QS. Al Mulk (Kerajaan) – surah 67 ayat 29 [QS. 67:29]

قُلۡ ہُوَ الرَّحۡمٰنُ اٰمَنَّا بِہٖ وَ عَلَیۡہِ تَوَکَّلۡنَا ۚ فَسَتَعۡلَمُوۡنَ مَنۡ ہُوَ فِیۡ ضَلٰلٍ مُّبِیۡنٍ
Qul huwar-rahmanu aamannaa bihi wa’alaihi tawakkalnaa fasata’lamuuna man huwa fii dhalalin mubiinin;

Katakanlah:
“Dialah Allah Yang Maha Penyayang kami beriman kepada-Nya dan kepada-Nya-lah kami bertawakkal.
Kelak kamu akan mengetahui siapakah yang berada dalam kesesatan yang nyata”.
―QS. 67:29
Topik ▪ Kehancuran jagad raya
67:29, 67 29, 67-29, Al Mulk 29, AlMulk 29, Al-Mulk 29

Tafsir surah Al Mulk (67) ayat 29

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Mulk (67) : 29. Oleh Kementrian Agama RI

Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad untuk mengatakan kepada orang-orang kafir Mekah, “Hai orang-orang kafir; aku dan pengikut-pengikutku telah beriman kepada Tuhan semesta alam, Tuhan Yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya, Tuhan yang menetapkan hukum dengan adil.
Hanya kepada-Nya sajalah kami serahkan diri dan segala urusan kami, karena Dialah yang menentukan keadaan diri kami dan hanya kepada-Nya sajalah kami mohon pertolongan, karena hanya Dialah yang memberi pertolongan dan memberi kami rezeki untuk kelangsungan hidup dan kehidupan kami.
Hanya Dialah yang dapat membebaskan kami dari semua bencana dan malapetaka yang mungkin menimpa kami.”

Ayat ini seolah-olah mencela sikap dan tindakan orang-orang kafir yang menyembah patung-patung yang mereka buat sendiri yang tidak dapat memberi manfaat dan mudarat bahkan harus mereka sendiri yang memelihara dan merawatnya.
Demikian pula sikap orang-orang kafir yang selalu membangga-banggakan kekayaan, kekuasaan, dan keturunan mereka, sebagaimana Allah berfirman:

Dan mereka berkata, “Kami memiliki lebih banyak harta dan anak-anak (daripada kamu) dan kami tidak akan diazab.”
(Q.S. Saba’ [34]: 35)

Karena kekafiran itu, mereka tidak akan memperoleh kesenangan hidup di akhirat nanti.
Kelak mereka akan mengetahui, siapa di antara mereka dan orang-orang mukmin yang menempuh jalan yang benar dan siapa yang menempuh jalan yang sesat.
Yang menempuh jalan yang benar sampai ke tempat yang baik penuh kenikmatan dan yang menempuh jalan yang sesat tentu akan sampai di tempat yang sesat pula, penuh kesengsaraan dan penderitaan.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Dialah Zat Yang Maha Pemurah yang kami yakini dan kalian tidak meyakini-Nya.
Hanya kepada-Nyalah kami bertawakkal, sementara kalian bertawakkal kepada yang lain-Nya.
Tatkala siksa itu datang, kalian akan tahu manakah di antara kedua kelompok itu yang tersesat jauh dari kebenaran.”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Katakanlah!, “Dialah Allah Yang Maha Penyayang kami beriman kepada-Nya dan kepada-Nyalah kami bertawakal.

Kelak kalian akan mengetahui) bilamana mereka menyaksikan azab itu.

Lafal fasata`lamuuna dapat pula dibaca fasaya`lamuuna, artinya kelak mereka akan mengetahui di saat mereka menyaksikan azab (siapakah yang berada dalam kesesatan yang nyata.”) Kami-kah atau mereka?

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kemudian disebutkan dalam firman berikutnya:

Katakanlah, “Dialah Allah Yang Maha Penyayang, kami beriman kepada-Nya dan kepada-Nyalah kami bertawakal.
(Q.S. Al-Mulk [67]: 29)

Yakni kami beriman kepada Tuhan semesta alam Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, dan kepada-Nyalah kami bertawakal dalam semua urusan kami.
Sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

maka sembahlah Dia dan bertawakallah kepada-Nya.
(Q.S. Hud [11]: 123)

Untuk itulah maka disebutkan dalam firman berikutnya:

Kelak kamu akan mengetahui siapakah dia yang berada dalam kesesatan yang nyata, (Q.S. Al-Mulk [67]: 29)

Yaitu apakah kami atau kalian, dan bagi siapakah kesudahan yang baik di dunia dan di akhirat nanti?


Informasi Surah Al Mulk (الملك)
Surat ini terdiri atas 30 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Ath Thuur.

Nama “Al Mulk” diambil dari kata “Al Mulk” yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya kerajaan atau kekuasaan.

Dinamai pula surat ini dengan ” Tabaarak” (Maha Suci).

Keimanan:

Hidup dan mati ujian bagi manusia
Allah menciptakan langit berlapis-lapis dan semua ciptaan-Nya mempunyai keseimbangan
perintah Allah untuk memperhatikan isi alam semesta
azab yang diancamkan kepada orang-orang kafir
dan janji Allah kepada orang-orang mu’min
Allah menjadikan bumi sedemikian rupa hingga mudah bagi manusia untuk mencari rezki
peringatan Allah kepada manusia tentang sedikitnya mereka yang bersyukur kepada ni’mat Allah.

Ayat-ayat dalam Surah Al Mulk (30 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Mulk (67) ayat 29 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Mulk (67) ayat 29 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Mulk (67) ayat 29 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Mulk (67) ayat 1-30 - Archie Wirija (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-Mulk (67) ayat 1-30 - Archie Wirija (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Mulk - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 30 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 67:29
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Mulk.

Surah Al-Mulk (Arab: الملك ,"Kerajaan") adalah surah ke-67 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surat Makkiyah, terdiri atas 30 ayat.
Dinamakan Al Mulk yang berarti Kerajaan di ambil dari kata Al Mulk yang yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Surat ini disebut juga dengan At Tabaarak yang berarti Maha Suci.

Nomor Surah 67
Nama Surah Al Mulk
Arab الملك
Arti Kerajaan
Nama lain Al-Mani’ah” (yang mencegah), Al-Waqiyah” (yang menahan), Al-Munjiyah, (yang menyelamatkan), Al-Mann’ah (yang sangat menahan). Tabarak (Maha Suci)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 77
Juz Juz 29
Jumlah ruku' 2 ruku'
Jumlah ayat 30
Jumlah kata -
Jumlah huruf -
Surah sebelumnya Surah At-Tahrim
Surah selanjutnya Surah Al-Qalam
4.5
Ratingmu: 4.7 (13 orang)
Sending







Pembahasan ▪ tafsir al mulk 29

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta