Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Mu’min (Orang yang Beriman) – surah 40 ayat 56 [QS. 40:56]

اِنَّ الَّذِیۡنَ یُجَادِلُوۡنَ فِیۡۤ اٰیٰتِ اللّٰہِ بِغَیۡرِ سُلۡطٰنٍ اَتٰہُمۡ ۙ اِنۡ فِیۡ صُدُوۡرِہِمۡ اِلَّا کِبۡرٌ مَّا ہُمۡ بِبَالِغِیۡہِ ۚ فَاسۡتَعِذۡ بِاللّٰہِ ؕ اِنَّہٗ ہُوَ السَّمِیۡعُ الۡبَصِیۡرُ
Innal-ladziina yujaadiluuna fii aayaatillahi bighairi sulthaanin ataahum in fii shuduurihim ilaa kibrun maa hum bibaalighiihi faasta’idz billahi innahu huwassamii’ul bashiir(u);
Sesungguhnya orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa alasan (bukti) yang sampai kepada mereka, yang ada dalam dada mereka hanyalah (keinginan akan) kebesaran yang tidak akan mereka capai, maka mintalah perlindungan kepada Allah.
Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
―QS. Al Mu’min [40]: 56

Daftar isi

Indeed, those who dispute concerning the signs of Allah without (any) authority having come to them – there is not within their breasts except pride, (the extent of) which they cannot reach.
So seek refuge in Allah.
Indeed, it is He who is the Hearing, the Seeing.
― Chapter 40. Surah Al Mu’min [verse 56]

إِنَّ sesungguhnya
Indeed,
ٱلَّذِينَ orang-orang yang
those who
يُجَٰدِلُونَ mereka membantah
dispute
فِىٓ pada
concerning
ءَايَٰتِ ayat-ayat
(the) Signs
ٱللَّهِ Allah
(of) Allah
بِغَيْرِ dengan tanpa
without
سُلْطَٰنٍ kekuasaan/alasan
any authority
أَتَىٰهُمْ ia datang pada mereka
(which) came to them,
إِن tidak ada
not
فِى dalam
(is) in
صُدُورِهِمْ dada mereka
their breasts
إِلَّا kecuali
but
كِبْرٌ kebesaran
greatness,
مَّا tidaklah
not
هُم mereka
they
بِبَٰلِغِيهِ mencapainya
(can) reach it.
فَٱسْتَعِذْ maka berlindunglah
So seek refuge
بِٱللَّهِ kepada Allah
in Allah.
إِنَّهُۥ sesungguhnya Dia
Indeed He,
هُوَ Dia
He
ٱلسَّمِيعُ Maha Mendengar
(is) the All-Hearer
ٱلْبَصِيرُ Maha Melihat
the All-Seer.

Tafsir Al-Quran

Surah Al Mu’min
40:56

Tafsir QS. Al Mu’min (40) : 56. Oleh Kementrian Agama RI


Pertolongan Allah kepada para rasul dan orang-orang yang beriman itu adalah salah satu dari sunatullah seperti yang pernah dianugerahkan kepada Musa.
Oleh karena itu, Nabi Muhammad diminta untuk bersabar atas sikap dan tindakan orang-orang musyrik yang memperolok-olokkan ayat-ayat Allah.

Allah pasti menolongnya dengan mengokohkan barisan kaum Muslimin dan mengangkat posisi agama Islam melebihi kepercayaan yang mereka anut Nabi Muhammad diperintahkan untuk selalu bertobat dan bertasbih pagi dan petang, sebagaimana firman Allah:

وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِّنَ الَّيْلِ اِنَّ الْحَسَنٰتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّاٰتِ ذٰلِكَ ذِكْرٰى لِلذَّاكِرِيْنَ

Dan laksanakanlah salat pada kedua ujung siang (pagi dan petang) dan pada bagian permulaan malam.
Perbuatan-perbuatan baik itu menghapus kesalahan-kesalahan.

Itulah peringatan bagi orang-orang yang selalu mengingat (Allah). (Hud [11]: 114)


Dengan selalu salat mengingat Allah dan bertasbih pagi dan petang itu, maka Rasulullah beribadah seperti yang dilakukan para malaikat.

Allah ﷻ berfirman:

وَلَهٗ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَمَنْ عِنْدَهٗ لَا يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِهٖ وَلَا يَسْتَحْسِرُوْنَ ﴿۱۹﴾ يُسَبِّحُوْنَ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ لَا يَفْتُرُوْنَ ﴿۲۰﴾

Dan milik-Nya siapa yang di langit dan di bumi.
Dan (malaikat-malaikat) yang di sisi-Nya, tidak mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tidak (pula) merasa letih.

Mereka (malaikat-malaikat) bertasbih tidak henti-hentinya malam dan siang. (al-Anbiya’ [21]: 19-20)


Rasulullah ﷺ diperintahkan bertobat bukan berarti beliau telah melakukan perbuatan dosa, tapi maksudnya ialah dengan sering melakukan tobat dan mohon ampun, maka jiwa semakin suci dan bersih, tidak ada satu pun kotoran yang mengotorinya.

Jika Nabi yang terbebas dari segala dosa masih disuruh bertobat, maka bagi umat dan pengikutnya akan lebih lagi.
Mereka harus cepat dan lebih sering bertobat.


Dari ayat ini dapat dipahami bahwa Alquran mengajarkan agar orang-orang yang beriman selalu bertobat, memohon ampun kepada Allah, dan mengerjakan amal saleh.
Jika seseorang telah bertobat dan memohon ampun maka jiwanya menjadi suci dan bersih.
Amal yang dikerjakan oleh orang yang bersih jiwanya akan langsung diterima Allah.


Dari ayat ini, dapat dipahami bahwa orang yang tidak suci dan bersih hatinya karena tidak bertobat dan mohon ampun kepada Allah, maka amalnya tidak diterima oleh Allah atau tidak dianggap sebagai amal yang saleh

Tafsir QS. Al Mu’min (40) : 56. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Orang-orang yang memperdebatkan bukti-bukti kebenaran Allah tanpa alasan yang datang dari-Nya, di dalam dada mereka hanya ada keengganan untuk mengikuti kebenaran.
Keengganan itu tidak akan mengantarkan mereka kepada tujuan.


Maka mintalah perlindungan dari Allah yang pendengaran dan penglihatan-Nya meliputi segala sesuatu.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sesungguhnya orang-orang yang menolak kebenaran dengan kebatilan, menolak hujjah-hujjah Allah yang shahih dengan syubhat-syubhat yang rusak tanpa argumentasi dan hujjah dari Allah, di dalam dada mereka hanyalah kesombongan untuk menerima kebenaran, ditambah dengan kedengkian dari mereka atas karunia yang Allah berikan kepada Nabi-Nya, dan kemuliaan derajat kenabian yang Dia limpahkan kepadanya, sesuatu yang tidak akan mereka dapatkan dan raih.
Maka berlindunglah kepada Allah dari keburukan mereka, sesungguhnya Allah Maha Mendengar perkataan-perkataan mereka, Maha Melihat perbuatan-perbuatan mereka, dan Dia akan membalas mereka atasnya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Sesungguhnya orang-orang yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah) yakni Alquran


(tanpa alasan) tanpa argumentasi


(yang sampai kepada mereka, tidak ada)


(dalam dada mereka melainkan hanyalah keinginan akan kebesaran) yakni tinggi diri dan tamak ingin mengatasi kamu


(yang mereka sekali-kali tiada akan mencapainya maka mintalah perlindungan) dari kejahatan mereka


(kepada Allah.
Sesungguhnya Dia Maha Mendengar) akan semua perkataan mereka


(lagi Maha Melihat) keadaan mereka, ayat ini diturunkan berkenaan dengan orang-orang yang ingkar kepada hari berbangkit.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman selanjutnya menyebutkan:

Sesungguhnya orang-orang yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka.
(QS. Al-Mu’min [40]: 56)

Yaitu mereka menolak perkara yang hak dengan perkara yang batil dan menolak alasan yang benar dengan keraguan yang merusak tanpa bukti dan tanpa alasan dari Allah.

tidak ada dalam dada mereka melainkah hanyalah (keinginan akan) kebesaran yang mereka sekali-kali tiada akan mencapainya.
(QS. Al-Mu’min [40]: 56)

Yakni tiadalah yang tersimpan di dalam dada mereka kecuali kesombongan yang mempengaruhi diri mereka untuk tidak mengikuti perkara yang hak, dan menghina orang yang mendatangkan perkara yang hak kepada mereka.
Dan tiadalah tujuan mereka yang mengarah kepada perbuatan memadamkan perkara yang hak dan meninggikan kalimah yang batil membawa hasil apa pun bagi mereka.
Bahkan sebaliknya perkara yang hak itulah yang ditinggikan, sedangkan pendapat dan tujuan merekalah yang direndahkan dan tak terpakai.

maka mintalah perlindungan kepada Allah.
(QS. Al-Mu’min [40]: 56)

agar terhindar dari perbuatan yang semisal dengan apa yang dilakukan oleh mereka.

Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
(A 1-Mu’min:
56)

atau agar terhindar dari kejahatan perbuatan yang semisal dengan apa yang telah dilakukan oleh orang-orang yang membantah ayat-ayat Allah tanpa alasan yang dibenarkan.
Demikianlah menurut tafsir yang dikemukakan oleh Ibnu Jarir.


Ka’b dan Abu Aliyah mengatakan bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan orang-orang Yahudi, yaitu firman-Nya:
Sesungguhnya orang-orang yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka, tidak ada dalam dada mereka melainkah hanyalah (keinginan akan) kebesaran yang mereka sekali-kali tiada akan mencapainya.
(QS. Al-Mu’min [40]: 56)

Abul Aliyah mengatakan bahwa yang demikian itu karena mereka mengira Dajjal adalah salah seorang dari mereka, dan bahwa mereka akan menguasai bumi dengannya.
Maka Allah subhanahu wa ta’ala berfirman kepada Nabi­Nya dan memerintahkan kepadanya agar memohon perlindungan kepada-Nya dari fitnah Dajjal.
Karena itulah disebutkan oleh firman-Nya:
maka mintalah perlindungan kepada Allah.
Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
(QS. Al-Mu’min [40]: 56)

Pendapat ini garib dan menyimpang jauh dari kebenaran, sekalipun ia diriwayatkan oleh Ibnu Abu Hatim di dalam kitabnya.
Hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.

Sebab-Sebab Diturunkannya Surah Al Mu’min (40) Ayat 56

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Abul ‘Aliyah bahwa kaum Yahudi menghadap Rasulullah ﷺ seraya mempersoalkan dajal, dengan berkata: “Apakah mungkin di antara kita nanti di akhir zaman mengagumi dajal dengan ajarannya dan mengagung-agungkan perbuatannya?”

Ayat al-Mu’min ayat 56 turun sebagai keterangan bahwa persoalan yang mereka kemukakan hanya menunjukkan kebodohan dan kesombongan mereka, serta memerintahkan kepada Nabi ﷺ untuk berlindung kepada Allah dari fitnah dajal.
Menurut rawi tersebut, arti….
Akbaru min khalqin naas…(al-Muk’min: 57) ialah “…lebih besar daripada menciptakan dajal….)

Sumber : Asbabun Nuzul – K.H.Q Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Unsur Pokok Surah Al mukmin (المؤمن)

Surat Al mukmin terdiri atas 85 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Az Zumar.

Dinamai "Al mukmin" (Orang yang beriman), berhubung dengan perkataan "mukmin" yang terdapat pada ayat 28 surat ini.
Pada ayat 28 diterangkan bahwa salah seorang dari kaum Fir’aun telah beriman kepada Nabi Musa ‘alaihis salam dengan menyembunyikan imannya kepada kaumnya, setelah mendengar keterangan dan melihat mukjizat yang dikemukakan oleh Nabi Musa ‘alaihis salam hati kecil orang ini mencela Fir’aun dan kaumnya yang tidak mau beriman kepada Nabi Musa ‘alaihis salam, sekalipun telah dikemukakan keterangan dan mukjizat yang diminta mereka.

Dinamakan pula "Ghafir" (yang mengampuni), karena ada hubungannya dengan kalimat "Ghafir" yang terdapat pada ayat 3 surat ini.

Ayat ini mengingatkan bahwa "Maha Pengampun" dan "Maha Penerima Taubat" adalah sebagian dari sifat-sifat Allah, karena itu hamba-hamba Allah tidak usah khawatir terhadap perbuatan-perbuatan dosa yang telah terlanjur mereka lakukan, semuanya itu akan diampuni Allah asal benar-benar memohon ampun dan bertaubat kepada-Nya dan berjanji tidak akan mengerjakan perbuatan-perbuatan dosa itu lagi.

Dan surat ini dinamai "Dzit Thaul" (Yang Mempunyai Kurnia) karena perkataan tersebut terdapat pada ayat 3.

Keimanan:

▪ Sifat-sifat malaikat yang memikul ‘Arsy dan yang berada di sekitarnya.
▪ Dalil-dalil yang menunjukkan kekuasaan Allah.
▪ Sifat-sifat Allah yang menunjukkan kebesaran dan keagungan-Nya.
▪ Ilmu Allah meliputi segala sesuatu.
▪ Bukti-bukti yang menunjukkan adanya hari berbangkit.

Kisah:

▪ Kisah Musa `alaihis salam dengan Fir’aun.

Lain-lain:

▪ Alquranul karim dan sikap orang-orang mukmin dan orang-orang kafir terhadapnya.
▪ Permohonan orang-orang kafir supaya dikeluarkan dari neraka.
▪ Peringatan kepada orang-orang musyrik tentang kedahsyatan hari kiamat.
▪ Anjuran bersabar dalam menghadapi kaum musyrikin.
▪ Nikmat-nikmat Allah yang terdapat di daratan dan lautan.
▪ Janji Rasulullah ﷺ bahwa orang-orang mukmin akan menang terhadap musuhnya.

Audio Murottal

QS. Al-Mu'min (40) : 1-85 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy Ayat 1 sampai 85 + Terjemahan Indonesia
QS. Al-Mu'min (40) : 1-85 ⊸ Nabil ar-Rifa’i Ayat 1 sampai 85

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Mu'min ayat 56 - Gambar 1 Surah Al Mu'min ayat 56 - Gambar 2
Statistik QS. 40:56
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al Mu’min.

Surah Al-Mu’min (Arab: المؤمن ,”Orang Yang Beriman”) atau Surah Ghafir (Arab: غافر ) adalah surah ke-40 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 85 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini diturunkan setelah surah Az-Zumar dan memiliki 3 nama yaitu Al-Mu’min, Ghafir, dan At-Tawl.

Nomor Surah 40
Nama Surah Al Mu’min
Arab المؤمن
Arti Orang yang Beriman
Nama lain Mukmin, Thaul, Ha Mim, Ghafir, At-Tawl atau Zit Tawl, Ha Mim al-Mu’min
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 60
Juz Juz 24
Jumlah ruku’ 9 ruku’
Jumlah ayat 85
Jumlah kata 1228
Jumlah huruf 5109
Surah sebelumnya Surah Az-Zumar
Surah selanjutnya Surah Fussilat
Sending
User Review
4.6 (10 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:
40:56, 40 56, 40-56, Surah Al Mu'min 56, Tafsir surat AlMumin 56, Quran Al Mukmin 56, AlMukmin 56, Al-Mu'min 56, Surah Al Mumin ayat 56
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video Surah 40:56

More Videos

Kandungan Surah Al Mu’min

۞ QS. 40:2 Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 40:3 • Siksaan Allah sangat pedih • Ampunan Allah yang luas • Dzut Thaul (Maha Memberi) • Al Ghaffar (Maha Pemgampun) • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 40:4 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 40:5 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 40:6 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Kebenaran dan hakikat takdir • Azab orang kafir

۞ QS. 40:7 Ar Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat • Nama-nama neraka • Ampunan Allah dan rahmatNya •

۞ QS. 40:8 • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Nama-nama surga

۞ QS. 40:10 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:11 Ar Rabb (Tuhan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur • Keabadian neraka •

۞ QS. 40:12 Tauhid UluhiyyahAl ‘Aliyy (Maha Tinggi) • Al Hakam (Maha memberi keputusan) • Al Kabir (Maha Besar) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:14 Tauhid Uluhiyyah • Perintah tidak mengikuti orang musyrik • Kewajiban hamba pada Allah • Ikhlas dalam berbuat •

۞ QS. 40:15 ArsySifat Masyi’ah (berkehendak) • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 40:16 • Segala sesuatu milik Allah • Al Qahhar (Maha Pemaksa) • Al Wahid (Maha Esa) • Kebenaran hari penghimpunan • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka

۞ QS. 40:17 • Sifat hari penghitungan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 40:18 • Nama-nama hari kiamat • Kedahsyatan hari kiamat • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka

۞ QS. 40:19 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 40:20 Al Bashir (Maha Melihat) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Keadilan Allah dalam menghakimi • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 40:21 • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 40:22 • Siksaan Allah sangat pedih • Al Qawiy (Maka Kuat) • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:26 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 40:27 Tauhid RububiyyahAr Rabb (Tuhan) • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 40:28 Ar Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi • Hidayah (petunjuk) dari Allah • Menanggung dosa orang lain •

۞ QS. 40:31 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 40:32 • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 40:33 • Kedahsyatan hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 40:34 • Allah menggerakkan hati manusia • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 40:35 • Mendustai Allah • Allah menggerakkan hati manusia • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:36 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:37 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:39 • Nama-nama surga • Keabadian surga • Keabadian neraka • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 40:40 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Ajakan masuk Islam • Toleransi Islam

۞ QS. 40:41 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:42 • Ampunan Allah yang luas • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Ghaffar (Maha Pemgampun)

۞ QS. 40:43 • Manusia dibangkitkan dari kubur • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Kelemahan tuhan selain Allah • Siksa orang kafir

۞ QS. 40:44 Al Bashir (Maha Melihat)

۞ QS. 40:45 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 40:46 Siksa kubur • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 40:47 • Percakapan ahli neraka

۞ QS. 40:48 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 40:49 Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama neraka • Penjaga neraka • Sifat neraka • Percakapan ahli neraka

۞ QS. 40:50 • Percakapan ahli neraka • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:51 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Pahala iman • Keutamaan iman •

۞ QS. 40:52 • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Siksa orang kafir

۞ QS. 40:53 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 40:54 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 40:55 • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 40:56 Al Bashir (Maha Melihat) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:57 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 40:58 • Derajat para pemeluk agama

۞ QS. 40:59 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:60 Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama neraka • Memasuki neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 40:61 • Dzul Fadhl (Pemilik keutamaan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:62 Tauhid RububiyyahTauhid Uluhiyyah • Segala sesuatu milik Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Khaliq (Maha Pencipta)

۞ QS. 40:63 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:64 Tauhid RububiyyahAr Rabb (Tuhan)

۞ QS. 40:65 Tauhid RububiyyahTauhid UluhiyyahAr Rabb (Tuhan) • Al Hayy (Maha Hidup) • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 40:66 Tauhid RububiyyahTauhid UluhiyyahAr Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi •

۞ QS. 40:68 • Kekuasaan Allah • Sifat Iradah (berkeinginan) • Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Segala sesuatu ada takdirnya •

۞ QS. 40:69 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:70 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Maksiat dan dosa

۞ QS. 40:71 • Memasuki neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 40:72 • Memasuki neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 40:73 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 40:74 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 40:75 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 40:76 • Nama-nama neraka • Keabadian neraka • Memasuki neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 40:77 • Allah menepati janji • Kebenaran hari penghimpunan • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 40:78 • Allah menepati janji • Kebenaran hari penghimpunan • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 40:81 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:83 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:84 • Beriman ketika datang hari kiamat • Kelemahan tuhan selain Allah • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 40:85 • Beriman ketika datang hari kiamat • Azab orang kafir

Ayat Pilihan

Kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu,
sungguh Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
QS. An-Naml [27]: 88

Jangan kau katakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta
“ini halal & ini haram”,
untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah.
Sungguh orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung
QS. An-Nahl [16]: 116

(Dan mengutus) seorang Rasul yang membacakan kepadamu ayat-ayat Allah yang menerangkan (bermacam-macam hukum) supaya Dia mengeluarkan orang-orang yang beriman & beramal saleh dari kegelapan kepada cahaya.
QS. At-Talaq [65]: 11

Jadikan sabar & salat sebagai penolongmu.
Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat,
kecuali bagi orang yang khusyu’,
(yaitu) orang yang meyakini,
bahwa mereka akan menemui Tuhannya,
dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.
QS. Al-Baqarah [2]: 45-46

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali ...

Correct! Wrong!

Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Muhammad bin Musa al-Khawarizmi adalah seorang ahli dalam bidang matematika, astronomi, astrologi, dan geografi yang berasal dari Persia. Lahir sekitar tahun 780 di Khwarizm dan wafat sekitar tahun 850 di Baghdad.

بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً
Arti dari hadist diatas adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Rasulullah Shallalhu'alaihi wa sallam bersabda:

بَلِّغُوا عَنِّي وَلَوْ آيَةً

'Sampaikanlah dariku, meskipun satu ayat.'
(HR. Bukhari no. 3461)

+

كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا
Arti dari kalimat di atas adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Dari Anas bin Malik Radhiallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا

'Hampir-hampir kefakiran (kemiskinan) itu menjadi kekafiran'
--HR. Imam al-Baihaqi dalam kitab 'Syu’abul Iman' (no. 6612). Hadits ini adalah hadits yang lemah.

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Dalam hadits shahih disebutkan.

أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ

Barangsiapa di antara kalian melihat suatu kemungkaran maka hendaklah ia merubahnya dengan tangannya jika tidak bisa maka dengan lisannya, jika tidak bisa juga maka dengan hatinya, itulah selemah-lemahnya iman.'
[HR. Muslim dalam Al-Iman (49)]

Pendidikan Agama Islam #30
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #30 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #30 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Pendidikan Agama Islam #10

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di … Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkandung dalam surah … Sejak wahyu di Surah Al Muddasir : 1-7, Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada … Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu … … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama …

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini … Allah Subhanahu Wa Ta`ala.Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat … Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah …

Kamus Istilah Islam

Yawm al Hisãb

Apa itu Yawm al Hisãb? Yawm al Hisãb artinya hari perhitungan/ penghakiman amal baik dan amal buruknya manusia. Setelah berada di Mahsyar selanjutnya mereka satu persatu dihisab. Sebelum dihisab, me...

Fardu ain

Apa itu Fardu ain?
Fardu ain adalah status hukum dari sebuah aktivitas dalam Islam yang wajib dilakukan oleh seluruh individu yang telah memenuhi syaratnya. Dalam Islam, meninggalkan aktivitas yang h...

Tabi’in

Siapa itu Tabi’in? Tabi’in (bahasa Arab: التابعون, har. ‘pengikut’‎), adalah orang Islam awal yang masa hidupnya setelah para Sahabat Nabi dan tidak mengalami masa hi...