QS. Al Mu’minuun (Orang-orang mukmin) – surah 23 ayat 104 [QS. 23:104]

تَلۡفَحُ وُجُوۡہَہُمُ النَّارُ وَ ہُمۡ فِیۡہَا کٰلِحُوۡنَ
Talfahu wujuuhahumunnaaru wahum fiihaa kaalihuun(a);

Muka mereka dibakar api neraka, dan mereka di dalam neraka itu dalam keadaan cacat.
―QS. 23:104
Topik ▪ Neraka ▪ Sifat neraka ▪ Besarnya karunia Allah pada manusia
23:104, 23 104, 23-104, Al Mu’minuun 104, AlMuminuun 104, Al Mukminun 104, Al-Mu’minun 104

Tafsir surah Al Mu'minuun (23) ayat 104

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Mu’minuun (23) : 104. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini, Allah subhanahu wa ta’ala menerangkan bahwa orang-orang yang dimasukkan ke dalam neraka itu, akan di bakar mukanya dengan api sehingga kelihatan jelek sekali dan bercacat.
Dagingnya hancur, melelehlah sampai ke kakinya.
Mereka mengeluh atas azab yang menimpanya, dan menyadari perbuatannya, ketika masih di dunia sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan sesungguhnya, jika mereka ditimpa sedikit saja dari azab Tuhanmu, pastilah mereka berkata, “Aduhai, celakalah kami, bahwasanya kami adalah orang-orang yang menganiaya diri sendiri”.
(Q.S. Al-Anbiyaa [21]: 46)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Wajah mereka dibakar dengan api.
Karena begitu buruknya nasib mereka, mereka tampak menyeramkan dan kasar.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Muka mereka dibakar api neraka) api neraka membakarnya (dan mereka di dalam neraka itu dalam keadaan cacat) bibir mereka bagian atas dan bawah mengkerut memperlihatkan gigi-gigi mereka, kemudian dikatakan kepada mereka,

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Muka mereka dibakar api neraka.
Dan mereka di dalam neraka itu bermuka muram, mengkerut bibirnya dan keluar gigi-giginya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Muka mereka dibakar api neraka.

Sama seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

dan muka mereka ditutup oleh api neraka.
(Q.S. Ibrahim [14]: 50)

Dan firman-Nya:

Andaikata orang-orang kafir itu mengetahui ketika mereka itu tidak mampu mengelakkan api neraka dari muka mereka dan (tidak pula) dari punggung mereka.
(Q.S. Al-Anbiyaa [21]: 39)

Ibnu Abu Hatim mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Farwah ibnu Abul Migra, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Sulaiman Al-Asbahani dari Abu Sinan alias Darrar ibnu Murrah dari Abdullah ibnu Abul Huzail dari Abu Hurairah dari Nabi ﷺ yang telah bersabda: Sesungguhnya neraka Jahannam setelah digiring kepadanya calon penghuninya, maka Jahannam menyambut mereka dengan jilatan apinya.
Kemudian jilatan apinya menerpa mereka sekali terpa, maka tiada yang tersisa dari daging mereka melainkan rontok sampai ke tumit.

Ibnu Murdawaih mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnu Muhammad ibnu Yahya Al-Qazzaz, telah menceritakan kepada kami Al-Khadir ibnu Ali ibnu Yunus Al-Qattan, telah menceritakan kepada kami ‘Amr ibnu Abul Harits ibnul Khadir Al-Qattan, telah menceritakan kepada kami Sa’id ibnu Sa’id Al-Maqbari dari saudaranya dari ayahnya dari Abu Darda r.a.
yang telah mengatakan, bahwa Rasulullah ﷺ ketika menafsirkan firman-Nya: Muka mereka dibakar api neraka, (Q.S. Al-Mu’minun [23]: 104) beliau bersabda: Api neraka Jahannam menerpa mereka sekali terpa, maka melelehlah daging mereka sampai ke tumit mereka.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan mereka di dalam neraka itu dalam keadaan cacat.

Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa makna kdlihun ialah masam (cemberut), yakni muka mereka cemberut.

As-Sauri telah meriwayatkan dari Abi Ishaq, dari Abul Ahwas, dari Abdullah ibnu Mas’ud sehubungan dengan makna firman-Nya: dan mereka di dalam neraka itu dalam keadaan cacat.
(Q.S. Al-Mu’minun [23]: 104) Bahwa tidakkah engkau pernah melihat kepala yang dikuliti sehingga gigi-giginya kelihatan dan kedua bibirnya telah disayat dan dikuliti?

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ali ibnu Ishaq, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnul Mubarak, telah menceritakan kepada kami Sa’id ibnu Yazid, dari Abus Samah, dari Abul Haisam, dari Abu Sa’id Al-Khudri, dari Nabi ﷺ sehubungan dengan makna firman-Nya: dan mereka di dalam neraka itu dalam keadaan cacat.
(Q.S. Al-Mu’minun [23]: 104) Bahwa neraka telah membuatnya cacat sehingga bibir atasnya mengelotok sampai batas pertengahan kepalanya, sedangkan bibir bawahnya menjulur ke bawah sampai batas pusarnya.

Imam Turmuzi meriwayatkan hadis ini melalui Suwaid ibnu Nasr, dari Abdullah ibnul Mubarak dengan sanad yang sama, dan ia mengatakan bahwa predikat hadis hasan garib.


Informasi Surah Al Mu'minuun (المؤمنون)
Surat Al Mu ‘minuun terdiri atas 118 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.
Dinamai “Al Mu’minuun”,
karena permulaan surat ini menerangkan bagaimana seharus­nya sifat-sifat orang mu’min yang menyebabkan keberuntungan mereka di akhirat dan keten­ teraman jiwa mereka di dunia.
Demikian tingginya sifat-sifat itu, hingga ia telah menjadi akhlak bagi Nabi Muhammad ﷺ

Keimanan:

Kepastian hari berbangkit dan hal-hal yang terjadi pada hari kiamat
Allah tidak memerlukan anak atau sekutu.

Hukum:

Manusia dibebani sesuai dengan kesanggupannya
rasul-rasul semuanya menyuruh manusia memakan makanan yang halal lagi baik
pokok-pokok agama yang dibawa para nabi adalah sama, hanya syariatnya yang berbeda

Kisah:

Kisah Nuh a.s.
kisah Hud a.s.
kisah Musa a.s. dan Harun a.s.
kisah Isa a.s.

Lain-lain:

Tujuh perkara yang harus dipenuhi oleh seorang mu’min yang ingin mendapat keberuntungan hidup di dunia maupun di akhirat
proses kejadian manusia
tanda­-tanda orang yang bersegera kepada kebaikan
ni’mat Allah yang dianugerahkan kepada manusia wajib disyukuri.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Mu'minuun (23) ayat 104 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Mu'minuun (23) ayat 104 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Mu'minuun (23) ayat 104 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Mu'minuun - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 118 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 23:104
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Mu'minuun.

Surah Al-Mu'minun (Arab: المؤمنون‎, "Orang-Orang Yang Beriman") adalah surah ke-23 dari al-Qur'an, surah ini terdiri atas 118 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Al-Mu'minun, karena permulaan ayat ini menerangkan bagaimana seharusnya sifat-sifat orang mukmin yang menyebabkan keberuntungan mereka di akhirat dan ketenteraman jiwa mereka di dunia.
Demikian tingginya sifat-sifat itu, hingga ia telah menjadi akhlak bagi Nabi Muhammad s.a.w.

Nomor Surah 23
Nama Surah Al Mu'minuun
Arab المؤمنون
Arti Orang-orang mukmin
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 74
Juz Juz 18
Jumlah ruku' 6 ruku'
Jumlah ayat 118
Jumlah kata 1055
Jumlah huruf 4486
Surah sebelumnya Surah Al-Hajj
Surah selanjutnya Surah An-Nur
4.8
Ratingmu: 4.2 (12 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim