QS. Al Mu’min (Orang yang Beriman) – surah 40 ayat 50 [QS. 40:50]

قَالُوۡۤا اَوَ لَمۡ تَکُ تَاۡتِیۡکُمۡ رُسُلُکُمۡ بِالۡبَیِّنٰتِ ؕ قَالُوۡا بَلٰی ؕ قَالُوۡا فَادۡعُوۡا ۚ وَ مَا دُعٰٓؤُا الۡکٰفِرِیۡنَ اِلَّا فِیۡ ضَلٰلٍ
Qaaluuu awa lam taku ta’tiikum rusulukum bil bai-yinaati qaaluuu bala qaaluuu faad’uu wamaa du’aa-ul kaafiriina ilaa fii dhalalin;

Penjaga Jahannam berkata:
“Dan apakah belum datang kepada kamu rasul-rasulmu dengan membawa keterangan-keterangan?”
Mereka menjawab:
“Benar, sudah datang”.
Penjaga-penjaga Jahannam berkata:
“Berdoalah kamu”.
Dan doa orang-orang kafir itu hanyalah sia-sia belaka.
―QS. 40:50
Topik ▪ Neraka ▪ Percakapan ahli neraka ▪ Pahala Iman
40:50, 40 50, 40-50, Al Mu’min 50, AlMumin 50, Al Mukmin 50, AlMukmin 50, Al-Mu’min 50

Tafsir surah Al Mu'min (40) ayat 50

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Mu’min (40) : 50. Oleh Kementrian Agama RI

Para penjaga neraka itu menjawab: “Bukankah dahulu telah diutus kepadamu Rasul-rasul, memberikan keterangan, bukti-bukti dan dalil-dalil yang menunjukkan keesaan Allah, memberimu petunjuk-petunjuk ke jalan kebahagiaan serta menyampaikan kabar peringatan kepadamu, tentang akibat perbuatan terlarang yang kamu kerjakan dan akibat mengingkari Allah?.

Orang-orang musyrik itu menjawab: “Benar, Rasul-rasul itu telah datang kepada kami, mengajak kami beriman kepada Allah dan Rasul Nya.
tetapi kami mengingkari seruan itu dan tidak mau beriman, bahkan kami menentang dan menyiksa Rasul-rasul itu dan orang-orang yang beriman kepadanya.

Penjaga neraka menjawab: “Jika tindakan dan sikapmu terhadap Rasul sewaktu hidup di dunia benar-benar seperti yang kamu terangkan itu maka mohonlah oleh kamu sendiri kepada Allah subhanahu wa ta’ala, kami tidak akan menJahanamkan semua orang kafir yang mendustakan Rasul.
ingatlah olehmu, bahwa Jahanam orang yang seperti kamu itu tidak akan diperkenankan Allah dan tidak akan ada faedahnya.
Bagi kamu adalah sama saja, apakah kamu berJahanam atau tidak, azab itu tidak akan berkurang sedikit pun, rasakanlah azab itu sebagai akibat perbuatan kamu sendiri.

Tentang keadaan penduduk neraka itu, diriwayatkan oleh At Tirmizi dari Abu Darda’, ia berkata: “Ahli neraka ditimpa kelaparan yang sangat yang tidak tertahankan oleh mereka, karena itu mereka memohon pertolongan berupa makanan.
Mereka diberi makanan pohon berduri yang tidak dapat menggemukkan dan tidak dapat menghilangkan lapar, lalu mereka makan pohon itu tetapi mereka bertambah lapar.
Maka mereka minta tolong lagi lalu mereka diberi makanan yang dapat menyekat di kerongkongan mereka setelah mereka makan.
Mereka mengatakan jika mereka makan dan tercekik mereka minta minum air tetapi mereka diberi minum cairan besi yang mendidih, maka apabila minuman itu mendekati muka mereka, muka mereka pun terbakar, maka apabila minuman itu sampai ke perut mereka, maka minuman itu mengahancurkan usus mereka.
Akhirnya mereka minta tolong kepada malaikat, maka malaikat membaca ayat 49 dan 50 surah ini.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Dengan nada merendahkan, para penjaga neraka itu berkata kepada mereka, “Apakah kalian tidak memperhatikan apa yang dibawa oleh para rasul ketika datang kepada kalian dengan membawa bukti-bukti yang sangat jelas?”
Para penghuni neraka itu menjawab, “Benar, telah datang kepada kami para rasul, tetapi kami mendustakan mereka.” Penjaga-penjaga neraka itu berkata, “Kalau begitu, bermohonlah kalian sendiri.” Dan doa orang-orang yang ingkar itu hanya akan sia-sia belaka.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Para penjaga neraka Jahanam berkata) dengan nada sinis, (“Dan apakah belum datang kepada kalian rasul-rasul kalian dengan membawa keterangan-keterangan?”) yakni mukjizat-mukjizat yang tampak.

(Mereka menjawab, “Benar, sudah datang”) tetapi mereka kafir kepada rasul-rasul mereka itu.

(Penjaga-penjaga Jahanam berkata, “Berdoalah kalian”) karena sesungguhnya kami tidak akan memberikan syafaat/pertolongan kepada orang-orang kafir.

Lalu Allah berfirman, (Tiadalah doa orang-orang kafir itu melainkan sia-sia belaka) yakni tiada gunanya, karena pasti tidak akan diperkenankan.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Lalu mereka meminta kepada para penjaga neraka Jahanam —yaitu para malaikat yang kedudukan mereka adalah seperti sipir-sipir bui di masa kita— supaya memohonkan kepada Allah hendaknyalah Dia meringankan sebagian azab untuk orang-orang kafir, sekalipun hanya sehari saja.
Permintaan mereka dijawab oleh para malaikat penjaga neraka:

Dan apakah belum datang kepada kamu rasul-rasulmu dengan membawa keterangan-keterangan?
(Q.S. Al-Mu’min [40]: 50)

Yakni bukankah telah ditegakkan atas kalian hujah-hujah di dunia melalui lisan para rasul?

Mereka menjawab, “Benar, sudah datang.” Penjaga-penjaga neraka berkata, “Berdoalah kamu.”(Q.S. Al-Mu’min [40]: 50)

Maksudnya, berdoalah untuk kamu sendiri, kami tidak mau mendoakan buatmu, kami tidak mau mendengar kata-katamu, kami tidak menginginkan keselamatanmu, dan kami berlepas diri dari kamu sekalian.
Kemudian kami beritahukan kepadamu bahwa sama saja apakah kamu berdoa atau tidak berdoa, tidak akan diperkenankan bagi kamu dan tidak akan diringankan azab bagimu.
Karena itu, dalam firman selanjutnya disebutkan:

Dan doa orang-orang kafir itu sia-sia belaka.
(Q.S. Al-Mu’min [40]: 50)

Yaitu tiada gunanya karena tidak diterima dan tidak diperkenankan.


Informasi Surah Al Mu'min (المؤمن)
Surat Al Mu’min terdiri atas 85 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturun­ kan sesudah surat Az Zumar.

Dinamai “Al Mu’min” (Orang yang beriman), berhubung dengan perkataan “mu’min” yang terdapat pada ayat 28 surat ini.
Pada ayat 28 diterangkan bahwa salah seorang dari kaum Fir ‘aun telah beriman kepada Nabi Musa ‘alaihis salam dengan menyembunyikan imannya kepada kaumnya, setelah mendengar keterangan dan melihat mu’jizat yang dikemukakan oleh Nabi Musa ‘alaihis salam hati kecil orang ini mencela Fir’aun dan kaumnya yang tidak mau beriman kepada Nabi Musa ‘alaihis salam, sekalipun telah dikemukakan keterangan dan mu ‘jizat yang diminta mereka.

Dinamakan pula “Ghafir” (yang mengampuni), karena ada hubungannya dengan kalimat “Ghafir” yang terdapat pada ayat 3 surat ini.

Ayat ini mengingatkan bahwa ”Maha Pengampun” dan ”Maha Penerima Taubat” adalah sebagian dari sifat-sifat Allah, karena itu hamba-hamba Allah tidak usah khawatir terhadap perbuatan-perbuatan dosa yang telah terlanjur mereka la­kukan, semuanya itu akan diampuni Allah asal benar-benar memohon ampun dan bertaubat kepada-Nya dan berjanji tidak akan mengerjakan perbuatan-perbuatan dosa itu lagi.

Dan surat ini dinamai “Dzit Thaul” (Yang Mempunyai Kurnia) karena perkataan tersebut ter­ dapat pada ayat 3.

Keimanan:

Sifat-sifat malaikat yang memikul ‘Arsy dan yang berada di sekitarnya
dalil-dalil yang menunjukkan kekuasaan Allah
sifat-sifat Allah yang menunjukkan kebesar­an dan keagungan-Nya
Ilmu Allah meliputi segala sesuatu
bukti-bukti yang menunjukkan adanya hari berbangkit.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah Musa a.s dengan Fir’aun

Lain-lain:

Al Qur’anul karim dan sikap orang-orang mu’min dan orang-orang kafir terhadap­nya
permohonan orang-orang kafir supaya dikeluarkan dari neraka
peringatan kepada orang-orang musyrik tentang kedahsyatan hari kiarnat
anjuran bersabar dalam menghadapi kaum musyrikin
ni’mat-ni’mat Allah yang terdapat di daratan dan lautan
janji Rasulullah ﷺ bahwa orang-orang mu’min akan menang ter­hadap musuhnya.

Ayat-ayat dalam Surah Al Mu'min (85 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Mu'min (40) ayat 50 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Mu'min (40) ayat 50 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Mu'min (40) ayat 50 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Mu'min - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 85 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 40:50
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Mu'min.

Surah Al-Mu'min (Arab: المؤمن ,"Orang Yang Beriman") atau Surah Ghafir (Arab: غافر ) adalah surah ke-40 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 85 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini diturunkan setelah surah Az-Zumar dan memiliki 3 nama yaitu Al-Mu'min, Ghafir, dan At-Tawl.

Nomor Surah 40
Nama Surah Al Mu'min
Arab المؤمن
Arti Orang yang Beriman
Nama lain Mukmin, Thaul, Ha Mim, Ghafir, At-Tawl atau Zit Tawl, Ha Mim al-Mu'min
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 60
Juz Juz 24
Jumlah ruku' 9 ruku'
Jumlah ayat 85
Jumlah kata 1228
Jumlah huruf 5109
Surah sebelumnya Surah Az-Zumar
Surah selanjutnya Surah Fussilat
4.4
Ratingmu: 4.8 (28 orang)
Sending







Pembahasan ▪ qs at thaha 40-50

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim