaat adalah … Ilmu yang menjadikan kaya. Ilmu yang disimpan sendiri. Ilmu yang diajarkan kepada orang lain. Ilmu

Instagram